cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
PENGARUH GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN PT. DHARMAWANGSA PERSADA PANDAAN Umar Sahudin
Jurnal Valtech Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v2i2.1909

Abstract

Dharmawangsa Persada adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri jasa konstruksi. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan berdasarkan hasil wawancara terhadap 15 responden adalah pelanggan masih belum puas dengan jasa yang ditawarkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh green supply chain management terhadap kepusan pelanggan. Maka dari itu, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode statistik yang digunakan untuk mengukur pengaruh green supply chain pada kepuasan pelanggan dengan menggunakan program SPSS. Dari hasil penelitian, di dapatkan variabel proses hemat energi, proses ramah lingkungan dan sumber daya terbarukan secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai f hitung sebesar 25,660 dan nilai signifikasi 0,000 lebih kecil dari 0,05.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KACANG KULIT MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DI CV. ANUGRAH MITRA KARYA MALANG Alan Sebastian Christanto
Jurnal Valtech Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v2i2.1911

Abstract

Anugrah Mitra Karya masih memiliki tingkat kecacatan kacang kulit yang tinggi. Sehingga persaingan yang ketat dalam bisnis membuat CV. Anugrah Mitra Karya harus menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengendalian kualitas, mengidentifikasi jenis kerusakan, dan faktor-faktor kerusakan dalam proses produksi di CV. Anugrah Mitra Karya. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Pada pengolahan data, penelitian ini menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC), metode ini meliputi diagram kontrol, diagram pareto, diagram sebab dan akibat. Hasil analisis dan pembahasan data menunjukkan bahwa tingkat kecacatan produksi kacang kulit dapat dikurangi dengan merubah prosedur proses produksi. Sehingga kecacatan awal dari semua variable yaitu 280 kg atau 14% dapat diturunkan menjadi 124 kg atau 6.2%.
PENERAPAN METODE SQC (STATISTICAL QUALITY CONTROL) UNTUK MENGETAHUI KECACATAN PRODUK SHUTTLECOCK PADA UD. ARDIEL SHUTTLECOCK Irwandhani I.S. Haryanto
Jurnal Valtech Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v2i2.1921

Abstract

Ardiel Shutlecock adalah perusahaan yang bekerja di bidang manufaktur. Perusahaan ini memproduksi produk shuttlecock sesuai dengan permintaan konsumen. Permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan yang diteliti adalah adanya produk cacat yang membuat produktivitas tidak efisien. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara, dilanjutkan dengan mengolah data menggunakan metode SQC dilakukan tahapan diantaranya menghitung peta kendali,dan membuat diagram sebab-akibat. Hasil penelitian menunjukkan ada empat jenis kerusakan yaitu bulu rontok (A), bulu kurang masuk (B), potongan foam tidak sesuai (C), dan bulu goyang pada foam (D). Hasil analisis peta kendali menunjukan bahwa ada beberapa titik yang keluar dari grafik p-chart menunjukkan pengendalian mutu di UD. Ardiel Shuttlecock masih diluar batas kendali, Hasil analisis dengan diagram sebab-akibat menunjukkan bahwa penyebab cacat ada beberapa factor antaralain manusia, material, lingkungan, dan metode. Terlihat dari diagram pareto, jenis kerusakan produk lebih dominan pada manusia yang disebabkan kelelahan karena kurang istirahat dan kurang teliti. Saran untuk mengurangi kerusakan yaitu membuat Standard Operating Procedure (SOP), Perusahaan lebih memperhatikan pengendalian kualitas shutlecock dari segi kualitas bahan dan mesin yang digunakan, karena hal ini akan mempunyai dampak terhadap keuntungan perusahaan.
PENGEMBANGAN MESIN PEMBERIAN VITAMIN AYAM PETELUR YANG ERGONOMIS GUNA MENGURANGI RESIKO CIDERA OTOT M.Tri Ruwanda
Jurnal Valtech Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v2i2.1922

Abstract

Untuk menghasilkan telur yang berkualitas para peternak melakukan banyak tahapan perawatan ayam, memulai dari pemilihan bibit unggul pakan bergizi, kebersihan kandang, vaksinisasi, dan pemberian vitamin secara rutin. Para peternak dalam peracikan vitamin melakukan secara manual dari mulai peracikan atau pencampuran adonan vitamin sampai pendistribusian vitamin menuju kandang ayam. Alat yang digunakan juga sangat berpengaruh terhadap pengaruh efisiensi kerja peternak telur ayam, alat yang digunakan seperti tangki alumunium air, besi plat dan gayung. Dari dasar semua permasalahan tersebut peneliti akan mengembangkan alat pengaduk dan pendistribusi minuman vitamin ayam pertelur yang nantinya di gunakan oleh para pertenak untuk meningkatkan efisiensi waktu dan meminimalisir terbuangnya vitamin saat pendistribusian. Tujuan dari pengembangan alat ini adalah meningkatkan efisiensi proses kerja pertenak untuk menghasilkan telur yang berkualitas bagi konsumen Peningkatan efisien ini berupa:Mengurangi resiko cidera otot saat pemberian vitamin, Mengefiensikan material campuran air vitamin yang terbuang, Membuat kinerja karyawan lebih efisien. Hasil dari penelitian pengembangan alat ini adalah sebagai berikut: Dengan alat Proses pengadukan proses lebih cepat dan sempurna antara komposisi air dan vitamin tercampur lebih rata , Proses penuangan manual dengan operator membawa ember beiri air bisa di gantikan dengan pompa air maka posisi membungkuk membawa beban yang beresiko cidera otot punggung L5S 1 bisa di cegah . Dengan kapasitas beban ±50 liter maka dibutuhkan motor penggerak untuk mengaduk bahan sebesar 50 watt,Untuk pompa air setinggi±3meter tegangan yang dibutuhkan sebesar 18 watt dengan debit 14 liter/menit.
REKOMENDASI IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO SUPPLY CHAIN KERIPIK PISANG MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK (HOR) (Studi Kasus: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indochips Alesha Trimulya) Dicky Atmajaya; Dayal Gustopo; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2362

Abstract

Dalam pemesanan bahan baku pisang UMKM Indochips Alesha Trimulya sering kali terjadi keterlambatan pengiriman yang diakibatkan musim. Selain itu ketergantungan pada satu supplier. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian agar dapat menangani risk agent (agen risiko) yang menyebabkan adanya risk event (kejadian risiko) dengan cara merekomendasikan strategi mitigasi/penanganan menggunakan metode House of Risk (HOR). Dalam metode House of Risk (HOR), dilakukan 2 tahap yaitu: HOR fase 1 dan HOR fase 2. Pada HOR fase 1 dilakukan identifikasi kejadian risiko, penilaian tingkat dampak, identifikasi agen risiko, penilaian tingkat peluang, identifikasi korelasi antara kejadian risiko dengan agen risiko, dan mengurutkan agen risiko yang paling tinggi ke rendah. Sedangkan pada HOR fase 2 dilakukan penentuan agen risiko yang paling prioritas, mengidentifikasi strategi mitigasi/penanganan, identifikasi korelari antara agen risiko dengan strategi mitigasi/penanganan, mencari keefektivitasan dari strategi mitigasi/penanganan, identifikasi tingkat kesulitan dari strategi mitigasi/penanganan, dan mengurutkan strategi mitigasi/penanganan mana yang akan di rekomendasikan untuk awal implementasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan, kejadian risiko pada aliran supply chain UMKM Indochips Alesha Trimulya sebanyak 66 kejadian risiko, agen risiko sebanyak 22 yang menyebabkan terjadinya kejadian risiko dan strategi mitigas/penanganan antara lain: memberlakukan reward and punishment bagi pekerja (PA6), membuat pembagian job description dan wewenang kepada pekerja (PA7), mengadakan training kepada pekerja (PA5), membuka lahan perkebunan pisang (PA1), membuat sistem informasi yang terintegrasi (PA8), melakukan pencarian supplier baru menggunakan metode AHP Analytical Hierarcy Process (PA2), menetapkan kebijakan penilaian supplier (PA3), mengguakan aplikasi untuk mengetahui keadaan lalu lintas (PA9), dan membuat kontrak dengan supplier (PA4).
OPTIMASI KEBUTUHAN TRANSPORTASI ANGKUTAN KONVENSIONAL DI KOTA MALANG Suta Dwi Atmawiyanur; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2370

