Jurnal Cahaya Edukasi
This journal focuses on publishing research and community service results in the field of education. It aims to provide a platform for academics, researchers, and practitioners to share innovative ideas, scientific findings, and best practices that contribute to the development of education at all levels. The journal welcomes manuscripts covering a wide array of topics, including teaching methods, curriculum development, contextual learning, character education, cultural values, and the integration of 21st-century skills in educational practices. Special attention is given to research on inclusive education, strategies for students with special needs, STEAM-based learning, and the use of technology to enhance the learning experience. In addition, the journal encourages studies on educational policy, governance, and management to address challenges and provide solutions for improving education systems. Articles may also explore the role of social and cultural dimensions in education, innovative approaches in higher education pedagogy, and the implementation of technology-driven teaching models. By covering these diverse areas, the journal seeks to bridge gaps between theory and practice, fostering collaboration and knowledge exchange among stakeholders in the education sector.
Articles
166 Documents
MAKNA EMOSIONAL LAGU DI AKHIR PERANG KARYA NADIN AMIZAH ANALISIS PERSEPSI PADA PEREMPUAN
kurniawan, muhammad ferdy;
Ferdy Kurniawan, Muhammad
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.193
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna emosional pada lirik lagu “Di Akhir Perang” karya Nadin Amizah terhadap persepsi perempuan. Lagu ini dipandang mempunyai makna emosional mendalam dari segi liriknya yang mempresentasikan terhadap pengalaman batin seperti penyembuhan, refleksi diri, serta perjuangan dan perjalanan dalam melewati masalah terhadap perempuan. Pada penelitian ini mengguakan metode Kualitatif pendekatan deskriptif dan dikaitkan dengan teori persepsi terhadap perempuan yang mendengarkan makna lirik lagu ini, dimana data diperoleh dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti kepada informan. Analisis penelitian nya ditinjau dari beberapa pengalaman emosional pada persepsi perempuan dan representasi konflik batin yang muncul ketika memaknai lirik lagu “Di Akhir Perang” karya Nadin Amizah ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa perempuan memaknai lagu “Di Akhir Perang” karya Nadin Amizah sebagai representasi dalam internal seperti kesedihan, kekecawaan, trauma, dan perasaan yang mendalam. Lagu ini juga menggambarkan efek emosional yang kuat seperti perasaan lega, bahagia, dan perasaan yang tenang setelah berakhir dengan pergulatan batin, sekaligus menghadirkan imajinasi tentang ruang yang aman. Perempuan juga menjadikan lagu ini sebagai kekuatan bukan hanya tentang bertahan namun menjadikannya untuk pulih dan bangkit dari fase sulit. Secara keseluruhan penelitian ini berfungsi sebagai refleksi diri terhadap emosional dan persepsi perempuan yang sedang menjalani proses penyembuhan hingga kemenangan. Penelitian ini juga menunjukan bahwa karya musik bisa berperan sebagai media utama untuk menumbuhkan kesadaran emosional dan membantu untuk memrposes pengalaman psikologis dengan lebih sehat.
Campur Kode pada Tuturan Zee Asadel dalam Siniar Chitchart
rizka
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.194
Penelitian ini membahas penggunaan campur kode pada tuturan Zee Asadel dalam salah satu episode podcast ChitChart. Penggunaan campur kode dalam siniar menjadi fenomena menarik karena menunjukkan dinamika. bahasa anak muda yang hidup dalam lingkungan bilingual dan dipengaruhi budaya digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis campur kode yang digunakan oleh Zee, mengidentifikasi kecenderungan bahasa yang paling dominan, serta menjelaskan faktor yang melatarbelakangi kemunculan campur kode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak catat dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 66 unsur campur kode. Unsur tersebut terdiri atas 32 data berbentuk kata bahasa Inggris, 31 data berupa frasa bahasa Inggris, 2 data berupa baster, dan 1 data berupa frasa bahasa Arab. Dari keseluruhan data, bahasa Inggris menjadi unsur campur kode yang paling dominan. Dominasi tersebut dipengaruhi oleh gaya komunikasi anak muda, kedekatan dengan budaya pop, serta situasi percakapan yang santai. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa gaya tutur Zee Asadel mencerminkan gaya komunikasi generasi muda yang fleksibel, ekspresif, dan akrab dengan penggunaan bahasa asing dalam interaksi informal.
