cover
Contact Name
Meta Rikandi
Contact Email
bppm2023@politasumbar.ac.id
Phone
+6281276019192
Journal Mail Official
meta.rikandi@gmail.com
Editorial Address
Jln Penjernihan III, Komplek Kesehatan Gunung Pangilun Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah
ISSN : -     EISSN : 26548445     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah fully open access journals, which means that all acticle available on the internet to all users immadeately upon publication. Non-commercial use and distribution in any medium is permitted, provided the author and the journal are properly credited FOCUS AND SCOPE Health Science Medical.
Articles 147 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BIDAN DALAM MELAKSANAAN STANDAR ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) DI PUSKESMAS SEBERANG PADANG Rina Julianti
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Word Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari 585.000 ibu pertahunnya meninggal saat hamil atau bersalin. Propinsi Sumatera Barat pada tahun 2017 tercatat 34 kejadian AKI. Sedangkan di Kota Padang pada tahun 2015 AKI sebanyak 3 orang dari 5909 total persalinan, tahun 2015 sempat meningkat menjadi 10 orang dari 5809 total persalinan, kembali turun tahun 2017 menjadi 5 orang dari 3257 total persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi bidan dalam melaksanaan Standar Asuhan Persalinan Normal (APN) di Puskesmas Seberang Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Seberang Padang tahun 2019 sebanyak 55 orang. Teknik pengambilan sampel secara total populasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pada bulan September 2019. Analisa univariat ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian hampir seluruhnya 94,3% responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi tentang pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal (APN). Lebih dari separoh 62,9% responden memiliki sikap positif tentang pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal (APN). Lebih dari separoh 65,7% responden memiliki motivasi tinggi tentang pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal (APN). Lebih dari separoh 60% responden melaksanakan asuhan persalinan normal dengan 58 langkah. Faktor tingkat pengetahuan, sikap dan motivasi memempengaruhi dalam pelaksanaan APN. Di harapkan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan penerapan 58 langkah asuhan persalinan normal dalam prakteknya.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI Nova Rita; Putri Gusmala Sari
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama haid wanita banyak mengalami masalah menstruasi, salah satunya adalah Dismenore. Prevalensi terbesar masalah menstruasi pada remaja adalah nyeri menstruasi (89,5%), diikuti ketidakteraturan menstruasi (31,2%), serta perpanjangan durasi menstruasi (5,3%). 60-70% penderita dismenore adalah remaja yang dapat menyebabkan dampak seperti kelelahan sehingga dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMA Negeri 12 Padang Tahun 2019.Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20-29 Mei 2019 di SMA Negeri 12Padang. Populasi penelitian adalah 374 orang dengan sampel 79 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Analisa data menggunakan analisa data univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden (64,6%) termasuk kategori stres ringan dan (91,1%) responden mengalami dismenore. Uji statistik disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMA Negeri 12 Padang tahun 2019 dengan hasil (p-value = 0.240).
PERBANDINGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU SISWI TERHADAP KANKER PAYUDARA DI SMAN 1 MATUR DENGAN SMAN 4 BUKITTINGGI TAHUN 2017 Mega Ade Nugrahmi
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan satu diantara tiga serangkai keganasan yang menyerang perempuan di Indonesia, yakni kanker payudara, kanker serviks dan kanker kulit. Di Sumatera Barat, angka kejadian kanker payudara adalah 5,6% angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan angka kejadian rata-rata Nasional yang hanya sekitar 4,3% sehingga menempatkan Sumatera Barat urutan keenam dari 33 Propinsi di Indonesia.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Penelitian komparatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk membandingkan nilai antara satu variable dengan variable lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data melalui pertanyaan terstruktur atau kuesioner penelitian. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwapengetahuan, sikap dan perilaku siswi terhadap kanker payudara di SMAN 1 Matur sangat berbeda dengan SMAN 4 Bukittinggi. Perbedaan yang signifikan terdapat pada pengetahuan dan perilaku sementara pada sikap siswi sama-sama memiliki sikap yang baik terhadap kanker payudara. Kesimpulan dari penelitian ini adanya perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilakusiswi di SMAN 1 Matur dengan SMAN 4 Bukittinggi. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku siswi di SMAN 4 Bukittinggi lebih tinggi dan lebih baik jika dibandingkan dengan SMAN 1 Matur.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGRUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0 – 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA GEDANG KOTA SUNGAI PENUH Neneng Gia Defilza; Metri Lidya; Ardianis; Jeki Refialdinata
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusui eksklusif adalah makanan terbaik untuk bayi. Menyusui eksklusif hanya memberikan ASI kepada bayi mulai usia 0-6 bulan tanpa makanan tambahan atau minuman lain. Data dari Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, cakupan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Desa Gedang hanya mencapai 35,09%, masih jauh dari target yang ditetapkan sebesar 85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Desa GedangKota Sungai Penuh tahun 2016. Jenis penelitian survei analitik dengan desain cross sectional, yang telah dilakukan di Puskesmas Desa Gedang Kota Sungai Penuh wilayah kerja pada 3-16 Juni 2016. Sampel dalam penelitian ini adalah 53 ibu memiliki bayi berusia 0-6 bulan. Teknik pengambilan sampel Proportional Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data univariat dengan statistik deskriptif dan analisis bivariat menggunakan chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 50,9% responden tidak disusui secara eksklusif, 37,7% responden memiliki rentang hidup berisiko, 54,7% responden dengan kurang suami yang mendukung, 56,6% responden terhadap budaya / masyarakat kebiasaan kurang baik. Ada hubungan yang signifikan antara usia ibu (p Value = 0,015), dukungan suaminya (p Value =0,009) dan Budaya / kebiasaan masyarakat ( p Value = 0,000) dengan pemberian ASI eksklusif di PuskesmasDesa Gedang Kota Sungai Penuh. Untuk petugas Puskesmas agar dapat melakukan informasi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif pada ibu dengan bayi berusia 0-6 bulan. Untuk penelitian lebih lanjut disarankan untuk penelitian lanjutan dengan variabel yang berbeda.
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENORE) PRIMER PADA MAHASISWI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN DAN AKADEMI FARMASI RANAH MINANG PADANG Leni Tri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan nyeri yang terjadi pada saat menstruasi, dismenore terjadi pada perut bagian bawah dan punggung biasanya terasa seperti kram. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebanyak 54,89% dismeore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Salah satu cara untuk mengatasi dismenore ini dengan pemberian air kelapa hijau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) pada mahasisiwi STIKes dan AKFAR Ranah Minang Padang tahun 2018. Desain penelitian ini menggunakan quasi ekperimen dengan rancangan one group pre test design. Dengan populasi 152 mahasiswi, sampel 9 responden, teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan 29 Juni-2 Agustus 2018. Data dianalisis menggunakan uji non paramertik uji wilcoxon. Data diolah dengan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukakan rata-rata nyeri haid mahasiswi pada hari pertama sebelum diberikan air kelapa hijau adalah 6.88 dengan standar deviasi 1.054, nilai rata-rata nyeri haid setelah diberikan air kelapa hijau 5.56 dengan standar deviasi 1.014, nilai rata-rata nyeri haid pada hari kedua sebelum diberikan air kelapa hijau 3.89 dengan standar deviasi 1.269, nilai rata-rata nyeri setelah diberikan air kelapa hijaun 2.78 dengan standar deviasi 1.093, terdapat perbedaan yang bermakna sebelum dan setelah diberikan air kelapa hijau dengan pvalue= 0.006 (p=value<0,05) adanya pengaruh pemberian air kelapa hujau terhadap penurunan nyeri haid (dismenore). Oleh karena itu direkomendasi kepada tenaga kesehatan bahwa air kelapa hijau dapat dijadikan salah satu alternatif non-farmakologi untuk mengurangi nyeri haid (dismenore).
