JIWA:Jurnal Psikologi Indonesia
Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, industrial psychology, Social Psychology and clinical psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counseling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behavior Modification Counseling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention
Articles
271 Documents
Academic Burnout Pada Mahasiswa Pekerja: Peranan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial
Andini, Mella Aprilia
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10405
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial dengan kecenderungan academic burnout pada mahasiswa tingkat akhir yang bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantittaif dengan pendekatan penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah 270 mahasiswa akhir yang kuliah sambil bekerja. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa ada hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial terhadap academic burnout. Jadi secara simultan efikasi diri dan dukungan sosial memiliki pengaruh terhadap academic burnout. Secara parsial menunjukkan ada hubungan negatif antara efikasi diri dengan academic burnout. Artinya semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah kecenderungan mengalami academic burnout. Begitupun sebaliknya jika efikasi diri rendah maka semakin tinggi kecenderungan mengalami academic burnout. Secara parsial menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial dengan academic burnout. Artinya tinggi redahnya dukungan sosial tidak mempengaruhi academic burnout.
Stres dan Dukungan Sosial pada Mahasiswa Perantauan yang Bekerja
Yuerita Sarumaha, Yuerita Sarumaha;
Saragih, Sahat;
Ariyanto, Eko April
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10408
Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan stres pada mahasiswa perantauan yang bekerja di kota Surabaya. penelitian menggunakan teknik Random sampling yang dilakukan pada 100 mahasiswa universitas 17 Agustus 1945 Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Penelitian korelasianal ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara dukungan sosial dan stress pada mahasiswa perantauan yang bekerja Instrumen pengambilan dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa dengan menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan teknik uji korelasi Spearmanʼs Rho. Spearmanʼs Rho merupakan bagian statistik non parametrik yang bertujuan mengetahui hubungan antar variabel dengan bantuan program computer SPSS versi 25.0. Kata kunci: Stres, Dukungan Sosial Abstract This study aims to determine the relationship between social support and stress in overseas students who work in the city of Surabaya. The research used a random sampling technique carried out on 100 university students on 17 August 1945, Surabaya City. This study used a correlational quantitative approach. This correlational study aims to determine whether there is a relationship between social support and stress in overseas students who work The retrieval instrument in this study used questionnaires distributed to students using Likert scales. Data analysis using the Spearmanʼs Rho correlation test technique. Spearmanʼs Rho is a non-parametric statistical section that aims to determine the relationship between variables.with the help of the SPSS computer program version 25.0. Keywords: Stres, Dukungan Sosial
Psychological Well-being pada Remaja : Bagaimana Peranan Kecenderungan Kecanduan Media Sosial?
Saraswati, Diva Adyana;
Noviekayati, IGAA;
Ananta, Aliffia
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10411
Adolescence is an important stage in a person's life that includes emotional development, physical development, as well as mental and social development. Someone who has difficulty controlling their use of social media. This can lead to various problems, including psychological problems. For adolescents, the high level of use of social networks will have negative consequences. This study aims to determine whether there is a relationship between social media addiction and psychological well-being in late adolescence. This research is a correlational research. The subjects in this study were 144 late adolescents. Hypothesis testing was carried out using the product moment test technique. The results of this study indicate a positive relationship between the tendency of social media addiction to psychological well-being. It can be said that social media can improve psychological well-being of adolescents. It is also not said that adolescents experience a tendency to social media addiction because they do not use social media as a top priority, and use more than 5 hours a day. Keywords: 1) Social Media; 2) Psychologicall Well-being; 3) Teenager. Masa remaja merupakan tahapan penting pada kehidupan seorang yang mencakup perkembangan emosional, perkembangan fisik, dan juga mental, serta sosial. Seseorang yang mengalami kesulitan untuk mengendalikan penggunaan media sosial. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk masalah psikologis. Bagi remaja, tingginya tingkat penggunaan jejaring sosial akan memberikan akibat akibat negative. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecanduan kecanduan media sosial terhadap psychological well-being pada usia remaja akhir. Penelitian ini adalah penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 144 remaja akhir. Pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan teknik uji product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang positif antara kecenderungan kecanduan media sosial terhadap psychological well-being. Hal ini dapat dikatakan media sosial dapat meningkatkan psychological well-being remaja. Hal ini juga tidak dikatakan remaja mengalami kecenderungan kecanduan media sosial karena tidak menggunakan media sosial sebagai prioritas utama, dan menggunakan lebih dari 5 jam dalam sehari. Kata kunci: 1) Media Sosial; 2) Psychological well-being; 3) Remaja.
Self-Discrepancy pada Pengguna Roleplayer: Bagaimana Peranan Penerimaan Diri?
