cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN E-COMMERCE X DENGAN LOYALITAS KONSUMEN PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Aola Zahrotul Ilmiah; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.38523

Abstract

Abstrak E-commerce memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian produk secara online. Hal ini membuat perusahaan saling bersaing untuk menarik perhatian konsumen agar konsumen tetap setia atau loyal untuk menggunakan produk dari perusahaan mereka. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji hubungan antara persepsi terhadap kualitas pelayanan e-commerce X dengan loyalitas konsumen pada mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 104 mahasiswa di Jurusan Psikologi Universitas Negeri Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan ialah skala persepsi terhadap kualitas pelayanan e-commerce dan skala loyalitas konsumen. Hasil dari analisis data menunjukkan koefisien korelasi r =0,645 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan antara persepsi terhadap kualitas pelayanan e-commerce dengan loyalitas konsumen yang positif dan signifikan, yang berarti semakin tinggi persepsi terhadap kualitas pelayanan e-commerce, maka semakin tinggi pula loyalitas yang dimiliki oleh konsumen. Kata Kunci: Persepsi, Kualitas Pelayanan, Loyalitas Konsumen Abstract E-commerce provides easier alternatives for consumers to purchase products online. This has led to competition among companies to attract cosumers and to keep them loyal in using their products. This research seeks to examine the correlation between perception on the quality of e-commerce service X and consumer loyalty on students of Psychology Department, State University of Surabaya. This research implemented quantitative approach using correlational research design. The subjects involved in this research were 104 students of Psychology Department, State University of Surabaya. The research instruments used were the scale of perception on the quality of e-commerce services and the scale of consumer loyalty. The result of data analysis showed the correlation coefficient r=0.645 with a significance level of 0.000 (p<0.05), wich means that there is a positive and significant correlation between perception on the quality of e-commerce services is, the higher consumer loyalty will be. Keywords: Perception, Service Quality, Consumer Loyalty
SELF ACCEPTANCE PADA REMAJA DENGAN DISLEKSIA Nazla Alkatiri; . Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.38526

Abstract

Abstrak Disleksia adalah gangguan berbahasa yang berpengaruh dalam hal membaca, menulis, berbicara dan mendengarkan. Ini adalah disfungsi atau gangguan dalam penggunaan kata-kata. Disleksia merupakan salah satu gangguan perkembangan fungsi otak yang terjadi sepanjang rentang hidup berdasarkan penyebab internal pada individu tersebut. Pada penelitian ini, peneliti ingin meneliti bagaimana self acceptance pada remaja dengan disleksia. Penerimaan diri adalah keinginan untuk memandang diri seperti adanya, dan mengenali diri sebagaimana adanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan mengenai gambaran penerimaan diri pada remaja disleksia dan untuk memahami faktor-faktornya yang mempengaruhi penerimaan diri remaja disleksia tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus, yaitu dengan mengolah data yang sifatnya deskriptif, seperti; transkip wawancara, catatan lapangan, gambar foto, dan lain-lain. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang. Subjek 1 dalam penelitian ini berinisial R yang berusia 18 tahun, subjek 2 berinisial M yang berusia 18 tahun dengan masing-masing 2 significant others. Hasil dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa anak dengan disleksia dapat memiliki penerimaan diri yang baik karena adanya faktor-faktor yang menunjang penerimaan diri seseorang, yaitu; adanya pemahaman tentang diri sendiri, adanya harapan yang realistik, tidak adanya hambatan didalam lingkungan, sikap-sikap anggota masyarakat yang menyenangkan, tidak adanya gangguan emosional yang berat, pengaruh keberhasilan yang dialami, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, identifikasi dengan orang yang memiliki penyesuaian diri yang baik, adanya perspektif diri yang luas, pola asuh dimasa kecil yang baik, konsep diri yang stabil. Kata Kunci: disleksia, self acceptance Abstract Dyslexia is a language disorder which influences reading, writing, speaking and listening. This is a dysfunction or disruption in the use of words. Dyslexia is one of the developmental disorders of brain function that occurs throughout the life span based on internal causes in these individuals. . In this study, researchers wanted to examine how self-acceptance in adolescents with dyslexia. Self acceptance is the desire to see oneself as it really is, and recognize oneself as they really are. This study is to describe the picture of self acceptance in dyslexic adolescents and to understand the factors that influence the self-acceptance of dyslexic adolescents This study uses qualitative case study research, anamely by processing descriptive data, such as; interview transcripts, field notes, photographic images, video recordings, and others. The subjects in this study were 2 people. Subject 1 in this study had the initial R aged 18 years, subject 2 had the initial M aged 18 years with 2 significant others each. The results in this study reveal that children with dyslexia can have good self acceptance because of the factors that support self acceptance, that are; have self understanding, realistic expectations, no obstacles in the environment, pleasant attitude of community members, the absence of severe emotional disturbances, the effect of success experienced, both qualitatively and quantitatively, identification with people who are well adjusted, have a perspective broad self, good parenting in childhood, stable self-concept. Keywords: dyslexia, self acceptance
ANALISIS RELASI KONSEP SELF- CONTROL DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Salma Widyaningsih; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.38675

