cover
Contact Name
Meta Rikandi
Contact Email
bppm2023@politasumbar.ac.id
Phone
+6281276019192
Journal Mail Official
meta.rikandi@gmail.com
Editorial Address
Jln Penjernihan III, Komplek Kesehatan Gunung Pangilun Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah
ISSN : -     EISSN : 26548445     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah fully open access journals, which means that all acticle available on the internet to all users immadeately upon publication. Non-commercial use and distribution in any medium is permitted, provided the author and the journal are properly credited FOCUS AND SCOPE Health Science Medical.
Articles 147 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSU ARTHA MEDICA BINJAI Uliy Iffah; Risda Romulia Marbun; Suharni Pintamas Sinaga
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) bahwa negara berkembang merupakan penyumbang utama angka kematian ibu (AKI) didunia, yaitu sebesar 99 %. Setiap tahun di seluruh dunia 358.000 ibu meninggal saat hamil atau bersalin dimana 355.000 ibu berasal dari negara berkembang. Angka kejadian seksio sesarea di kota – kota besar di Indonesia meningkat pesat di Indonesia dalam dua puluh tahun terakhir. Menurut hasil SDKI, angka persalinan yang berakhir dengan seksio sesaria 2016 sebanyak 695 kasus dari 16.217 persalinan atau sekitar 4,3 %. Pada tahun 2017 angka ini meningkat menjadi 22, 8 % atau sekitar 921.000 kasus dari 4.039.000 persalinan. Berdasarkan laporan data RSU Artha Medica Binjai angka bedah sectio caeserea dari tahun ketahun semakin meningkat yang didapatkan di rekam medis RSU Artha Medica Binjai. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Faktor yang berhubungan dengan tindakan persalinan sectio cesarea pada tindakan persalinan ibu di RSU Artha Medica Binjai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis penelitian studi analitik. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Penelitian dilakukan menggunakan data rekam medis RSU Artha Medica Binjai. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Artha Medica Binjai. Sampel penelitian ini adalah semua populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan persalinan section caesarea yaitu factor umur, paritas, tinggi badan, riwayat obstetric dan indikasi persalinan. Dari lima factor tersebut factor riwayat obstetric dan indikasi yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian persalinan section caeserea dengan masing-masing p < 0,05. Terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat obsteterik dan indikasi persalinan dengan kejadian persalinan section caeserea. Diharapkan kepada pihak rumah sakit harus melakukan upaya pengendalian dan pengawasan agar tindakan sectio caesaria dilakukan terhadap ibu dengan kasus yang sesuai untuk kebutuhan medisnya.
PENGARUH TERAPI AIR KELAPA MUDA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS ANDALAS PADANG TAHUN 2019 Zuriati Zuriati; Melti Suriya
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi disebut sebagai the silent killer karena sebagian penderita tidak merasakan adanya keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Kerusakan organ target akibat komplikasi hipertensi akan tergantung kepada besarnya peningkatan tekanan darah dan lamanya kondisi tekanan darah yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati. Organ-organ tubuh yang menjadi target antara lain otak, mata, jantung, ginjal, dan dapat juga berakibat kepada pembuluh darah arteri perifer. Berdasarkan Riskesdas 2018 menyatakan prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk Estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hipertensi adalah terapi air kelapa. Tujuannya untuk mengetahui efek terapi air kelapa untuk menurunkan tekanan darah. Jenis penelitian ini mendesain Ekperiment quasy. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Andalas Padang Tahun 2019. Populasi penelitian pasien Hipertensi ini, dengan sampling acidental sebanyak 30 orang. Uji statistik Paired t-test. Hasilnya diperoleh pretest mean tekanan darah pada kelompok intervensi yaitu 156,00 / 66,00 mmHg dan kelompok kontrol adalah 164,57 / 70,00 mmHg. Posttest berarti tekanan darah pada kelompok intervensi adalah 144,67 / 54,67mmHg dan kelompok kontrol adalah 162,00 / 64,00 mmHg Penelitian ini menunjukkan adanya efek terapi air kelapa untuk menurunkan tekanan darah pada orang dengan hipertensi p value = 0,000. Diharapkan perawat di Puskesmas Andalas mensosialisasikan kepada pasien hipertensi menggunakan terapi air kelapa untuk menurunkan tekanan darah.