Campur Kode dalam Siniar pada Kanal YouTube Raditya Dika
Nayla Maulidyati Samaratha, Ira;
Ferdy Kurniawan, Muhammad;
Rafi Rozalfi, Muhammad;
Huda, Nurul;
Alya Riyanti
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.195
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk dan jenis campur kode yang terjadi pada ketiga video siniar kanal YouTube Raditya Dika. Di era sekarang banyak sekali fenomena campur kode yang sering dijumpai dalam media sosial karena tuturan para penutur yang spontan, salah satu nya pada Siniar. Metode ini menggunakan Kualitatif pendekatan deskriptif dengan teknik simak catat untuk mengumpulkan data dari tuturan yang muncul pada sinial tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan 205 data campur kode yang dikumpulkan dari 3 video siniar kanal YouTube Raditya Dika. Campur kode ke luar menjadi bentuk dominan, terutama dalam penyisipan unsur bahasa Inggris. Selain itu dalam ketiga vidio tersebut ditemukan juga penyisipan bahasa Thailand yang menjadi bahasa asal bintang tamu dari siniar kanal YouTube Raditya Dika. Penggunaan campur kode ini memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah untuk mempermudah pemahaman dan makna yang diucapkan, menegaskan kalimat, dan menyesuaikan diri kepada lawan bicara. Temuan campur kode ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa praktik campur kode dalam media digital tidak hanya pencampuran bahasa semata, namun juga bagian dari strategi komunikasi yang wajar di kalangan pengguna kanal YouTube. Hasil penelitian ini diharapkan menambah pengetahuan dan pemahaman dalam kajian Sosiolinguistik, khususnya pada pola perubahan dan pola penggunaan bahasa dalam ruang media di era sekarang.
Nilai Moral pada Cerpen “Dilalap dalam Lelap” Karya Miranda Seftiana
Maulida Zahra, Siti
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.196
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat dalam cerpen "Dilalap dalam Lelap" karya Miranda Seftiana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa baca catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai moral yang berhubungan antara hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial termasuk hubungannya dengan lingkungan hidup. Nilai-nilai ini digambarkan oleh tokoh-tokoh dalam cerita, seperti Abah, Uma, dan Lindung, serta interaksi mereka dengan lingkungan sekitar.
Pengaruh Emosi terhadap Pilihan Kata dalam Komunikasi Mahasiswa PBSI Angkatan 2024 Kelas A-2
Ramadhani, Tasya;
Alimah , Noor;
Vauqanuri, Zaskya Maulidina
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.197
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh emosi terhadap pilihan kata dalam komunikasi mahasiswa PBSI Angkatan 2024 Kelas A-2 setelah menonton stimulus berupa video pendek. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data tiga kata yang diungkapkan setiap responden sebagai representasi emosi spontan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi berperan signifikan dalam pemilihan leksikon, terlihat dari kemunculan kata berkonotasi positif seperti bangga, kagum, dan senang, serta kata bermuatan reflektif seperti sedih, terharu, dan kerinduan. Pilihan kata tersebut mencermikan valensi dan intensitas emosi yang dialami mahasiswa, serta menunjukkan bahwa keadaan emosional memengaruhi ekspresi verbal secara langsung. Temuan ini menguatkan bahwa proses emosional memiliki keterkaitan erat dengan produksi bahasa dalam kajian psikolinguistik.
Ketidaksesuaian Psikologis Tokoh Anak dalam Novel Sesuk Karya Tere Liye Kajian Psikologi Sastra
Uswhatun Khasanah
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.200
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ketidaksesuaian psikologis tokoh anak dalam novel Sesuk karya Tere Liye berdasarkan teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Pendekatan yang digunakan adalah psikologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan narasi, dialog, serta deskripsi perilaku dua tokoh anak, yaitu Gadis dan Bagus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tokoh digambarkan memiliki kemampuan berpikir, berbahasa, dan mengambil keputusan moral yang melampaui tahap perkembangan kognitif anak seusianya. Gadis yang berusia 12 tahun mampu berpikir abstrak dan reflektif seperti remaja operasional formal, sedangkan Bagus yang berusia 6 tahun menunjukkan kemampuan logis, mekanis, dan linguistik yang tidak sesuai dengan tahap praoperasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggambaran tokoh anak dalam novel lebih bersifat simbolis dan artistik dibandingkan realistik secara psikologis.
Penggunaan Campur Kode dalam Lirik Lagu “Pandangan Pertama” Milik RAN
Lila Nur Afini
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.202
Karya seni seperti musik biasa digunakan sebagai media komunikasi yang efektif, bahkan sering kali menjadi tempat untuk bereksperimen dalam menggunakan bahasa, mencerminkan realitas sosial, budaya, serta kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuk seni ini adalah lagu, dalam liriknya yang digunakan untuk menciptakan kesan menarik dan khas. Fenomena yang sering terjadi dalam penggunaan bahasa adalah campur kode, yakni penggunaan bagian dari satu bahasa atau variasi bahasa lain tanpa beralih sepenuhnya ke bahasa tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan bentuk campur kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkannya dalam lirik lagu “Pandangan Pertama” oleh RAN. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode yang terjadi berupa penyisipan klausa atau kalimat dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Faktor utama yang mendorong penggunaan campur kode ini adalah identitas genre musik Rayi Putra sebagai seorang rapper, ia melihat bahasa Inggris sebagai ekspresi otentik untuk genre hip-hop dan R&B, serta sebagai jembatan strategis untuk memperluas jangkauan karir ke kancah musik global.
Campur Kode Bahasa Inggris dalam Lirik Lagu “hoRRReg”
Irfansyah, Muhammad
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.203
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode bahasa Inggris yang terdapat dalam lirik lagu “hoRRReg” yang dibawakan oleh Jemsii, Naufal Syachreza, dan Tenxi, serta menjelaskan makna dan faktor dari penggunaan unsur bahasa Inggris tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa metode simak catat. Data diperoleh dengan menyimak lirik lagu secara cermat kemudian mencatat bagian-bagian yang mengandung campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 data campur kode yang muncul dalam bentuk kata, frasa, dan ungkapan pendek bahasa Inggris. Penggunaan campur kode tersebut mencerminkan fenomena linguistik yang berkaitan dengan gaya bahasa modern, identitas sosial, serta pengaruh media digital terhadap kebiasaan berbahasa generasi muda. Campur kode bahasa Inggris dalam lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai estetika bahasa, tetapi juga untuk memperkuat nuansa kekinian, menyesuaikan dengan budaya media sosial, dan membangun karakter serta gaya komunikasi penutur muda. Temuan ini memperlihatkan bahwa campur kode dalam lirik lagu menjadi bagian dari dinamika bahasa yang terus berkembang seiring perubahan budaya populer dan teknologi.
Analisis Penggunaan Afiks Asing dalam Portal Berita Daring detikNews.com
Kurnia;
Kurniaa
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.204
Perkembangan bahasa Indonesia pada era digital ditandai oleh meningkatnya penetrasi kosakata serapan dari bahasa asing, termasuk penggunaan afiks asing dalam pembentukan kata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis afiks asing yang muncul dalam berita nasional di portal daring detikNews.com serta mendeskripsikan bentuk dan fungsinya dalam struktur morfologis bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis wacana, serta data diperoleh melalui teknik simak dan catat dari berita yang diterbitkan pada periode 25–26 November 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa afiks asing yang ditemukan terdiri atas prefiks (inter-, anti-) dan sufiks (-al, -si, -itas, -isasi, -isme), yang berfungsi membentuk kata benda, kata sifat, maupun kata kerja. Afiks tersebut berperan dalam pembentukan makna gramatikal maupun leksikal baru serta menyesuaikan kata dasar serapan dengan sistem morfologis bahasa Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa media daring berperan signifikan dalam menyebarluaskan kosakata serapan dan memfasilitasi adaptasi linguistik di ruang publik, sekaligus merefleksikan dinamika perkembangan morfologi bahasa Indonesia kontemporer.
Perbedaan Kosakata Bahasa Banjar Wayau dengan Banjarmasin Kota
Chelsy Rio Santoso
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63863/jce.v2i4.205
Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan tentang bahasa daerah yang belum banyak dikenal oleh masyarakat umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, tanya jawab, dokumentasi, dan interaksi dengan orang tua peneliti sebagai subjek penelitian. Peneliti juga menggunakan metode komparatif untuk membandingkan dua atau lebih bahasa yang berasal dari satu nenek moyang yang sama. Diperoleh sampel kosakata naun, indan, salibur, mariwang, dan rai intalu. Berdasarkan temuan penelitian awal, tidak terdapat sumber resmi yang menjelaskan secara pasti dari mana kosakata bahasa Banjar Wayau tersebut berasal. Penggunaan bahasa tersebut diyakini berkembang secara turun temurun dari nenek moyang yang kemudian diwariskan kepada generasi berikutnya. Perbedaan dialek dalam bahasa Banjar Wayau menyebabkan adanya variasi fonologis atau perbedaan bunyi pada beberapa kosakata, namun tetap memiliki makna yang sama. Kondisi ini menunjukkan bahwa bahasa Banjar merupakan sistem bahasa yang bersifat dinamis dan terbentuk melalui proses sosial budaya jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi untuk memperkaya kajian linguistik daerah dan membuka ruang bagi penelitian lebih lanjut mengenai perkembangan bahasa Banjar Wayau dari perspektif historis dan dialektologis.