Abstract

Abstrak Prokrastinasi akademik merujuk kepada suatu perilaku menunda yang sering pada tugas-tugas akademik. Perilaku prokrastinasi pada siswa dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah self- control. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan mengenai hubungan antara self-control dengan prokrastinasi akademik siswa SMA berdasarkan pada berbagai penelitian yang telah ada sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan melalui enam langkah, yaitu penentuan variabel, pencarian data literatur melalui berbagai sumber, pengumpulan data literatur, review data literatur, pengorganisasian dengan berbagai informasi, dan penyusunan laporan. Penelitian ini menggunakan menggunakan data primer, yaitu enam jurnal dan satu proceeding yang berkaitan dengan topik self- control dan prokrastinasi akademik siswa SMA dengan rentang waktu publikasi antara 2010-2020 . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa self-control dapat memengaruhi perilaku prokrastinasi akademik yang biasa terjadi pada siswa SMA. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan semua penelitian yang menunjukkan nilai signifikasi dibawah 0,05 (<0,05) yang menunjukkan adanya peran/ hubungan secara signifikan antara variabel (X) yaitu self- control dengan variabel (Y) yaitu prokrastinasi akademik siswa SMA. Kata Kunci: self- control, prokrastinasi akademik, siswa SMA. Abstract Academic procrastination refers to a frequent procrastination of academic tasks. Procrastination behavior in students can be caused by several factors, one of which is self-control. The purpose of this study was to describe the relationship between self-control and academic procrastination of high school students based on various previous studies.. This research is a library research through six steps, namely determining variables, searching for literature data through various sources, collecting literature data, reviewing literature data, organizing with various information, and compiling reports. This study uses primary data, namely six journals and one proceeding related to the topic of self-control and academic procrastination of high school students with a publication time span between 2010-2020. The results of this study indicate that self-control can influence academic procrastination behavior that usually occurs in high school students. This can be proven by all studies that show a significance value below 0.05 (<0.05) which indicates a significant role / relationship between variable (X), namely self-control and variable (Y), namely the academic procrastination of high school students. Keywords: Self- control, academic procrastination , high school student
STUDI FENOMENOLOGI MENGENAI FORGIVENESS PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL DARI KELUARGA BROKEN HOME Ivana Elza Harefa; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.38699

Abstract

PERILAKU AGRESI PADA ANGGOTA ORGANISASI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE Dara Jois Lucky Lintang Laksana; Muhammad Syafiq
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.38839

