cover
Contact Name
Ni Luh Putu Surya Astitiani
Contact Email
suryaastitiani@unbi.ac.id
Phone
+6281339518192
Journal Mail Official
suryaastitiani@unbi.ac.id
Editorial Address
Pengelola Jurnal Bali International Scientific Forum Universitas Bali Internasional Jalan Seroja Gang Jeruk No. 9A, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar, Bali, Indonesia - 80239
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Bali International Scientific Forum
ISSN : 27454339     EISSN : 27454347     DOI : https://doi.org/10.34063
Core Subject : Health, Social,
BALI INTERNATIONAL SCIENTIFIC FORUM (BISF) is a scientific journal published by Bali International University. BISF is published twice a year, in February and August. BISF accepts manuscripts or scientific papers from research and literature review from fields of health sciences business/economy, technology, and socio-humanistics. We accept manuscripts in English and Bahasa Indonesia. BISF also aims to provide reliable scientific information for researchers, educators, students, practitioners, and the general public who have an interest in the afformentioned fields.
Articles 56 Documents
Meninjau Efikasi Diri dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Selama Menyusun Proposal Skripsi Dewi, A.A Dyah Pramudya; Dewi, A.A Sagung Suari; Novianti , Ni Made Irene
Bali International Scientific Forum Vol. 6 No. 2 (2025): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v6i2.321

Abstract

Latar belakang: Mahasiswa semester akhir seringkali dihadapkan dengan banyak permasalahan saat sedang menyusun proposal skripsi yang berpotensi menimbulkan kecemasan. Hal tersebut dikhawatirkan dapat menghambat penyelesaian proposal skripsi. Oleh karena itu diperlukan efikasi diri yang baik agar mahasiswa dapat mengatasi kecemasan saat menyusun proposal skripsi. Tujuan: penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan efikasi diri dengan kecemasan pada mahasiswa selama menyusun proposal skripsi. Metode: Penelitian ini menggunakan uji regresi linier regresi sederhana. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi X Universitas X. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Hasil: Diperoleh nilai sig sebesar 0,008 (α < 0,05) serta nilai R Square sebesar 0,129. Sebagian besar efikasi diri subjek penelitian tergolong rendah dengan persentase 47,2% dimana aspek yang terendah yaitu magnitude dan dominan adalah generality. Sedangkan, kecemasan sebagian besar subjek tergolong dari sedang menuju sangat tinggi, dimana aspek yang dominan yaitu kognitif dan terendah adalah somatik. Kesimpulan: Ada hubungan negatif antara efikasi diri dengan kecemasan pada mahasiswa selama menyusun proposal skripsi di Prodi X Universitas X. Hal tersebut berarti semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah kecemasan yang dimiliki seseorang. Sebaliknya, semakin rendah efikasi diri maka semakin tinggi kecemasan yang dimiliki. Efikasi diri memiliki kontribusi sebesar 12,9% terhadap kecemasan. Efikasi diri pada mahasiswa selama menyusun proposal skripsi di Prodi X Universitas X berada pada kategori rendah, sedangkan kecemasan pada mahasiswa selama menyusun proposal skripsi di Prodi X Universitas X berada pada kategori sedang menuju sangat tinggi.
Peran Dukungan Keluarga Terhadap Resiliensi Penyintas Kanker Payudara Ragita Oktaviani, Geraldine Chrisellyn
Bali International Scientific Forum Vol. 6 No. 2 (2025): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v6i2.322

