cover
Contact Name
-
Contact Email
jlj@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jlj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Joyful Learning Journal
ISSN : -     EISSN : 2775295X     DOI : https://doi.org/10.15294/jlj
Core Subject : Education,
Joyful Learning Journal publishes research articles on the development of innovative and creative learning media, the effectiveness of a learning model, the comparison of a learning activity in elementary school, the relationship of a learning concept as well as conceptual studies on basic education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025" : 11 Documents clear
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS POWTOON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI BATURSARI 01 Fita Sari, Istiqomah; Prasety, Fitria Dwi
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.25084

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan Video Animasi Berbasis Powtoon, menguji kelayakan serta keefektifan Video Animasi Berbasis Powtoon terhadap materi keragaman di Indonesia siswa kelas lima Sekolah Dasar Negeri Batursari 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu research and development (R&D). Prosedur penelitian pengembangan yang dilaksanakan mengacu pada model pengembangan menurut Borg & Gall. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data meng-gunakan analisis data awal dengan Uji normalitas dan analisis data akhir dengan Uji t berpasangan dan Uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melalui tahap validasi produk oleh ahli materi diperoleh skor 93,8% dan oleh ahli media diperoleh skor 87,5% dengan kategori sangat layak. Keefektifan media diuji dengan perhitungan hasil nilai tes awal dan tes akhir menggunakan uji-t berpasangan diperoleh nilai t_hitung = 14,11 dan t_tabel = 2,059, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa Video Animasi Berbasis Powtoon efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran dan mampu meningkatkan kemampuan siswa untuk memahami materi keragaman di Indonesia pada mata pelajaran IPS. Peneliti menyarankan kepada guru untuk dapat menggunakan Video Animasi Berbasis Powtoon sebagai salah satu media untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam materi keragaman di Indonesia. This research aims to develop Powtoon-Based Animation Videos, testing the feasibility and effectiveness of Powtoon-Based Animation Videos on diversity material in Indonesia for fifth grade students at Batursari 01State Elementary School. This research uses a quantitative approach with the type of research, namely research and development (R&D). The development research procedures carried out refer to the development model according to Borg & Gall. The sampling technique uses purposive sampling technique. The data analysis technique uses initial data analysis with the normality test and final data analysis with the paired t test and N-gain test. The research results showed that after going through the product validation stage by material experts a score of  93,8% was obtained and by media experts a score of  87,5% was obtained in the very feasible category. The effectiveness of the media was tested by calculating the results of the initial and final tests using paired t-tests, obtained t_count = 14.11 and t_table = 2.059, so H0 was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that Powtoon-based animation videos are effective and suitable for use in learning and are able to improve students' ability to understand diversity material in Indonesia in social studies subjects.
A CRITICAL REVIEW OF IBNU KHALDUN'S PHILOSOPHY OF EDUCATION IN THE PERSPECTIVE OF 21ST CENTURY EDUCATION Wahyu Sihab; Husnaini, M
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.25193

Abstract

This study aims to critically examine Ibn Khaldun's philosophy of education in the perspective of the challenges and needs of 21st century education. Ibn Khaldun viewed education as a gradual process that is not only oriented towards intellectual achievement, but also character building and social awareness. Using the systematic literature review (SLR) method, this study analyzes many sources, both classical and contemporary, to understand and identify the relevance of Ibn Khaldun's thoughts to contemporary educational principles, such as experiential learning, contextual curriculum, and the role of educators as moral coaches. The results of the study show that Ibn Khaldun's educational concepts are in line with the transformative approach in modern education that emphasizes the balance between knowledge, skills, and values. The actualization of his thoughts can make an important contribution in designing an education system that is more adaptive, humanistic, and oriented to the benefit of the people. The findings provide a strong philosophical basis for curriculum development and contextualized pedagogical practices in the global era.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI MRANAK 1 DEMAK Tashfiya Ashri Bintari; Widagdo, Arif
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.25403