PELAKSANAAN PEMBIMBINGAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL MAHASISWA D III KEBIDANAN STIKES DHARMA LANDBOUW DI BIDAN PRAKTEK SWASTA KOTA PADANG Lisa Ernita
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan survey awal, Bidan belum memberikan bimbingan maksimal terhadap mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pelaksanaan Pembimbingan Asuhan Persalinan Mahasiswa D III Kebidanan STIKes Dharma Landbouw di BPS Kota Padang Tahun 2012. Penelitian ini adalah jenis Kualitatif, dimana data dikumpulkan melalui teknik wawancara (in-depth interview) yang dilakukan kepada 16 orang informan dan data sekunder dilakukan dengan catatan lapangan, rekap nilai praktik, dan dokumen pribadi. Data dikumpulkan oleh peneliti sendiri sebagai human instrument, dengan pemilihan informan melalui teknik Purposive Sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan November 2012. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa perencanaan pembimbingan yang dilakukan belum seluruhnya sesuai dengan SOP yang telah ada. Pelaksanaan Pembimbingan belum terlaksana dengan baik karena pembimbing lapangan tidak membimbing secara menyeluruh asuhan persalinan normal. Asuhan Kala I dan Kala II Persalinan belum tercapai, asuhan Kala III dan Kala IV Persalinan telah tercapai. Penelitian ini menemukan bahwa belum terlaksananya pembimbingan Asuhan Persalinan Mahasiswa D III Kebidanan STIKes Dharma Landbouw Padang di BPS Kota Padang Tahun 2012. Untuk itu peneliti menyarankan agar pendidikan hendaknya lebih memperhatikan proses bimbingan asuhan persalinan agar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI PADA ANAK RETARDASI MENTAL DI SLBN 2 PADANG Meta Rikandi
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan sosialisasi adalah kesanggupan melakukan sesuatu, melalui proses tersebut seorang individu memperoleh pengetahuan. Survei awal ditemukan 4 dari 10 anak masih sulit dalam bicara, belum bisa makan sendiri, menolak dan belum mampu bermain kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak retardasi mental di SLBN 2 Padang Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah 62 orang dengan sampel 54 orang. Penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengolahan data melalui 5 tahapan yaitu editing, coding, entry, cleaning dan processing. Menggunakan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden memiliki 46,3% kemampuan sosialisasi kurang baik, 42,6% dukungan sosial kurang baik dan 27,8% orang tua dengan pola asuh kurang baik. Uji statistik disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial (p = 0,022) dan pola asuh (p = 0,036) dengan kemampuan sosialisasi pada anak retardasi mental di SLBN 2 Padang. Diharapkan sekolah, orang tua dan tenaga kesehatan meningkatkan program bimbingan konseling dengan memberikan pengarahan kepada orang tua anak dengan retardasi mental tentang dukungan sosial dan pola asuh yang baik agar tercapai apa saja kemampuan sosialisasi yang seharusnya bisa dilakukan anak retardasi mental di rumah dan di sekolah.
HUBUNGAN KADAR KALSIUM DALAM PASI DENGAN PANJANG BADAN BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA PADANG TAHUN 2017 Chyka Febria
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi utama yang terjadi pada Negara-Negara berkembang. UNICEF (2009) mengemukakan sekitar 80% anak stunting terdapat di 24 negara berkembang di Asia dan Afrika. Indonesia merupakan Negara urutan kelima yang memiliki prevalensi anak stunting tertinggi setelah India, China, Nigeria dan Pakistan. Saat ini, prevalensi anak stunting di bawah 5 tahun di Asia Selatan sekitar 38% (UNICEF, 2014). Di Sumatera Barat pada tahun 2013 prevalensi stunting sebesar 29,3% (DinKes Sumbar, 2014). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumatera Barat tahun 2015, prevalensi stunting di Kota Padang tahun 2015 sebesar 15%. Dari survei awal yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang, dari 10 bayi diukur panjang badannya didapatkan 4 bayi yang mengalami stunting, sedangkan prevalensi pemberian ASI ekslusif di wilayah tersebut cukup tinggi yaitu 54,66%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar kalsium dalam PASI dengan panjang badan bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang 2017. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Waktu penelitian telah dimulai dari bulan januari 2017 sampai Agustus 2017. Desain penelitian yang digunakan “ Cross Sectional” dengan jumlah sampel 83 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi pearson. Pemeriksaan kadar kalsium dalam PASI dari makanan yang dimakan sehari-hari (PASI) dengan menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa rata- rata kadar kalsium dalam tubuh bayi usia 6-12 bulan adalah 125,4 mg/100 ml ± 29,12, rata-rata panjang badan bayi usia 6-12 bulan adalah 68,20 cm ± 2,371. Pada uji korelasi, didapatkan korelasi lemah antara kadar kalsium dalam PASI dengan panjang badan bayi usia 6-12 bulan (r=0,045). Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa belum ditemukan korelasi antara kadar kalsium dalam PASI dalam intake bayi dengan panjang badan bayi usia 6-12 bulan.