Abstract

Angkutan konvensional merupakan aspek pelayanan publik yang diberikan oleh swasta untuk memenuhi kewajiban pemerintah. Sebagai sarana publik dan transportasi yang menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat untuk memperlancar aktivitas ekonomi, sosial, dan sebagainya. Akan tetapi tidak seimbangnya antara jumlah mikrolet dengan jumlah penumpang pada rute - rute yang dilewati yang sudah di atur oleh pemerintah setempat. Pada saat penelitian jumlah angkutan konvensional mikrolet aktif sebesar 42 unit pada jalur ADL. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah yang optimal dari angkutan konvensional mikrolet jalur Arjosari – Dinoyo – Landungsari sebagai masukkan kepada daerah setempat dan sopir angkutan konvensional mikrolet itu sendiri berapa jumlah yang ideal untuk beroperasi. Analisa data menggunakan metode Work Sampling, Work Load Analysis dan Load Factor. Hasil perhitungan dengan work sampling dan work load analysis jumlah angkutan konvensional mikrolet menjadi 23 unit. Hasil perhitungan dengan load factor diperoleh hasil menjadi 38 unit dan untuk jam sibuk (14.00 – 16.00 WIB) adalah 24 unit kendaraan angkutan konvensional mikrolet. Dari hasil tersebut maka perlu adanya pengurangan dan Upgrading pada sistem angkutan konvensional mikrolet dengan menggunakan aplikasi online.
ANALISIS KELAYAKAN PENAMBAHAN TENAGA KERJA PADA USAHA RENGGINANG UDANG SPESIAL DI PROBOLINGGO Abdul Hamid; Salmia LA; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2405

Abstract

Home Industry Rengginang Udang Spesial merupakan usaha yang didirikan dengan modal sendiri yaitu sebesar Rp 50.000.000. Produk yang dihasilkan berupa Rengginang Udang dengan permintaan pasar setiap tahunnya mengalami peningkatan tetapi jumlah tenaga kerja tidak ada penambahan sehingga permintaan pasar tidak terpenuhi dalam setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana analisis kelayakan penambahan tenaga kerja usaha Rengginang Udang Spesial dan aspek aspek dalam Home Industry Rengginang Udang Spesial, di desa pajurangan RT 08 RW 02 Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha. Metode yang digunakan yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek sumber daya manusia, serta aspek finansial dengan perhitungan kelayakan investasi berupa Net Present Value (NPV), dan PI (Profitability index). Analisis pasar dan pemasaran menunjukkan bahwa prospek per tahun Home Industry Rengginang Udang Spesial cukup baik, dilihat banyak dan meningkatnya jumlah permintaan. Analisis finansial didapatkan hasil Net Present Value (NPV) sebesar Rp 245.404.361, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 22.6% dan PI(Profitability index)sebesar 5,9%.
PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA – TLX PADA SOPIR ANGKUTAN UMUM DI KOTA MALANG Christine Mulya Novia Agatha; Prima Vitasari; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2406

Abstract

Angkutan umum di kota Malang merupakan salah satu transportasi darat yang banyak diminati oleh masyarakat karena pelayanan dan harga yang terjangkau serta praktis karena bisa langsung turun tepat di tempat tujuan. Bertambahnya jumlah kendaraan berpengaruh kepada beban mental seorang sopir angkutan umum. Beberapa faktor diantaranya kemacetan, target setoran, kebisingan, kecepatan kendaraan, adanya pungutan liar serta pengendalian emosi yang dialami sopir dalam melakukan pekerjaannya. Penelitian ini bermaksud untuk mengukur beban kerja mental sopir angkutan umum yang aktif di wilayah Kota Malang. Instrumen yang digunakan adalah NASA – TLX. Terdapat 173 responden telah dipilih dalam penelitian ini dengan perincian 82 sopir angkutan kota, 44 sopir taksi argo dan 47 sopir taksi online. Hasil pengukuran menunjukkan beban kerja mental sopir angkutan kota sebesar 71,13, sopir taksi argo sebesar 59,81 dan sopir taksi online sebesar 52,06. Dalam hal ini, sopir angkutan kota memiliki beban kerja mental yang tinggi sehingga masuk didalam kategori beban kerja mental overload atau beban kerja mental lebih dari 60
USULAN PENEMPATAN TENAGA KERJA CLEANING SERVICE BERDASARKAN BEBAN KERJA MENTAL DI RUMAH SAKIT X Ade Kurniawan; Fourry Handoko; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2407