Abstract

Latar Belakang: Ketika menghadapi penyakit, penyintas kanker payudara dituntut untuk mampu beradaptasi dalam situasi tersebut. Oleh karena itu, penyintas kanker diharapkan terus mengoptimalkan kemampuan diri yang dikenal dengan istilah resiliensi. Salah satu yang dapat meningkatkan resiliensi adalah dengan adanya dukungan keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dukungan keluarga dengan resiliensi penyintas kanker payudara, serta gambaran resiliensi dan dukungan keluarga. Metode: Penelitian ini menggunakan analisis statistik regresi linier sederhana. Adapun subjek penelitian ini yaitu 138 orang penyintas kanker payudara di Komunitas Pink Fighters Bali. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini yaitu skala dukungan keluarga yang dikembangkan oleh Utami (2013) berdasarkan teori Johnson-Johnson, dan skala resiliensi yang dikembangkan oleh Mar’ati berdasarkan teori Reivech dan Shatte (2014). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan keluarga dengan resiliensi penyintas kanker payudara di Komunitas Pink Fighters Bali, dengan nilai signifikansi 0,032 dan nilai r sebesar 0,183. Dukungan keluarga memberikan kontribusi sebesar 3,3%. Sebanyak 89 orang memiliki resiliensi dengan kategori tinggi. Aspek resiliensi yang paling dominan yaitu empati. Sedangkan dukungan keluarga berada pada kategori sangat tinggi dengan total sebanyak 92 orang. Aspek dukungan keluarga yang sering diterima subjek yaitu dukungan emosional. Kesimpulan: Ada hubungan positif antara dukungan keluarga dengan resiliensi penyintas kanker payudara di Komunitas Pink Fighters Bali. Penelitian ini hanya melihat dukungan sosial dari keluarga, sehingga diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengeksplor dan mengembangkan dengan mengkaji dari faktor lainnya.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Trietanolamin Terhadap Sifat Fisika Dan Kimia Sediaan Krim Ekstrak Etanol 96% Daun Dadap (Erythrina Subumbrans) Bernof, Boren Feren; Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana; Artini, Ni Putu Rahayu
Bali International Scientific Forum Vol. 6 No. 2 (2025): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v6i2.335

Abstract

Latar belakang: Salah satu jenis kosmetik perawatan yaitu krim. Krim ada dua tipe yaitu krim tipe minyak dalam air (M/A) dan tipe air dalam minyak (A/M). Trietanolamin (TEA) merupakan senyawa sabun yang terbentuk melalui transplantasi asam lemak dan produk trietanol teknis yang mengandung 10-15% dietanolamin dan 5% monoetanolamin. Trietanolamin berfungsi untuk menetralkan asam lemak, menyesuaikan buffer pH, solubilizes minyak dan bahan-bahan lain yang tidak benar-benar larut dalam air. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi trietanolamin terhadap sifat fisika dan kimia pada sediaan krim ekstrak etanol 96% daun dadap (Erythrina Subumbrans) dan mengetahui pada konsentrasi trietanolamin berapa menghasilkan sifat fisika dan kimia krim yang baik. Metode: Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu Formulai krim dengan variasi konsentrasi trietanolamin. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Farmasetika Universitas Bali Internasional pada bulan Juli sampai Agustus 2022. Hasil: sediaan krim uji tipe krim yaitu M/A, stabil, homogen, rata-rata nilai viskositas yaitu 9.768 cPs ± 12,000, 7.948 cPs ± 18,330, dan 6.164 cPs ± 36,661,  nilai daya sebar 5,53 cm ± 0.015, 6,140 cm ± 0.020, dan 6,600cm ± 0.010, nilai daya lekat 7,233 ± 0,153, 6,567 ± 0,153, dan 5,300 ± 0,100, nilai pH 6,167 ± 0,021), 6,377 ± 0,025, dan 6,690 ± 0,030. Kesimpulan: Terdapat pengaruh variasi konsentrasi trietanolamin terhadap sifat fisika dan kimia pada sediaan krim ekstrak etanol 96% daun dadap (Erythrina Subumbrans) yaitu pada uji viskositas, daya sebar, daya lekat dan pH. Konsentrasi trietanolamin yang menghasilkan sifat fisika dan kimia yang baik pada krim yaitu 4%.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Abiansemal II Juliani, Ni Kadek; Septiari, I Gusti Ayu Agung; Sutema, Ida Ayu Manik Partha; Suryaningsih, Ni Putu Aryati
Bali International Scientific Forum Vol. 6 No. 1 (2025): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v6i1.387