MENAPAKI JEJAK PERAN ‘AISYIYAH DALAM PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN TUBERKULOIS DI INDONESIA Deri Rizal
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan TBC – HIV AIDS Oleh ‘Aisyiyah sejak tahun 2003, pada dasarnya merupakan kontribusi nyata organisasi perempuan ‘Aisyiyah sebagai gerakan sipil di indonesia dalam pencapaian Millenium Develpoment Goals (MDGs) 2015 dan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Program ini dikelola dan dijalankan oleh Majelis Kesehatan dan Lingkungan Hidup (MKLH) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Visinya adalah tercapainya usaha-usaha ‘Aisyiyah dibidang kesehatan dan lingkungan hidup untuk mencapai masyarakat sehat secara lahir dan bathin, menuju terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya. Yaitu sebagai suatu masyarakat yang diliputi oleh nilai-nilai keadilan, kedamaian, kesejahteraan, dan kebahagiaan bersama. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2015, Indonesia tercatat memiliki 1.020.000 kasus Tuberkulosis (TBC) dalam skala nasional. Akan tetapi terduga TBC yang terpantau hanya pada angka 420.000 orang. Adanya kesenjangan antara kasus dan yang terlaporkan dengan tingkat prevalensi seperti ini maka hal ini menjadi prioritas untuk segera ditangani. Oleh karena itu kondisi ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau kementrian kesehatan saja melainkan juga kerja gotong royong semua lini masyarakat hingga lingkungan masyarakat terkecil yang berada disekitar penderita TBC. Untuk mewujudkannya maka diperlukan berbagai cara agar terduga TBC yang belum mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara optimal dapat segera tertangani dengan cepat dan tepat.
ANALISIS FAKTOR PENERAPAN PATIENT SAFETY RESIKO JATUH DI INSTALASI GAWAT DARURAT Miming Oxyandi; Anggun Sri Utami
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Keselamatan pasien merupakan sistem pelayanan rumah sakit yang memberikan asuhan pasien secara lebih aman, untuk mencegah terjadinya pasien jatuh. Tujuan: Mengetahui hubungan umur, pendidikan, pelatihan, sarana prasarana, dan pengetahuan perawat terhadap penerapan patient safety resiko jatuh di Instalasi Gawat Darurat. Metode: desain penelitian ini adalah pendekatan cross sectional. Pada penelitian ini populasinya adalah Perawat di Instalasi Gawat Darurat. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang melibatkan seluruh perawat yang berjumlah 16 perawat sebagai responden, dengan menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini dilakukan bulan Januari 2019. Hasil: penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan (p value = 0,011), pelatihan (p value = 0,011), pengetahuan (p value = 0,005). Dimana p lebih kecil dari nilai α = 0,05 yang berarti ada hubungan yang bermakna. Variabel yang tidak berhubungan yaitu umur (p value = 1.000), sarana prasarana (p value = 0,358) dimana p lebih besar dari nilai α = 0,05 yang berarti tidak ada hubungan yang bermakna. Saran: bagi rumah sakit lebih meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang berkaitan dengan keselamatan pasien sesuai dengan panduan nasional keselamatan pasien melalui mengikuti berbagai pelatihan patient safety resiko jatuh.
PENGARUH AKTIFITAS FISIK : SENAM DIABETES TERHADAP PENGENDALAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PAUH PADANG Zuriati Zuriati
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Kadar gula darah didalam tubuh seseorang meningkat atau menurun yang disebabkan oleh gaya hidup modern. Salah sau cara dalam pengendalian kadar gula darah ini adalah dengan melakukan senam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh senam terhadap pengendalian kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain yang dipakai “Quasy eksperimen” dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan “Pretest – Posttest. Pengumpulan data dengan cara eksperimen, kemudian data diolah secara komputerisasi dan dianalisa secara univariat dan secara bivariat yaitu dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata kadar gula sebelum dilakukan senam pada minggu I adalah 237,438 dengan standar deviasi 97,135, nilai minimum 143 dan maksimum 112. Rata-rata kadar gula darah setelah dilakukan senam minggu IV adalah adalah 181,375 dengan standar deviasi 53,659, nilai minimum 112, dan nilai maksimum 304. Terdapat perbedaan antara kadar gula darah sebelum dan setelah dilakukan senam pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Pauh Padang Tahun 2018 (p = 0,001). Diharapkan agar dapat menerapkan senam sebagai salah satu terapi untuk menurunkan kadar gula darah, serta dapat melakukan sosialisasi lebih tentang manfaat senam terhadap pengendalian kadar gula darah.
MODEL TERAPI BERMAIN DALAM MENGURANGI KECEMASAN AKIBAT HOSPITALISASI PADA ANAK DENGAN TYPOID DI RUMAH SAKIT BADAN PENGUSAHAAN BATAM (RSBP) Setiadi Syarli; Tiurma Arliana Napitupulu; Larasuci Arini
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan yang timbul pada anak selama dirawat di rumah sakitmerupakan dampak dari hospitalisasi sehingga perlu adanya pengalihan untuk anakterhadap penyakit dan nyeri yang dirasakan yaitu dengan media bermain, permainan yang efektif selain memberikan kesenangan (relaksasi) pada anak juga mampu mengekspresikan perasaan frustasi, permusuhan, kemarahan sehingga anak dapat melepaskan ketegangan dan dapat beradaptasi dengan stessor dan lingkungan rumah sakit. Sehingga asuhan keperawatan yang diberikan dapat terlaksana secara optimal. Tujuan : penelitian ini ditujukan untuk menurunkan tingkat kecemasan pada anak dengan terapi bermain mewarnai gambar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus yang dilakukan berdasarkan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil : Penelitian ini menunjukan bahwa setelah diberikan terapi bermain mewarnai gambar didapatkan penurunan tingkat kecemasan dari tingkat kecemasan panik kriteria 4 menjadi kecemasan ringan dengan kriteria 1. Dengan demikian, penerapan terapi bermain mewarnai gambar dapat menjadi salah satu intervensi yang terpenting untuk menurunkan tingkat kecemasan pada anak dan bagian dari pengobatan dan perawatan tumbuh kembang anak. Terapi bermain mewarnai gambar dapat menurunkan kecemasan dampak hospitalisasi dan mengoptimalkan asuhan keperawatan yang diberikan. Melalui penelitian inidiharapkan proses asuhan bagi anak yang mengalami hospitalisasi dapat dilakukan dengan optimal oleh perawat khususnya di Ruang Rawat Anak serta mengacu pada tahap tumbuh kembang anak.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DALAM MEMILIH POSISI MENERAN DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA PADANG Mandria Yundelfa
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kala II memanjang merupakan salah satu penyebab Angka Kematian Ibu. Untuk menurunkan AKI yang disebabkan oleh kala II memanjang diperlukan Asuhan Sayang Ibu dalam pemilihan posisi meneran. Posisi meneran yang benar dapat mempersingkat kala II memanjang pada saat persalinan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2016, Puskesmas yang ibu hamil terbanyak adalah Puskesmas Lubuk Buaya Padang sebanyak 2151 orang ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untu mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam memilih posisi meneran di Puskesmas Lubuk Buaya Padang tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Lubuk Buaya Padang sebanya 422 orang (Januari-Maret 2017) dan sampel di ambil secara acidental sampling yaitu sebanyak 81 orang. Pengumpulan data dengan cara angket menggunakan kuesioner. Analisa data dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan lebih dari separoh (74,0%) responden memiliki pengetahuan rendah dengan motivasi dalam memilih posisi meneran, lebih dari separoh (68,1%) responden memiliki sikap negatif dengan posisi meneran, ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikapdengan motivasi ibu dalam memilih posisi meneran. Disimpulkan bahwa lebih dari separoh ibu memiliki pengetahuan dan sikap yang rendah terhadap posisi meneran. Sebaiknya tenaga kesehatan memberikan informasi tentang motivasi ibu dalam memilih posisi meneran dengan pembuatan poster atau slogan yang bisa memotivasi ibu hamil untuk memilih posisi meneran yang baik.

Page 3 of 15 | Total Record : 147