cover
Contact Name
Muhammad Karim
Contact Email
jepmtuntad@gmail.com
Phone
+6282397598648
Journal Mail Official
jepmtuntad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, KM.9, Tondo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 2338378X     EISSN : 3089803X     DOI : https://doi.org/10.22487/jepmt.v12i4
Core Subject : Education,
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT) is a mathematics education journal that has p-ISSN number 2338-378X and e-ISSN number 3089-803X. JEPMT contains writings raised from the results of research or critical studies in the field of mathematics education and / or its instructional. JEPMT Publishes four times a year, in 4 times a year (March, June, September, and December). JEPMT encompasses original research articles, reviewe articles, and short communication, including mathematics education, School Mathematics, and development of mathematics learning. For author who interested submitting the manuscript , kindly register yourself. The manuscript must be original research, written in Indonesian language or english Language, and not be simultaneously submitted for another journal or conference. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT) is an open access journal and peer-reviewed that publishes either original article or reviews. Jurnal Elektronok Pendidikan Matematika Tadulako is provided for writers, teachers, students, professors, and researchers, who will publish their research reports or their literature review articles about mathematics education and its instructional. This journal publishes two times a year, in March and September. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Mathematics Education School Mathematics Development of mathematics learning
Articles 458 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SOMATIS AUDITORI VISUAL INTELEKTUAL (SAVI) BERBANTUAN ALAT PERAGA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME LIMAS Rizka Amalia; Maxinus Jaeng; Sutji Rochaminah
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan SAVI berbantuan alat peraga yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 14 Palu pada materi luas permukaan dan volume limas. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 14 Palu sebanyak 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan SAVI berbantuan alat peraga yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 14 Palu pada materi luas permukaan dan volume limas menggunakan aspek-aspek sebagai berikut: 1) somatis yaitu siswa dibentuk ke dalam empat kelompok belajar yang heterogen, siswa mengamati alat peraga untuk menemukan rumus luas permukaan dan volume limas; 2) auditori yaitu siswa mendiskusikan bersama teman kelompoknya soal yang terdapat pada LKS, siswa bertanya kepada guru dan menyimak penjelasan guru mengenai hal-hal yang kurang dipahami pada LKS, siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas; 3) visual yaitu pada siklus I siswa menggunakan alat peraga kerangka limas dan model bangun ruang limas yang terbuat dari karton untuk mempermudah siswa menentukan unsur-unsur limas dan menemukan rumus luas permukaan limas, sedangkan pada siklus II siswa menggunakan alat peraga model bangun ruang limas, bangun ruang kubus dan kacang hijau untuk mempermudah menemukan rumus volume limas; 4) intelektual yaitu siswa dapat menemukan rumus luas permukaan dan volume limas. Kata kunci: Pendekatan SAVI, hasil belajar, luas permukaan dan volume limas. Abstract: The objective of this research was in order to describe the application of SAVI approach assisted props which could improve the students' learning outcomes at class VIII A1 SMP Negeri 14 Palu on the surface area and pyramid volume. The type of this research was a classroom action research that referred to the Kemmis and Mc research design. Taggart, i.e. planning, action execution, observation, and reflection. The samples of this research were the students of class VIII A1 SMP Negeri 14 Palu, consisting of 24 students. The result of this research shows that the application of SAVI approach assisted props that could improve the students’ learning outcomes of class VIII A1 SMP Negeri 14 Palu on the surface area and volume of a pyramid using the following aspects: 1) somatic i.e. students were formed into four heterogeneous learning groups, students observing props in order to find the surface area and pyramid volume formula; 2) auditory i.e. students discussed with their group friends about the problems contained in the LKS, students asked the teacher and listened to the teacher's explanation about the things that they do not understood yet in the LKS, students presented the results of group discussion in front of the classroom; 3) visual i.e. in cycle I students used props pyramid framework and model of pyramid space build that was made by cardboard in order to facilitate the students in determining the elements of pyramid and finding the formula of pyramid surface area, while on the cycle II the students used props model of the pyramid, cubes and green beans for beginners to discover the formula of pyramid volume: 4) Intellectual i.e. students could find the surface area formula and pyramid volume. Keywords: SAVI approach, learning outcomes, surface area and pyramid volume.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Ulfiani; Ibnu Hadjar; I Nyoman Murdiana