Putri, Adelia Elsiana;
Pratikto, Herlan;
Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10412
Abstract This research aims to determine whether there is a relationship between self-acceptance and self-discrepancy among roleplayer users. The research participants amounted to 170 individuals obtained through purposive sampling. This study utilizes two scales: the self-acceptance scale and the self-discrepancy scale. The data collection instrument in this research employs the Likert scale model. The sampling technique used in this study is correlational. Data analysis in this research employs the Pearson product-moment correlation method. Based on the data analysis results obtained from the SPSS version 16.0 (Statistical Product and Service Solution) for Windows, there is a significant negative correlation. This means that the higher the level of self-acceptance possessed by an individual, the lower the likelihood of that individual experiencing self-discrepancy. Conversely, if an individual has a lower level of self-acceptance, there is a higher likelihood of experiencing self-discrepancy. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penerimaan diri dengan self-discrepancy pada pengguna roleplayer. Partisipan penelitian berjumlah 170 orang yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan dua skala yaitu skala penerimaan diri dan skala self-discrepancy. Instrumen pengambilan data pada penelitian ini menggunakan model skala likert. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik korelasional. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari program computer SPSS versi 16.0 (Statistical Product and Service Solution) for Windows terdapat hasil analisis data yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sigifikan. Artinya semakin tinggi tingkat penerimaan diri yang dimiliki oleh individu maka akan semakin rendah individu tersebut akan mengalami self-discrepancy. Sebaliknya, apabila semakin rendah tingkat penerimaan diri yang dimiliki oleh individu maka akan semakin tinggi individu tersebut akan mengalami self-discrepancy.
Penyesuaian Diri Perempuan Menikah Muda: Peran Kematangan Emosi dan Dukungan Sosial
Putri, Annyza Harnit;
Rini, Amanda Pasca;
Pratitis, Nindia
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10419
Pernikahan pada usia muda, yakni pernikahan yang dilakukan dalam rentang usia 16 – 19 tahun, memerlukan persiapan yang komprehensif, terutama dalam menghadapi kehidupan bersama pasangan. Pernikahan pada usia muda dapat menjadi tantangan bagi mereka yang belum siap menghadapi tugas perkembangan dewasa. Fokus penelitian ini adalah pada perempuan yang menikah pada usia muda dan bagaimana kematangan emosi serta dukungan sosial mempengaruhi penyesuaian diri mereka dalam pernikahan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen untuk melihat hubungan antar variabel. Penelitian melibatkan 215 perempuan menikah muda di Surabaya dengan menggunakan teknik non probability sampling dan Accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dirancang untuk mengukur tingkat kematangan emosi, dukungan sosial, dan penyesuaian diri dalam pernikahan. Analisis regresi berganda digunakan untuk menganalisis data, menunjukkan hubungan simultan yang sangat signifikan antara kematangan emosi, dukungan sosial, dan penyesuaian diri. Hubungan positif sangat signifikan ditemukan antara kematangan emosi dan penyesuaian diri, serta dukungan sosial dan penyesuaian diri. Disimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat kematangan emosi, maka semakin baik penyesuaian diri. Selain itu,juga semakin tinggi tingkat dukungan sosial, maka semakin baik penyesuaian diri. Sebaliknya, penurunan variabel kematangan emosi dan dukungan sosial dapat berpengaruh negatif terhadap penyesuaian diri dalam konteks pernikahan pada usia muda.
Penerimaan Diri Dan Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan pada Perempuan Dewasa Awal Fatherless
Hardianita, Shabrina Labiba;
Rini, Amanda Pasca;
Pratitis, Nindia
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10421
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerimaan diri dan dukungan sosial dengan kebahagiaan pada perempuan dewasa awal fatherless. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah subjek 220 partisipan perempuan dewasa awal fatherless dengan rentan usia 20 hingga 30 tahun. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dengan kreteria khusus kehilangan figur ayah (ayah yang meninggal dunia, ayah yang bercerai, ayah yang tidak tinggal bersama keluarga dan tidak berkomunikasi satu sampai tiga kali dalam sebulan, atau mempunyai permasalahan sosial dan ekonomi). Hasil analisis regresi berganda menunjukan bahwa penerimaan diri dan dukungan sosial dengan kebahagiaan perempuan dewasa awal fatherless memiliki hubungan yang simultan dengan penerimaan diri dan dukungan sosial dengan kebahagiaan. Uji persial hubungan penerimaan diri dengan kebahagiaan ada korelasi peneriman diri memiliki hubungan positif. Uji parsial dari variabel dukungan sosial dengan kebahagiaan ada hubungan positif yang signifikan dukungan sosial dengan kebahagian perempuan dewasa fatherless.
Resiliensi pada masyarakat di kota Surabaya: Bagaimana Peran Social Support dan Kebersyukuran ?
Nadila, Verika Rofiyanti
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10423
Abstract This research aims to determine the relationship between social support and gratitude and resilience in the community in the city of Surabaya. This research uses quantitative correlational techniques. The subjects of this research were people who worked in the city of Surabaya with 272 respondents aged 18-25 years. The data collection instrument uses a Likert scale which is carried out by distributing questionnaires online using Google Form. This research method uses multiple regression techniques. This research shows that there is a positive relationship between social support and gratitude and resilience in the community in the city of Surabaya. So it can be concluded that there is a relationship between social support and resilience in the community in the city of Surabaya, but there is no correlation between gratitude and resilience in the community in the city of Surabaya. Keywords: Social Support; Gratitude; Resilience. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antara social support dan kebersyukuran dengan resiliensi pada masyarakat di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan Teknik kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang bekerja di Kota Surabaya dengan 272 responden berusia 18-25 tahun. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala likert yang dilakukan melalui penyebaran kuisioner secara online menggunakan Google Form. Metode penelitian ini menggunakan teknik regresi berganda. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan positif antara social support dan kebersyukuran dengan resiliensi pada masyarakat di kota Surabaya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara social support dengan resiliensi pada masyarakat di kota Surabaya, namun tidak adanya korelasi antara kebersyukuran dengan resiliensi pada masyarakat di kota Surabaya. Kata Kunci : Social Support; Kebersyukuran; Resiliensi.
Kematangan karir siswa SMK : Bagaimana dengan efikasi diri siswa?
Andini, Karina Ayu;
Suroso, Drs.;
Arifiana, Isrida Yul
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10425
Abstract This research aims to determine the relationship between self-efficacy and career maturity in vocational school students. This research was conducted on 201 vocational school students by collecting and using a Google form. In this study, 2 scales were used, namely the self-efficacy scale and the career maturity scale. The data collection instrument was prepared by the researcher himself using Likert. The variables in this study were calculated using Jeffrey's Amazing Statistics Program (JASP) with Pearson's r correlation method. The research results show that the higher self-efficacy, the higher the career maturity of vocational school students, and vice versa, if self-efficacy is low, the career maturity of vocational school students will also be low. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kematangan karir pada siswa SMK. Penelitian ini dilakukan pada 201 siswa-siswi SMK dengan melakukan pengambilan dan menggunakan google form. Pada penelitian ini menggunakan 2 skala yaitu skala efikasi diri dan skala kematangan karir. Instrument pengambilan data disusun sendri oleh peneliti dengan menggunakan likert. Variabel dalam penelitian ini dihitung dengan menggunakan bantuan Jeffrey's Amazing Statistics Program (JASP) dengan metode korelasi Pearson’s r. Hasil penelitian menunjukan semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi pula kematangan karir pada siswa SMK, begitupun sebaliknya jika efikasi diri rendah maka akan rendah pula kematangan karir pada siswa SMK.
Body Dissatisfaction Ibu Pasca Melahirkan : Bagaimana Peran Social Comparison?
Dinda WarapSari, Dheasty Ferdhinia;
Pratikto, Herlan;
Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10434
Abstract The body is the most important physical asset for every human being because it is the easiest shape to see. Having an ideal body shape is the dream of all women. Dissatisfaction with the body is often felt by most women in the community. When a woman has entered into the gates of marriage, of course they will not be long to feel the period of pregnancy and childbirth This study has the aim of knowing whether there is a relationship between social comparison with body dissatisfaction in postpartum mothers. This research is correlational research. The subjects in this study were 131. Hypothesis testing was carried out using Spearman Rho's test technique. The results of this study indicate a negative relationship between social comparison and body dissatisfaction in postpartum mothers. Keywords : 1) Body Dissatisfaction; 2) Postpartum Mothers; 3) Social Comparisson Abstrak Tubuh merupakan aset fisik yang terpenting bagi setiap manusia dikarenakan bentuk yang paling mudah untuk dilihat. Memiliki bentuk tubuh yang ideal merupakan idaman semua wanita. Rasa ketidakpuasan yang terjadi pada tubuh kerap dirasakan oleh sebagian besar wanita yang berada dilingkungan masyarakat. Ketika seseorang wanita telah masukke dalam gerbang pernikahan, tentu saja mereka tidak akan lama untuk merasakan masa kehamilan dan melahirkan Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada iibu pasca melahirkan. Penelitian ini adalah penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 131. Pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan teknik uji spearman rho’s. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang negatif antara social comparison dengan body disatisfaction pada ibu pasca melahirkan. Kata kunci: 1) Body Dissatisfaction; 2) Ibu Pasca Melahirkan ;3) Social Comparisson
Kontrol Diri, Efikasi Diri, dan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
Ramadhanti, Fadillah Lintang;
Matulessy, Andik;
Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30996/jiwa.v2i1.10436
Tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa serta tingkat kontrol diri dan efikasi diri menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional yang lazim digunakan dalam penelitian kuantitatif. Menggunakan metode quota sampling dan mengambil sampel representatif sebanyak 263 mahasiswa tingkat sarjana Universitas 17 Agustus 1945 di Surabaya. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa hubungan antara kontrol diri dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik secara simultan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Hasil uji parsial menunjukkan ada hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik. Hasil uji parsial menujukkan tidak ada hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dengan prokrastinasi akademik, artinya hipotesis pada penelitian ini ditolak. Disarankan untuk mahasiswa memperbaiki kontrol diri yang dimiliki dan meningkatkan efikasi diri yang dimiliki untuk mencapai target yang ingin dicapai