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi dapat menimbulkan morbiditas atau mortalitas dini, yang meningkat saat tekanan darah sistolik dan diastolik meningkat. Peningkatan tekanan darah yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah di organ target seperti jantung, ginjal, otak dan mata. Kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi sangat penting karena dengan minum obat antihipertensi secara teratur dapat mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi, sehingga dalam jangka panjang risiko kerusakan organ-organ seperti jantung, ginjal, dan otak dapat dikurangi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien hipertensi di Puskesmas Abiansemal II dengan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi. Metode : Metode penelitian menggunakan non eksperimental yang bersifat deskriptif dengan rancangan survey cross sectional. Hasil : Pada penelitian ini diperoleh bahwa penderita hipertensi di Puskesmas Abiansemal II paling banyak berusia 56-60 tahun (78,3%), berjenis kelamin perempuan (54,2%), pendidikan terakhir Tidak Sekolah (35,8%), responden tidak bekerja (58,3%), dan tensi pada pasien sebagian besar pasien berada pada kategori 120-139 mmHg (Pre Hipertensi) sebanyak 44 responden (36,7%). Terkait dengan tingkat pengetahuan responden diperoleh hasil sebanyak 75,8% dari responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi terkait hipertensi di Puskesmas Abiansemal II. Hasil uji Chi-square menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan dengan nilai signifikansi (p = 0,571). Simpulan : tidak adanya hubungan tingkat pengetahuan pasien hipertensi tentang obat antihipertensi dan penyakit hipertensi dengan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi di Puskesmas Abiansemal II.
Rancang Bangun Alat Bekam Kering Elektrik Berbasis Arduino Uno Dengan Kendali Keypad Dan Tampilan LCD Untuk Terapi Hipertensi arthama, dwitya
Bali International Scientific Forum Vol. 4 No. 2 (2023): Bali International Scientific Journal
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi penderita hipertensi di Indonesia telah mencapai angka 34,1%. Gejala yang timbul misalnya mengobati penderita hipertensi, dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya pengobatan komplamenter yaitu bekam. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mampu merancang, mengetahui sistem kerja, dan hasil kerja alat bekam kering elektrik berbasis Arduino uno dengan kontrol keypad dan tampilan LCD untuk terapi hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observatif-eksperimental. Pada penelitan ini telah dibuat alat bekam elektrik berbasis Arduino uno dengan kontrol keypad dan tampilan LCD menggunakan sensor MPX 5700Ap. Dilakukan pengujian dengan alat ukur pressure manometer menggunakan setting tekanan 100 mmHg, 150 mmHg, 200 mmHg, dan 250 mmHg. Hasil: Didapatkan hasil persentase secara berurutan yaitu 3%, 2%, 2%, dan 1%. Pengujian dibedakan berdasarkan kategori jenis kelamin, usia, dan jenis kulit. Jenis kelamin perempuan mendapat selisih tekanan sistolik 13% dan diastolik 8% dari tekanan awal, jenis kelamin laki-laki mendapat selisih tekanan sistolik 15% dan diastolik 8% dari tekanan awal. Kesimpulan: Berdasarkan kategori usia tekanan yang efektif untuk usia remaja yaitu 262 mmHg, usia dewasa sebesar 266 mmHg, dan lansia sebesar 240 mmHg. Berdasarkan jenis kulit, tekanan yang efektif untuk jenis kulit lentur sebesar 240 mmHg, jenis kulit sedang sebesar 259 mmHg, dan jenis kulit keras sebesar 289 mmHg.
Pengaruh Perbedaan Lama Ekstraksi Daun Matoa (Pomitea pinnata) Menggunakan Metode Microwave Assisted Extraction (MAE) Mahardika, Made Surya Pramana; Putera W, I Komang Eka
Bali International Scientific Forum Vol. 6 No. 1 (2025): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v6i1.483