Abstract

Penempatanrhtenaga kerja yang tepat dan sesuai dengan kemampuan pekerja mampu memberikan dampak baik bagi perusahaan sehingga pekerja dapat bekerja secara optimal. Dampak penempatan kerja yang kurang sesuai dapat menimbulkan beban bagi pekerja baik secara mental seperti yang dialami oleh pekerja Cleaning Service di Rumah Sakit X sehingga menyebabkan pekerjaan menjadi tidak optimal dan menimbulkan berbagai komplain pengunjung Rumah Sakit yang mengarah kepada kebersihan Rumah Sakit. Dalam hal ini pihak Rumah Sakit X harus memperhatikan beban kerja karyawan Cleaning Servicenya, sehingga dapat dijadikan langkah penyelesaian masalah beban mental karyawan Cleaning Service guna kinerja yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pengukuran beban kerja mental dengan metode RSME berskala tunggal yang dilakukan dengan pemberian tanda pada skala dengan nilai tertentu pada kuisioner yang dibagikan untuk mengetahui besar usaha yang dilakukan Cleaning Service terhadap pekerjaannya setelah itu dapat digunakan untuk menentukan penempatan kerja serta penentuan kegiatan kerja masing-masing pekerja. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa beban kerja mental yang dirasakan Cleaning Service saat menyelesaikan pekerjaan sebelum dilakukan penempatan terhitung lebih tinggi karena ditempatkan pada pekerjaan yang bukan bidangnya dan menyebabkan produktivitas kerja menurun atau pekerjaan kurang optimal sehingga diberikan usulan mengenai 7 jenis pekerjaan yang harus diselesaikan pada shift pagi yang ditentukan melalui seberapa dampak yang akan dirasakan oleh para pengunjung saat pekerjaan itu terselesaikan diantaranya kegiatan membersihkan lantai dan halaman oleh pekerja 6 dan 12, memungut sampah medis oleh pekerja 12, mengambil seluruh sampah domestik oleh pekerja 11, mencuci tempat angkut sampah oleh pekerja 4, membersihkan sarang laba-laba oleh pekerja 11, membersihkan kamar mandi dan wastafel oleh pekerja 6 dan membersihkan ruang rawat inap oleh pekerja 4 yang bertujuanuntuk mengurangi tekanan beban kerja mental yang dirasakan Cleaning Service dan mencapai hasil kerja optimal.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN (Studi Kasus Program Studi Teknik Industri S1 FTI ITN Malang) Nurul Hidayatullah; Ida Bagus Suardika; Sujianto
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2408

Abstract

Institut Teknologi Nasional merupakan perguruan tinggi swasta bidang teknologi di Malang. Program studi Teknik Industri S-1 adalah salah satu program studi di Institut Teknologi Nasional Malang. Permasalahan yang terjadi pada program studi Teknik Industri S1 adalah adanya keluhan dari mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengukur kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan, mengetahui nilai gap dan menentukan prioritas perbaikan. Pengukuran kualitas pelayanan pendidikan menggunakan metode service quality dengan lima dimensi, tangibles (bukti nyata), reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan) dan emphaty (kepedulian) menggunakan skala likert dan menentukan prioritas perbaikan menggunakan Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil perhitungan service quality didapat nilai gap dimensi tangibles (-0,054), reliability (-0,043), responsiveness (-0,121), assurance (-0,150), dan emphaty (-0,051) yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pendidikan yang diberikan kurang sesuai dengan harapan atau keinginan mahasiswa sebagai pengguna jasa. Hasil Importance-Performance Analysis meliputi, (P1) Keadaan ruang perkuliahan memenuhi kebutuhan belajar mengajar dan (P8) Dosen TI-S1 FTI ITN Malang menyampaikan materi dengan jelas.