cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
GAMBARAN RESILIENSI PADA PEREMPUAN YANG MENDERITA KANKER PAYUDARA Sabila Noer Aziza; . Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48247

Abstract

AbstrakPermasalahan sulit dari dampak psikis, sosial dan fisik yang dihadapi perempuan dengan penderita kanker payudara disertai dengan permasalahan tambahan lain yang terjadi di dalam keluarga akan membuat mereka semakin merasa terpuruk dan terhambat dalam menuntaskan tugas perkembangan di masing-masing usia. Sehingga bagi setiap perempuan diperlukan adanya resiliensi agar mereka mampu menyesuaikan hidup dan melanjutkan kehidupan sehari-hari sesuai peran dan tugas masing-masing. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi peneliti selanjutnya sebagai referensi jika melakukan penelitian dengan tema yang sama, bagi perempuan penderita kanker payudara lainnya mampu membangun resiliensi dengan menumbuhkan aspek-aspek maupun sumber-sumber yang mendorong terciptanya resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses resiliensi yang dibangun oleh perempuan dengan kanker payudara untuk dapat melanjutkan hidup. Peneliti melibatkan dua subjek yaitu subjek E dan Y dengan kanker payudara dan permasalahan ditinggalkan suami karena perselingkuhan dan kematian. Studi kasus sebagai metode dalam penelitian kualitatif ini. Data terkumpul melalui wawancara dan observasi serta diolah menggunakan analisis tematik. Triangulasi kesesuaian data dengan teori menjadi bagian dari validitas dan reliabilitas penelitian. Menurut hasil data yang telah dianalisis membuktikan bahwa kedua subjek yang berbeda usia membangun aspek resiliensi yang sama namun sedikit berbeda pada faktor protektif internal berupa kemampuan religious, pengetahuan, dan regulasi emosi yang lebih banyak dimiliki subjek Y daripada subjek E. Kedua subjek membangun resiliensi melalui aspek regulasi emosi, kontrol impuls, optimisme, analisis kausal, empati, efikasi diri dan meraih aspek pencapaian yang berupa pengobatan, kesembuhan, pengurangan emosi negatif serta dapat melanjutkan perannya sebagai ibu yang mampu hidup berkembang mandiri meski tanpa dukungan dari suami.Kata Kunci: Resiliensi, Kanker Payudara, PerempuanAbstractThe difficult problems of psychological, social and physical impacts faced by women with breast cancer along with other additional problems that occur in the family will make them feel even more depressed and hampered in completing developmental tasks at each age. So that every woman needs resilience so that they are able to adapt to life and continue their daily lives according to their respective duties. It is hoped that this research can provide benefits for further researchers as a reference when conducting research with the same theme, for women with other breast cancer being able to build resilience by cultivating aspects and resources that encourage the creation of resilience This study aims to understand the process of resilience built by women with breast cancer to be able to continue living. This study involved two subjects, namely subjects E and Y with breast cancer and the problem of being abandoned by their husbands because of infidelity and death. Case study as a method in this qualitative research. Data were collected through interviews and observations and processed using thematic analysis. Triangulation of the suitability of the data with the theory is part of the validity and reliability of the study. According to the results of the data that has been analyzed proves that both subjects develop the same aspects of resilience with different levels, this is influenced by protective and risk factors. Both subjects build resilience through stages in the form of emotional regulation, impulse control, optimism, causal analysis, empathy, self-efficacy until they are able to reach the final stage in resilience, namely the achievement of treatment, healing, reduction of negative emotions and can continue their role as mothers who are able to live and develop independently. even without the support of her husband.Keywords: Resilience, Breast Cancer, Women
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA BEM FAKULTAS X DI MASA PANDEMI Ludfiana Tika Rosanti; . Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48249

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu pengaruh antara komunikasi organisasi dan persepsi dukungan organisasi terhadap komitmen organisasi pada BEM Fakultas X di masa pandemi. Desain penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jumlah subjek sebanyak 70 orang anggota BEM Fakultas X melalui teknik purposive sampling. Data yang sudah diperoleh diuji menggunakan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas lalu dilanjut dengan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat korelasi secara signifikan baik itu secara parsial maupun simultan. (1) komunikasi organisasi terhadap komitmen organisasi secara signifikan 0,028 < 0,05. (2) persepsi dukungan organisasi terhadap komitmen organisasi secara signifikan 0,00 < 0,005. (3) komunikasi organisasi dan persepsi dukungan organisasi terhadap komitmen organisasi secara signifikan 0,00 < 0,05. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa apabila untuk meningkatkan komitmen organisasi maka harus memberikan komunikasi secara jelas dan tepat sasaran serta dukungan yang baik untuk anggotanya terlebih masa pandemi yang menghambat kegiatan dari organisasi di BEM Fakultas X ini.Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Persepsi Dukungan Organisasi, Komitmen OrganisasiAbstractThis study aims to determine the effect of organizational communication and perceived organizational support on organizational commitment at BEM Faculty X during the pandemic. The design of this research is quantitative with the number of subjects as many as 70 members of BEM Faculty X through purposive sampling technique. The data that has been obtained were tested using the classical assumption test consisting of normality test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test, then continued with multiple linear regression test. The results of this study indicate a significant correlation either partially or simultaneously. (1) organizational communication on organizational commitment significantly 0.028 < 0.05. (2) the perception of organizational support for organizational commitment is significantly 0.00 < 0.005. (3) organizational communication and perceived organizational support for organizational commitment significantly 0.00 < 0.05. The implication of this research shows that if to increase organizational commitment, it must provide clear and targeted communication and good support for its members first during the pandemic which hampers the activities of the organization at BEM Faculty X.Keywords: Organizational Communication, Perceived Organizational Support, Organizational Commitment
GAMBARAN GRIEF PADA EMERGING ADULTHOOD YANG MENGALAMI KEMATIAN ORANG TUA AKIBAT COVID-19 Melinda Ramadhanti; . Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48254

Abstract

PENGALAMAN KEKERASAN DAN KONSEP DIRI PADA ANAK Satria Agasta Sanyoto; . Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48261

Abstract

Abstrak Kekerasan terhadap anak di Indonesia merupakan satu fenomena yang tidak ada habisnya. Anak sebagai korban harus menerima setiap dampaknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji pengalaman kekerasan dan konsep diri pada anak. Metode penelitian termasuk dalam kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik analisis data menggunakan analisis fenomenologis interpretatif degan subjek penelitian berjumlah enam anak yang diperoleh dari teknik purposing sampling melalui kriteria usia antara 15 hingga 18 tahun dan pernah mengalami kekerasan dalam keluarga setidaknya tiga kali. Hasil penelitian diketahui bahwa anak mengalami kekerasan dalam berbagai bentuk-bentuk beserta dampaknya. Kekerasan tersebut diantaranya dalam bentuk fisik, psikologis, seksual, dan ekonomi. Dampak yang diterima oleh anak berkaitan dengan emosi dan perilaku secara negatif sehingga muncul penyimpangan social, masalah akademik hingga ketidakmampuan memberontak. Pada penelitian ini diketahui bahwa terdapat dinamika konsep diri yang berbeda terhadap anak yang mengalami kekerasan, dimana lonsep diri anak lebih mengarah ke konsep diri positif. Hal tersebut berkaitan erat dengan hubungan anak dan lingkungannya, seperti keluarga dan orang-orang sekitar. Kata Kunci: kekerasan pada anak, remaja, konsep diri. Abstract Violence against children in Indonesia is an endless phenomenon. Children as victims accept every impact. This research was conducted with the aim of assessing the experience of violence and self-concept in children. The research method is included in qualitative with a phenomenological approach. The data analysis technique used an interpretive phenomenological analysis with six children as research subjects obtained from the purposing sampling technique through age criteria between 15 to 18 years and had experienced violence in the family at least three times. The results of the study show that children experience violence in various forms and their effects. The violence includes physical, psychological, sexual, and economic. The impact received by children is related to negative emotions and behavior, resulting in social deviations, academic problems, and the inability to rebel. In this study, it is known that there are different dynamics of self-concept towards children who experience violence, where the child's self-concept is more directed towards a positive self-concept. This is closely related to the relationship between children and their environment, such as family and the people around them. Keywords: child abuse, teenager, self-concept.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN DISIPLIN KERJA PADA PEGAWAI E-WARUNG KOTA MOJOKERTO Alief Jawara Cakti; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i8.48389

Abstract

Abstrak Disiplin kerja menjadi salah satu perhatian penting dalam penerapannya pada E-Warung Kota Mojokerto. Hal tersebut dikarenakan E-Warung merupakan sebuah organisasi yang memiliki sistem kerja dan peraturan kerja yang jelas dan menerapkan prinsip kerja dalam organisasinya. Dalam rangka untuk meningkatkan disiplin kerja dari para pegawai E-Warung tersebut maka diperlukan motivasi kerja yang dapat mendorong disiplin kerjanya. Maka dari itu penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat keterkaitan antara motivasi kerja dengan disiplin kerja pada pegawai E-Warung Kota Mojokerto. Metode dari penelitian ini menggunakan penghitungan kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah 60 orang yang dibagi menjadi 30 orang subjek try out dan 30 orang subjek untuk pengambilan data penelitian. Instrumen pada penelitian ini menggunakan modifikasi skala likert yang terdiri dari 4 pilihan jawaban. Instrumen tersebut didasarkan pada skala motivasi kerja dan skala disiplin kerja. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode penghitungan korelasi pearson product moment dan menggunakan aplikasi SPSS 24.0. Hasil dari penelitian ini ialah didapatkan dari nilai signifikansi sebesar 0,045 (Sig <0,05) yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara variabel motivasi kerja dengan disiplin kerja. Kemudian nilai koefisien korelasi didapatkan sebesar 0,243. Hal ini menunjukkan bahwa korelasi yang dihasilkan antara motivasi kerja dan disiplin kerja dikategorikan lemah. Kata Kunci : Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, Pegawai, E-Warung. Abstract Work discipline is one of the important concerns in its application to the Mojokerto City E-Warung. This is because E-Warung is an organization that has a clear work system and work regulations and applies working principles within its organization. In order to improve the work discipline of the E-Warung employees, work motivation is needed that can encourage work discipline. Therefore, this study aims to see the relationship between work motivation and work discipline in E-Warung employees, Mojokerto City. The method of this study uses quantitative calculations. The subjects of this study were 60 people who were divided into 30 subjects to try out and 30 subjects to collect research data. The instrument in this study uses a modified Likert scale consisting of 4 answer choices. The instrument is based on the work motivation scale and work discipline scale. The data analysis technique in this study uses the Pearson product moment correlation method and uses the SPSS 24.0 application. The results of this study are obtained from a significance value of 0.045 (Sig <0.05), which means that there is a relationship between work motivation and work discipline. Then the correlation coefficient value obtained is 0.243. This shows that the resulting correlation between work motivation and work discipline is categorized as weak. Keywords : Work Motivation, Work Discipline, Employee, E-Warung.
HUBUNGAN KETERIKATAN KARYAWAN DENGAN PERSEPSI KINERJA KARYAWAN PT. X DI MASA PANDEMI COVID-19 Amalia Putri Ariva; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48416

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara keterikatan karyawan dengan persepsi karyawan di PT. X. Pemilihan tempat penelitian didasari dengan fenomena yang ada bahwa PT. X mengalami keuntungan signifikan meskipun pandemi Covid-19 memberi dampak hampir di semua sektor kehidupan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yakni seluruh karyawan PT.X. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposif sampling dengan sampel sebanyak 116 karyawan sales. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment pada program SPSS 25.0 for windows. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi yaitu sebesar 0,000 yang bermakna bahwa terdapat hubungan antara keterikatan karyawan dengan persepsi kinerja karyawan PT. X di masa pandemi Covid-19. Selain itu, dari hasil uji korelasi diketahui bahwa nilai koefisien korelasi kedua variabel yaitu sebesar 0,646 artinya kedua variabel memiliki hubungan positif yang kuat dan searah. Hal ini menunjukkan apabila keterikatan karyawan tinggi atau meningkat maka persepsi kinerja karyawan juga akan tinggi atau meningkat, sebaliknya apabila keterikatan karyawan rendah atau menurun maka persepsi kinerja karyawan juga akan rendah atau menurun. Kata kunci : Keterikatan karyawan,persepsi kinerja, pandemi Covid-19, peningkatan penjualan Abstract This study aims to examine the relationship between employee engagement with employee perceptions at PT.X. The selection of research sites are based on the existing phenomenon that PT.X experienced significant gains even though the Covid-19 pandemic had an impact on almost all sectors of life.The approach used in this research is quantitative.The population in this study was all employees of PT.X.The sampling technique used is purposive sampling with a sample of 116 sales employees.The data collection technique in this study used a scale.Data analysis used the Pearson Product Moment correlation test on the SPSS 25.0 for Windows program.The results of the correlation test show a significant value of 0.000 which means that there is a relationship between employee engagement and employee performance perceptions of PT.X during the Covid-19 pandemic.In addition, from the results of the correlation test, it is known that the value of the correlation coefficient of the two variables is 0.646, meaning that the two variables have a strong and unidirectional positive relationship.This shows that if employee engagement is high or increased then the perception of employee performance will also be high or increase, on the contrary if employee engagement is low or decreased then the perception of performance will also be low or decreased. Keywords : employee engagement, perception of performance, pandemic Covid-19, sales increase
HUBUNGAN ANTARA DINING EXPERIENCE DENGAN KEPUASAN KONSUMEN KAFE TERASOMAH Nalendra Agung Binathara; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i8.48511

Abstract

Abstrak Pada saat ini konsumen semakin cerdas untuk menentukan kualitas produk dan kualitas layanan dari sebuah kafe dengan lingkungan fisik yang bagus untuk terciptanya kepuasan. Bergesernya perilaku konsumen yang awalnya hanya konsumsi produk, sekarang mulai berubah mencari pengalaman yang menyenangkan yaitu didapat dari dining experience. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaiatan antara dining experience dan kepuasan konsumen Kafe Terasomah. Kualitas makanan, kualitas pelayanan dan lingkungan fisik dari kafe merupakan aspek-aspek dari dining experience. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Responden yang didapat sebanyak 75 orang, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Karakteristik pada penelitian ini adalah masyarakat Kota Probolinggo, wanita atau pria dengan umur 18-26 tahun dan pelanggan yang sudah mengunjungi Kafe Terasomah sebanyak 2 kali. Instrumen pada skala kepuasan konsumen disusun berdasarkan aspek dari Kotler & Keller (2016)., berjumlah 23 aitem. Sedangkan pada skala dining experience disusun berdasarkan aspek dari Canny (2014)., berjumlah 48 aitem. Teknik analisis product moment digunakan untuk mengukur korelasi kedua variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan korelasi signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Berarti dapat disimpulkan bahwa terdapat keterkaitan antara dining experience dan kepuasan konsumen pada konsumen Kafe Terasomah. Kata Kunci: dining experience, kepuasan pelanggan, kafe Abstract Consumer nowadyas are getting smarter to determine product quality and service quality from a cafe with a good physical environment to create satisfaction. The shift in consumer behavior that initially only consumed products, is now starting to change to looking for a pleasant experience that is obtained from the dining experience. The purpose of this study was to determine the relationship between dining experience and consumer satisfaction at Terasomah Cafe. Food quality, service quality and the physical environment of the cafe are aspects of the dining experience. The method used in this research is quantitative. Research subject obtained as many as 75 respondents, using purposive sampling technique. The characteristics of this study are the people of Probolinggo City, women or men aged 18-26 years and customers who have visited the Terasomah Cafe 2 times. Instruments on the consumer satisfaction scale are arranged based on aspects of Kotler & Keller (2016), totaling 23 items. Meanwhile, the dining experience is based on aspects from Canny (2014), totaling 48 items. Product moment analysis technique is used to measure the correlation of the two variables. The results of this study indicate a significant correlation of 0.000 (<0.05). It means that it can be concluded that there is a relationship between dining experience and consumer satisfaction at the Terasomah Cafe consumers. Keywords: dining experience, costumer satisfaction, cafe
GAMBARAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA YATIM/ PIATU Hari Bagus Pambudi; Ira Darmawanti
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i8.48767

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman penerimaan diri remaja yatim/ piatu di Surabaya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subyek dalam penelitian ditemukan empat orang dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan taknik wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek mengalami berbagai masalah dalam menghadapi perubahan dalam kehidupannya sebagai anak yatim/ piatu, dan faktor yang mempengaruhi penerimaan diri pada subyek scara dominan diantaranya adalah pemahaman diri, harapan yang realistis, lingkungan yang terbuka, sikap sosial yang positif, dan pengalaman akan keberhasilan. Kata Kunci: Penerimaan Diri, Remaja, Yatim, Piatu. Abstract This study aims to find out how the experience of self-acceptance of orphaned adolescents in Surabaya. The approach in this study uses a qualitative approach with phenomenological methods. The subjects in the study found four people with purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection used semi-structured interview taknik and analyzed using thematic analysis techniques. The results showed that subjects experienced various problems in facing changes in their lives as orphans, and factors that influenced self-acceptance in dominant subjects included self-understanding, realistic expectations, an open environment, positive social attitudes, and experiences of success. Keywords: Self-Acceptance, Adolescent, Orphan.
GAMBARAN PSIKOLOGIS CELEBRITY WORSHIP PADA PENGGEMAR BTS (BANGTAN BOYS) Andhira Diffa Mauwi Maharani; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i8.49284

Abstract

Abstrak Celebrity worship bukan hanya memiliki sisi yang negatif melainkan juga memiliki sisi yang positif bagi penggemar BTS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemujaan selebriti seperti apa yang dilakukan oleh penggemar BTS yang sudah memasuki dewasa awal serta mengapa partisipan tersebut tetap melakukan pemujaan di usia dewasa awalnya. Di penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan fenomenologi yang menggunakan pengalaman dan sudut pandang dari partisipan. Subjek yang didapat adalah sebanyak 4 partisipan, yang dimana masing-masing partisipan berusia 21 hingga 24 tahun serta telah menjadi ARMY selama 4 hingga 8 tahun. Teknik yang dilakukan untuk mendapatkan data yaitu dengan menggunakan metode wawancara semi terstruktur. Peneletian ini mendapatkan tiga tema utama yaitu latar belakang, aktivitas pengidolaan serta tahapan celebrity worship. Hasil penelitian ini menemukan tiga tema utama, yaitu latar belakang, aktivitas pengidolaan dan tahapan celebrity worship. Alasan subjek mengidolakan BTS dikarenakan rupa wajah idola, produk hiburan yang disajikan oleh idola kepada penggemar, dan sebagai sumber dari dukungan sosial bagi subjek. Sebagai bentuk dari loyalitas penggemar kepada idola, keempat subjek melakukan aktivitas seperti membeli barang-barang yang berkaitan dengan idola mereka, mendukung idola untuk mendapatkan penghargaan, hingga kesetiaan untuk selalu mendukung idola. Dari hasil penelitian menunjukkan gambaran dari tahapan celebrity worship, yaitu entertainment social value, intermediate, dan borderline pathological. Yang dimana kedua partisipan tersebut melakukan pembelian kompulsif serta adanya keinginan untuk menunda pernikahan. Kata kunci: Celebrity Worship, K-Pop, Penggemar BTS, ARMY Abstract Celebrity worship not only has a negative side but also has a positive side for BTS fans. The purpose of this study is to find out what celebrity worship is done by BTS fans who have entered early adulthood and why these participants continue to worship in their early adulthood. In this study, the researcher used a qualitative method with phenomenology that used the experiences and perspectives of the participants. The subjects obtained were 4 participants, where each participant was 21 to 24 years old and had been an ARMY for 4 to 8 years. The technique used to obtain data is by using a semi-structured interview method. This research finds three main themes, namely background, idolizing activities and stages of celebrity worship. The results of this study found three main themes, namely background, idolizing activities and stages of celebrity worship. The reason the subject idolizes BTS is because of the idol's facial appearance, the entertainment products presented by the idol to fans, and as a source of social support for the subject. As a form of fan loyalty to idols, the four subjects carried out activities such as buying goods related to their idols, supporting idols to get awards, to loyalty to always supporting idols. The results of the study show a description of the stages of celebrity worship, namely entertainment social value, intermediate, and borderline pathological. Which is where the two participants make compulsive buying and the desire to delay marriage. Keywords: Celebrity Worship, K-Pop, BTS Fans, ARMY
HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA KARYAWAN RUMAH MAKAN X Ciendya Putri Yuda Ramadhani; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i8.49363

Abstract

Abstrak Rumah makan X berdiri sejak tahun 2017 dan memiliki cabang di beberapa kota. Femonema ini diawali dengan komitmen organisasi karyawan yang dipengaruhi oleh budaya organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari komitmen organisasi dari karyawan rumah makan X dan budaya organisasi dari rumah makan X. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui komparasi atau hubungan dari budaya organisasi terhadap komitmen organisasional karyawan rumah makan X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan kuisioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik sampel jenuh yang mana menggunakan seluruh anggota populasi karyawan rumah makan X sebanyak 30 orang. Validitas penelitian ini akan dikur dengan Product Moment dan diukur menggunakan SPSS 25.0 for Windows. Sedangkan untuk uji reliabilitas menggunakan Alpha Croncbach dan diukur menggunakan SPSS 25.0 for Windows. Analisis data untuk mengetahui korelasi akan menggunakan product moment. Analisa data akan melalui beberapa tahap yaitu uji normalitas, uji linieritas, dan uji hipotesis yang akan dibantu menggunakan SPSS 25.0 for Windows. Kata Kunci: komitmen organisasi, budaya organisasi, karyawan rumah makan X Abstract Restaurant X established since 2017 and has branches in several city. This phenomenon begins with employee organizational commitment which can changes, one of which is influenced by organizational culture. The purpose of this study is to determine the shape from the organizational commitment of the employees of restaurant X and the organizational culture of the restaurant X. This study was also conducted to determine the comparison or relationship of organizational culture to the organizational commitment of employees of restaurant X. The method used in this study is quantitative with research methods using a questionnaire. The sampling technique uses saturated sampling technique which uses all members of the employee population of restaurant X as many as 30 people. The validity of this research will be measured using Product Moment and measured using SPSS 25.0 for Windows. As for the reliability test using Alpha Croncbach and measured using SPSS 25.0 for Windows. Data analysis to determine the correlation will use the product moment. Data analysis will go through several stages, namely normality test, linearity test, and hypothesis testing which will be assisted using SPSS 25.0 for Windows. Keywords: organizational commitment, organizational culture, restaurant employees

Page 66 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue