cover
Contact Name
Intan Safiah
Contact Email
Editor.jimpgsd.eer@gmail.com
Phone
085260108474
Journal Mail Official
jimpgsd.eer@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 24415
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Elementary Education Research
ISSN : -     EISSN : 29876028     DOI : 10.24815
Core Subject : Education,
Elementary Education Research (EER) is a journal of research results and literature review in the field of learning. a scientific journal published by Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Syiah Kuala. Has been published in 2016. JIM-EER contains scientific articles resulting from research and critical studies in the fields of Education, learning media, educational technology, and educational evaluation. The languages used in this journal are Indonesian and English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 460 Documents
PERBEDAAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA SISWA SD NEGERI 54 BANDA ACEH DENGAN SD NEGERI UNGGUL LAMPEUNEURUT ACEH BESAR Dewi, Catur Sintia; Bukhari, Bukhari; Awaluddin, Awaluddin
Elementary Education Research Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i2.13320

Abstract

Pembelajaran bahasa di Sekolah Dasar diterapkan pembelajaran literasi seperti membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Semakin banyak membaca semakin meningkat pula pengetahuan kosakatanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia siswa SD Negeri 54 Banda Aceh dengan SD Negeri Unggul Lampeuneurut Aceh Besar. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian komparatif.Sampel penelitian menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh siswa SD Negeri 54 Banda Aceh berjumlah 30 dan siswa SD Negeri Lampeuneurut berjumlah 30. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes soal (30 butir pilihan berganda).Analisis data dengan menggunakan Uji-t dua pihak, diperoleh hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung ttabel atau thitung = 0,84 ttabel = 2,04 dengan taraf signifikan = 0,05 dan dk = 29, maka Ho diterima dan Ha ditolak, yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia siswa SD Negeri 54 Banda Aceh dengan SD Negeri Unggul Lampeuneurut Aceh Besar.
Upaya Guru dalam Menerapkan Karakter Cinta Damai pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 51 Kota Banda Aceh Halim, Arifa Rizki; Mislinawati, Mislinawati; Awaluddin, awaluddin
Elementary Education Research Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i2.13319

Abstract

Pendidikan karakter sejak usia dini merupakan bagian yang paling penting untuk membentuk karakter seseorang. Untuk mencegah siswa melakukan tindak kekerasan dan kerusuhan, maka guru akan menerapkan karakter cinta damai. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana upaya guru dalam menerapkan karakter cinta damai di Sekolah Dasar Negeri 51 Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang digunakan guru dalam menerapkan karakter cinta damai di Sekolah Dasar Negeri 51 Kota Banda Aceh. Pendekatan yang dilakukan selama penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas sebanyak 7 guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dengan partisipasi terbatas dan wawancara mendalam. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter cinta damai di Sekolah Dasar Negeri 51 Kota Banda Aceh dilakukan dengan cara (1) Guru menunjukkan keteladanan yang baik yang dapat diteladani oleh siswa (2) Guru melaksanakan pembelajaran yang menerapkan karakter cinta damai yang meliputi suasana kelas yang nyaman, tenteram dan harmonis, anti kekerasan, tidak bias gender, dan peduli terhadap sesama. (3) Lingkungan sekolah yang cinta damai yang dilaksanakan melalui kegiatan di sekolah. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan karakter cinta damai di Sekolah Dasar Negeri 51 Kota Banda Aceh sudah sangat baik.
PENGEMBANGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PADA MATERI SENI RUPA MELALUI TEKNIK MONTASE KELAS IV DI SD NEGERI 3 SAMADUA ACEH SELATAN Citra Pratiwi, Khalida zia; Nurmasyitah, Nurmasyitah; Ely, Rosma
Elementary Education Research Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i2.13342