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi aritmatika sosial di Kelas VII D SMP Negeri 19 Palu. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII D SMP Negeri 19 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 30 siswa, 19 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, wawancara, dan catatan lapangan. Pada siklus I banyaknya siswa yang tuntas yakni 22 siswa dengan persentase ketuntasan 73% dan pada siklus II banyak siswa yang tuntas yakni 25 siswa dengan persentase ketuntasan 83%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learnig dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII D SMP Negeri 19 Palu, dengan mengikuti fase-fase PBL yaitu: 1) orientasi siswa pada masalah materi aritmatika sosial khususnya harga jual, harga beli, untung atau rugi, diskon dan persentase untung atau rugi 2) mengorganisasikan siswa untuk belajar dengan membentuk kelompok belajar secara koperatif, 3) membimbinng penyelidikan siswa secara mandiri maupun kelompok, 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan 5) menganalisis dan mengevaluasi pemecahan masalah. Kata kunci : Problem Based Learning, Hasil Belajar, Aritmatika Sosial ABSTRAC: This study aims to obtain a description of the application of the Problem Based Learning model in improving student learning outcomes in social arithmetic material in Class VII D of SMP Negeri 19 Palu. This type of research is Classroom Action Research (CAR) with reference to the research design of Kemmis and Mc. Taggart, namely 1) planning, 2) implementation of actions, 3) observation, and 4) reflection. This research was conducted in two cycles. The research subjects were VII D grade students of SMP Negeri 19 Palu who were enrolled in the 2018/2019 school year as many as 30 students, 19 female students and 11 male students. Data collection techniques are observation, tests, interviews, and field notes. In the first cycle the number of students who completed were 22 students with a percentage of completeness 73% and in cycle II many students were completed ie 25 students with a percentage of completeness 83%. The results of this study indicate that the application of the Problem Based Learnig model can improve the learning outcomes of class VII D students of SMP Negeri 19 Palu, by following the PBL phases namely: 1) student orientation to the problem of social arithmetic material in particular the selling price, purchase price, profit or loss, discount and percentage of profit or loss 2) organize students to learn by forming cooperative learning groups, 3) guide students' investigations independently or in groups, 4) develop and present their work, and 5) analyze and evaluate problem solving. Keywords: Problem Based Learning, Learning Outcomes, Social Arithmetic
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES PADA MATERI LIMIT FUNGSI ALJABAR Widya Meistika Tinangon; Sudarman Bennu; Nurhayadi
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi penerapan pendekatan keterampilan proses yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi limit fungsi aljabar di kelas XI IBB MAN 2 Palu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IBB yang berjumlah 26 siswa dan dipilih tiga sebagai informan. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan dan observasi (3) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Penerapan Pendekatan keterampilan proses yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IBB MAN 2 Palu pada materi limit fungsi aljabar yang meliputi langkah-langkah : (1) pemanasan, (2) pengamatan dan interpretasi hasil pengamatan, (3) peramalan, (4) pengkajian, (5) generalisasi penemuan, (6) penerapan dan (7) mengkomunikasikan. Kata Kunci: Pendekatan keterampilan proses, hasil belajar siswa, limit fungsi aljabar Abstract: This research aims to obtain description of the application of skills process approach which can improve student's learning achievement on algebra limit function material in Grade XI IBB MAN 2 Palu . The subject of the research were 26 students in Grade XI IBB and selected 3 as informants. This research is Classroom Action Research (CAR) which refers to research design from Kemmis and Mc. Taggart, namely (1) planning, (2) action and observation and (3) reflection. This research was conducted in two cycles. Application of Skill Process Approach to Improve Student’s Learning Achievement On Algebra Limit Function Material of XI IBB Class at MAN 2 Palu is following the steps: (1) warming up, (2) observing and interpreting, (3) prediction, (4) analyzing, (5) discovery generalization, (6) implementation and (7) communication Keywords: Process Skill Approach, student’s learning outcomes, algebra of limits
PROFIL KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA HIMPUNAN DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Yuni Rahma Tanti; Mustamin Idris; Anggraini
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk untuk memperoleh gambaran kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Negeri 4 Palu dalam menyelesaikan soal cerita himpunan berdasarkan gaya belajar. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Subjek bergaya belajar visual menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap, dan juga subjek menggambarkan diagram venn yang sesuai dengan soal beserta dengan keterangan pada diagram venn, kemudian subjek menggunakan langkah-langkah dalam menyelesaikan permasalahan, serta subjek menyimpulkan jawaban yang diperoleh diakhir penyelesaian. (2) Subjek bergaya belajar auditorial menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap, subjek juga menggunakan simbol-simbol matematika dalam menyelesaikan masalah dan pada saat menuliskan informasi yang diketahui akan tetapi simbol yang digunakan masih kurang lengkap, serta subjek tidak menggunakannya pada saat menuliskan informasi ditanyakan, selanjutnya subjek menggambarkan diagram venn yang sesuai dengan soal yang diminta beserta dengan keterangan pada diagram venn, kemudian subjek menggunakan rumus-rumus yang sesuai dalam menyelesaikan permasalahan, serta subjek juga menyimpulkan jawaban yang diperoleh diakhir penyelesaian. (3) Subjek bergaya belajar kinestetik menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap, subjek juga menggunakan simbol matematika yang kurang tepat saat menuliskan informasi yang diketahui dan saat menyelesaikan permasalahan, kemudian subjek menggambarkan diagram venn yang sesuai dengan soal yang diminta beserta dengan keterangan pada diagram venn, selanjutnya subjek menggunakan rumus yang tidak sesuai dalam menyelesaikan permasalahan sehingga jawaban akhir yang didapatkan salah, serta subjek tidak menyimpulkan hasil akhir jawaban yang diperoleh. Kata kunci : Kemampuan komunikasi matematis, soal cerita himpunan, gaya belajar Abstract: This study aims to obtain an overview of the mathematical communication skills of SMP Negeri 4 Palu students in solving set story problems based on learning styles. The results of this study are (1) The learning style subject visually writes information that is known and asked in full, and uses mathematical symbols in solving problems, and when writing what is known but does not use it when writing what is asked, and also the subject describes venn diagram that corresponds to the question along with the description on the venn diagram, then the subject uses the steps in solving the problem, and the subject concludes the answer obtained at the end of the settlement. (2) Audial learning style subjects write information that is known and asked in full, the subject also uses mathematical symbols in solving problems and when writing information that is known but the symbols used are still incomplete, and the subject does not use it when writing information asked, then the subject describes the venn diagram that corresponds to the requested question along with a description on the venn diagram, then the subject uses the appropriate formulas in solving the problem, and the subject also concludes the answers obtained at the end of the solution. (3) The kinesthetic learning style subject writes information that is known and asked in full, the subject also uses mathematical symbols that are less precise when writing information that is known and when solving problems, then the subject describes a venn diagram that matches the requested question along with the description on the diagram venn, then the subject uses a formula that is not appropriate in solving the problem so that the final answer obtained is wrong, and the subject does not conclude the final results of the answers obtained. Keywords: Mathematical communication skills, story set, learning style
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BENTUK ALJABAR Yunita; Muh. Hasbi; Muh Rizal
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar di kelas VII A SMP Negeri 20 Palu. Penelitan ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaa, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini berupa data hasil aktivitas guru dan siswa selama pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan lembar observasi, data hasil wawancara dengan beberapa siswa yang dijadikan sebagai informan, data hasil catatan lapangan dan data hasil tes akhir tindakan. Hasil tes akhir tindakan menunjukkan persentase ketuntasan klasikal siswa pada siklus I sebesar 44%, sedangkan pada siklus II sebesar 76%. Pada penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh bahwa hasil belajar siswa kelas VII A SMP Negeri 20 Palu mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan lingkaran di kelas VII A SMP Negeri 20 Palu yaitu dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: (1) fase penyampaian tujuan dan pemotivasian siswa, guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara lisan dan memotivasi siswa untuk bersemangat dan terlibat aktif dalam pembelajaran. (2) fase penyajian informasi, guru mendeskripsikan secara singkat tentang model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang akan diterapkan dalam pembelajaran. (3) fase pengorganisasian kelompok belajar dan penomoran, siswa dikelompokkan dalam 5 kelompok belajar dan setiap anggota kelompok diberi nomor yang berbeda yaitu 1, 2, 3, 4 dan 5. (4) fase pengajuan pertanyaan/permasalahan, guru membagikan materi pembelajaran dan LKPD pada masing-masing kelompok. (5) fase berpikir bersama, siswa diminta untuk mengerjakan LKPD dan berdiskusi bersama untuk memperoleh jawaban yang tepat. Kegiatan diskusi yang berlangsung dikontrol dan diberikan bantuan yang terbatas bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam kelompoknya. (6) fase pemberian jawaban, siswa yang nomornya diperoleh dari hasil undian mengacungkan tangan dan maju mempresentasikan hasil kerja kelompoknya. Kata kunci : Kooperatif tipe NHT, Hasil Belajar, Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar Abstract: The purpose of this research was to obtain a description that applying cooperative learning type Numbered Heads Together (NHT) that can improve student’s learning outcomes on addition and subsraction of algebraic in Class VII A SMP Negeri 20 Palu. This research is classroom action research which refers to Kemmis and Mc. Taggart research design that including are planning, doing, observation and reflection. Data collected in this research of data from the teacher and student activities during the implementation of learning by using the observation sheet, data from interviews with some of the students who serve as informants, data from field notes and final tes data. The result of the final test, showed the student’s precentage of classical completeness in cycle I was 44% and student’s precentage of classical completeness in cycle II was 76%. In the research that has been conducted, the results showed that student’s learning outcomes in Class VII A SMP Negeri 20 Palu have increased. Based to that result, it can be concluded that the application of cooperative learning Type NHT can improve student’s learning outcomes on circle equation material in Class VII A SMP Negeri 20 Palu, it follow the phases: (1) conveying the learning objective and motivating students, the teacher verbally conveying learning objectives and motivate students to get excited and be actively involved in learning. (2) presenting information, the teacher described briefly about cooperative learning type NHT to be applied in learning. (3) organizing study group and numbering, the students were grouped in 5 study group and each member of the group was given a different number is 1, 2, 3, 4 and 5. (4) questioning/probleming, the teacher distribute teaching materials and worksheets of students in each group. (5) heads together, the students are asked to do and worksheets of students and discuss together to get the right answer. Discussions that took place is controlled and limited aid given to students who have difficulty in the group. (6) answering, the students whose number obtained from the lottery raised his hand and presented the group's work forward. Keywords: cooperative learning of NHT, learning outcomes, addition and substraction of algebraic expression
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA HIMPUNAN DI KELAS VII B SMP KATOLIK St. PAULUS PALU Agnes Desy Leliana; Sutji Rochaminah; Evie Awuy
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak :Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita himpunan kelas VII B SMP Katolik St. Paulus Palu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Desain penelitian yang dilakukan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIB SMP Katolik St. Paulus Palu. Dari subjek penelitian tersebut dipilih 3 orang informan dengan kemampuan rendah. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, wawancara dan catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengikuti tahap-tahap model pembelajaran kooperatif tipe STAD, yakni: (1) penyajian kelas, (2) mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok belajar, (3) membimbing siswa belajar dan bekerja, (4) tes individual, dan (5) pemberian penghargaan. Kata kunci: kooperatif,STAD, hasil belajar, soal cerita, himpunan. Abstrak : This researches purpose is to improve the learning outcomes in solving the set story problem of students of class VII B Saint Andrew Chatolic Junior High School Palu. This type of research is classroom action research (CAR). The research design refers to the design of research conducted Kemmis and Mc. Taggart is comprised by of four components: (1) planning, (2) actions, (3) observation, and (4) reflection. The subject of this research is student of class VII B Saint Andrew Chatolic Junior High School Palu. The research subjects chosen from 3 informants with low ability. The data of this research was qualitative and quantitative data. Techniques of data collection were observation, tests, interviews, and field notes. This research was conducted in two cycles. The results showed that the application of learning models of cooperative STAD assisted tools can improve student learning outcomes by following the phases of the learning model Cooperative STAD, namely: (1) Presentation classes, (2) organize the students into groups learning, (3) guiding students to learn and work, (4) the test individual, and (5) giving the award. Keywords : cooperative, STAD learning result, story problem.
PROFIL KEMAMPUAN SISWA MA ALKHAIRAAT PUSAT PALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL INTEGRAL BERDASARKAN TEORI APOS Ammar Abdullah Joni Guci; Dasa Ismaimuza; Baharuddin Paloloang
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi kemampuan Siswa MA. Alkhairaat Pusat Palu dalam menyelesaikan soal Integral berdasarkan teori APOS. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah satu orang siswa kelas XI MIA MA. Alkhairaat Pusat Palu yang berkemampuan matematika tinggi dan satu orang siswa kelas XI MIA MA. Alkhairaat Pusat Palu yang berkemampuan matematika rendah. Data dikumpulkan dengan cara metode tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berkemampuan matematika tinggi, yaitu FZ dalam menyelesaikan soal integral berdasarkan kriteria ketercapaian APOS mampu mencapai aksi, proses, objek, dan skema. Siswa berkemampuan matematika rendah, yaitu NS dalam menyelesaikan soal integral berdasarkan kriteria ketercapaian APOS belum mampu mencapai aksi, proses, objek, maupun skema. Kata Kunci: Profil, Integral, Teori APOS Abstract: This study aims to obtain a description of the ability of MA students. Alkhairaat Pusat Palu in solving Integral questions based on APOS theory. This type of research is qualitative descriptive research. The subject of this study was one class XI MIA MA student. Alkhairaat Pusat Palu which has high mathematical abilities and one student in class XI MIA MA. Alkhairaat Pusat Palu which has low mathematical abilities. Data was collected by means of test and interview methods. The results of this study indicate that students with high mathematical abilities, namely FZ in completing integral questions based on APOS achievement criteria are able to achieve actions, processes, objects, and schemes. Students with low mathematical abilities, namely NS in completing integral questions based on APOS achievement criteria have not been able to achieve actions, processes, objects, and schemes. Keywords: Profile, Integral, APOS Theory
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VIII A SMP NEGERI 9 PALU PADA MATERI STATISTIKA Andika Buntu; Ibnu Hadjar; Sukayasa
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 9 Palu pada materi statistika. Selain itu pembelajaran yang diterapkan oleh guru lebih menggunakan metode konvensional sehingga pembelajaran cenderung terpusat pada guru. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray yang memberikan kesempatan siswa untuk bekerjasama dalam kelompok dan saling tukar informasi dengan kelompok lain. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII A SMP Negeri 9 Palu pada materi statistika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc Taggart terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Hasil dari penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dapar meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII A pada materi statistik yaitu dengan langkah-langkah 1) menyajian materi sabagai pengetahuan pengantar sebelum diskusi kelompok 2) membagi kelompok secara heterogen 3) membimbing diskusi kelompok dengan melibatkan setiap anggota kelompok untuk berdiskusi secara aktif 4) mengarahkan proses berbagi informasi melalui kegiatan saling mengunjungi 5) membimbing siswa mencocokkan hasil diskusi dengan hasil kunjungan 6) memfasilitasi presentasi kelompok 7) memberi penghargaan untuk membuat siswa termotivasi untuk terus belajar. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray, Hasil Belajar, Statistika. Abstract:The main problem that started this research was students’s low learning outcome at grade VIII SMP Negeri 9 Palu on statistics material. In addition, the teacher tended to apply conventional learning methods thus the learning activities were centalized towards the teacher. To overcome this problems, researcher applied cooperative learning model of Two Stay Two Stray which gave students chances to worked together in a team held informations exchange with other team. This research aimend to obtain descriptions about the application of cooperative learning model of Two Stay Two Stray that could improve students’ learning outcome at grade VIII A SMP Negeri 9 Palu on statistics material. This research is a classroom action research in accordance to desain by Kemmis and Mc Taggart which consisted of planning, action and obsevation, and reflection. The result of this research is that the application of cooperative learning model of TSTS was indeed improve students’ learning outcome at grade VIII A SMP Negeri 9 Palu wich was being done by 1) giving material insight as preparation for group discussion 2) determining members of each group heterongenely 3) giving assistance the group discussion wich enganged every members within each groups 4) guiding and observing while sharing ther toughts with othe group(s), 5) giving assistance evaluating informations they heve got from the group sharing 6) fasilitating classroom presentation 7) giving rewards to students to make them motivated to keep learning Key Words: Cooperative Learning Model of Tipe Two Stay Two Stray, Learning Outcome, Statistics.
PENGGUNAAN ALAT PERAGA DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII C SMPN 3 PALU PADA MATERI PENYAJIAN DATA Hamsiar Hamsah; Anggraini; Dasa Ismaimuza
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi mengenai Penggunaan Alat Peraga dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division yang dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII C SMP Negeri 3 Palu Pada Materi Penyajian Data. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rancangan penelitian yang dilakukan mengacu pada desain penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart yakni: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan(4) refleksi. Penelitian ini di laksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Palu. Subyek penelitian ini sebanyak 29 orang peserta didik dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga dalam model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Palu pada materi penyajian data dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) sebagai berikut: (1) penyampaian tujuan dan memotivasi siswa, peneliti memberikan motivasi belajar dengan cara menjelaskan manfaat mempelajari materi penyajian data serta membangkitkan pengetahuan awal siswa, (2) penyajian/penyampaian informasi, memberikan informasi tentang cara penggunaan alat peraga pada materi penyajian data, (3) pengorganisasian siswa kedalam kelompok-kelompok belajar, peneliti mengkordinir siswa agar duduk sesuai dengan kelompoknya, dan menyampaikan tugas dalam kelompoknya, (4) pembimbingan kelompok belajar dan bekerja, peneliti membimbing dan mengarahkan siswa dalam menyelesaikan LKPD dengan bantuan alat peraga, (5) evaluasi, peneliti memberikan tes evaluasi untuk mengetahui perkembangan pengetahuan siswa, dan (6) pemberian penghargaan, peneliti memberikan penghargaan berupa tepuk tangan, pujian dan hadiah sebagai penghargaan atas usaha bersama. Kata kunci: Model pembelajaran Kooperatif, STAD, Alat Peraga, Hasil Belajar, Penyajian Data. Abstract: This study aims to obtain a description of the use of teaching aids in the Cooperative Learning Model Type Student Teams Achievement Division to improve the learning outcomes of Class VII C Students of SMP 3 Palu in Data Presentation Materials. The type of research used is Classroom Action Research (CAR). The design of the research conducted refers to the research design developed by Kemmis and Mc. Taggart namely: (1) planning, (2) implementation of actions, (3) observation, and (4) reflection. This research was carried out in two cycles. The subjects of this study were students grade VII C SMP Negeri 3 Palu. The subjects of this study were 29 students and three students were selected as informants. The results showed that the use of teaching aids in cooperative learning models of the Student Teams Achievement Division (STAD) type could improve learning outcomes of class VII C students of SMP Negeri 3 Palu on data presentation materials by following the phases of cooperative learning models of Student Teams Achievement Division (STAD) as follows: (1) delivery of goals and motivating students, researchers provide learning motivation by explaining the benefits of learning data presentation materials and generating initial knowledge of students, (2) presenting / delivering information, providing information about how to use teaching aids in data presentation materials , (3) organizing students into study groups, researchers coordinating students to sit according to their groups, and delivering assignments in their groups, (4) guiding learning and working groups, researchers guiding and directing students in completing LKPD with the help of teaching aids, ( 5) evaluation, researcher provide evaluation tests to determine the development of student knowledge, and (6) awarding, researchers gave awards in the form of applause, praise and prizes in recognition of joint efforts. Keywords: Cooperative learning model, STAD, teaching aids, learning outcomes, data presentation.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VIII B SMPN 20 PALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN METODE NEWMAN I Made Cahrianto; Gandung Sugita; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 7 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dan penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VIII B SMPN 20 Palu dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan linear dua variabel berdasarkan metode Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah 3 siswa yang diambil dari 21 siswa kelas VIII B. Hasil penelitian ini adalah (1) tidak ada subjek yang melakukan kesalahan membaca soal (reading errors), kaena pada saat diminta untuk membaca soal, semua sujek dapat membaca soal dengan baik. (2) kesalahan memahami masalah (comprehension errors) dilakukan oleh semua subjek penelitian, hal ini ditandai dengan subjek menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dalam soal tetapi tidak lengkap. (3) kesalahan transformasi (transformation errors) dilakukan oleh dua subjek penelitian hal ini ditandai dengan subjek gagal dalam memahami soal-soal untuk diubah kedalam kalimat matematika yang benar. (4) kesalahan keterampilan proses (process skills errors) dilakukan oleh semua subjek penelitian hal ini ditandai dengan subjek salah dalam melakukan perhitungan dan tidak dapat melanjutkan jawaban. (5) kesalahan penulisan jawaban (encoding errors) dilakukan oleh semua subjek penelitian hal ini ditandai dengan subjek salah dalam menuliskan hasil akhir atau tidak menuliskan hasil akhir dari jawaban. Beberapa faktor penyebab siswa melakukan kesalahan adalah (1) tidak memahami soal dan tidak teliti dalam menemukan hal yang diketahui dalam soal. (2) gagal dalam memahami soal-soal untuk diubah kedalam kalimat matematika yang benar. (3) tidak teliti dalam melakukan proses perhitungan, kurang memahami metode eliminasi dan subtitusi, kurang memahami operasi bentuk aljabar dan tidak mengecek kembali jawaban. (4) tidak cermat dalam memahami permaslahan pada soal.. Kata kunci: Analisis Kesalahan; Sistem Persamaan Linear Dua Variabel; Metode Newman