ANALISIS REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN DI SEMEN PADANG HOSPITAL DENGAN METODE EUCS (END USER COMPUTING SATISFACTION) Hendara Nusa Putra
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis elektronik (RME) didefinisikan sebagai suatu pencatatan Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam berbagai bentuk, melalui suatu Sistem Elektronik, termasuk komputer, yang berisi semua data atau informasi pasien. RME rawat jalan di Semen Padang Hospital sudah berjalan dengan baik, hanya saja masih ada beberapa pengguna tidak menjalankannya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis rekam medis elektronik rawat jalan dengan menggunakan metode EUCS(End User Computing Satisfaction). Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan Case Study, dilakukan dengan wawancara mendalam kepada petugas rekam medis dan dokter, serta analisis pengolahan data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dalam penerapan (RME) rawat jalan sudah berjalan dengan lancar, dari segi content sudah terlaksana dengan baik hanya saja pada tampilan diagnosa masih ada struktur data tidak spesifik, dari keakuaratan data sudah terminimalisir 90% dengan adanya RME, dan dari user petugas sudah mengerti dan sangat paham, hanya saja dokter menjelaskan aplikasi RME susah digunakan karena terkendala server pada aplikasi tersebut, pada bagian format sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna serta dari segi waktu RME sangat membantu petugas lebih efisien waktu dalam bekerja. Sehingga penelitian ini disimpulkan bahwa struktur data pada tampilan RME sudah sesuai kebutuhan, hanya saja masih ada kekurangan pada struktur data dibagian pengisian diagnosa yang tidak spesifik dalam melakukan pengisian rekam medis. Data atau informasi yang di hasilkan sudah cukup akurat serta tidak adanya penumpukan pasien dalam menunggu pelayanan di poliklinik.
DISMENORHEA DAN PENANGANANNYA PADA SISWI SMPN 7 PADANG Syaflindawati
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi sebagian wanita, menstruasi dapat membuat rasa cemas karena disertai rasa nyeri ketika menstruasi tiba. Kondisi ini dikenal dengan dismenorea. Survey yang dilakukan pada 10 siswi yang mengalami dismenorhea, 7 (70%) mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui cara pencegahan dismenorhea, Sedangkan 3 (30%) siswi, tahu bagaimana cara mencegah terjadinya dismenorhea, sehingga pada saat mengalami dismenorhea dapat meredam kepanikan yang ada. Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana dismenorhea dan penanganannya pada siswi Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk membuat gambaran suatu keadaan secara objektif. Penelitian ini dilakukan di SMPN 7 Padang tahun 2019. Informan adalah siswi yang sudah datang menstruasi di kelas VIII. Pengumpulan data melalui wawancara dan di lengkapi dokumentasi. Hasil Penelitian ditemukan dismenorhea pada siswi dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu nyeri kram sedang, nyeri kram hebat dan ringan. Siswi hanya melakukan penanganan saat nyeri dengan cara tradisional tidak ada yang menanganinya secara ilmu kesehatan. Diharapkan guru dapat bekerjasama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan ilmu kesehatan untuk mengatasi masalah tersebut, agar bisa fokus dalam belajar dan tidak banyak bolos.
HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DI KELURAHAN PAMPANGAN KECAMATAN LUBUK BEGALUNG KOTA PADANG TAHUN 2019 Aida Yulia; Sirda Mulia Yola Elfita
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa remaja seseorang mengalami berbagai permasalahan salah satunya kurangnya kemampuan dalam mengendalikan diri, maka perilaku negatif bisa muncul pada remaja. Di Kota Padang saat ini terjadi peningkatan aksi kekerasan (tawuran) sebanyak 23 kali tawuran, yang mana lebih didominasikan oleh perkelahian antar remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja di Kelurahan Pampangan Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional study, dengan jumlah populasi 257 dan sampel 72 reponden, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposif sampling. Instrumen yang digunakan adalah kousioner, data diolah dan dianalisa secara univariat dan bivariate dan selanjutnya data disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan 58,3 % remaja memiliki kontrol diri yang kuat, 54,2% remaja yang sering melakukan perilaku agresif, dari uji statistic chi-squar yang dilakukan didapatkan nilai p value 0,032 (> 0,05) artinya tidak terdapat hubungan antara kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja di Kelurahan Pampangan Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2019. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadikan referensi dalam penanggulangan perilaku agresif yang terjadi pada remaja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN MASA NIFAS Kurniawaty
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan pasca melahirkan sangat penting agar tidak terjadi komplikasi terhadap ibu. Angka Kematian Ibu (AKI) adalah salah satu indikator keberhasilan pembangunan sektor kesehatan.Perlunya ibu melakukan kunjungan nifas setelah melahirkan untuk mengontrol kesehatan ibu. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan kota Palembang tahun 2018 (96,7%) lebih rendah dari tahun sebelumnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan masa nifas di Puskesmas Sukarami Palembang. Desain yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian sebanyak 32 ibu nifas. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari 2020.Pengumpulan data menggunakan rekam medik yang tercatat di Puskesmas. Data diolah untuk memperoleh distribusi frekuensi dan masing-masing data diuji Statistik untuk melihat adanya hubungan antara empat variabel dengan menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur ibu dengan kunjungan masa nifas (p-value = 0,646), tidak ada hubungan antara pendidikan ibu dengan kunjungan masa nifas (p-value = 1,00), tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan kunjungan masa nifas (p-value = 0,296). Ada hubungan antara paritas ibu dengan kunjungan masa nifas (p-value = 0,019). Disarankan bagi petugas puskesmas Sukarami (bagian KIA) Agar dapat meningkatkan cakupan kunjungan ibu nifas dengan cara melakukan kunjungan rumah ibu nifas yang Dropout dan memberikan pendidikan kesehatan tentang manfaat kunjungan nifas.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN TINGKAT STRESS DENGAN KEKAMBUHAN GASTRITIS PADA REMAJA Nova Rita; Sri Wahyuni Annica
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis berdampak pada proses belajar siswa dan gastritis pada umumnya disebabkan karena pola makan tidak teratur dan stress. Dari survey awal pada 7 remaja yang riwayat Gastritis didapatkan 4 remaja mengalami kekambuhan sebulan lebih dari 2 kali, sedangkan 2 orang remaja mengalami kekambuhan gastritis sebulan 2 kali, dan 1 orang remaja mengalami kekambuhan gastritis sebulan 1 kali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan tingkat stress dengan kekambuhan gastritis pada remaja kelas XI dan XII di SMKN 1 koto XI tarusan tahun 2020.Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik total sampling pada 30 sampel remaja kelas XI dan XII di SMKN 1 Koto XI Tarusan, dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk google form dan pengolahan data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian menunjukkan (43.3%) pola makan cukup teratur, (36.7%) pola makan tidak teratur (20.0%) pola makan teratur (50 %) tingkat stress sedang, (30%) tingkat stress ringan, (20%) tingkat stress berat. (43.3 %) kekambuhan ringan, (33.3.%) kekambuhan sedang, (23.3 %) kekambuhan berat, adanya hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kekambuhan gastritis, adanya hubungan yang bermakna antara tingkat stress dengan kekambuhan gastritis. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dan tingkat stress dengan kekambuhan gastritis. Diharapkan remaja dapat mengurangi makan makanan yang pedas karena terbukti dapat mempengaruhi terjadinya kekambuhan gastritis dan diharapkan remaja dapat mengurangi tingkat stress dengan terbuka terhadap masalah yang dihadapi kepada orang terdekat.

Page 4 of 15 | Total Record : 147