Abstract

Abstrak Penggunaan media pembelajaran yang kurang tepat dalam proses pembelajaran membaca mengakibatkan hasil belajar siswa kelas I SD rendah. Studi ini berfokus pada, mengembangankan, menguji kelayakan, dan keefektifan media video animasi untuk meningkatkan membaca permulaan pada siswa kelas I SD. Studi ini menerapkan pengembangan dengan menggunakan  model Borg & Gall yang mencakup 10 tahap yaitu : (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi produk; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk; (8) uji coba pemakaian (9) revisi produk final (10) produk massal. Subjek yang terlibat dalan penelitian ini yaitu siswa kelas I SDN Mranak 1 yang berjumlah 22 anak, 1 ahli materi pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data produk, analisis data awal. Analisis data akhir. Hasil review ahli materi pembelajaran sebesar 96,8% (sangat layak), ahli media pembelajaran sebesar 98,7% (sangat layak). Hasil uji skala besar mengalami peningkatan dengan kriteria sedang. Angket tanggapan guru dan siswa mendapatkan kriteria sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil rata-rata nilai posttest sebesar 83 dan nilai pretest sebesar 66 dengan prolehan N-gain sebesar 0,49  dalam kriteria sedang. Terdapat hal yang signifikan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan video animasi. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa video animasi pembelajaran pada memebaca permulaaan layak untuk dikembangkan dan digunakan oleh siswa sekolah dasar khususnya siswa kelas I SD. The use of inappropriate learning media in the reading learning process results in low learning outcomes for grade I elementary school students. This study focuses on, developing, testing the feasibility, and effectiveness of animated video media to improve early reading in grade I elementary school students. This study implements development using the Borg & Gall model which includes 10 stages, namely: (1) potential and problems; (2) data collection; (3) product design; (4) product validation; (5) design revision; (6) product trials; (7) product revision; (8) trial use (9) final product revision (10) mass product. The subjects involved in this study are 22 students in grade I of SDN Mranak I, 1 learning material expert, 1 learning media expert. The data collection methods used are observation, interview, questionnaire, test, and documentation methods. The data analysis techniques used are product data analysis techniques, initial data analysis. Final data analysis. The results of the review of learning material experts were 96.8% (very feasible), learning media experts were 98.7% (very feasible). The results of large-scale tests have increased with moderate criteria. The questionnaire of teacher and student responses received very good criteria. This is evidenced by the average posttest score of 83 and the pretest score of 66 with an N-gain of 0.49 in the medium criteria. There are significant student learning outcomes before and after using animated videos. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the learning animation video on reading the beginning is suitable to be developed and used by elementary school students, especially grade I elementary school students.
Hubungan Minat Membaca Siswa dengan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas IIA SDN Banyuajuh 3 Bangkalan Robbah, Idz Nada; Dwi Jayanti, Sahgita; Andini, Desiana; Altaf Fayzul Haq, Titansyah; Zumrotus Solikhah, Putri; Sudi Pratikno, Ahmad
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.25407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara minat membaca dan keterampilan membaca awal siswa kelas IIA di SDN Banyuajuh 3. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas IIA yang berjumlah 26 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang mengukur minat membaca dan tes keterampilan membaca awal. Angket tersebut terdiri dari tujuh pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Tes keterampilan membaca awal mencakup indikator seperti lafal, intonasi, kelancaran, kejelasan suara, dan penguasaan tanda baca. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan bantuan SPSS versi 22, setelah dilakukan uji normalitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien korelasi Spearman adalah r = 0,152 dengan nilai signifikansi p = 0,458, yang menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara minat membaca dan keterampilan membaca awal. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor lain di luar minat membaca, seperti kondisi fisiologis, intelektual, lingkungan keluarga, dan metode pembelajaran, dapat memengaruhi kemampuan membaca siswa. Oleh karena itu, meskipun minat membaca adalah aspek yang penting, guru perlu memberikan perhatian dan strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keterampilan membaca awal siswa sejak dini.
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA BERBASIS SWAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Wardani, Gilang Prasetya Kusumawati; Sari, Elok Fariha
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.26242