Abstract

Latar belakang: Ekstraksi merupakan kegiatan penarikan kandungan kimia yang dapat larut sehingga terpisah dari bahan yang tidak dapat larut dengan pelarut cair (anonim, 1986). Sistem ekstraksi efisien yang dapat digunakan pada proses ekstraksi produk pangan salah  satunya  adalah  ekstraksi  berbantu  gelombang  mikro  (MAE).  Tujuan: Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan lama ekstraksi daun matoa (Pomitea pinnata) menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE). Lama ekstraksi yang digunakan yaitu 2, 4, 6, dan 8 menit dengan level daya 450 W dan maserasi tunggal digunakan sebagai perlakuan kontrol. Metode: Metode yang digunakan adalah percobaan laboratorium dengan analisis deskriptif. Parameter yang diuji meliputi kadar air, rendemen total, warna, dan kadar flavonoid. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun matoa segar memiliki kadar air sebesar 69,18 % sedangkan daun matoa kering memiliki kadar air sebesar 10,36 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan ekstraksi MAE dan Maserasi sebagai kontrol, rendemen ekstrak mengalami peningkatan. Ekstraksi dengan maserasi sebagai kontrol memiliki nilai rendemen yang lebih tinggi yaitu 12.465% dibandingkan nilai rendemen menggunakan ekstraksi MAE yaitu sebesar 6.239%. Berdasarkan pengamatan warna secara visual, ekstrak etanol daun matoa menunjukkan warna hitam kehijauan, dengan nilai Notasi L* rata-rata sebesar 17 (agak gelap), nilai notasi a* bernilai positif (kemerahan), dan nilai notasi b* bernilai negatif (kebiruan). Perlakuan lama ekstraksi 4 menit mampu menghasilkan ekstrak daun matoa yang memiliki kadar flavonoid tertinggi pada perlakuan ekstraksi MAE yaitu sebesar 1361,39 mg/100g QE, serta pada perlakuan maserasi sebagai kontrol sebesar 1091,43 mg/100g QE.
Rancang Bangun Alat Tes Buta Warna Metode Ishihara Berbasis Arduino Uno Widyadnyana, I Made Ananta; Mahardiananta, Agus; Haryawan, I Gusti Agung; Suhartono
Bali International Scientific Forum Vol. 5 No. 2 (2024): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v5i2.484

Abstract

Latar Belakang : Mata merupakan salah satu bagian panca indra yang memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu yang disebabkan oleh faktor genetis.. Metode. Metode Ishihara merupakan metode tes buta warna yang didalamnya terdapat titik-titik dengan berbagai warna dan ukuran. Objek penelitian ini adalah rancang bangun alat tes buta warna metode Ishihara berbasis Arduino Uno. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi langsung dengan membandingkan hasil tes buta warna dan intensitas cahaya yang sudah ada. Metode pengolahan data dalam penelitian ini yaitu dengan mencari nilai rata-rata, standar deviasi, nilai kesalahan, dan nilai persentase keakurasian. Hasil. Hasil penelitian ini didapatkan hasil uji tes buta warna pada rancang bangun alat dan buku pedoman tes Ishihara di dapatkan hasil bahwa dari keseluruhan 20 pasien dapat menjawab kedua metode tes yang terdiri dari 38 plate soal dengan benar. Hal  ini menunjukkan bahwa rancang bangun alat  yang telah dibuat dapat menghasilkan  plate yang sama dengan buku pedoman sehingga hasil tes yang dilakukan kepada responden menghasilkan nilai yang sama antara rancang bangun alat dengan buku tes Ishihara. Hasil pengukuran intensitas cahaya saat pengambilan data pada rancang bangun alat didapatkan nilai rata – rata selisih 1,9 lux dari 10 kali pengulangan tes dan mendapatkan nilai eror 0,4%.
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofreia di UPT. Puskesmas Bangli Kabupaten Bangli Maseni, I Gusti Ayu Komang Putri; Brata Putri, Dhiancinantyan Windydaca; Sutema, Ida Ayu Manik Partha
Bali International Scientific Forum Vol. 5 No. 2 (2024): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v5i2.485

Abstract

Latar belakang : Skizofrenia merupakan salah satu bentuk gangguan jiwa, dimana penyakit skizofrenia mempengaruhi otak dan menyebabkan timbulnya pikiran, persepsi, emosi, gerakan, dan perilaku yang aneh, oleh karena itu kesehatan jiwa sangat diperlukan. Pasien skizofrenia banyak yang tertunda melakukan terapi sehingga berdampak buruk. Pengidap skizofrenia belum sepenuhnya memenuhi pengobatan dikarenakan beralasan lupa, merasa sembuh dan bosan minum obat setiap hari. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di UPT. Puskesmas Bangli. Metode: Penelitian ini menggunakan design cross sectional. Teknik pengambilan sampel total sampling, jumlah sampel sebanyak 57 responden. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil: Berdasarkan penelitian terhadap 57 responden menggunakan uji korelasi Rank Spearman, ditemukan hasil nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) dan koefisien korelasi 0,821 untuk hubungan antara variabel dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia, ini menujukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan. Hubungan antara variabel peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat menunjukan nilai Correlation Coefficient 0,817 yang bersifat positif dengan nilai signifikansi 0,005 (p < 0,05). Kesimpulan: Hubungan dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia memiliki hubungan yang kuat hal ini dapat dilihat dari angka Correlation Coefficient yang positif maka dapat dikatakan bahwa hubungan antar variabel searah.
Gambaran Medication Error Di Farmasi Rawat Inap di Rumah Sakit Bali Med Dharma, I Putu Handika; Wintariani, Ni Putu
Bali International Scientific Forum Vol. 5 No. 2 (2024): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v5i2.486

Abstract

Latar Belakang : Medication error merupakan kesalahan tindakan medis atau pelayanan kefarmasian kepada pasien yang sebetulnya bisa dicegah. Kejadian ini disebabkan pemakaian obat, tindakan, dan perawatan yang tidak sesuai dengan aturan atau pedoman yang sudah ditentukan. Kesalahan pengobatan (medication error) dapat terjadi pada 4 fase, yaitu kesalahan peresepan (prescribing error), kesalahan penerjemahan resep (transcribing erorr), kesalahan menyiapkan dan meracik obat (dispensing erorr), dan kesalahan penyerahan obat kepada pasien (administration error). Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya gambaran medication error error pada tahap prescribing, transcribing, dispensing dan administration di farmasi rawat inap di Rumah Sakit Balimed. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan disain cross-sectional dengan penelusuran data secara prospektif. Pengambilan sampel berdasarkan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data sekunder berupa resep yang ada di farmasi rawat inap rumah sakit balimed. Uji analisis menggunakan rumus distribusi frekuensi kumulatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase prescribing terjadi kesalahan pada nomor SIP dokter, rute pemberian, tinggi badan pasien dan berat badan pasien, fase transcribing terjadi kesalahan pada tidak adanya usia pasien dan nomor rekam medik, fase dispensing kesalahan yang terjadi terjadi pada pemberian etiket dan tanggal obat kadaluarsa, sedangkan fase administration tidak terjadi kesalahan. Kesimpulan: Fase prescribing, transcribing, dispensing masih terjadi medication error sedangkan fase administration tidak terjadi medication error di rumah sakit balimed.
Menyusun Strategi Sapta Pesona: Meningkatkan Pengembangan Pariwisata di DTW Penglukatan Pancoran Solas Pura Taman Mumbul Desa Adat Sangeh Kecamatan Abiansemal Badung Panditha, Made Gede Wahyu; Manusuari, Ni Luh Putu Dyah; Putra, A A Gede Willy Kencana; Udayani, Ni Putu Dian Pratiwi; Edi, I Made Dwi Purnama; Widanti, Ni Putu Tirka; Herlambang, Putu Gede Denny
Bali International Scientific Forum Vol. 5 No. 2 (2024): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v5i2.487

Abstract

Latar Belakang. Sapta Pesona merupakan konsep pemasaran pariwisata yang dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Penelitian ini terkait dengan pengembangan pariwisata di Destinasi Wisata Terpadu (DTW) Penglukatan Pancoran Solas Pura Taman Mumbul, sebuah potensi pariwisata yang terletak di Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi penerapan Sapta Pesona dalam upaya meningkatkan pengembangan pariwisata di DTW Penglukatan Pancoran Solas Pura Taman Mumbul, Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil. Hasil analisis mengidentifikasi potensi wisata dan tantangan yang dihadapi destinasi tersebut. Dalam menghadapi potensi, penelitian ini merancang strategi penerapan Sapta Pesona, yaitu keindahan alam, keunikan budaya, kearifan lokal, keramahan masyarakat, serta keamanan dan ketertiban. Melalui pendekatan ini, destinasi diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan dengan memanfaatkan kekayaan alam dan budaya setempat. Simpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya merumuskan strategi yang berbasis pada konsep Sapta Pesona untuk meningkatkan daya tarik dan kualitas pariwisata di DTW Penglukatan Pancoran Solas Pura Taman Mumbul