Abstract

Pada materi seni rupa melalui teknik montase merupakan salah satu cara untuk mengembangkan kreativitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kreativitas peserta didik materi seni rupa teknik montase kelas IV di SD Negeri 3 Samadua Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini berdasarkan hasil karya montase peserta didik yang berada di lokasi penelitian. Kemudian karya montase tersebut dinilai untuk mengetahui pengembangan kreativitas peserta didik.Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik observasi dengan cara melihat proses pembelajaran berlangsung di lokasi penelitian, melakukan wawancara dengan guru kelas, kemudian mengambil dokumentasi hasil karya montase yang dibuat oleh peserta didik.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa perlu adanya pengembangan kreativitas anak yaitu khususnya seni rupa teknik montase supaya peserta didik lebih bebas mengembangkan kemampuan dan kreativitas yang mereka miliki, bebas mengembangkan ide-ide yang menarik, dan tidak lupa motivasi serta bimbingan dari gurunya agar peserta didik mampu menciptakan suatu karya montase yang lebih baik.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan kreativitas siswa pada seni rupa melalui teknik montase di sekolah ini sangat berkembang dengan baik. Karena guru menuntun kegiatan pengembangan krativitas sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, minat dan berekspresi menggunakan berbagai media seni rupa. Guru juga memberikan bimbingan dan motivasi agar peserta didik senang melakukan kegiatan berkarya yang berkaitan dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya.
IMPLEMENTASI KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 67 PERCONTOHAN KOTA BANDA ACEH Juliandy, Irfan; Sudirman, Sudirman; Israwati, Israwati
Elementary Education Research Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i2.13341

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi Karakter Disiplin peserta didik di Sekolah Dasar Negeri 67 Percontohan Kota Banda Aceh. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimanakah Implementasi Karakter Disiplin peserta didik di SDN 67 Percontohan Banda Aceh. Penelitian ini juga bertujuan Untuk Mengetahui Implementasi Karakter Disiplin peserta didik di SDN 67 Percontohan Banda Aceh.Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. subjek penelitian yang dijadikan informan dalam penelitian ini adalah 2 guru, 1 kepala sekolah, dan 8 peserta didik pada kelas IV-A dan IV-B. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, dan wawancara. Analisis data yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil observasi pada Kelas IV-A dan IV-B adalah mengenai sikap karakter disiplin selama pengumpulan data yaitu peserta didik dan guru sangat terlihat sikap karakter disiplin waktu maupun menaati peraturan. walaupun ada peserta didik yang tidak melalukan sikap karakter disiplin waktu atau menaati peraturan. Pada disiplin sikap, mereka menunjukkan sikap yang bagus. peserta didik menunjukkan sikap yaitu tidak mudah tersinggung atau marah, dan mendengarkan nasehat dari guru.Simpulan dari penelitian ini yaitu guru selalu melakukan bimbingan, dan arahan untuk bersikap karakter disiplin mematuhi tata tertib di SD tersebut, karakter disiplin waktu dan disiplin sikap baik didalam proses pembelajaran maupun diluar. guru juga menkondisikan peserta didik dengan cara memberikan contoh teladan bagi peserta didik, seperti guru harus lebih awal datang kesekolah dari pada peserta didik datang, tepat waktu dalam mengajar, teladan dalam berpakaian dan juga cara bersikap serta bertutur kata yang sopan sehingga peserta didik dapat mencontoh perilaku yang dilakukan oleh guru.
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN DALAM MENUMBUHKAN SIKAP CINTA TANAH AIR DI SD NEGERI 1 JAGONG KABUPATEN ACEH TENGAH Rilanti, Ika Nurdhani; Awaluddin, Awaluddin; Darnius, Said
Elementary Education Research Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i3.13339

Abstract

Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan di SD Negeri 1 Jagong Kabupaten Aceh Tengah masih terdapat masalah dalam hal sikap cinta tanah air, kurangnya kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan dalam menumbuhkan sikap cinta tanah air di SD Negeri 1 Jagong Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan dalam menumbuhkan sikap cinta tanah air di SD Negeri 1 Jagong Kabupaten Aceh Tengah.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian desktriptif. Adapun subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari 28 siswa kelas IV dan siswa kelas V serta 2 orang pembina pramuka di SD Negeri 1 Jagong Kabupaten Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara yang kemudian dianalisis dengan tahap reduksi data, data display (Penyajian Data) dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan dalam menumbuhkan sikap cinta tanah air ada tiga kegiatan berupa kegiatan bergotong royong, kegiatan berkemah dan kegiatan menjelajah. Dalam kegiatan bergotong royong siswa diajarkan untuk bersikap saling membantu teman untuk bersama-sama membersihkan lingkungan, sedangkan dalam kegiatan berkemah siswa diwajibkan menjaga kebersihan saat melakukan kegiatan perkemahan serta dalam kegiatan menjelajah, siswa diwajibkan untuk selalu menjaga alam agar tidak rusak.Dapat disimpulkan bahwa dengan membiasakan untuk menjaga lingkungan sekitar maupun lingkungan alam agar selalu bersih dalam kegiatan bergotong royong, kegiatan berkemah dan kegiatan menjelajah sikap yang didapat oleh siswa merupakan sikap cinta tanah air terhadap lingkungan. Agar siswa dapat memaksimalkan sikap cinta tanah air hendaknya siswa dibantu oleh pembina pramuka untuk melatih diri dalam kegiatan kegitan kepramukaan sehingga kegiatan yang dilakukan memberikan dampak positif bagi siswa terutama dalam menumbuhkan sikap cinta tanah air.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TABEL PERKALIAN PINTAR (TAKALINTAR) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKALIAN BERSUSUN DI KELAS IV SDN 4 TAPAKTUAN ACEH SELATAN Harina, Deltya; Monawati, Monawati; Nurmasyitah, Nurmasyitah
Elementary Education Research Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i3.13338

