cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AGROEKOTEKNOLOGI
ISSN : 23376597     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal AGROEKOTEKNOLOGI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online berisikan hasil-hasil penelitian tentang hama dan penyakit tumbuhan, agronomi, pemuliaan tanaman dan ilmu tanah
Arjuna Subject : -
Articles 943 Documents
Pola Pita DNA Klon Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Berdasarkan Marka Simple Sequence Repeats (SSR) Dian Arvita; Lollie Agustina P. Putri; Eva Sartini Bayu
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.202 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pita DNA pada klon kelapa sawit PT.Socfindo berdasarkan marka Simple Sequence Repeats dengan menggunakan primer FR 0783, FR 0779,  FR 3663, dan FR 3745. Penelitian ini telah dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dan Laboratorium Bio Molekuler SSPL (Socfindo Seed Production and Laboratories) Bangun Bandar, Dolok Masihul, Serdang Bedagai Sumatera Utara pada bulan Maret - Juni 2016.  Bahan tanaman yang digunakan pada penelitian berasal dari klon BTC 60 plasma nutfah PT.Socfindo. Individu yang diamati meliputi 30 aksesi klon kelapa sawit.  Perhitungan dan analisis deskriptif pada penelitian ini menggunakan software DARwin 6.0 dan Microsoft Excel 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 primer SSR tersebut menghasilkan 9 pola pita DNA. Ukuran pita DNA yang dihasilkan bervariasi dan persentasi pita yang polimorfik juga bervariasi antara 0% dan 100% dimana FR 0779 pada 320 bp dan 243 bp serta FR 3663 pada 242 bp sedangkan primer polimorfis ditunjukkan oleh FR 0783 pada 335 bp, 272 bp, 351 bp dan 300 bp serta FR 3745 pada 317 bp dan 264 bp. Primer FR 3745 dapat menunjukkan perbedaan  pola pita DNA pada sampel No. 18 serta primer FR 0783 yaitu pada sampel No. 29.
The Activities of Superoxide dismutase and Latex Physiology In Rubber Plants (Hevea brasiliensis Muell Arg.) PB 260 and RRIM 921 Suffering Partially Tapping Panel Dryness (TPD) Applied with Plant Growth Regulator Ulfa Anggraini; Rosmayati Rosmayati; Revandy I.M. Damanik
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.566 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16287

Abstract

The ojective of the research was to determine the effect of plant growth regulators on the activity of enzyme superoxide dismutase and the physiology of partially Tapping Panel Drynessin (TPD) the clones quick starter (PB260) and a slow starter (RRIM 921) of rubber plant. This research was conducted at the Research Estate and Laboratory of Physiological Research Center, Rubber Research Centre, Sungei Putih, Galang, Deli Serdang - North Sumatra, from March until June 2016. The completely randomized design was used with three factors: the first factor was the clones of rubber plants (PB260 and RRIM 921), the second factor was the plant condition (Healthy and TPD or conditions), and the third factor was the formula. The Parameters observed were superoxide dismutase (SOD), Thiol, Sucrose, and Inorganic Phosphate. The result showed that the clone of rubber plants was significantly affected the thiol’s, sucrose’s and inorganic phospate in rubber. condition plant and  the formula significantly affected the sucrose’s. Interaction between clone and formula significantly affected the sucrose’s. The Interaction between clone, plant variety, and formula significantly affected the sucrose’s and the enzyme superoxide dismutase (SOD).
Prediksi Tingkat Bahaya Erosi Dengan Metode USLE Di Perkebunan Kelapa Sawit Di Desa Balian Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir Palembang Muhammad Maulana Siregar; tengku sabrina; hamidah hanum
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.049 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16295

Abstract

Beberapa area di Provinsi Sumatera Selatan memiliki faktor penghambat untuk pertumbuhan kelapa sawit yang optimal karena penyebaran curah hujan yang tidak merata sepanjang tahun, sehingga sering mengalami bulan kering yang panjang (Juli - Oktober), dan bulan lainnya merupakan bulan hujan yang dapat menyebabkan erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat bahaya erosi melalui prediksi erosi menggunakan metode USLE dan membuat rekomendasi untuk tindakan konservasi di Perkebunan Kelapa Sawit PT. Mutiara Bunda Jaya – Kebun Inti Permata Bunda Dua di Desa Balian Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui survey lapangan dengan teknik sampling berdasarkan Satuan Peta Lahan, dilanjutkan menggunakan metode USLE untuk memprediksi erosi. Parameter yang diamati yaitu erosivitas hujan, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, tanaman, dan tindakan konservasi tanah. Hasil penelitan menunjukkan laju erosi di Perkebunan kelapa sawit PT. MBJ - IPBD berkisar   2,49 - 18,00 ton/ha/tahun. Laju erosi terendah terjadi pada SPL 28 dengan jenis tanah Plinthic Kanhapudults, kelerengan datar dengan tanaman tahun tanam 2008. Laju erosi tertinggi terjadi pada SPL 16 dengan jenis tanah Typic Dystrudepts, kelerengan landai dengan tanaman tahun tanam 2006. Tingkat bahaya erosi sangat rendah sebesar 91,21% atau 1.077,96 Ha dan tingkat bahaya erosi ringan sebesar 8,79% atau 103,88 Ha dari keseluruhan area sampel pada PT. MBJ - IPBD. Tindakan konservasi yang direkomendasikan yaitu pembuatan rorak.   Kata Kunci : Metode USLE, Prediksi erosi, Rekomendasi tindakan konservasi
Pengaruh Kolkisin Terhadap Keragaman Fenotipe Tanaman Sri Rejeki (Aglaonema sp.) var. Yellow Lipstick Secara Setek Batang Ella Yula Ella Wati Simamora; Diana Sofia Hanafiah; Revandy I.M Damanik
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.784 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kolkisin terhadap keragaman fenotipe tanaman Aglaonema. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kasa dan Laboratorium Kultur Jaringan, Fakultas Pertanian USU Medan,dari bulan Juni sampai November 2016. Penelitian dilakukan dengan cara perendaman bahan tanam setek secara keseluruhan dengan 4 konsentrasi yakni 0ppm, 2ppm, 4ppm dan 6ppm.Hasil penelitian menunjukkan tanaman Aglaonema hasil perlakuan kolkisin 6ppm berpengaruh sangat nyata pada peubah amatan panjang daun terpanjang. Hasil penelitian menunjukkan tanaman Aglaonema hasil perlakuan kolkisin memiliki karakter morfologis dan kromosom yang berbeda dibandingkan dengan kontrol. Karakter fenotipe paling baik dihasilkan pada dosis kolkisin 6ppm, dan perlakuan konsentrasi kolkisin mampu menghasilkan karakter fenotipe dan kromosom yang aneh dan berbeda.
Peningkatan Produktivitas Padi Sawah (Oryza sativa L.) Melalui Penerapan Beberapa Jarak Tanam dan Sistem Tanam Bima Satria; Erwin Masrul Harahap; Jamilah -
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.576 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan produktivitas padi sawah (Oryza sativa L.) melalui penerapan beberapa jarak tanam dan sistem tanam. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah Desa Tanjung Mulia Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang dan dimulai pada bulan April  sampai dengan September 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial dengan perlakuan jarak tanam dan sistem tanam, J1 (disemai dengan jarak tanam 20 x 20 cm),  J2 (disemai dengan jarak tanam 25 x 25 cm), J3 (disemai dengan jarak tanam 30 x 30 cm), J4 (ditanam langsung dengan menyebar 33 benih padi/plot), J5 (ditanam langsung dengan jarak tanam 20 x 20 cm), J6 (ditanam langsung dengan jarak tanam 25 x 25 cm), J7 (ditanam langsung dengan jarak tanam 30 x 30 cm), J8 (Legowo 2:1), J9 (Legowo 4:1). Yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan penerapan beberapa jarak tanam dan sistem tanam berpengaruh meningkatkan produktivitas padi sawah (Oryza sativa L.) Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan J9 (legowo 4 : 1).
Dampak Pemberian Pupuk TSP dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Ketersediaan dan Serapan Fosfor Serta Pertumbuhan Tanaman Jagung Pada Tanah Inceptisol Kwala Bekala Samuel Purba; Muhammad Madjid Bistok Damanik; Kemalasari Lubis
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.879 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk TSP dan pupuk kandang Ayam serta interaksinya terhadap ketersediaan dan serapan P serta pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.) pada tanah Inceptisol Kwala Bekala. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kasa, Laboratorium Kimia Kesuburan Tanah, Fakultas pertanian, Universitas Sumatera Utara. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini disusun dalan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan Faktor I : pupuk TSP (P) dengan 3 taraf dosis (ppm/5 kg BTKO) yaitu : P0 (0), P1 (75), P2 (150), dan Faktor II : pupuk kandang sapi (A) dengan 4 taraf dosis (g/5 kg BTKO) yaitu: A0 (0), A1 (25), A2 (50) dan A3 (75).Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk TSP berpengaruh nyata dalam meningkatkan P-tersedia, dan pertumbuhan tanaman jagung.Pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh nyata dalam meningkatkan pH tanah, C-organik, P tersedia,  serapan P tanaman, dan pertumbuhan tanaman jagung. Sedangkan interaksi antara pupuk TSP dan pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata dalam meningkatkan serapan P tanaman dan pertumbuhan tanaman jagung.Kata Kunci : Pupuk Kandang Ayam, P-tersedia tanah, Pupuk TSP, Serapan P tanaman
Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh terhadap Induksi Akar (Rhizogenesis) pada Tanaman Bangun-Bangun (Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng) secara In Vitro Nella Angelina Simanjuntak; Luthfi Aziz Mahmud Siregar; Lollie Agustina P Putri
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.585 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh terhadap induksi akar (rhizogenesis) pada P. amboinicus secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan UPT. Benih Induk Hortikultura Gedung Johor, Dinas Pertanian, Sumatera Utara, Indonesia. Penelitian ini dimulai pada bulan April 2016 sampai dengan Juli 2016. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap non faktorial dengan 7 perlakuan yaitu: MS + 1 mg/l NAA + 0,1 mg/l kinetin; MS + 2 mg/l NAA + 0,1 mg/l   kinetin;  MS + 3 mg/l NAA  + 0,1 mg/l kinetin; MS + 1 mg/l 2,4 D + 0,1 mg/l kinetin; MS + 2 mg/l 2,4 D + 0,1 mg/l kinetin; MS + 3 mg/l 2,4 D + 0,1 mg/l kinetin; MS + 0,1 mg/l kinetin. Penelitian ini menggunakan 15 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan zat pengatur tumbuh memberikan pengaruh nyata terhadap berat segar akar dan jumlah akar tetapi belum memberikan pengaruh nyata terhadap persentase terbentuknya akar dan umur muncul akar. Medium MS + 3 mg/l NAA + 0,1 mg/l kinetin memberikan hasil terbaik pada persentase terbentuknya akar, berat segar akar, dan jumlah akar.
Karakterisasi Molekuler Elaedobius kamerunicus Faust. (Coleoptera : Curculionidae) Asal Sumatera Utara Menggunakan Sekuen DNA Bayu Syahputra; Darma Bakti; Mukhtar Iskandar Pinem; Agus Eko Prasetyo
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.062 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16312

Abstract

Elaedobius kamerunicus adalah serangga penyerbuk kelapa sawit (SPKS) yang efektif untuk meningatkan fruit set kelapa sawit.Penurunan agresivitas kumbang E. kamerunicus diduga karena telah terjadi penurunan kemampuandalam beberapa tahun ini sehingga terjadi penurunan fruit set kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan E.kamerunicusdi Sumatera Utara dengan menggunakan 2 primer yaitu LCO1490/HCO2198 dan r1138/f1094. Analisis keragaman menggunakan program MEGA Versi 7. Pohon filogenetik dikontruksi dengan cara ‘Neighbor-Joining Tree’. Hasil amplifikasi sekuen DNA terhadap 35 sampel genom E. kamerunicus dan 3 sampel genom S.oryza sebagai kontrol menunjukkan adanya keragaman yang tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa E. kamerunicus dengan menggunakan Primer LCO1490/HCO2198 terdiri dari 2 kelompok besar yaitu kelompok 1 E. kamerunicus di Ajamu, Binanga, Bukit Sentang, Padang Madarsah dan PT TPS Sibolga kelompok 2 Marihat dan Bah Birong Ulu. Pada primer r1138/f1094 terdiri dari 2 kelompok besar yaitu kelompok 1 E. kamerunicus di Bah Birong Ulu dan PT TPS Sibolgadan kelompok 2 E.kamerunicus di Marihat, Ajamu, Binangan, Padang Madarsah dan Bukit Sentang.
The Performance of Root Morphophysiological of Some Crossing Maize (F1) on Two Medium in Rhizotron Desy Mutiara Sari; Khairunnisa Lubis; Rosmayati Rosmayati
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.806 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16313

Abstract

The objective of the research was to determine the performance of root morphophysiological of some crossing maize (F1) in acid soil using the rhizotron. The research was conducted at the green house of Faculty of Agriculture, North Sumatera University, Medan from April 2016 to June 2016. The randomized block design was used with two factors; the first factor were the crossing maizes (F1) P1 (CLA 106 x NEI 9008), P2 (NEI 9008 x CLA 106), P3 (1042-71 x CLA 84),                     P4 (CLA 84 x 1042-71), and P5 (CLA 46 x NEI 9008) and the second factor were the acid soil medium (pH 4,7 and Al-cc 0,20 me/100g) and optimum soil. The result of this research showed that the using of different soil medium significantly affected the root fresh weight, root distribution diameter, root volume, shoot fresh weight, shoot dry weight, and plant height. The using of different crossing maize (F1) showed significant effect to plant height. Interaction of both treatments had significant effect to root distribution diameter. NEI 9008 x CLA 106 performed the best growth in the acid soil whereas the CLA 84 x 1042-71 performed the best growth in the optimum soil. Keywords : acid soil, morpho-physiological appearance, rhizotron.  
Respons Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea robusta L.) Terhadap Berbagai Media Tanam Dan Pupuk Organik Cair Fadhlan rian dewantara; Jonatan Ginting; Irsal Irsal
Jurnal Agroekoteknologi Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.531 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v5i3.16317

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di lahan pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan (32 m dpl) pada bulan Mei sampai Agustus 2016. Metode percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu media tanam yakni tanah (M1), tanah : serbuk gergaji 2 : 1 (M2), tanah : sekam padi 2 : 1 (M3), dan tanah : sabut kelapa 2 : 1 (M4) dan pupuk organik cair (0; 5; 10; 15, 20 ml/l air). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, total luas daun, volume akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar dan rasio bobot tajuk akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh nyata terhadap peubah amatan total luas daun, bobot kering tajuk dan rasio bobot tajuk akar. Perlakuan media tanam terbaik terdapat pada tanah : sekam padi 2 : 1 (M3), Perlakuan pupuk organik cair berpengaruh nyata pada peubah amatan tinggi tanaman 6 – 12 MSPT, diameter batang 8 – 12 MSPT, total luas daun, volume akar, bobot kering tajuk dan bobot kering akar. Perlakuan pupuk organik cair terdapat pada 20 ml/l air (P4). Interaksi antara kedua perlakuan berpengaruh nyata terhadap peubah amatan rasio bobot tajuk akar.   Kata Kunci : kopi robusta, media tanam, pupuk organik cair,.