cover
Contact Name
Kiki Yulianto
Contact Email
kikiyulianto@ae.unand.ac.id
Phone
+62811389994
Journal Mail Official
kikiyulianto@ae.unand.ac.id
Editorial Address
Limau Manis, Kec. Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat 25175 - Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
GreenTech
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 30640989     DOI : https://doi.org/10.25077/greentech.v1i1.1
reenTech is an Open Access, Peer-Review Journal published by the Department of Agro-Industrial Technology, Universitas Andalas. The journal aims to provide a platform for researchers and practitioners in the field of agro-industrial engineering to disseminate their research findings and knowledge related to sustainable agriculture practices. The journal focuses on the latest technological innovations and advancements in agro-industrial engineering that aim to promote sustainability and efficiency in agricultural production. GreenTech covers topics related to the development and implementation of sustainable agro-industrial engineering practices, green technologies, and strategies that can contribute to sustainable agriculture. GreenTech welcomes original research papers, reviews, case studies, and perspectives from researchers and practitioners working in the field of agro-industrial engineering. The journal promotes rigorous peer-review processes to ensure the quality and relevance of published articles. The journal is published biannually in June and December and only accepts manuscripts in Bahasa or English.
Articles 28 Documents
Analisis Sifat Fisik dan Mekanik Plastik Biodegradable Berbahan Dasar Pati Singkong dengan Penambahan Plasticizer Sorbitol Qisty Annisa, Netia; Santosa, Santosa; Ismanto, Sahadi Didi
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.13

Abstract

Biodegradable plastic is a type of plastic that undergoes biodegradation at a significantly faster rate than conventional plastic and is composed of renewable raw materials. The primary raw material used in the production of biodegradable plastic is polysaccharides derived from starch that has undergone gelatinization. In this study, cassava starch was selected as the base material. The use of starch as the main component in biodegradable plastic production is a viable alternative due to its abundant availability, ease of decomposition, and relatively low cost. However, starch-based biodegradable plastic has a major drawback—its low mechanical strength. To address this limitation, plasticizers and other additives are incorporated to enhance the elasticity of the resulting plastic. This study aims to analyze the effect of sorbitol plasticizer concentration on the physical and mechanical properties of biodegradable plastic, determine the optimal concentration of sorbitol plasticizer to achieve the best biodegradable plastic properties, and assess the added value of the resulting biodegradable plastic. The research methodology employed a Completely Randomized Design (CRD) with five treatments and three replications. If significant differences were observed, further analysis was conducted using Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) at a 5% significance level. The findings indicate that the addition of sorbitol plasticizer significantly influences the physical and mechanical properties of biodegradable plastic. The optimal treatment was observed with a 40% sorbitol plasticizer concentration, yielding an average thickness of 0.23 mm, a water vapor transmission rate of 11.45 g/m²·h, a biodegradability rate of 62.12% over two weeks, water resistance of 35.47%, tensile strength of 0.56 MPa, elongation of 23.98%, and elasticity of 0.03 MPa. The added value obtained was Rp 90,376/kg, with a value-added ratio of 63.11%.
Pengaruh Penambahan Puree Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi, L.) terhadap Karakteristik Fruit Leather Kulit dan Daging Buah Naga Risvita, Sarah; Asben, Alfi; Santosa
GreenTech Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i1.16

Abstract

Fruit leather merupakan makanan ringan yang berbentuk seperti lembaran yang tipis dari proses pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi penambahan belimbing wuluh dan variasi kulit dengan daging buah naga terhadap karakteristik fruit leather, mendapatkan formulasi terbaik dari penambahan belimbing wuluh dan variasi kulit dengan daging buah naga terhadap fruit leather yang dihasilkan, dan menganalisis kelayakan usaha fruit leather. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang mana terdiri atas 2 faktor dengan 3 kali pengulangan dengan variasi belimbing wuluh dengan kulit dan daging buah naga. Data yang didapatkan dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) jika berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMR) pada taraf 5%. Interaksi penambahan tingkat konsentrasi kombinasi kulit dan daging buah naga merah (Hylocereceus polyrhizus) dengan penambahan puree belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi, L.) berpengaruh nyata pada kadar serat dan nilai tekstur fruit leather. Sedangkan pada kadar air, kadar abu, pH, total asam, vitamin C, total gula, betasianin, dan antioksidan berpengaruh tidak nyata. Kombinasi perlakuan terbaik yaitu A1B3 (Kulit buah naga : Daging buah naga (KBN: DBN (1:1)) + belimbing wuluh (BW (12%)) memberikan mutu terbaik dari kombinasi perlakuan lainnya yang ditinjau dari kadar serat 6,88 % dan tekstur 25,55 N/mm. Analisis kelayakan usaha fruit leather yaitu BCR memiliki nilai 1,31.
Sistem Informasi Alsintan Berbasis Web Menggunakan CMS (Content Management System) Wordpress di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat Santosa, Santosa; Azrifirwan, Azrifirwan; Kusuma, Yuda Perdana
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.17

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi pertanian Sumatera Barat (BPTP SUMBAR). Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah sistem informasi mengenai Alsintan yang ada di BPTP Sumbar berbasis website menggunakan CMS wordpress. Sistem informasi Alsintan ini dirancang untuk mempermudah mahasiswa, peneliti, dan petani dalam mencari informasi Alsintan yang ada di BPTP Sumbar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan pendekatan beberapa langkah: (1) analisis, (2) desain, dan (3) pengujian. Sumber data dari penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari pengujian langsung terhadap satu mesin pemipil jagung model CS-2M yang ada di BPTP Sumbar dan wawancara. Data sekunder didapatkan dari jurnal yang ada di BPTP Sumbar. Telah dihasilkan (1). Sistem informasi alat dan mesin pertanian yang ada di BPTP Sumbar berbasis website (2). Mendapatkan hasil penelitian mesin pemipil jagung model CS-2M yang sesuai dengan test report mesin tersebut.
Analisis Nilai Tambah dengan Metode Hayami Produk Mie Kering dengan Penambahan Ekstrak Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa, (Aiton) Hassk.) Sari, Dini Novita; Sembiring, Riani Sari; Asben, Alfi
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.19

Abstract

Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa, (Aiton) Hassk.) merupakan tanaman liar berkayu yang memiliki buah yang semula berwarna hijau berubah menjadi merah kecokelatan sampai hitam saat matang dan bagian dalam buah berwarna ungu dan lunak, buah karamunting sebagai salah satu bahan fortifikasi pada mie kering. Mie merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat walaupun bukan merupakan makanan pokok, fortifikasi atau pengkayaan kandungan gizi terutama antosianin sebagai sumber antioksidan alami sehingga mie dapat dijadikan sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah produk mie kering dengan penambahan ekstrak karamunting dari perlakuan terbaik. Perlakuan terbaik mie kering dengan penambahan ekstrak karamunting 100 ml. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi mengenai nilai tambah mie kering dengan penambahan ekstrak karamunting kepada pembaca, serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi terkait agar mampu memberikan dukungan kepada pelaku usaha mie kering. Nilai tambah adalah selisih dari nilai output dengan biaya bahan dan pengolahan input, perhitungan nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil analisis nilai tambah yang dilakukan menunjukkan mie kering dengan penambahan ekstrak karamunting 100 ml mempunyai rasio nilai tambah sebesar 53,258% atau memberikan nilai tambah Rp 12.338/kg. Rasio nilai tambah yang diperoleh menunjukkan industri tersebut memiliki nilai tambah yang tinggi. Adapun perolehan pendapatan tenaga kerja mencapai 32,986%, kontribusi dari input lainnya mencapai 38,820%, dan keuntungan usaha mencapai 28,194%.
Pemanfaatan Microwave untuk Meningkatkan Rendemen Distilasi Serai Wangi (Cymbopogon nardus) Studi Kasus Perbedaan Waktu Pemaparan Syahrani, Nia; Kasim, Anwar; Dewi, Kurnia Harlina; Rozalia, Rozalia
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.20

Abstract

Serai wangi adalah salah satu tanaman penghasil minyak atsiri dengan komponen utama cironellal. Untuk memperoleh minyak atsirinya dilakukan pada umumnya dengan destilasi uap dan air. Pada penelitian ini di distilasi juga menggunakan metode uap dan air, yang sebelumnya diberikan perlakuan pendahuluan yaitu pemaparan daun serai wangi menggunakan microwave dengan variasi waktu : P0 (tanpa pemaparan), P1(2 menit), P2 (4 menit), P3 (6 menit), P4 (8 menit), P5 (10 menit). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lamanya waktu pemaparan serai wangi menggunakan microwave terhadap rendemen yang dihasilkan dan mengetahui kandungan senyawa di dalam minyak serai wangi. Parameter pengamatan adalah kadar air dan kadar minyak pada bahan baku serai wangi, rendemen, warna, bobot jenis, indeks bias, kelarutan dalam etanol 80%, dan analisis GC-MS pada minyak serai wangi. Analisis data dilakukan dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan New Analysis Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan pendahuluan pemaparan serai wangi menggunakan microwave berpengaruh signifikan terhadap rendemen hasil distilasi. Karakteristik minyak serai wangi pada pemaparan 10 menit menghasilkan rendemen sebanyak 1,43%; warna kuning pucat; bobot jenis 0,892 gr/ml; indeks bias 1,473; kelarutan dalam etanol 80% 1:2 jernih; kadar citronellal 17,28% dan kadar geraniol 20,39%.
Strategi Jaminan Keberlanjutan Usaha Karet di Provinsi Lampung Saputra, Hendra; Azrifirwan, Azrifirwan; Firdani, Fea
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.21

Abstract

Karet merupakan komoditas unggulan perkebunan Provinsi Lampung. Sentra produksi karet di Lampung terdapat di daerah Tulang Bawang, Mesuji dan Way Kanan. Produktivitas komoditi karet di lampung yaitu 1.051 (kg/ha/tahun) dan jumlah petani karet 120.052 jiwa. Saat ini petani karet selalu mengeluh tentang harga jual karet yang murah dan tidak semahal dulu. Harga karet yang rendah menyebabkan petani mencampurkan karet dengan benda lain untuk memperoleh berat karet yang lebih. Perilaku petani yang mayoritas membuat karet kotor yang dicampur dengan benda lain dengan tujuan untuk mendapatkan berat yang lebih besar akan merugikan rantai bisnis karet terutama pihak industri. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai tambah yang diperoleh pelaku rantai pasok karet dan mengidentifikasi tingkat risiko yang di terima oleh pelaku rantai pasok tersebut, selanjutnya dihitung nilai keseimbangan antara nilai tambah dan risiko untuk menentukan harga yang adil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah yang diperoleh petani paling rendah dengan perbandingan 0,13 % : 1,03 % : 75,62 %, kemudian tingkat risiko yang diterima petani (0,528) juga mendapat nilai tertinggi, dibandingkan dengan pedagang pengumpul (0,104) dan eksportir lokal (0,309). Hasil perimbangan yang diperoleh antara nilai tambah dan tingkat risiko merubah penerimaan setiap pelaku rantai pasok karet yaitu petani yang sebelumnya menerima Rp.253 menjadi Rp.80.082 per kg produk, pedagang pengumpul mengalami peningkatan yaitu dari Rp.2.041 menjadi Rp.15.773 selanjutnya eksportir lokal mengalami penurunan dari Rp.149.377 menjadi Rp.46.866.
Analisis Sensitivitas Pasca Panen Kopi Arabika Kerinci Azizah, Nuraini; Azrifirwan, Azrifirwan
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.23

Abstract

Industri kopi Arabika di Kabupaten Kerinci, menghadapi tantangan utama dalam manajemen pasca panen, yang memengaruhi kualitas dan kuantitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sensitivitas parameter pasca panen, yaitu kadar air, suhu pengeringan, dan durasi fermentasi, menggunakan pendekatan simulasi dan pemodelan. Data dikumpulkan melalui simulasi menggunakan teknik One-Way Sensitivity Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air optimal pada 12%, suhu pengeringan 45°C, dan durasi fermentasi 30 jam memberikan hasil produksi maksimal sebesar 30 kg. Parameter yang tidak sesuai, seperti kadar air yang terlalu tinggi atau suhu pengeringan yang tidak optimal, mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas produk. Simulasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan parameter pasca panen yang terstandarisasi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi produksi kopi Arabika Kerinci. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi proses pasca panen untuk mendukung keberlanjutan industri kopi lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi petani dan pengolah kopi.
Simulasi dan Penerapan Linear Programming dalam Mengoptimalkan Laba Aktual vs Optimal pada Agroindustri Rajo Bengkoang Saputra, Aan; Santosa, Santosa
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.24

Abstract

Optimalisasi penggunaan sumber daya dalam agroindustri merupakan langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah dan mendukung kesejahteraan pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi aktual dan optimal pada agroindustri bengkuang di agroindustri bengkuang yaitu di Rajo Bengkoang yang beralamat di kompleks GOR H. Agus Salin, kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi aktual dan optimal agroindustri berbahan baku bengkuang serta selisih penerimaan sebelum optimasi (kondisi aktual) dan setelah optimasi (kondisi optimal). Metode yang digunakan adalah studi kasus dan penentuan lokasi secara sengaja (Purposive) dari jurnal yang relevan dengan kondisi usaha Rajo Bengkoang. Analisa data menggunakan Linear Programming. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi aktual dengan menggunakan bahan baku adalah 40 kg untuk rendang bengkuang, 20 kg untuk keripik bengkuang dan 20 kg untuk brownis bengkuang. Sedangkan berdasarkan penggunaan tenaga kerja adalah 24 JKO untuk rendang bengkuang, 4 JKO untuk keripik bengkuang dan 4 JKO untuk brownis Bengkuang, sehingga dengan 30 kg rendang bengkuang, 12 Kg keripik bengkuang dan 17,5 kg brownis bengkuang diperoleh penerimaan sebesar Rp. 2.505.000. Kondisi optimal agroindustri bengkuang Rajo Bengkoang menunjukkan dengan bahan baku 39,67 kg untuk rendang, 40,33 kg keripik bengkuang dan tidak memproduksi brownis bengkuang. Penggunaan tenaga kerja adalah 23,83 kg JKO rendang, 8,14 JKO untuk keripik bengkuang. Sehingga dengan produksi 29,83 kg rendang bengkuang dan 35,37 kg keripik bengkuang diperoleh penerimaan sebesar Rp. 2.552.716 dengan selisih sebelum dan sesudah optimasi adalah sebesar Rp. 47.716.
Rancang Bangun Alat Grading Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Mekanis Santosa, Santosa; Hasan, Ashadi; Munthe, Ali Ibrahim
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.26

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang rancang bangun alat grading buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mekanis. Jeruk nipis banyak digunakan dalam industri jamu, kosmetika, minuman, makanan, cairan pembersih, selain itu jeruk nipis dipakai sebagai bahan ramuan obat tradisional karena khasiatnya sebagai penurun demam, pereda batuk, anti inflamasi, dan antiseptik. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang dan melakukan evaluasi teknis serta evaluasi ekonomi alat grading buah jeruk nipis. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi solusi dari permasalahan pengkelasan (grading) buah jeruk nipis hasil panen juga dapat membantu pedagang maupun tengkulak yang ingin melakukan pengkelasan (grading) jeruk nipis. Penelitian yang dilakukan yaitu perancangan alat sekaligus pengamatan kinerja alat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dan studi literatur. Pengujian dan pengamatan yang dilakukan yaitu: persentase hasil grading, persentase sesuai grade dan salah grade, tingkat kerusakan hasil grading, kapasitas kerja alat grading, kebisingan alat, kecepatan putaran, dan analisis ekonomi. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan 2 perlakuan yaitu berat buah jeruk nipis sebanyak 5 kg dan berat 10 kg dengan tiga ulangan. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh  persentase rata-rata hasil grading pada berat 5 kg yaitu grade A 18,7 %, grade B 40,7 %, grade C 28,4 %, dan tersangkut 12,2 %. Persentase rata-rata hasil grading pada berat 10 kg yaitu grade A 12,7 %, grade B 39,1 %, grade C 38,1 %, dan tersangkut 10,1 %. Persentase rata-rata sesuai grade dan salah grade pada berat 5 kg grade A yaitu sesuai grade 82,6 %, salah grade 17,4 %, grade B yaitu sesuai grade 81,9 %, salah grade 18,1 %, grade C yaitu sesuai grade 100 %, salah grade 0 %. Persentase rata-rata sesuai grade dan salah grade pada berat 10 kg grade A yaitu sesuai grade 78,8 %, salah grade 21,2 %, grade B yaitu sesuai grade 85,7 %, salah grade 14,3 %, grade C yaitu sesuai grade 100 %, salah grade 0 %. Nilai persentase kerusakan hasil grading dengan alat dengan berat 5 kg sebesar 0 %, dan dengan berat 10 kg sebesar 1,851 %, dengan kapasitas kerja alat dengan berat 5 kg sebesar 817,2kg/jam, dengan berat 10 kg sebesar 912,6 kg/jam. Dari analisis ekonomi didapatkan biaya tetap pada alat grading jeruk nipis sebesar Rp 1.065.000,00/tahun, sedangkan biaya tidak tetap sebesar Rp 14.494,15/jam, sedangkan biaya pokok grading jeruk nipis dengan berat 5 kg sebesar Rp 18,87/kg dan berat 10 kg sebesar Rp 16,73/kg.
Perancangan Market Basket Analysis dengan Model Casual Loop Diagram untuk Pengembangan Restoran Aulia, Fauzan; Yulianto, Kiki
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.27

Abstract

Penelitian ini mengusulkan integrasi antara Market Basket Analysis (MBA) dan Causal Loop Diagram (CLD) untuk mengatasi tantangan dalam pengelolaan restoran yang kompleks. Pendekatan ini bertujuan menggali pola pembelian pelanggan serta memahami dinamika sistem yang memengaruhi operasional restoran, seperti waktu tunggu dan kepuasan pelanggan. Data transaksi dianalisis menggunakan algoritma Apriori dengan parameter minimum support 0,01 dan confidence 0,50 untuk mengidentifikasi hubungan antar produk. Hasil MBA menjadi dasar pengembangan CLD yang memetakan interaksi kausal antar variabel utama, termasuk promosi, popularitas produk, dan laba restoran. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi strategis untuk optimalisasi promosi bundling, pengelolaan waktu tunggu, dan efisiensi perencanaan stok. Integrasi MBA dan CLD memberikan pendekatan holistik untuk meningkatkan laba serta kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.

Page 2 of 3 | Total Record : 28