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keanggotaan seseorang dalam organisasi bela diri dapat membentuk perilaku agresi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak tiga anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berdasarkan kriteria yang dibutuhkan, yaitu pernah terlibat dalam aksi kekerasan atau perkelahian dengan orang dari luar kelompok PSHT. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode wawancara terstruktur dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipan memandang agresi sebagai bentuk perlawanan diri karena merasa tidak terima diejek oleh anggota organisasi lainnya serta sebagai upaya balas dendam karena pernah dilukai oleh anggota organisasi lain. Perilaku agresi yang dilakukan partisipan berupa agresi verbal seperti mengejek, dan agresi nonverbal seperti menyerang orang lain dengan senjata tajam dan benda-benda di sekitar partisipan. Penyebab partisipan melakukan tindakan agresi karena factor situasional seperti adanya provokasi langsung, adanya stimulus berupa verbal dan non verbal yang menimbulkan respon negatif, pengaruh alkohol, pengukuhan positif dari lingkungan sekitar seperti ajakan untuk melakukan tindakan agresi dan faktor usia yaitu partisipan saat melakukan tindakan agresi masih berusia remaja. Ketika melakukan agresi, perasaan umum yang muncul adalah merasa bahwa perilakunya benar karena untuk membela diri, namun setelah berhadapan dengan pihak kepolisian partisipan merasa menyesal akan perilaku yang dilakukannya. Secara umum dapat disimpulkan bahwa perilaku agresi yang dilakukan sebagai bentuk perlawanan karena identitas kelompoknya diejek dan bentuk perilaku balas dendam yang diajak teman sesama anggota PSHT ketika merasa terganggu Kata kunci : Agresi, anggota PSHT Abstract This study aims to determine how a person's membership in a martial arts organization can shape aggressive behavior). This research uses a qualitative approach with a case study method. Participants in this study were three members of the Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) based on the required criteria, namely having been involved in violence or fighting with people from outside the PSHT group. The research data were collected using a structured interview method and analyzed thematically. The results showed that the participants viewed aggression as a form of self-resistance because they felt they did not accept being ridiculed by other members of the organization and as an attempt to get revenge for having been hurt by members of other organizations. Aggression behavior carried out by participants is in the form of verbal aggression such as mocking, and nonverbal aggression such as attacking other people with sharp weapons and objects around the participants. The cause of the participant to act of aggression is due to situational factors such as direct provocation, the presence of a stimulus in the form of verbal and non-verbal which causes a negative response, the influence of alcohol, positive reinforcement from the surrounding environment such as an invitation to act of aggression and age factors, namely the participants when carrying out acts of aggression are still aged teenager. When engaging in aggression, the general feeling that arises is that they feel that their behavior is right because it is in self-defense, but after dealing with the police the participants feel sorry for their behaviorIn general, it can be concluded that aggression behavior is carried out as a form of resistance because the group's identity is ridiculed and a form of revenge behavior is invited by fellow PSHT members when they feel disturbed Keywords : Aggression, PSHT member
DAMPAK HEMOFILIA PADA WANITA DAN CARA STRATEGI COPING OLEH WANITA PENGIDAPNYA Aziz Wahyu Dewanata; Muhammad Syafiq
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.38840

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami tentang dampak dan strategi koping pada seorang perempuan dengan penyakit hemofilia, khususnya hemofilia tipe B. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data riset dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara semi terstruktur dengan mengguakan Teknik Analisa tematik. Dari studi kasus yang dilaksanakan pada seorang perempuan pengidap hemofilia B, penelitian ini menemukan dampak hemofilia terhadap aspek kehidupan subjek dan cara subjek dalam mengatasi tekanan yang dirasakan terutama dengan statusnya sebagai wanita dengan hemofilia. Lebih lanjut dalam penelitian ini ditemukan bahwa dampak hemofilia kepada fisik subjek memicu efek domino kepada aspek kehidupan lainnya dari subjek, baik dari lingkungan sosial hingga psikologisnya. Meskipun dengan begitu banyak tekanan dan hambatan dalam kehidupan subek namun subjek tetap menunjukkan keinginan untuk bertahan hidup dengan cara-cara mengatasi tekanan yang dimiliki dengan menggunakan emotional focused coping dan problem focused coping secara bersamaan sesuai dengan masalah dan sumber daya yang subjek miliki. Kata kunci : wanita, hemofilia, strategi coping Abstract This study aims to understand the impact and coping strategies of a woman with hemophilia, particularly hemophiia type B. The research method used in this study is a qualitative method with a case study approach. The research data in this study used a semi-structured interview technique using thematic analysis techniques. From a case study conducted on a woman with hemophilia B, this study found the impact of hemophilia on aspects of the subject's life and the way the subject cope with the pressure felt, especially with her status as a woman with hemophilia. Furthermore, in this study it was found that the impact of hemophilia on the physical subject triggered a domino effect on other aspects of life of the subject, both from the psychological until social environment. Even with so many pressures and obstacles in the life of the subject, the subject still shows a desire to survive by coping with the stresses they have by using emotional focused coping and problem focused coping simultaneously according to the problems and resources the subject has. Key Word : Woman, hemofilia, coping strategy
HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI Krisna Aji Triovano; Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.38920

