cover
Contact Name
Nur Fitriani
Contact Email
nurfitriani090492@gmail.com
Phone
081615946594
Journal Mail Official
wawansj96@gmail.com
Editorial Address
Jln. Panglima Sudirman no 08 Kartoharjo Kec. Kartoharjo Kota Madiun Prov. Jawa Timur
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El Wahdah : Jurnal Pendidikan
ISSN : 27757277     EISSN : 30891035     DOI : 10.35888
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian STAI Nahdhatul Ulama Madiun, terbit dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal El Wahdah juga merupakan media diskusi ilmiah dan menampung penelitian-penelitian yang kreatif dan inovatif untuk kemajuan di bidang pendidikan dan pengajaran.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2020): Desember" : 7 Documents clear
URGENSI PEMBENTUKAN KARAKTER KEWARGAAN MULTIKULTURAL MELALUI PROGRAM KURIKULER DI INDONESIA KENLIES ERA ROSALINA MARSUDI, ANA INDRIANA &
EL WAHDAH Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v1i2.4157

Abstract

Tujuan penulisan dari makalah ini adalah untuk mengidentifikasi peran pendidikan kewarganegaraan sebagai program kurikuler pada pendidikan formal dalam membentuk karakter kewargaaan multikultural. Peneliti juga berusaha untuk menyajikan konsep dan strategi pendidikan multukultural melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan yang tepat dalam membentuk karakter kewargaan yang toleran, bermoral dan bertanggungjawab sebagai elemen dari kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia. Konten karya ilmiah ini disajikan secara teoretik berdasarkan data hasil studi literatur. Karya ilmiah hasil penelitian ini dibuat sebagai strategi bagaimana membentuk warganegara yang toleran terhadap adanya keberagaman dalam bangsa yang plural seperti bangsa Indonesia ini. Upaya membentuk karakter kewargaan yang toleran dalam pendidikian formal tidaklah hadir dengan sendirinya, tetapi mesti dirancang dan dikembangkan dengan baik agar tidak terjebak pada formalitas belaka. Peserta didik tidak hanya difasilitasi untuk memahami keberagaman, tetapi juga harus memiliki kebajikan/akhlak kewargaan (civic virtue) yang terdiri atas watak kewargaan (civic disposition) dan komitmen kewargaan (civic commitment) sebagai dasar mereka untuk berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demi terbentuknya budaya kewargaan (civic culture) berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Rancangan pembelajaran berbasis multikultural tidak hanya dirumuskan di atas kertas tetapi yang terpenting diaktualisasikan dalam kehidupan riil di lembaga pendidikan sebagai program berkelanjutan. Pendidikan multikultural yang berorientasi pada nilai-nilai budaya berkeadaban dengan berdasar pada nilai ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, kerakyatan dan keadilan, diaktualisasikan dalam pembelajaran untuk menghasilkan luaran subjek didik yang memiliki kompetensi berwawasan, memiliki sikap arif dan bijak serta memiliki keterampilan dalam mengambil keputusan dan memberikan alternatif terhadap permasalahan multikultural dalam menjaga integrasi dan keharmonisan.
SUPERVISI PENDIDIKAN SHAIFUDIN, ARIF
EL WAHDAH Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v1i2.4158

Abstract

Proses pembelajaran di lembaga pendidikan paling tidak mempraktikkan perencanaan, praktik, dan pengawasan. Seorang pendidik sebagai tenaga profesional mestinya memahami dengan baik tentang bagaimana cara mendidik dengan menyusun perencanaan pembelajaran yang berfungsi sebagai skenario bagaimana dia akan mengajar pada hari itu. Kemudian kepala sekolah dengan adanya supervise pendidikan maka dia akan mengetahui bagaimana memposisikan diri secara benar dalam memimpin sekolah yang dipegangnya. Tanpa adanya supervisi pendidikan maka proses pembelajaran di sekolah tentunya akan berjalan semaunya sendiri tanpa melihat pencapaian tujuan pendidikan sebagai muara utama praktik pendidikan. Di sini supervisi pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang sangat strategis dalam proses pendidikan di lembaga pendidikan.
PENDEKATAN KEMANUSIAAN (HUMANISTIC APPROACH) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DARING ,, KUSWOYO
EL WAHDAH Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v1i2.4159

Abstract

Bahasa Arab menjadi bahasa kedua bagi siswa-siswi madrasah. Seperti halnya ilmu-ilmu agama Islam yang menjadi ruh bagi sebuah madrasah, bahasa Arab menjadi bagian yang masih sangat penting dalam sebuah kegiatan belajar mengajar di madrasah. Karena belajar bahasa Arab tidak semudah bahasa ibu, maka perlu banyak pendekatan, metode, teknik dan strategi untuk mengajarkan bahasa Arab. Banyak sekali pendekatan untuk mengajarkan sebuah bahasa Arab bagi siswa-siswa di antaranya pendekatan kemanusiaan (humanistic approach), pendekatan berbasis media (media based approach), pendekatan mendengar-mengucapkan (aural oral approach), pendekatan analisis dan nonanalisis (analitycal and unanalitycal approach), dan pendekatan komunikatif (communicative approach).[1] Guna mengambil fokus dalam pembahasan kali ini, penulis membatasi pada pendekatan kemanusiaan (humanistic approach) dalam pembelajaran bahasa Arab yang dilakukan secara daring.
ANALISIS PROSES BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA URIP TISNGATI, TUNJUNG GENARSIH &
EL WAHDAH Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v1i2.4160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah berdasarkan kemampuan matematika pada materi kubus dan balok. Indikator proses berpikir kritis meliputi jelas, akurat, relevan, konsisten, logis, dan lengkap. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Kebonagung, dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari enam siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi nilai ulangan harian, tes tulis materi kubus dan balok, dan wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, dilanjutkan analisa data dengan menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi mampu menunjukkan proses berpikir kiritis pada semua aspek, siswa dengan kemampuan matematika sedang menunjukkan proses berpikir kritis pada sebagian besar aspek, dan siswa dengan kemampuan matematika rendah menunjukkan sebagian kecil aspek berpikir kritis. Hasil ini berimplikasi praktis terhadap guru matematika berdasarkan perbedaan kemampuan siswa.
KONSEP, KARAKTERISTIK DAN WILAYAH (SCOPE) KAJIAN MANAJEMEN KURIKULUM BAHASA ARAB MUH BUSRO; SAMAN; ZAHID
EL WAHDAH Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v1i2.4161