Abstract

Penelitian iini berjudul Pengaruh Penggunaan Media Tabel Perkalian Pintar (TAKALINTAR) Terrhadap Hasill BelajarSiswa Pada Materi Perkalian Bersusun di Kelas empat SDN empat Tapaktuan Aceh Selatan. Adapun ruumusan masallah dallam penelitianini yaitu adakahpengaruh dari penggunaanmedia Tabel Perkalian Pintar (TAKALINTAR) pada materi perkalian bersusun terhadap hasillbelajar siswa di kelas IV SDN 4 Tapaktuan Aceh Selatan. Penelitianini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Tabel Perkalian Pintar (TAKALINTAR) terhadap hasil belajar siswa pada materi perkalian bersusun di kelas IV SDN 4 Tapaktuan Aceh Selatan.Pendekkatan yaang dilakuukan dalampenelitian iniadalah pendekatan kuwantitatif denngan jenispenelitiannya yaitu pre-eksperimental. Penellitian ini dillakukan diSekolah Dasar Neegeri 4 Tapaktuan Aceh Selatan kelas IV Gampong Hilir, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SDN 4 Tapaktuan yaitu 19 siswa. Pengambylan sampeldengan tekhnik total sampling. Teknikpengumpulan data mengggunakan tes, sedangkan teknik analisis data menggunakan nilai raata-rata, variyans, standar deviasi, dan pengujian hipote sis dengan uji-t, yaitu uji-t pihak kanan.Data dio lah melalui statiistik uji-t pada taraf signifikan = 0,05. Hasiil pengujiian hipo tesis uji-t dipeeroleh thitung sebesar 2,12 lebih besar dari ttabel sebesar 1,73. Sehingga bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signivikan dari penggunaan media Tabel Perkalian Pintar (TAKALINTAR) terhadap hasil belajar siswa pada materi perkalian bersusun di kelas IV SDN 4 Tapaktuan Aceh Selatan.
KEMAMPUAN PESERTA DIDIK MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA TRENDS INTERNATIONAL MATHEMATICS AND SCIENSCE STUDY (TIMSS) DI KELAS V SD NEGERI 51 BANDA ACEH Siregar, DELisma; Vitoria, Linda; Bukhari, Bukhari
Elementary Education Research Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i3.13336

Abstract

Trends International Mathematics and Science Study (TIMSS) adalah salah satu survei internasional yang mengevaluasi tingkat kemampuan peserta didik di beberapa negara mengenai hasil belajar dalam bidang matematika dan sains. Untuk matematika SD, bidang yang diuji seperti penyajian data, bilangan, dan geometri. Pelaksanaan TIMSS dilakukan pada 4 tahun sekali dipelopori International Association For The Evaluation Of Education Achievement (IEA) berkedudukan di Amsterdam, Belanda dilaksanakan pada bulan Maret-Juni untuk SD kelas IV dan SMP kelas VII.Pada penelitian ini yang menjadi rumusan masalah adalah Bagaimana kemampuan peserta didik mengerjakan soal matematika pada Trends International Mathematics And Science Study (TIMSS) dikelas V Sd Negeri 51 Banda Aceh. Apa saja kesulitan peserta didik menyelesaikan soal matematika pada Trends International Mathematics And Science Study (TIMSS) dikelas V Sd Negeri 51 Banda Aceh. Tujuannya mendeskripsikan kesanggupan peserta didik mengerjakan sola matematika pada Trends International Mathematics and Science Study (TIMSS) dikleas V Sd Negeri 51 Banda Aceh. Pada peneltian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis deskriptif. Jumlah orang yang diteliti sebanyak 30 peserta didik. Teknik pengambilan data dengan memberikan tes dan wawancara.Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata 49.1 berada pada kategori cukup berdasarkan kategori penilaian menurut Arikunto (2010:35). Pada saat wawancara terungkap bahwa peserta didik adaa yang telah paham terhadap pertanyaan dan beberapa yang kurang paham. Peserta didik mengalami beberapa kesulitan seperti: (1) kurang menguasai materi bilangan, geometri dan penyajian data, (2) tidak terbiasa dalam soal penalaran, (3) bahasa soal terlalu susah dipahami sehingga tidak tahu apa yang ditanyakan dalam soal, (4) tidak terbiasa menjawab soal TIMSS, dan (5) mereka menjawab soal tersebut ada yang menggunakan rumus, logika, dan menebak-nebak.
UPAYA GURU MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS IV SD NEGERI 22 BANDA ACEH Adelina, Cut; Idham, Muhammad; Sulaiman, Sulaiman
Elementary Education Research Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i3.13335

Abstract

Ketika proses belajar karangan deskripsi secara menulis di sekolah upaya guru meningkatkan keterampilan menulis sangatlah penting demi tercapainya tujuan belajar yang telah ditetapkan. Penelitian ini berusaha mengungkapkan bagaimanakah upaya guru meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi?. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru meningkatkan keterampilan mengaranag dengan cara menulis secara deskripsi.Proses penelitian ini digunakannya jenis penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian 3 orang guru. Pengumpulan datanya digunakan teknik wawancara dan observasi. Seluruh data dari observasi juga wawancara diolah dengan tahap analisis data yaitu, reduksi, penyajian, dan verifikasi.Simpulan dari yang telah diteliti memperlihatkan bahwa guru berupaya dengan memakai media, metode, dan sumber belajar yang bervariasi seperti: (1) media gambar dan lingkungan sekolah; (2) metode demonstrasi dan pengamatan objek; serta (3) sumbel belajar berupa buku paket dan buku cerita bergambar.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION PADA OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DI KELAS IV SDN 1 PAGAR AIR Asad, Budi K; Monawati, Monawati; Hasan, Bakhtiar
Elementary Education Research Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i3.13334

Abstract

Dalam pengoperasian operasi hitung bilangan bulat di kelas IV sebagian besar peserta didik masih mengalami kesulitan. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimana tingkat kemampuan guru mengelola pembelajaran, bagaimana aktivitas peserta didik pada proses pembelajaran, dan apakah ada peningkatan hasil belajar peserta didik dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi operasi hitung bilangan bulat di kelas IV SDN 1 Pagar Air? Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan guru mengelola pembelajaran, aktivitas peserta didik pada saat pembelajaran, dan peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung bilangan bulat melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu penelitian yang dilakukan di kelas. Data penelitian ini bersumber dari peserta didik kelas IV-A SDN 1 Pagar Air dengan jumlah 25 peserta didik yang terdiri dari 13 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan.Teknik pengumpulan data penelitian ini dilaksanakan dengan tes serta observasi. Pemberian tes dilakukan dengan memberikan soal evaluasi disetiap akhir pembelajaran. Pada saat observasi, peneliti bertindak sebagai pengajar dan pelaksanaan pengamatan dilakukan oleh seorang pengamat yang merupakan teman sejawat. Pengolahan data dalam penelitian ini adalah: (1) tingkat kemampuan guru mengelola pembelajaran, (2) aktivitas peserta didik, (3) serta ketuntasan hasil belajar.Berdasarkan hasil pengolahan data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Tingkat Kemampuan Guru (TKG) Mengelola Pembelajaran pada tindakan 1, 2, dan 3 yaitu 77,5; 80, dan 80. Persentase Aktivitas Peserta Didik pada tindakan 1, 2, dan 3 yaitu 81,2%, 88%, dan 91%. Dan nilai rata-rata hasil belajar tindakan 1, 2, dan 3 yaitu 86,7; 70, dan 75,7; dengan ketuntasan belajar klasikal pada siklus I, II, dan III yaitu 79,2%, 83%, dan 87%.
DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DI LINGKUNGAN ASRAMA TNI AD LAMPRIT BANDA ACEH Azhar, M.; nurhaidah, Nurhaidah; Nurmasyitah, Nurmasyitah
Elementary Education Research Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v5i3.13333

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pengaruh penggunaannya smartphone pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Lingkungan Asrama TNI AD Lamprit Banda Aceh. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitiannya 7 orang siswa. Pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik observasi. Untuk mengolah datanya menggunakan tahap analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verivikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan smartphone sebaiknya tidak diberikan pada siswa karena saat Sekolah Dasar siswa lebih diarahkan kedalam kegiatan yang memiliki aktivitas dilingkungannya agar mudah bersosialisasi.