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran problem based learning berbantuan media berbasis sway untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain quasi eksperimen dengan sampel yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen merupakan siswa kelas IV SD N Bakurejo dan kelas kontrol merupakan siswa kelas IV SD N Sumberagung. Hasil uji independent sampel t test nilai sig.(2-tailed) nilai signifikansi sebesar 0,003 ˂ 0.05 yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai N-gain pada kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran problem based learning berbantuan media berbasis sway efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Abstract This study aims of this research is to determine the effectiveness of the problem-based learning model assisted by sway-based media to improve students' cognitive learning outcomes. This research is experimental research with a quasi-experimental design with a sample consisting of two classes, namely the experimental class and the control class. The experimental class was class IV students at SD N Bakurejo, and the control class was class IV students at SD N Sumberagung. The results of the independent sample t test sig. (2-tailed) significance value of 0.003 ˂ 0.05 which means that there are differences in student learning outcomes in the experimental and control classes. The N-gain value in the experimental class was greater than the control class. The research results show that the problem-based learning model assisted by sway-based media is effective in improving student learning outcomes.
TANTANGAN     DAN     STRATEGI     GURU     DALAM     MELAKSANAKAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SD NEGERI 2 MATA IE Rahmat Iqbal; Sarifah, Intan; Kurniawati, Rizki; Alam, Faisal; Adawiyah, Radiatul
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.27608

Abstract

Guidance and Counseling (GC) in Elementary Schools plays a crucial role in supporting students' holistic development, encompassing academic, social, and emotional aspects. However, teachers still face various challenges in its practical implementation. This descriptive qualitative research aims to identify the specific challenges encountered by fifth-grade teachers at SD Negeri 2 Mata Ie in providing GC services, as well as the adaptive strategies they employ to overcome these obstacles. Through interviews and observations, the study found that the main challenges involve managing students with various behavioral and learning difficulties, such as slow learners, hyperactivity, or frequently disturbing peers. To address these issues, teachers developed innovative strategies, including participating in GC training, fostering close collaboration between teachers and parents, and integrating GC activities directly into daily lessons. These findings underscore the importance of enhancing teacher capacity and robust institutional support to ensure that GC services can function effectively at the elementary school level
MODEL FANTASTIC READ POEIN DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR, BERPIKIR KRITIS, DAN MEMAHAMI BACAAN DI SDN KUIN UTARA 5 Sovarinda, Irena; Amelia, Rizky
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.27614

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Model Fantastic Read Poein yang meliputi Reading Aloud (Read), Predict–Observe–Explain (POE), dan Inquiry (IN) untuk meningkatkan kualitas aktivitas, keterampilan berpikir kritis, memahami bacaan, dan hasil belajar siswa kelas V SDN Kuin Utara 5. Latar belakang penelitian adalah rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, baik saat menyampaikan pendapat maupun memprediksi secara individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dilaksanakan dalam empat pertemuan pada bulan Januari dan Februari 2025. Subjek penelitian adalah 18 siswa. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta catatan perkembangan keterampilan berpikir kritis dan memahami bacaan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pembelajaran semakin terstruktur dan efektif pada setiap pertemuan. Peningkatan aktivitas, ditandai oleh keaktifan diskusi, keberanian berekspresi, dan kerja sama yang lebih baik. Keterampilan berpikir kritis berkembang bertahap dalam aspek Mengidentifikasi masalah, Mengumpulkan informasi, Menyusun alternatif pemecahan dan Membuat kesimpulan. Demikian pula, keterampilan memahami bacaan meningkat signifikan, terlihat dari kemampuan siswa Mengidentifikasi Masalah, Mengumpulkan Informasi, Menyimpulkan dan Mengevaluasi Isi Bacaan. Ketuntasan klasikal hasil belajar juga naik drastis, yaitu dari 28% pada siklus pertama menjadi 94% pada siklus keempat. Temuan ini mengonfirmasi efektivitas Model Fantastic Read Poein dalam meningkatkan aktivitas, keterampilan, hasil belajar siswa.
Analisis Keterampilan Sosial Terhadap Motivasi Belajar Siswa SD Negeri 2 Winduhaji Nurazizah, Ai; Nurfirdaus, Nunu
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.29674

Abstract

Tujuan dari penelitian ini guna menggambarkan keterampilan sosial terhadap motivasi belajar siswa SD Negeri 2 Winduhaji. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas II, IV dan V SD Negeri 2 Winduhaji. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dimulai dengan observasi dan melakukan wawancara dengan guru serta siswa kelas II,IV dan V SD Negeri 2 Winduhaji mengenai keterampilan sosial dan motivasi belajar siswa. Selain itu, data yang didapatkan dianalisis melalui langkah-langkah pengumpulan data,reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa keterampilan sosial memiliki peran penting terhadap motivasi belajar siswa Sekolah Dasar. Keterampilan sosial yang meliputi hubungan dengan teman sebaya, manajemen diri, kemampuan akademis, kepatuhan, dan perilaku asertif, secara keseluruhan berpengaruh terhadap semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran. Siswa yang mampu menjalin hubungan baik, mengelola dirinya dengan baik, serta menunjukkan sikap positif di lingkungan sekolah, cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi. Diharapkan penemuan ini memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan, khususnya dalam membentuk lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya interaksi sosial yang sehat di antara siswa. Dengan meningkatnya keterampilan sosial, diharapkan motivasi belajar siswapun ikut meningkat, sehingga berdampak pada pencapaian hasil belajar yang lebih baik.
RELEVANSI MATERI AJAR BAHASA JAWA UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI ERA DIGITAL: ANALISIS BUKU TEKS KURIKULUM MERDEKA Abdul Arif
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.31509

Abstract

This research aims to conduct an in-depth analysis and evaluation of the relevance of instructional materials in the Grade IV Javanese Language textbook for the Kurikulum Merdeka (Merdeka Curriculum). The analysis encompasses aspects of content, learning activities, and material presentation in relation to the needs of students in the digital era. This study employs a qualitative method with a content analysis approach. The primary data source is the Grade IV Javanese Language textbook for the Kurikulum Merdeka used in Mijen, Semarang City, and the data were collected through documentation techniques. The data were analyzed using a qualitative-interpretive method with an instrument in the form of an analysis sheet developed based on curriculum relevance theory. The results of the research indicate that the textbook's content is dominated by traditional-agrarian themes and does not yet represent the students' digital world. The learning activities presented tend to be passive with minimal technological integration. The unggah-ungguh (Javanese code of polite conduct) material has not been contextualized for digital communication. Furthermore, it was found that the readability level of the text is still too difficult for Grade IV students, which is consistent with previous research. These findings confirm a gap between the instructional materials and student needs. It is concluded that the analyzed Grade IV Javanese Language textbook for the Kurikulum Merdeka is less relevant for use by students in the digital era.
PENDIDIKAN KARAKTER RENDAH HATI DAN ANTI-SERAKAH DI ERA DIGITAL: ANALISIS PERBANDINGAN FABEL “KANCIL SING BODHO” DAN “PIWALESE ULUS” UNTUK SISWA SD Ambarwati, Wulan
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Joyful Learning Journal: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i3.33377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai pendidikan karakter rendah hati dan anti-serakah dalam dua fabel Jawa, “Kancil Sing Bodho” dan “Piwalese Ulus”, serta relevansinya dengan pendidikan antikorupsi di era digital bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis sastra perbandingan. Data primer berupa teks kedua fabel, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur pendidikan karakter, sastra anak, dan kajian antikorupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua fabel sama-sama menghadirkan tokoh protagonis yang rendah hati, sederhana, dan cerdik, serta tokoh antagonis yang merepresentasikan sifat buruk—sombong (Kancil) dan serakah (Onyet). Perbedaan terletak pada bentuk sifat buruk, konflik, dan strategi penceritaan, namun keduanya menegaskan pesan moral bahwa kesombongan dan keserakahan akan membawa kerugian bagi pelakunya. Analisis nilai karakter mengungkap bahwa rendah hati melatih anak untuk menghargai orang lain, sementara sikap anti-serakah menumbuhkan kejujuran dan kepedulian. Relevansi temuan ini di era digital terletak pada pentingnya menanamkan sikap rendah hati dalam interaksi daring, serta menolak sikap serakah seperti plagiarisme, pembajakan, dan manipulasi digital. Implikasi pendidikan menunjukkan bahwa fabel dapat dijadikan media strategis untuk menginternalisasi nilai antikorupsi sejak dini melalui pembelajaran di sekolah dasar. Dengan demikian, fabel “Kancil Sing Bodho” dan “Piwalese Ulus” tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk memperkuat karakter bangsa di tengah tantangan degradasi moral.

Page 1 of 2 | Total Record : 11