cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30898145     EISSN : 30901294     DOI : https://doi.org/10.63822/aksikita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 305 Documents
Implementation of Productive Waqf as a Shariah-Based Economic Empowerment Solution in the Community in the Neighborhood of Rizki Bakti Negeri Foundation in Pekanbaru Wali Saputra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yb6xhd49

Abstract

This community service initiative seeks to actualize the principle of productive waqf as a sharia-compliant economic empowerment strategy within the community surrounding the Yayasan Rizki Bakti Negeri Pekanbaru. The primary issues discerned include the populace's inadequate comprehension of productive waqf, in addition to the insufficient deployment of waqf assets in enduring economic endeavors. The methodology for implementation is delineated into four phases: preparatory measures, execution, assessment and documentation, as well as the perpetuation of the evaluative outcomes. These initiatives encompass training sessions, mentorship, the collection of cash waqf, and the formation of business units managed collectively using waqf resources. The outcomes of the initiatives indicate an enhancement in the community's awareness of productive waqf, the establishment of local waqf management collectives, and the realization of business entities in the form of sharia-compliant food kiosks capable of generating profits and uplifting the surrounding populace. Beyond the economic ramifications, these initiatives also fortify the spiritual values and social cohesion within the community. The evaluation process was conducted through empirical field observations, surveys, and open dialogue forums, revealing that a significant majority of participants endorsed the sustainability of the program and expressed a desire for its expansion into additional sectors. The program has effectively laid the groundwork for an initial community-oriented productive waqf ecosystem characterized by transparency, participation, and adherence to Sharia principles. It is anticipated that this initiative can be replicated in other locales as a paradigm of inclusive and sustainable Islamic economic empowerment.
Education of Zakat, Infaq, and Waqf  (ZIWAF) as a Sharia Economic Instrument for Social Welfare in the Community in the Neighborhood of Rizki Bakti Negeri Foundation Pekanbaru Wali Saputra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/x7vfa542

Abstract

This community service initiative seeks to enhance public literacy and awareness concerning zakat, infaq, and waqf (ZIWAF) as pivotal instruments of the sharia economy, which contribute to the realization of social welfare. Activities were conducted within the context of the Rizki Bakti Foundation in Pekanbaru Negeri, employing a participatory educational approach that included training, simulation, discussion, and digital outreach campaigns. The results from pre-test and post-test assessments indicated a substantial improvement in participants' understanding of ZIWAF concepts and practices. Additionally, this initiative culminated in the formation of a community forum “Friends of ZIWAF”, the distribution of educational materials, and sustainability strategies through advanced training and technological integration. These findings illustrate that ZIWAF education possesses significant potential for reinforcing the community-oriented Islamic economic system. This program stands as a model that can be replicated in other communities as a strategic framework for religious social empowerment within the context of the Ummah economy.
Pengembangan Karakter Kepemimpinan dan Keterampilan Kerja Sama Peserta Didik SMA melalui Pendekatan Experiential Learning: Studi Kasus di SMAN 8 Kota Serang Aditya Budi Atma Rusadi; Caesar Putra Anugerah; Hadi Prasetyo; Muhamad Iqbal; Raudhotul Aliyah; Latif, Latif; Ayu Pratami
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ysb7by82

Abstract

Kepemimpinan dan keterampilan kerja sama merupakan elemen penting dalam pendidikan karakter abad ke-21. Namun, sistem pembelajaran di sekolah menengah masih cenderung menekankan aspek kognitif, sementara dimensi sosial dan afektif seperti kolaborasi dan kepemimpinan sering kali terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan karakter kepemimpinan dan keterampilan kerja sama peserta didik melalui pendekatan experiential learning dalam sebuah program pelatihan berbasis kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian dilakukan di SMAN 8 Kota Serang dengan melibatkan 35 peserta didik sebagai subjek. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mencakup pre-test, post-test, observasi partisipatif, refleksi individu, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman peserta pada indikator kerja sama tim, peran pemimpin, komunikasi efektif, dan pengambilan keputusan bersama, masing-masing meningkat sebesar 43–44 poin. Refleksi dan observasi menunjukkan transformasi sikap peserta terhadap nilai-nilai kolaborasi dan kepemimpinan. Umpan balik dari peserta dan guru menunjukkan bahwa pendekatan experiential learning tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual, tetapi juga membentuk karakter dan sikap sosial peserta secara nyata. Temuan ini mengindikasikan bahwa experiential learning merupakan strategi yang efektif dan relevan dalam membangun kepemimpinan kolaboratif sejak usia sekolah. Penelitian ini merekomendasikan replikasi program serupa secara sistemik sebagai bagian dari upaya pendidikan karakter di sekolah menengah.
Deteksi Gula Darah Sewaktu (GDS) pada Lansia Melalui Edukasi Kesehatan Penyakit Diabetes Melitus di Banyumas Ani Kuswati; Wahyudi; Widjijati; Ulfah Agus Sukrilah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hn2ppg26

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai dengan kadargula darah melebihi normal. Kadar gula darah sewaktu (GDS) sama atau lebih dari 200 mg/dL dan kadar gula darah puasa di atas atau sama dengan 126 mg/dL.Gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Umumnya tingkat gula darah bertahan pada batas-batas yang sempit sepanjang hari, 4-8 mmol/l (70-150mg/dl). Tingkat ini meningkat setelah makan dan biasanya berada pada level terendah pada pagi hari, sebelum orang makan. Tujuan pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan GDS adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terkait deteksi dini penyakit gula. Metode Pemeriksaan GDS yang dilakukan adalah pemeriksaan dengan meteran. Peserta yang datang kurang lebih 34 orang, dan 20 peserta yang mengikuti pemeriksaan dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah pasien, kemudian dilakukan pemeriksaan GDS. Hasil pemeriksaan didapatkan ada warga memiliki gula darah diatas batas normal atau >200 mg/dLyaitu 10 orang (50 %) dan 7 orang (35%) terindikasi, dan sisanya 3 orang (15%) memiliki GDS Normal. Kemudian diberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit gula pada peserta. Hasil pre dan post test pengetahuan terdapat kenaikan rata-rata skor pengetahuan sebesar 28,3 poin
Menuju Pemasaran Berkelanjutan: Pelatihan Digital Marketing dan Implementasi Kemasan Ramah Lingkungan pada Usaha Kunyit di Desa Kombo Muhajirin; Juwani; Sugeng Widakdo
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hkshvk73

Abstract

Program ini bertujuan meningkatkan daya saing usaha kunyit di Desa Kombo melalui pelatihan digital marketing dan penerapan kemasan ramah lingkungan. Pelaku usaha menghadapi tantangan dalam pemasaran digital dan penggunaan kemasan yang kurang menarik serta tidak ramah lingkungan. Kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan mencakup penggunaan media sosial dan marketplace, serta desain kemasan berbasis bahan ramah lingkungan dan pesan pemasaran hijau. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan promosi digital dan kesadaran keberlanjutan di kalangan peserta. Produk kunyit kini tampil lebih menarik dan informatif, dengan jangkauan pasar yang lebih luas. Program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi digital dan praktik usaha berkelanjutan dapat memperkuat UMKM lokal, serta memiliki potensi replikasi di wilayah lain dengan komoditas serupa.
Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Fitriati Tean; Risky Diya Amalia Rais; Nurhama A. Tadeko
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fg9ynt28

Abstract

Keterbatasan sarana pembelajaran di lembaga PAUD, khususnya APE menjadi kendala dalam mengoptimalkan perkembangan motorik halus anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui pelatihan pembuatan dan pemanfaatan APE dari barang bekas bersama guru dan orang tua di PAUD KB Mutiara Hati Mondono. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, dan pendampingan penggunaan APE dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru dan orang tua antusias dalam menciptakan APE seperti puzzle botol plastik, maze tutup botol, threading kancing, dan finger painting alami. Anak-anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari, dan kreativitas. Program ini terbukti efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kolaborasi sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan berkelanjutan.
Sosialisasi Metode Pembelajaran C4 (Creativity, Critical Thinking, Collaboration and Communication) sebagai Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa DI SMK ATLANTIS PLUS Marlia, Rina; Sriyanti , Rini; Saragih, Tuty Kurniawaty
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/65bf9q88

Abstract

Kegiatan sosialisasi metode pembelajaran C4 yang dilaksanakan di SMK Atlantis Plus bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan menerapkan strategi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan abad ke-21. Pendekatan C4 yang meliputi kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi dinilai mampu mendorong peningkatan minat belajar siswa serta menumbuhkan keterampilan esensial yang dibutuhkan di dunia kerja. Kegiatan ini melibatkan 30 guru dari berbagai jurusan dan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru terhadap konsep C4, dari rata-rata skor pre-test 62,3 menjadi 85,7 pada post-test. Sebanyak 95% peserta menyatakan sosialisasi ini sangat membantu, dan 87% di antaranya menyatakan siap mengimplementasikan C4 di kelas masing-masing. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi tidak hanya efektif secara teoritis, tetapi juga memberikan dampak praktis dalam meningkatkan kesiapan guru menghadapi perubahan paradigma pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari transformasi pendidikan di SMK Atlantis Plus menuju pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21.
Pengabdian Mahasiswa dalam Peningkatan Kesehatan,Kebersihan Lingkungan, Pendidikan, dan UMKM di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Wydyanto; Didik Prayogi; Irawan Supriyadi; Egi Satria; Yodi Aswanto; Atari Diance; Dhini Novely Saputri; Khoirul Umam; Nadiv Ahmad; Ega Praditya Tama Putra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vc2xgx39

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Bina Darma Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dilaksanakan di Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui intervensi pada empat sektor utama, yaitu kesehatan, kebersihan lingkungan, pendidikan, dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pendekatan partisipatif, pelatihan langsung, serta kolaborasi dengan perangkat desa dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi dalam layanan posyandu, terbentuknya kebiasaan kerja bakti lingkungan, peningkatan kualitas produk UMKM keripik pisang melalui desain kemasan dan pemasaran digital, serta peningkatan semangat belajar siswa di sekolah dasar melalui pendampingan belajar. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran praktis bagi mahasiswa dalam mengasah keterampilan sosial dan profesional. Disarankan agar kegiatan ini mendapat dukungan berkelanjutan dari pemangku kebijakan lokal guna memperkuat dampak jangka panjang.  
Pelatihan Digital Marketing untuk Siswa SMA yang Memiliki Usaha Online Sederhana Narsih, Dwi; Muzdalifah; Saputro, Firdaus Budhy; Sriyono; Friza Youlinda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7rqq6e98

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa SMA dalam mengelola usaha online melalui strategi digital marketing yang efektif dan aplikatif. Peserta terdiri dari siswa-siswa yang telah memiliki usaha kecil secara daring. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep digital marketing, pembuatan konten promosi, serta penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 48,6 menjadi 84,3 setelah pelatihan. Sebagian besar peserta berhasil membuat akun bisnis, menyusun profil usaha, dan merancang rencana promosi mingguan secara mandiri. Selain itu, tingkat kepuasan peserta sangat tinggi, dengan 92% merasa pelatihan ini bermanfaat dan 88% merasa lebih percaya diri dalam memasarkan produknya. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan kewirausahaan digital di lingkungan sekolah.
Etika dan Keamanan Digital dalam Penggunaan AI di Kelas SMA Wachid Hasim 5 Surabaya Suyono; Suhartono; Icha Dwi Listari; Meia Melati Putri; Valentina Suryani Ades; Efrandi Arnoldus Sandur
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jm9f2426

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan yang menuntut guru untuk memahami etika dan keamanan digital, terutama dalam penerapannya di kelas. Namun, banyak guru di SMA Wachid Hasyim 5 Surabaya masih kurang terlatih, sehingga diperlukan pendampingan untuk mampu meningkatkan kompetensi mereka. Kegiatan ini yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan guru dalam menerapkan etika dan keamanan digital saat menggunakan AI di dalam kelas, serta memetakan potensi yang dimiliki sekolah untuk upaya pengembangan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan tim dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Pendekatan yang digunakan Asset Based Community Development (ABCD) dengan 5 (lima) tahapan: 1) Wawancara Apresiatif untuk memahami kebutuhan guru; 2) Pemetaan Potensi (Assets Mapping) untuk mengidentifikasi sumber daya yang dimiliki sekolah; 3) Tautan dan Mobilisasi Aset (Linking and Mobilizing Assets) dengan memanfaatkan kompetensi guru, fasilitas, dukungan dari komunitas; 4) Penyusunan Rencana Aksi; dan 5) Monitoring dan Evaluasi. Peserta yang terdiri dari 25 guru, termasuk kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Kegiatan ini yang berhasil meningkatkan antusiasme dan respons positif para peserta, dengan 68% guru menyatakan materi yang disampaikan baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, 56% peserta merasa praktik relevan dalam menerapkan AI secara etis di dalam kelas.

Page 8 of 31 | Total Record : 305