Abstract

Bahasa Arab merupakan salah satu pelajaran yang menjadi kebutuhan dalam Kegiatan Pembelajaran di Indonesia dan juga di beberapa negara yang lain. Selain berkaitan dengan Pembelajaran Bahasa sebagai Komunikasi, Bahasa Arab di Indonesia merupakan salah satu Pondasi bagi Peserta didik dalam mengkaji dan memahami ilmu-ilmu Agama Islam. Setiap Ilmu atau Pelajaran yang masuk dalam kerangka kurikulum yang ada di Indonesia mempunyai Konsep, karakteristik dan Wilayah Kajian yang berbeda-beda. Karena ketiga hal tersebut harus saling berkaitan. Maka dari itu artikel ini menjelasakan ketiga hal tersebut, khususnya Bahasa Arab. Hal ini bertujuan untuk mengefektifkan Pembelajaran Bahasa Arab yang diajarkan mulai dari jenjang Pendidikan dasar sampau dengan jenjang Pendidikan tinggi.
تعليم اللغة العربية على المدخل الإتصالى NAFI'I, WILDAN
EL WAHDAH Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v1i2.4162

Abstract

يوجد فى تعليم اللغة اتصاليا المهارات الإتصالية. وهذه المهارات تتضمن فى كلٍ من أربع مهارات التى تكتسب في سائر تعليم اللغة. المهارات الاتصالية إذن ليست مجرد أداء لغوي يصدر بأي طريقة كانت، أو حتى مجرد إجادة لعناصر اللغة، وإنما هي أداء معين لتحقيق وظائف اتصالية معينة في مواقف اجتماعية محددة، وفي ضوء هذا لا يمكن أن نعزل مهارات الاستماع، أو الكلام مثلاً عن السياق الذي تستخدم فيه. وهذا ما يجعل للمهارات اللغوية في المدخل الاتصالي طبيعة، وخصائص ووظائف، تختلف عن كل هذا في مدخل لغوي آخر فضلاً عن نوع العلاقة بين هذه المهارات.
PENGARUH MINAT BELAJAR DAN CARA MENGAJAR MUALLIM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR BAHASA (ARAB DAN INGGRIS) DAN KOMPARASI MOTIVASI BELAJAR BAHASA ARAB DAN BAHASA INGGRIS MAHASANTRI ANTAR JURUSAN DAN ANTAR PRODI DI MA’HAD IAIN PONOROGO HERMAWAN, NUR FADLY; UMI UMAYA; UMMUL HIKMAH
EL WAHDAH Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v1i2.4163

Abstract

Sekarang ini bahasa arab dan bahasa inggris dipelajari di beberapa besar perguruan tinggi islam di Indonesia. PTKI tersebut membuat beberapa program belajar dari belajr satu intensif satu tahun, pengadaan jam ekstra kurikuler, dan pemondokan bahasa kepada para mahasiswa semester satu selama satu tahun. Hal ini dilakukan karena melihat beberapa permasalahan yang ditunjukan oleh lemahnya penguasaan bahasa baik arab maupun inggris mahasiswa. Tetapi tidak semua mahasiswa itu menyukai bahasa arab dan inggris, atau bahkan hanya salah satu yang dia sukai sehingga hal ini dapat mempengaruhi tingkat motivasi dan minat mahasiswa dalam belajar. Karena motivasi dan minat dalam belajar itu menjadi salah satu sarana yang sangat penting untuk mahasiswa dapat menguasai bahasa tersebut. Maka dari sini penelitian ini menghasilkan sebagai berikut bahwa Minat belajar bahasa (Arab atau Inggris) benar-benar mempengaruhi motivasi belajar bahasa mahasantri di Ma’had Stain Ponorogo. Hal ini juga memberikan gambaran bahawa rata-rata minat belajar mereka bisa mempengaruhi motivasi belajar melalui sampel yang sudah penulis ambil. Dari 150 mahasantri penulis mengambil sambil 103 mahasantri, dan ini bisa digeneralasikan bahwa minat belajar bahasa mahasantri dapat mempengaruhi motivasi belajar bahasa mereka. cara mengajar dosen tidak mempengaruhi motivasi belajar mereka. sedangkan latar belakang pendidikan merekapun juga tidak jaminan mereka punya motivasi. Tetapi yang memotivasi mereka dalam belajar mereka adalah murni dari minat belajar bahasa mereka

Page 1 of 1 | Total Record : 7