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan perilaku prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI di sekolah x. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuatitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI. Subjek penelitian ini berjumlah 125 siswa. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data angket kuesioner (online). Menggunkan teknik analisis data korelasi pearson product moment. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan (korelasi) antara regulasi diri dengan perilaku prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI di sekolah x dengan kategori hubungan negatif. Artinya semakin tinggi tingkat regulasi diri pada siswa kelas XI di sekolah x maka semakin rendah perilaku prokrastinasi akademik yang dilakukan oleh siswa kelas XI di sekolah x. Sebaliknya semakin rendah tingkat regulasi diri pada siswa kelas XI di sekolah x maka semakin tinggi perilaku prokrastinasi akademik yang dilakukan oleh siswa kelas XI di sekolah x. Kata Kunci: regulasi diri, perilaku prokrastinasi akademik Abstract This study aims to determine the relationship between self-regulation and academic procrastination behavior in class XI students at school x. This research was conducted using a quantitative approach. The population of this study were all students of class XI. The research subjects were 125 students. This study uses a questionnaire questionnaire data collection method (online). Using the Pearson product moment correlation data analysis technique. The results of this study indicate a relationship (correlation) between self-regulation and academic procrastination behavior in class XI students at school x with a negative relationship category. This means that the higher the level of self-regulation in class XI students at school x, the lower the academic procrastination behavior carried out by grade XI students at school x. Conversely, the lower the level of self-regulation in class XI students at school x, the higher the academic procrastination behavior carried out by grade XI students at school x. Keywords: self-regulation, academic procrastination behavior
HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENGERJAKAN SKRIPSI SELAMA PANDEMI COVID 19 Jesica Nur Azizah; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.39116

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan stres akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi selama pandemi covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian berjumlah 231 dengan memiliki kriteria mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya angkatan 2016 2017 yang sedang mengerjakan skripsi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Subjek berjumlah 80 mahasiswa dengan rincian angkatan 2016 berjumlah 16 mahasiswa dan angkatan 2017 berjumlah 64, serta 66 berjenis kelamin perempuan dan 14 berjenis kelamin laki-laki. Intrumen yang digunakan yaitu skala hardiness yang disusun berdasarkan pada teori Kobasa dan skala stres akademik yang diadaptasi dari teori Gadzella. Teknik analisis data dilakukan dengan product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara hardiness dengan stres akademik pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi selama pandemi covid 19 dengan nilai signifikasi 0,000 dan nilai korelasi -0,617. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi hardiness, maka semakin rendah stres akademik dan sebaliknya semakin rendah hardiness maka semakin tinggi stres akademik yang dialami mahasiswa. Hal ini disebabkan karena dengan adanya kepribadian hardiness maka mahasiswa dapat mengontrol, mengubah situasi yang menegangkan, memiliki komitmen untuk emnyelesaikan skripsi dengan baik serta menilai bahwa perubahan merupakan suatu tantangan sehingga stres akademik yang dialami mahasiswa menjadi berkurang. Hardiness memberikan sumbangan 38,1% terhadap stres akademik dan 61,9 stres akademik dipengaruhi oleh faktor yang lain. Kata kunci: hardiness, stres akademik, mahasiswa, skripsi, pandemi covid 19. Abstract This research aimed to test empirically the relationship between hardiness and academic stress to college student with their thesis during pandemic covid 19. The method is kuantitatif correlational. The populations in study amounted to 231 with criteria is 2016 and 2017 Psychology college University of Surabaya who work on their thesis. Participant in the study of 80 psychology college University State of Surabaya with details is 16 partisipants for 2016, 64 partisipants for 2017 and 66 female, 14 male. The instrument used in this research is hardiness scale from Kobasa theory and academic stress scale from Gadzella theory. The data analysis technique used to prodect moment pearson. The result showed a significant negative correlation between hardiness and academic stress to college student with their thesis during pandemic covid 19 with significant value 0,000 and correlation value -0,617. The result show the higher hardiness, that lower academic stress and vice versa. This is because students with hardiness personality can control and change the situasions, have commitment to complete their thesis and assess that change is challenge, so academic stress experienced can reduced. Hardiness gives contributions 38,1% to academic stress and 61,9% academic stress is influenced by other factors. Keywords: hardiness, academic stress, college student, thesis, pandemic covid 19
PENGAMBILAN KEPUTUSAN RELIGIUSITAS PADA REMAJA YANG MEMILIKI ORANG TUA BEDA AGAMA Yunus Ilham Firmansyah Priyadi Putra; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i1.40048

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan religiusitas pada remaja yang memiliki orang tua beda agama. Sederhananya, remaja mengambil keputusan salah satu agama yang dianut oleh kedua orang tuanya yang berbeda. Negara Indonesia mewajibkan warganya memeluk agama yang sah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subyek pada penelitian ini berjumlah 5 remaja yang memiliki orang tua beda agama dan tinggal di kota Surabaya dengan rentang usia 12-20 tahun. Subyek pada penelitian ini sedang atau pernah mengalami kebingungan memilih agama. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam. Teknik analisis menggunakan interactive model, uraian tahapnya meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek telah melewati serangkaian proses pengambilan keputusan dan menetapi salah satu agama yang legal di Indonesia. Adanya motivasi dan sifat individu yang menuntunnya memeluk salah satu agama dan melampaui kebingungan yang pernah terjadi. Kata Kunci: Pengambilan Keputusan, Religiusitas, Beda Agama Abstract This study aims to determine the process of decision-making on religiosity in adolescents who have parents of different religions. Simply put, adolescents make decisions on one religion which is confronted by their parents of different religions. The Indonesian state requires its citizens to embrace a valid religion. This research uses qualitative research methods with a phenomenological approach. The subjects in this study were 5 adolescents who have parents of different religions and live in the city of Surabaya with an age range of 12-20 years. The subjects in this study are currently or have experienced confusion in choosing religion. The data collection technique in this study used in-depth interviews. The analysis technique uses an interactive model, the stage description includes data reduction, data display (data display), and conclusion drawing (verification). The results showed that the subjects had gone through a series of decision-making processes and fulfilled one of the legal religions in Indonesia. There are motivations and individual traits that lead him to embrace one religion and go beyond the confusion that has ever occurred. Keywords: Decision Making, Religiosity, Different Religion
GAMBARAN IDENTITAS SOSIAL ANGGOTA KELUARGA SUKU SAMIN Wibawa, Mochamad Yoga Adi; Syafiq, Muhammad
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40181

Abstract

Abstrak Fokus penelitian ini untuk mengetahui apa alasan anggota keluarga Suku Samin tetap mempertahankan identitas sosial di tengah Perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pemilihan subjeki penelitian menggunakan purposive sampling dan didapatkan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan satu orang anak yang masih menganut ajaran Samin. Metodei pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembuatan transkrip, pengkodingan, dan pembuatan tabel tema. Uji keabsahan, data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ketiga partisipan memiliki alasan yang berbeda untuk tetap mempertahankan identitas sosialnya. Masing-masing dari mereka memiliki alasan yang berbeda, namun kesadaran atas banyaknya kesamaan dan adanya ikatan emosional antar individu dengan kelompoknya menjadikan mereka tetap mempertahankan identitas sosialnya sebagi bagian dari anggota komunitas Samin Bojonegoro. Kata Kunci : Samin, Identitas Sosial Abstract The focus of this research is to know the family of Samin Tribe maintain their social identity in the midst of changing times. This research is using qualitative study with a type of case study research. The subjects in this study were selected using purposive sampling with the number of subjects as many a family consisting of a father, mother and one childThe data collection method is using structured interviews. Data analysis techniques is using transcripts, coding, and creation of theme tables. The validity test of the data is using source triangulation. The results of study indicate that three participants have different reasons for maintaining their social identity. Each of them has different reasons, but the awareness of the many similarities and emotional ties between individuals and their groups makes them retain their social identity as part of the Bojonegoro Samin community.. Key Word: Samin Tribe, Social Identity

Page 33 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue