cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN PERILAKU ASERTIF MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI Dian Zabrina Ardaningrum; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.47979

Abstract

Abstrak Mahasiswa melaksanakan proses pembelajaran secara daring pada saat keadaan pandemi, karena keterbatasan dalam kemungkinan untuk pelaksanaan dalam pembelajaran secara tatap muka dengan banyak orang di dalamnya. Salah satu universita yang melaksanakan proses pembelajaran daring adalah universitas negeri surabaya. Proses pembelajaran yang berbeda dengan proses sebelumnya membuat banyak perubahan yang berdampak baik bagi mahasiswa, dosen, instansi dan juga pemerintah. Untuk melihat bagaimana proses pelaksanaan perkuliahan berlangsung dapat dilihat dari bagaimana keaktifan mahasiswa dalam proses perkuliahan dengan mengungkapkan pendapat, opini dan juga mau untuk bertanya dalam proses perkuliahan, merupakan sebuah hal yang dapat disebut sebagai perilaku asertif dimana seseorang mampu dengan nyaman menyatakan apa yang menjadi pikiran dan juga perasaan nya kepada orang lain dengan nyaman. Harga diri merupakan salah satu faktor yang dapat mengembang perilaku asertif seseorang, dengan evaluasi diri yang menggambarkan bagaimana dirinya berharga dan juga memahami kompetensi dirinya mampu mendorong individu untuk mudah mengekspresikan dirinya ke dalam lingkungannya. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk untuk menelusuri hubungan diantara harga diri dengan perilaku asertif mahasiswa selama masa pandemi. Sampel yang digunakan untuk penelitian adalah diambil menggunakan 10 orang dalam setiap kelas angkatan dengan total sejumlah 200 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah pearson correlation. Hasil yang didapatkan dalam penelitian adalah terdapat hubungan positif antara harga diri dengan perilaku asertif mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 dan nilai koefisiensi yang didapatkan sebesar 0.673. Kata Kunci : Harga diri, Perilaku Asertif, Mahasiswa, Pandemi Abstract Students carry out the learning process boldly during a pandemic, due to limitations in the possibilities for face-to-face learning with many people in it. One of the universities that implements a bold learning process is the State University of Surabaya. The learning process that is different from the previous process makes many changes that have a good impact on students, lecturers, agencies and also the government. To see how the lecture process takes place, it can be seen from how active students are in the lecture process by expressing opinions, opinions and also wanting to ask questions in the lecture process, which is something that can be done as assertive behavior where someone can express what is said to be his thoughts and feelings to other people. others comfortably. Self-esteem is one of the factors that can develop a person's assertive behavior, with a self-evaluation that describes how valuable he is and also his competence is able to encourage individuals to express themselves in their environment. This research was conducted in the form of exploring the relationship between self-esteem and student assertive behavior during the pandemic. The sample used for this study was taken using 10 people in each class with a total of 200 people. The data analysis technique used is Pearson correlation. The results obtained in the study are that there is a positive relationship between self-esteem and student assertive behavior with a significance value of 0.000 and a coefficient value of 0.673. Keywords : Self esteem, assertive behaviour, college student, pandemi
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 Erfin Hidayat; Ira Darmawanti
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i9.48038

Abstract

Abstrak Covid-19 memiliki berbagai dampak khususnya yang terjadi di Indonesia. Salah satu dampaknya di bidang pendidikan, para pelajar dilarang untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka untuk menghindari kontak langsung yang dapat mempermudah penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, para peserta didik diwajibkan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk meminimalisir adanya penyebaran Covid-19 dengan menggunakan berbagai aplikasi seperti zoom, google meet, google classroom, whatsapp group, dan berbagai aplikasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan stress akademik pada mahasiswa di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini merupakan mahasiswa aktif jurusan psikologi Universitas Negeri Surabaya yang terbagi dalam dua kelompok yaitu subjek tryout dengan jumlah 30 mahasiswa dan subjek penelitian yang berjumlah 231 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala persepsi dukungan sosial dan skala stress akademik. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan uji korelasi menggunakan pearson product moment. Hasil dari analisa data menunjukan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,842 dan signifian sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil menunjukan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara dukungan sosial dan stress akademik yang berarti apabila dukungan sosial yang dirasakan mahasiswa tinggi, maka stress akademik yang dirasakan mahasiswa tersebut rendah. Sebaliknya, jika dukungan sosial yang dirasakan mahasiswa tersebut rendah, maka stres akademik yang dirasakan mahasiswa oleh mahasiswa tersebut tinggi. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Stres Akademik, Covid-19. Abstract Covid-19 has had various impacts, especially in Indonesia. One of the impacts in the field of education is that students are prohibited from conducting face-to-face learning to avoid direct contact that could facilitate the spread of Covid-19. Therefore, students are required to conduct distance learning (PJJ) to minimize the spread of Covid-19 by using various applications such as zoom, google meet, google classroom, whatsapp group, and various other applications. This study aims to determine the relationship between social support and academic stress in students during the Covid-19 pandemic. This research is a quantitative research. The subjects of this study were active students majoring in psychology at the State University of Surabaya which were divided into two groups, namely the tryout subject with a total of 30 students and the research subject totaling 231 people. Data were collected using the perceived social support scale and the academic stress scale. The data were then analyzed using a correlation test using Pearson's product moment. The results of the data analysis showed that the correlation coefficient value was 0.842 and the significance was 0.000 (p < 0.05). The results show that there is a negative relationship between social support and academic stress, which means that if the social support felt by students is high, the academic stress felt by students is low. On the other hand, if the social support felt by the student is low, then the academic stress felt by the student is high. Keywords: Social Support, Academic Stress, Covid-19.
HUBUNGAN ANTARA EKUITAS MEREK DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN HAND SANITIZER MEREK X PADA IBU RUMAH TANGGA Fauziyah Haryanti; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i9.48045

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya penggunaan hand sanitizer sebagai salah satu alternative upaya menjaga kebersihan tangan dalam rangka pemutusan rantai penyebaran virus Covid-19 pada masa new normal. Hal ini menyebabkan meningkatnya pembelian dan muncul beragam merek baru hand sanitizer yang dapat mempengaruhi ekuitas merek. Ekuitas merek yaitu segala hal yang menjadi nilai tambah pada merek yang terlihat pada perasaan, pikiran, dan proses memutuskan yang dilakukan konsumen terhadap merek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara ekuitas merek pada hand sanitizer merek X dengan keputusan pembelian hand sanitizer. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh ibu rumah tangga sebanyak 115 orang di Desa X. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria ibu rumah tangga berusia 21-50 tahun dan melakukan pembelian hand sanitizer selama pandemi kemudian diperoleh sampel penelitian sebanyak 90 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan ekuitas merek oleh Aaker (1991) dan skala keputusan pembelian oleh Kotler dan Keller (2012). Analisis data dalam penelitian menggunakan teknik correlation pearson product moment melalui program SPSS 25.0 for Windows. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara ekuitas merek dengan keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0.000<0.05 (p<0.05) dan nilai koefisien sebesar 0.884 atau (r=0.884). Kata Kunci: Ekuitas Merek, Keputusan Pembelian, Ibu Rumah Tangga. Abstract The background of this research is based on the importance of using hand sanitizers as an alternative to maintaning hand hygiene to break the chain of spreading the Covid-19 virus during the new normal period. This has led to increased purchases and the emergence of new brands of hand sanitizers that can affect brand equity. Brand equity that is anything that adds value to a brand that is seen in the feelings, thoughts, and decision process that consumers do with the brand is called brand equity. The purpose of this study is to determine the relationship between brand equity and purchasing decisions in brand X hand sanitizers. The population in the study was all housewives as many as 115 people in X Village. The sample was determined using a purposive sampling technique with the criteria of housewives aged 21-50 years and purchasing hand sanitizers during the pandemic, then a study sample of 90 people was obtained. The instruments in this study used brand equity by Aaker (1991) and a scale of purchasing decisions by Kotler and Keller (2012). Data analysis in the study used the Pearson product moment correlation technique through the SPSS 25.0 for Windows program. The results of the study showed that there was a very strong and significant relationship between brand equity and purchasing decisions with a significance value of 0.000<0.05 (p<0.05) and a coefficient value of 0.884 or (r= 0.884). Keywords: Brand Equity, Purchase Decision, Housewife
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENYELESAIKAN SKRIPSI Noval Achmad; Damajanti Kusuma Dewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48071

Abstract

Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan sosial media terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi di Fakultas X Universitas Y. Pendekatan yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 243 mahasiswa Fakultas X Universitas Y. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala intensitas penggunaan media sosial yang mengacu pada aspek milik Ajzen, (2005) dan skala prokrastinasi akademik yang mengacu pada aspek milik Mustakim (2015) dengan menggunakan jenis skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah uji regresi linear sederhana dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 25,00 for windows. Berdasarkan uji korelasi yang telah dilakukan, didapatkan hasil sebesar sebesar 0,000 dimana nilai tersebut kurang dari 0,05 (p<0,05). Sehingga dapat dinyatakan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu terdapat pengaruh antara intensitas penggunaan sosial media terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi. Berdasarkan uji korelasi yang telah dilakukan juga memnujukan koefisien korelasi adalah sebesar 0,590 dimana nilai tersebit jika dilihat pada kriteria koefisien korelasi menunjukan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang cukup kuat. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin tinggi pula tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa, begitu pula sebaliknya semakin rendah tingkat intesitas penggunaan media sosial maka semakin rendah pula tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Selain itu berdasarkan uji korelasi yang telah dilakukan tidak terdapat tanda negatif yang mana dapat diarikan bahwa hubungan antar variabel dalam penelitian ini merupakan hubungan yang positif. Kata Kunci: Intensitas, Media Sosial, Prokrastinasi akademik, Skripsi. Abstract This study aims to determine the effect of the intensity of the use of social media on the academic procrastination of students who are completing their thesis at Faculty X, University of Y. The approach used by the author in this study is a quantitative approach. The subjects of this study were 243 students of Faculty X, University of Y. The sample in this study was selected using accidental sampling technique. The data collection technique uses an intensity scale of social media use which refers to Ajzen's, (2005) and academic procrastination scale which refers to Mustakim's (2015) using a Likert scale. The data analysis technique used in this study is a simple linear regression test using the SPSS 25.00 for windows application. Based on the correlation test that has been carried out, the results obtained are 0.000 where the value is less than 0.05 (p <0.05). So it can be stated that the hypothesis in this study is accepted, namely that there is an influence between the intensity of the use of social media on the academic procrastination of students who are completing their thesis. Based on the correlation test that has been carried out, it also shows that the correlation coefficient is 0.590 where the value if seen from the correlation coefficient criteria shows that the two variables have a fairly strong relationship. Based on this, it can be said that the higher the intensity of the use of social media, the higher the level of academic procrastination in students, and vice versa, the lower the level of intensity of the use of social media, the lower the level of academic procrastination in students. In addition, based on the correlation test that has been carried out there is no negative sign which can be interpreted that the relationship between variables in this study is a positive relationship. Keywords: Intensity, Social Media, Academic Procrastination, Thesis.
STUDI KASUS: KELELAHAN (BURNOUT) AKADEMIK PADA SISWA KELAS XII PASCA KEMATIAN ORANGTUA Paurin Chika Amanda; . Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48136

Abstract

PENERIMAAN ORANGTUA DENGAN ANAK AUTIS Rahma Gita Syafitri; . Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48137

Abstract

RESILIENSI PADA ANAK PERTAMA DENGAN AYAH MENINGGAL KARENA COVID-19 Feby Pebriyanti Islami; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48138

Abstract

Abstrak Peristiwa Covid-19 menjadikan anak pertama dituntut untuk menghadapi tekanan seperti menurunnya tingkat ekonomi dan kesedihan karena ditinggal oleh Ayah secara mendadak. Tekanan ini yang membuat anak perlu melakukan resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Proses Resiliensi dan Faktor Protektif pada anak pertama yang menjadi tulang punggung keluarga.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga subjek yang merupakan anak pertama berusia 19 hingga 22 tahun yang sedang bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan thematic analysis dan uji keabsahan data menggunakan member checking. Terdapat tiga tema utama yaitu Peristiwa adversity saat Covid-19, Proses Resiliensi yang dilakukan anak pertama yaitu Fase memburuk, fase adaptasi, fase pemulihan, fase berkembang dan faktor protektif yang mempengaruhi resiliensi yaitu Hubungan keterikatan, Keterampilan pemecahan masalah, Regulasi diri, Memaknai peristiwa, Spiritualitas. Kata Kunci: Resiliensi, Anak Pertama, Covid-19 Abstract The Covid-19 incident made the first child required to face pressures such as a declining economic level and the sadness of being suddenly abandoned by his father. This pressure makes children need to do resilience. This study aims to determine the process of resilience and protective factors in the first child who is the backbone of the family. This study uses a qualitative approach with a case study method. The subjects used in this study were three subjects who were the first children aged 19 to 22 years who were working to meet the economic needs of the family. The data collected were analyzed using thematic analysis and the validity of the data was tested using member checking. There are three main themes, namely adversity events during Covid-19, the resilience process carried out by the first child, namely the deteriorating phase, the adaptation phase, the recovery phase, and the developing phase and protective factors resilience, namely attachment relationships, problem solving skills, self-regulation,Meaning Making, Spirituality Keywords: Resilience, Older Child, COVID-19
HUBUNGAN QUARTER LIFE CRISIS DENGAN TURNOVER INTENTION PADA GENERASI MILENIAL KOTA SURABAYA Dzakia Nadaa Qonita; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i9.48223

Abstract

Abstrak Indonesia pada saat ini sedang mengalami fenomena bonus demografi, dimana generasi milenial mendominasi dunia kerja. Generasi milenial yang mengalami fase quarter life crisis menjadikannya seringkali menghadapi krisis yang mencakup salah satunya di bidang pekerjaan. Hal ini ditunjukkan salah satunya dengan tingginya tingkat turnover pada generasi milenial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara quarter life crisis dengan turnover intention pada generasi milenial di kota Surabaya. Subjek dalam penelitian adalah 351 orang generasi milenial yang tinggal di kota Surabaya, dengan kriteria berusia 24-29 tahun, dan sudah bekerja di tempat yang sama dalam waktu minimal satu tahun. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala quarter life crisis berdasarkan 7 dimensi quarter life crisis, dan untuk mengukur turnover intention menggunakan alat ukur yang disusun berdasarkan tiga aspek turnover intention dari Mobley. Uji normalitas yang digunakan adalah uji Kolmogorov Smirnov mendapatkan signifikansi sebesar 0,197 sehingga penelitian ini berdistribusi normal. Uji hipotesis kedua variabel, menggunakan uji korelasi pearson dengan bantuan SPSS 24.0 for windows mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0,602 menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan derajat sedang antara quarter life crisis dengan turnover intention pada generasi milenial di kota Surabaya. Kata Kunci: quarter life crisis, turnover intention, generasi milenial Abstract Indonesia is currently experiencing a demographic bonus phenomenon, where the millennial generation Indonesia is currently experiencing a demographic bonus phenomenon, where the millennial generation dominates the world of work. The millennial generation that experiences the phase of quarter life crisis often faces the crisis that includes in the field of work. This is shown by the high turnover rate in the millennial generation. This study aims to find out the relationship between quarter life crisis and turnover intention in the millennial generation in the city of Surabaya. The subjects in the study were 351 people of millennial generation who live in the city of Surabaya, with criteria aged 24-29 years, and have worked for at least one year in the same place. The sampling technique used a purposive sampling technique. The measuring instrument used was the quarter life crisis scale based on 7 dimensions of quarter life crisis, and to measure turnover intention used a measuring instrument that is based on three aspects of turnover intention from Mobley. The normality test used was the Kolmogorov-Smirnov test, which obtains a significance value of 0,197 so that this study is normally distributed. Hypothesis testing of the two variables used the Pearson correlation test with the help of SPSS 24.0 for windows, which obtains a significance value of 0,602, it showed the results that there is a moderate degree relationship between quarter life crisis and turnover intention in the millennial generation in the city of Surabaya. Keywords: quarter life crisis, turnover intention, millennial generation
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU ASERTIF PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Dimas Putra Fernanda; Ira Darmawanti
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i9.48225

Abstract

Abstrak Mahasiswa bersosialisasi bertemu dengan berbagai macam orang, termasuk teman kuliahnya. Untuk aktif dan terbuka terhadap teman sebayanya dalam situasi ini, siswa harus mampu mengungkapkan perasaannya atau berperilaku asertif. Mahasiswa yang memiliki konsep diri yang positif membuat dirinya lebih terbuka dengan sesame lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perilaku asertif pada mahasiswa psikologi Unesa. Pendekatan kuantitatif korelasional digunakan dalam penelitian ini. Subyek penelitian ini adalah 139 mahasiswa Psikologi Unesa. Teknik simple random sampling digunakan untuk sampel penelitian. Skala Likert dengan variabel konsep diri dan perilaku asertif digunakan untuk mengumpulkan data. Uji korelasi product moment Pearson digunakan untuk menganalisis data dengan aplikasi IBM SPSS 24.0 for Windows. Analisis data menunjukkan tingkat signifikansi 0,000. Hal ini membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan perilaku asertif pada Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya. Untuk nilai koefisien korelasi sebesar r: 0,714, yang berarti adanya hubungan yang kuat antara konsep diri dengan perilaku asertif. Mahasiswa Psikologi Unesa memiliki konsep diri yang kuat sehingga hal tersebut membuat dirinya lebih terbuka dan tidak memendam perasaannya kepada orang lain. Studi ini menemukan bahwa semakin tinggi konsep diri seseorang, semakin besar kemungkinan mereka untuk bersikap asertif. Kata Kunci: Konsep diri, perilaku asertif. Abstract Students socialize to meet various kinds of people, including college friends. To be active and open to their peers in this situation, students must be able to express their feelings or behave assertively. Students who have a positive self-concept make themselves more open to others. The purpose of this study was to determine the relationship between self-concept and assertive behavior in Unesa psychology students. A correlational quantitative approach is used in this study. The subjects of this study were 139 Unesa Psychology students. Simple random sampling technique was used for the research sample. Likert scale with self-concept and assertive behavior variables was used to collect data. Pearson's product moment correlation test was used to analyze the data with the IBM SPSS 24.0 for Windows application. Data analysis showed a significance level of 0.000. This proves that there is a significant relationship between self-concept and assertive behavior in Psychology Students, State University of Surabaya. For the correlation coefficient value of r: 0.714, which means there is a strong relationship between self-concept and assertive behavior. Unesa Psychology students have a strong self-concept so that it makes them more open and not harboring feelings for others. The study found that the higher a person's self-concept, the more likely they are to be assertive. Keywords: self concept, assertive behavior.
MOTIVASI PERILAKU KENCAN ONLINE PADA HOMOSEKSUAL Aditia Dwiyanto
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.48246

Abstract

Abstrak Motivasi kencan online menajdi hal menarik untuk diteliti terutama pada kaum homoseksual. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa motivasi perilaku digunakan aplikasi kencan online terutama pada homoseksual. Pendekatan yang dipilih adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metodenya, pengumpulan data dilakukan secara wawacara yang bersifat semi-terstruktur. Penelitian ini melibatkan tiga subjek berusia 21 tahun, memiliki orientasi seksual homoseksual, dan subjek sudah pernah menggunakan aplikasi kencan online dan juga pernah mendapatkan pasangan di aplikasi kencan online. Analisa yang digunakan untuk mengelola data adalah data yang sudah terkumpul dilakukan reduksi data dan melakukan pengecheckan ulang agar ditemukan data yang valid dan relevan. Penelitian ini mengungkap mengenai dua tema yaitu awal menggunakan aplikasi kencan online dan motivasi perilaku. Terungkap bahwa alasan pertama kali menggunakan aplikasi adalah untuk mencari pasangan, tetapi seiring dengan semakin lama penggunaan aplikasi kencan online ini motivasi berkembang seperti mencari partner kencan semalam atau sekedar mencari teman saja. Kata Kunci: Kencan Online, Homoseksual, Berpacaran Abstract Online dating is a medium in the form of applications and websites that are used by individuals to find other individuals who have single status who are interested in dating relationships, but in fact it is not only individuals who are single who use online dating applications. The purpose of this research is to find out what are the behavioral motivations for using online dating apps especially on homosexuals. The approach chosen is a qualitative approach with case studies as the method, data collection is carried out in a semi-structured interview. This study involved 3 subjects who were 21 years old, had a homosexual sexual orientation, and the subject had used an online dating application and also had a partner on an online dating application. The analysis used to manage the data is data that has been collected, data reduction is carried out and re-checked to find valid and relevant data. This study reveals two themes, namely the beginning of using online dating applications and behavioral motivation. It was revealed that the first reason to use the app was to find a partner, but as the use of online dating apps increases, motivation grows like looking for a date last night or just making new friends. Keywords: Online Dating, Gay, Dating

Page 65 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue