cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
ISSN : 2303386X     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian merupakan media untuk publikasi tulisan asli berkaitan dengan teknologi pangan dan keteknikan pertanian secara luas, yang diterbitkan atas kerjasama antara Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan dan Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian USU.
Arjuna Subject : -
Articles 593 Documents
PEMBUATAN BATAKO DENGAN SERBUK KULIT KERANG BULU (Anadara antiquata) DAN SIKACIM CONCRETE ADDITIVE (The Making of Brick Using Leather Shell Powder (Anadara antiquata) and Sikacim Concrete Additive) Bobby Arisandi; Saipul Bahri Daulay; Riswanti Sigalingging
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.543 KB)

Abstract

ABSTRACT The need of bricks for building materials is increasing so that the land available for burning bricks is limited. One alternative to overcome this is the use of brick with the main components of cement, sand, water and leather shell powder(Anadara antiquata) and sikacim concrete additive that serves to improve the structure of the brick.The purpose of this study was to obtain the best composition in the manufacture of brickwork. This research was conducted using non factorial completely randomized design consisting of 3 levels i.e K1 (5%), K2 (15%) and K3 (25%). Parameters analyzed were specific gravity of aggregate, time of binding, compressive strength and absorption. The results showed that the best treatment was found in the treatment of replicates I and K1 (5%) with fine aggregate type weight including the bulk density was 2.44, saturated surface dry was 2.50, the apparent density was 2.58 and water absorption was 2.24% in accordance withBSN1970:2008; The compressive strength was 10.4 MPa and the absorption was 3.89% and according toBSN 03-0349-1989 was on grade I. However, The initial binding time was 65 minutes and the final binding time was120 minutes that was not classified as BSN 15-2049-2004. Keywords: Brick, Anadara antiquata, Sikacim Concrete Additive ABSTRAK Kebutuhan batu bata untuk bahan bangunan semakin meningkat sehingga menyebabkan lahan yang tersedia untuk pembakaran batu bata terbatas. Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut yaitu penggunaan batako dengan komponen utama yaitu semen, pasir, air dan serbuk kulit kerang bulu (Anadara antiquata) dan sikacim concrete additive yang berfungsi untuk memperbaiki struktur dari batako. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh komposisi terbaik dalam pembuatan batako. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial yang terdiri dari 3 taraf yaitu K1 (5%), K2 (15%) dan K3 (25%). Parameter yang di analisis meliputi berat jenis agregat halus, waktu ikat, kuat tekan dan absorbsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada ulangan I dan K1 (5%) untuk nilai berat jenis agregat halus meliputi berat jenis curah sebesar 2,44, jenuh kering permukaan sebesar 2,50, berat jenis semu sebesar 2,58 dan penyerapan air sebesar 2,24% sesuai BSN 1970:2008; kuat tekan sebesar 10,4 MPa dan absorbsi sebesar 3,89% tergolong mutu I berdasarkan  BSN 03-0349-1989; akan tetapi, waktu ikat awal sebesar 65 menit dan waktu ikat akhir sebesar 120 menit tidak tergolong BSN 15-2049-2004.   Kata kunci : Batako, Anadara antiquata, Sikacim Concrete Additive
KAJIAN SIFAT FISIKA TANAH PADA AREAL TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis) YANG SUDAH TIDAK PRODUKTIF DI PTP NUSANTARA III RAMBUTAN (The Study of Soil Physical Properties in Unproductive Rubber Plantations (Hevea brasiliensis) of PTP Nusantara III Ramb Hasanul Basri Siregar; Sumono Sumono; Delima Lailan Sari Nasution
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.392 KB)

Abstract

ABSTRACT Soil physical properties is an important factor for plant growth. The research was aimed to examine the soil physical properties of unproductive rubber plantations (Hevea brasiliensis) at PTP. Nusantara III Rambutan. The research used survey and soil analysis methods and conducted at The Research and Technology Laboratory of the Faculty of Agriculture, University of North Sumatra and Research Center Laboratory of palm oil research centre in Medan. The parameters observed were soil texture, organic matter, porosity, depth of soil effectiveness, soil permeability and water availabilety. The results showed that the type of the soil on Afd.5 PTP. Nusantara III Rambutan was Inceptisol, with textured sandy loam, the content of organic materials at a depth of 5 cm was ranged from 0,84 % - 1,67 % and at a depth  of 25 cm was ranged from 0,40 % - 0,93 %, porosity of soil at a depth of 5 cm was ranged from 46,33 % - 48,00 % and at a depth  of 25 cm was ranged from 46,00 % - 46,66 % with effective depth of soil in ferns, grass and taros were 54 cm, 58 cm and 57 cm, respectively soil permeability at a depth of 5 cm was ranged from 6.17 cm/hr – 17.85 cm/hr and at a depth 25 cm was range from 0.35 cm/hr – 0.83 cm/hr, the amount of water available for vegetated fields of grasses, grasses and taros were 7,00%, 5.96% and 9.21%. Respectively poor soil physical properties in the area Afd. 5 PTP Nusantara III Rambutan was categorized. Keywords: Inceptisol, Soil Physics, Rubber, Unproductive. ABSTRAK   Sifat fisika tanah merupakan faktor penting bagi pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat fisika tanah pada areal tanaman karet   (Hevea brasiliensis)  yang sudah tidak produktif di kebun PTP. Nusantara III Rambutan. Penelitian menggunakan metode survei dan analisa tanah dilakukan di Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dan Laboratorium Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan. Parameter yang diamati meliputi tekstur tanah, bahan organik,  porositas,  kedalaman efektif tanah, permeabilitas tanah dan air tersedia.  Hasil penelitian menunjukkan jenis tanah pada lahan Afd. 5 PTP. Nusantara III Rambutan adalah Inceptisol, bertekstur lempung berpasir, kandungan bahan organik pada kedalaman 5 cm berkisar antara 0,84 % - 1,67 % dan pada kedalaman 25 cm berkisar antara 0,40 % - 0,93 %. Porositas tanah pada kedalaman 5 cm berkisar antara 46,33 % - 48,00 % dan pada kedalaman 25 cm berkisar antara 46,00 % - 46,66 %, kedalaman efektif tanah pada pakis, rumput dan keladi yaitu 54 cm, 58 cm dan 57 cm,  permeabilitas tanah pada kedalaman 5 cm berkisar antara 6,17 cm/jam - 17,85 cm/jam dan pada kedalaman 25 berkisar antara 0,35 cm/jam – 0,83 cm/jam, Jumlah air tersedia untuk lahan bervegetasi pakis, rumput dan keladi yaitu  7,00 %;  5,96 % dan 9,21 %. Sifat fisika tanah pada areal Afd. 5 PTP Nusantara III Rambutan dikategorikan kurang baik.   Kata Kunci: Fisika Tanah, Inceptisol, Karet, Tidak Produktif.
PENGARUH LAMA WAKTU PEMASAKAN TERHADAP KUALITAS LEMANG PADA ALAT PEMASAK LEMANG LISTRIK TIPE VERTIKAL (The Effect of Cooking Time on Lemang Quality Using Vertical Type Lemang Cooking Appliance) Gita Ferry Husain Manalu; Saipul Bahri Daulay; Nazif Ichwan
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.146 KB)

Abstract

ABSTRACT The process of lemang cooking is very simple and has some weakneses that can be minimalised. The purpose of this research was to examine the effect of temperature in vertical type lemang cooking appliance. This research was carried out by using non factorial randomized block design with three levels of time, i.e. 80, 90, and 100 minutes. Parameters observed were effective capacity and organoleptic values. The results showed that cooking time had significant effect on lemang quality and had significant effect on organoleptic test and highle significant effect on the capacity of the appliance. Key words : Glutinous Rice, Lemang, Glutinous Rice Cooker Appliance. ABSTRAK Proses pemasakan lemang merupakan pengolahan hasil pertanian tahap lanjut yang sangat sederhana dan memiliki beberapa kelemahan yang dapat diminimalisir dalam pengolahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji variasi waktu lama pemasakan pada kinerja alat pemasak lemang listrik tipe vertikal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap non – factorial dengan tiga taraf yaitu 80 menit, 90 menit dan 100 menit dengan tiga kali pengulangan tiap taraf. Parameter yang diamati adalah kapasitas efektif alat dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan lama waktu pemasakan memberikan pengaruh nyata terhadap kualitas lemang dan memberikan pengaruh nyata terhadap uji organoleptik dan berpengaruh sangat nyata terhadap kapasitas efektif alat. Kata Kunci : Ketan, Lemang, Alat pemasak lemang.
KAJIAN BAHAN PENGISI KEMASAN TERHADAP MUTU BUAH PEPAYA (Carica Papaya L.) PADA SIMULASI TRANSPORTASI DARAT (Study of Packaging Filler on Quality of Papaya Fruit (Carica Papaya L.) on Ground Transportation Simulation) Harija Alfian Nasution; Riswanti Sigalingging; Adian Rindang
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.469 KB)

Abstract

ABSTRACT   Papaya is classified as commodities with high economic value but perishable, and easy to loss weight due to the thin skin and soft flesh. A process of transporting the papaya fruit from producers to consumers is only done with very simple packaging. Improvements in packaging will provide a great advantage for marketing of papaya fruit. This study was aimed to determine the effect of different filler materials during ground transportation on papaya fruit quality. The results showed that the percentage of weight loss, mechanical damage, the highest hardness after the simulation with a frequency of 1.5 Hz and 3 Hz, were 6.74%; 71.48%; 4.23 gr/mm and 7%; 97.16%; 4.17 gr / mm at treatment PJT3 (plastic basket with a long straw filler material simulation 5 hours), while the lowest percentage after the simulation with a frequency of 1.5 Hz and 3 Hz, were 0.14%; 30.95%; 2.86 gr/mm and 0.17%; 26.18%; 2.56 gr / mm at treatment PKT1 (filler paper with simulated 1 hour) at the top. In this study, the most excellent packaging to reduce the deterioration of the papaya by simulating the transport of 1.5 Hz and 3 Hz was in a plastic basket with paper filler. Keywords: Banana Leaves, Filler, Papaya, Plastic Baskets, Rice Straw ABSTRAK   Pepaya tergolong komoditas yang bernilai ekonomi tinggi tetapi memiliki sifat yang mudah rusak (perishable) dan mudah turun susut bobotnya karena kulitnya yang tipis dan daging buahnya yang lunak. Proses pengangkutan buah pepaya dari produsen ke konsumen hanya dilakukan dengan kemasan yang sangat sederhana. Perbaikan dalam pengemasan akan memberikan keuntungan yang besar bagi pemasaran buah pepaya. Untuk mengurangi tingkat kerusakan buah pepaya selama pendistribusian maka perlu dilakukan pengkajian kemasan buah pepaya dengan bahan pengisi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap mutu buah pepaya dengan bahan pengisi kemasan yang berbeda selama transportasi darat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase susut bobot, kerusakan mekanis, kekerasan yang paling tinggi setelah simulasi pada frekuensi 1,5 Hz sebesar 6,74%; 71,48%; 4,23 gr/mm dan pada 3 Hz sebesar 7%; 97,16% ;4,17 gr/mm dengan perlakuan PJT3 (keranjang plastik bahan pengisi jerami dengan lama simulasi 5 jam), sedangkan persentase yang paling rendah setelah simulasi dengan frekuensi 1,5 Hz dan 3 Hz yaitu 0,14%; 30,95%; 2,86 gr/mm dan 0,17%; 26,18%; 2,56 gr/mm pada perlakuan PKT1 (bahan pengisi koran dengan simulasi 1 jam) pada bagian atas. Pada penelitian ini didapatkan kemasan yang paling baik untuk mengurangi penurunan mutu pada papaya dengan simulasi transportasi 1,5 Hz dan 3 Hz yaitu pada keranjang plastik dengan bahan pengisi koran.   Kata Kunci: Bahan Pengisi, Daun Pisang, Jerami Padi, Keranjang Plastik, Pepaya
IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH STROBERI (Fragaria x vescana L.) DENGAN TEKNIK JARINGAN SARAF TIRUAN (Indentification of Strawberry (Fragaria x vescana L.) Maturity with Artificial Neural Network) Luvi Harmayanvi Harahap; Saipul Bahri Daulay; Delima Lailan Sari Nasution
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.002 KB)

Abstract

ABSTRACT Identification of strawberry maturity  is still done manually by  the  farmers. Fruits was seen visually by eyes and  responded by  the brain  to differentiate maturity  level.  This study was a non-conventional method of measurement that used digital  image processing  to produce data  that will be processed by  artificial neural network and then processed using computer software that can be used to determine strawberry maturity level. The input images were strawberrys which were identified based on color histogram (RGB) and  then  the  program was built  using  visual  basic.  The  system was  trained with  some  strawberry  image  data  that  have different  values  in  each  classification  in  order  to  identify  the  level  of  maturity  of  the  strawberrys  with  backpropagation method. This identification system was capable to  identify the entire category of fruits with 96% correct identification. From the identification that had been done, it was found that 80 % was ripe strawberry, half ripe was  80 %, and 70 % was raw. Results of the identifications were affected by the shooting fruit process. Key words : Artificial Neural Network, Image Processing, Back Propagation, Identification, Strawberry. ABSTRAK   Identifikasi kematangan buah stroberi masih banyak dilakukan manual oleh para petani. Buah dilihat oleh mata lalu di respon oleh otak untuk membedakan tingkat kematangnnya. Penelitian ini metode pengukurannya non-konvensional yaitu menggunakan pengolahan citra digital (image processing) menghasilkan data yang akan diproses secara pelatihan dengan jaringan syaraf tiruan (artificial neural network) kemudian diolah dengan menggunakan perangkat lunak komputer sehingga dapat digunakan untuk menentukan tingkat kematangan buah stroberi. Buah stroberi diidentifikasi berdasarkan input histogram warna citra (RGB) yang didapat dari hasil capture lalu dibangun programnya dengan visual basic. System ini dilatih dengan beberapa gambar buah stroberi yang memiliki nilai yang berbeda  dalam beberapa klasifikasi untuk mengidentifikasi kematangan buah stroberi dengan menggunakan  metode backpropagation. Sistem identifikasi ini mampu mengenali seluruh kategori buah dengan tingkat keberhasilan identifikasi kebenaran 96%. Dari hasil identifikasi yang telah dilakukan menghasilkan tiga output identifikasi yaitu Stroberi matang 80%, setengah matang 80%, dan mentah 70%. Hasil identifikasi ini dipengaruhi oleh cara pengambilan gambar buah.   Kata Kunci : Jaringan Syaraf Tiruan, Pengolahan Citra, Back Propagation, Identifikasi, Stroberi.
EVALUASI KINERJA IRIGASI TETES DI TANAH LATOSOL PADA PRENURSERY TANAMAN KELAPA SAWIT ( Elaeis guineensis Jacq. ) (Evaluation of Drip Irrigation Performance in Latosol Soil on Prenursery of Oil Palm Plant (Elaeis guineensis Jacq.)) Sahat Marito Marbun; Sumono Sumono; Nazif Ichwan
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.998 KB)

Abstract

ABSTRACT   Drip irrigation system is the process of giving water around the root of the plant by dripping through the emitter. This study was aimed to determine the performance of drip irrigation in early seeding of oil palm crops and vegetative growth of oil palm seedlings. Parameters analyzed were texture, organic matter, porosity, moisture capacity, evapotranspiration, water usage uniformity, water use efficiency, adequacy of irrigation water, and wet and dry weight of oil palm seedlings.The results of this research were sandy clay sandstones texture, organic material was 2,41% (low criterion), porosity was 69,45% (porous criterion), water field capacity was 42,54%, evapotranspiration was 0,63 mm / day, uniformity of water usage was 95 70%, water efficiency was 99,34%, water adequacy was 2,093 l / day, wet weight was 56,97 g / plant, dry weight was 15,62 g / plant, and water content of plant was 72,69%. Keywords: Drip Irrigation, Prenursery, Oil Palm, Latosol Soil, Irrigation Performance. ABSTRAK Sistem irigasi tetes adalah proses pemberian air di sekitar daerah perakaran tanaman dengan cara meneteskan melalui emitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja irigasi tetes pada pembibitan awal tanaman kelapa sawit dan pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit. Parameter yang dianalisis adalah tekstur, bahan organik, porositas, kadar air kapasitas lapang, evapotranspirasi, keseragaman pemakaian air, efisiensi pemakaian air, kecukupan air irigasi, dan bobot basah dan kering bibit kelapa sawit. Dari penelitian ini diperoleh tekstur tanah lempung liat berpasir, bahan organik 2,41% termasuk kriteria rendah, porositas 69,45% termasuk kriteria porous, kadar air kapasitas lapang 42,54%, evapotranspirasi 0,63 mm/hari, keseragaman pemakaian air 95,70 %, efisiensi pemakaian air 99,34%, kecukupan air irigasi 2,093 l/hari, bobot basah 56,97 g/tanaman, bobot kering 15,62 g/tanaman, dan kadar air tanaman 72,69%. Kata kunci: Irigasi Tetes, Prenursery, Kelapa Sawit, Tanah Latosol, Kinerja Irigasi.  
UJI ALAT PIROLISIS LIMBAH POLIMER PADA BEBERAPA JENIS LIMBAH PLASTIK (Test of Polymer Waste Pirolysis Device on Several Types of Plactic Waste) Rika Martineza Angkat; Riswanti Sigalingging; Saipul Bahri Daulay
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.295 KB)

Abstract

ABSTRACT   The accumulation of plastic waste increase continuely due to the nature of the plastic that is difficult to decompose naturally so that it becomes a problem for the environment. Pyrolysis method is one of the alternative in handling of plastic waste that may overcome the dangers of plastic trash accumulation by  decomposition the polymer into oil. This study was aimed to determine the yield, fuel quality of the oil and type of oil. The results showed that the highest yield of pyrolysis was found 21.1% in flower plastic vase oil (HDPE) and the lowest yield was 18.2% in mulch plastic oil (Polyethylene). The highest increase in amount of oil was at 125 minutes and decrease in amount of oil was at 150 minutes. Mulch plastic  residue was 800 gr, gunny sack plastic was 780 gr and  flower pot plastic oil was 795 gr respectively. The highest cetane number was 67.2 for mulch plastic (Polyethylene) and the the lowest was 46.6 for plastic oil of gunny sack (Polypropylene). Keywords: Cetane Number, Plastic waste, Pyrolisis method, Yield. ABSTRAK   Penumpukan plastik bekas terus bertambah disebabkan oleh sifat plastik yang sulit terurai secara alami sehingga menjadi masalah bagi lingkungan hidup. Metode pirolisis merupakan salah satu alternatif dalam penanganan sampah plastik yang dapat mengatasi bahaya menumpuknya sampah plastik dengan cara mendekomposisikan kandungan polimer menjadi minyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen, kualitas bahan bakar dari minyak yang dihasilkan, dan jenis minyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi pada alat pirolisis terdapat pada minyak plastik pot bunga yaitu sebesar 21,1% dan rendemen terendah pada minyak plastik mulsa yaitu 18,2%. Kenaikan jumlah minyak yang tertinggi pada menit 125 dan penurunan jumlah minyak terjadi menit ke 150. Residu plastik mulsa sebesar 800 gr, plastik karung goni sebesar 780 gr dan plastik pot bunga sebesar 795 gr. Nilai bilangan setana tertinggi diperoleh pada minyak plastik mulsa yaitu 67,2 dan nilai bilangan setana terendah diperoleh pada minyak plastik karung goni yaitu 46,6. Kata kunci: Bilangan Setana, Limbah Plastik, Metode pirolisis, Rendemen.
APLIKASI PENGHITUNG ARAS PRODUKSI PADI BERBASIS SISTEM ANDROID (Calculator Application Rice Production Target Based on Android System) Ivan Jonathan; Saipul Bahri Daulay; Sulastri Panggabean
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.28 KB)

Abstract

ABSTRACT Rice was the main food commodities in Indonesian, as one of the main source of food commodities, rice production needs in the large quantity. On the previous method to count the rice production target, it still use the manual method that is less efficient and takes a long time. Counter application rice production target based on android system created to simplify counting the maximum level of rice production. By input the required data, then will get the calculation result of rice production target in the specific area and period. This application has it own local storage that enable user to save the calculation result according to the area and specific period. From the study that has been done in North Binjai District Binjai Regency had obtained the rice production target on 2011 was 33,14%, on 2012 was 30,75%, on 2013 was 31,89%, on 2014 was 33,47%, and on 2015 was 35,40%. Keyword : Application, Android, Rice Production Target ABSTRAK Padi merupakan komoditas pangan pokok bangsa Indonesia, sebagai sumber komoditas pangan pokok, produksi padi diperlukan dalam jumlah yang sangat besar. Pada metode-metode sebelumnya untuk menghitung besarnya aras produksi padi masih menggunakan metode manual yang kurang efisien dan memakan waktu yang lama. Aplikasi penghitung aras produksi padi yang berbasis android diciptakan untuk mempermudah penghitungan aras produksi padi. Dengan memasukkan data yang diperlukan maka akan didapat hasil perhitungan aras produksi padi pada daerah dan waktu tertentu. Aplikasi ini juga memiliki penyimpanan lokal yang memungkinkan penggunanya untuk menyimpan data yang telah dihitung sesuai dengan daerah dan periode waktunya. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai didapat aras produksi padi pada tahun 2011 sebesar 33,14%, tahun 2012 sebesar 30,75%, tahun 2013 sebesar 31,89%, tahun 2014 sebesar 33,47% dan tahun 2015 sebesar 35,40%. Kata kunci : Aplikasi, Android, Aras Produksi Padi  
PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG KACANG TOLO MERAH DENGAN TEPUNG UBI JALAR KUNING DAN LAMA PENGUKUSAN TERHADAP MUTU KERUPUK (The Effect of Ratio of Tolo Red Bean Flour with Yellow Sweet Potato and Length of Steaming on the Quaity of Chips) Putra Ardiansyah; Ismed Suhaidi; Hotnida Sinaga
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.005 KB)

Abstract

ABSTRACT The aim of the research was to determine the effect of ratio of tolo red bean flour with yellow sweet potato flour and length of steaming on the quality of chips. This research used completely randomized design with two factors i.e, the ratio tolo red bean flour with yellow sweet potato flour (K)(K1 = 90 : 10; K2 = 80 : 20; K3 = 70 : 30; and K4 = 60 : 40) (%) and length of  steaming (T) (T1 = 60 minutes; T2 = 70 minutes; T3 = 80 minutes; and T4 = 90 minutes). The ratio of tolo red bean flour with yellow sweet potato flour had highly significant effect on ash content, fat content, protein content, starch content, volume of expansion, hedonic value of consumer acceptance, hedonic value of fried chips color, hedonic value of flavor,score value of raw chips color, and score value of crispness. The length of steaming had highly significant of moisture content, ash content, fat content, protein content, starch content, volume of expansion, hedonic value of costumer acceptance, hedonic value of fried chips color, hedonic value of flavor,score value of raw chips color, and score value of crispness. Interactions of two factors had highly significant effect on protein content and score value of crispness. The ratio of tolo red bean flour with yellow sweet potato flour of 70 : 30% and length of steaming of 60 minutes produced the best quality of fried chips. Keywords : chips,length of steaming, tolo red bean flour, yellow sweet potato flour ABSTRAK   Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbandingan tepung kacang tolo merah dengan tepung ubi jalar kuning dan lama pengukusan terhadap mutu kerupuk. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu perbandingan tepung kacang tolo merah dengan tepung ubi jalar kuning (K) (K1 = 90 : 10 ; K2 = 80 : 20 ; K3 = 70 : 30; K4 = 60 : 40 ) (%)  dan lama pengukusan  (T) (T1 = 60 menit ; T2 = 70 menit ; T3 = 80 menit ; T4 = 90 menit). Perbandingan tepung kacang tolo merah dengan tepung ubi jalar kuning memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar pati, volume pengembangan, nilai hedonik penerimaan panelis, nilai hedonik warna kerupuk goreng, nilai hedonik rasa,nilai skor warna kerupuk mentah, dan nilai skor kerenyahan. Lama pengukusan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar pati, volume pengembangan, nilai hedonik penerimaan panelis, nilai hedonik warna kerupuk goreng, nilai hedonik rasa,nilai skor warna kerupuk mentah, dan nilai skor kerenyahan. Interaksi kedua faktor memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kadar protein dan nilai skor kerenyahan. Perbandingan tepung kacang tolo merah dengan tepung ubi jalar kuning 70 : 30%  dan lama pengukusan 60 menit memberikan pengaruh yang terbaik untuk mutu kerupuk goreng.   Kata kunci : lama pengukusan, kerupuk,tepung kacang tolo merah, tepung ubi jalar kuning
PENGARUH PERBANDINGAN BUBUR ALPUKAT DENGAN SARI MARKISA DAN JUMLAH GUM ARAB TERHADAP MUTU MARGARIN BUAH (The Effect of Avocado Pulp and Passion Fruit Juices Mixtures and Arabic Gum on The Fruit Margarine Quality) Atika Laila Sari; Herla Rusmarilin; Sentosa Ginting
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.9 KB)

Abstract

ABSTRACT Fruit margarine made from the mixture of avocado pulp and passion fruit juices has a slightly sour in taste, so that salt and sugar were added to improve its organoleptic quality. The aim of this research was to determine the effect of mixture of avocado pulp along with passion fruit juices and arabic gum on the fruit margarine quality. This study used completed randomized factorial design with two factors : the ratio of avocado pulp with passion fruit juice  (80% : 20% ; 65% : 35%; 50% : 50%; 35% : 65%; 20% : 80%) and amount of Arabic gum  (0,75%, 1,00%, 1,25%). The parameters analyzed were moisture  content, ash content, vitamin C content, fat content,  total acid, total soluble solid, color index,  pH, hedonic scales of color, flavor, taste, texture and spreadability. The mixture  of 80% of avocado pulp and 20% passion fruit juice with 1,25% of Arabic gum resulted in the best quality of fruit margarine. Keywords : Arabic Gum, Avocado, Fruit Margarine, Passion Fruit ABSTRAK   Margarine buah dibuat dari campuran daging buah alpukat dan sari buah markisa yang memiliki rasa sedikit asam, sehingga perlu ditambahkan garam dan gula untuk meningkatkan mutu organoleptiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh campuran daging buah alpukat dan sari markisa serta penambahan gum arab terhadap mutu margarin.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor : perbandingan daging buah alpukat dengan sari markisa (80% : 20% ; 65% : 35%; 50% : 50%; 35% : 65%; 20% : 80%), dan jumlah gum arab (0,75%, 1,00%, dan 1,25%).  Parameter mutu margarin yang diamati adalah kadar air, kadar abu, vitamin C, kadar lemak, total asam, total padatan terlarut, indeks warna, pH, nilai hedonik warna, flavor, rasa, tekstur dan daya oles.  Campuran buah alpukat 80% dan sari markisa 20% dengan penambahan gum arab 1,25% menghasilkan margarin dengan mutu terbaik.   Katakunci : Alpukat, Gum Arab, Margarin Buah, Markisa

Filter by Year

2013 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian More Issue