cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
EVALUASI KINERJA USAHA AGRIBISNIS KERAPU (Kasus: Desa Pulau Sembilan, Kecamatan Pangkalan Susu,Kabupaten Langkat). Yusak Maryunianta, Hamidah; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.61 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja usaha agribisnis kerapu. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan metode Simple Random Sampling. Jumlah sampel ditentukan dengan metode Slovin. Metode analisis menggunakan CIPP     (Context, Input, Process, Product) dipadukan dengan tabulasi sederhana menggunakan Indikator Skoring dengan pertanyaan kepada sampel, jawaban A skor 3, B skor 2, C skor 1. Hasil penelitian ini adalah kinerja usaha agribisnis kerapu di daerah penelitian baik. Pelaksanaan Program Usaha Agribisnis Kerapu di daerah penelitian berhasil dengan tingkat ketercapaian 96,91%. Kata kunci: Evaluasi, Kinerja, Usaha Agribisnis Kerapu.
PENGARUH BUAH IMPOR TERHADAP DAYA SAING BUAH LOKAL (Studi Kasus : Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara) Michaela Glady Sinambela; Luhut Sihombing; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.165 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk (1) Untuk mengetahui pola perdagangan buah impor antar wilayah yang berjalan, (2) Untuk menganalisis pengaruh keberadaan buah impor terhadap buah lokal secara kuantitatif di daerah penelitian, (3) Untuk mengetahui pola konsumsi masyarakat terhadap buah impor dan buah lokal di daerah penelitian, dan (4) Untuk menganalisis strategi peningkatan daya saing buah lokal terhadap keberadaan buah impor di daerah penelitian. Metode penetuan sampel yang digunakan pada penelitian adalah Accidental Sampling dengan jumlah sampel 30 pedagang dan 30 konsumen. Pengujian hipotesis menggunakan metode (1) metode deskriptif, (2) metode analisis linier berganda serta alat bantu SPSS, (3) metode deskriptif penjabaran pola konsumsi, dan (4) metode analisis SWOT dan rencana kegiatan serta kebijakan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Pola perdagangan buah impor yang sedang berjalan adalah Negara China, Banda Aceh, Brebes (Jawa Timur), Berastagi, Simalungun, Tuntungan, dan Tanjung Morawa lalu disalurkan ke pasar sentral kemudian didistribusikan berbagai pasar di Kota Medan, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi harga buah lokal adalah jumlah buah impor, dan kurs rupiah terhadap dollar, (3) Buah yang paling diminati adalah buah jeruk dan mangga. Hal-hal yang mempengaruhi konsumen dalam mengkonsumsi buah adalah jenis buah, kebiasaan, pengetahuan akan kandungan buah, ketersediaan, ketergantungan pada impor, asal produksi, alasan mengkonsumsi, lokasi pedagang, budget belanja, intensitas mengkonsumsi, dan kebutuhan, serta (4) Faktor internal yang mempengaruhi daya saing buah lokal adalah modal, kualitas buah, tampilan (packing) buah, ketersediaan, dan sifat buah yang musiman. Sedangkan faktor eksternal adalah penggunaan pengawet, supermarket di sekitar pasar tradisional yang identik dengan buah impor, permintaan (minat) konsumen, penawaran dari agen, hari raya besar/akhir pekan, dan harga buah   Kata kunci: regresi linier berganda, buah impor, buah lokal, pola konsumsi, analisis SWOT
PARTISIPASI PETANI DALAM PENERAPAN USAHATANI PADI ORGANIK (Studi Kasus: Desa Lubuk Bayas Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai) Reslila Sitopu; Lily Fauzia; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.881 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penerapan usahatani padi organik, tingkat partisipasi petani dalam penerapan usahatani padi organik, hubungan karakteristik sosial ekonomi petani dengan tingkat partisipasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penentuan daerah penelitian ditentukan secara sengaja (pursposive). Metode penentuan sampel ditentukan secara acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 30 KK. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, korelasi rank spearman, dan skoring. Dari penelitian diperoleh hasil yakni perkembangan penerapan usahatani organik dari tahun 2008-2012 sebesar 566.67% dan tingkat partisipasi petani adalah sedang. Terdapat hubungan yang nyata antara pengalaman bertani, umur, dan frekuensi mengikuti penyuluhan dengan tingkat partisipasi petani dalam penerapan usahatani padi organik. Kata Kunci : Padi Organik, Tingkat Partisipasi, Karakteristik Sosial Ekonomi Petani
TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP PENGGUNAAN PUPUK SESUAI DOSIS ANJURAN PADA USAHATANI PADI SAWAH (Studi Kasus: Desa Sidoarjo Dua Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang) Lasdiman Sitanggang; Satia Negara Lubis; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.206 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi petani terhadap penggunaan pupuk sesuai dosis anjuran pada usahatani padi sawah, mengetahui pengaruh karakteristik sosial ekonomi terhadap tingkat adopsi petani terhadap penggunaan pupuk sesuai dosis anjuran pada usahatani padi sawah. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan tertentu.Penarikan sampel dilakukan dengan MetodeSimple Random Sampling, yaitu sampel diambil secara acak sejumlah 30 orang dari 101 jumlah populasi.Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Skala Likert dan  Analisis Model Logit. Hasil penelitian menunjukkan bahwatingkat adopsi petani terhadap penggunaan pupuk sesuai dosis anjuran pada usahatani padi sawah di daerah penelitian positif. Secara serempak variabel bebas (umur, tingkat pendidikan, luas lahan, pengalaman bertani dan tingkat pendapatan) berpengaruh terhadap tingkat adopsi petani terhadap penggunaan pupuk sesuai dosis anjuran, secara parsial variabel bebastingkat pendidikan berpengaruh terhadap tingkat adopsi penggunaan pupuk sesuai dosis anjuran. Sedangkan variabel bebas umur, luas lahan, pengalaman bertani dan tingkat pendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat adopsi penggunaan pupuk sesuai dosis anjuran. Kata kunci : Pupuk, Tingkat adopsi, Dosis anjuran
STRATEGI PEMASARAN CINCAU HITAM (Mesona Palustris) DI KOTA MEDAN Nur’aidah Nasution; Lily Fauzia; A.T. Hutajulu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.391 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran cincau hitam, untuk mengetahui faktor internal dan eksternal pada pemasaran cincau hitam dan untuk mengetahui strategi pemasaran cincau hitam. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan tertentu. Metode penentuan sampel adalah metode sensus, yaitu seluruh industri cincau hitam di Kota Medan menjadi sampel dalam penelitian ini. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SWOT. Hasil penelitian ini yaitu terdapat dua jenis saluran pemasaran cincau hitam di Kota Medan. Faktor internal yang terdiri dari kekuatan yaitu harga jual cincau hitam, jumlah produksi cincau hitam, kualitas produk, jumlah tenaga kerja dan kelemahan yaitu modal usaha, variasi produk, teknologi produksi cincau hitam. Faktor eksternal yang terdiri dari peluang yaitu bahan baku dan permintaan pasar serta ancaman yaitu perusahaan pesaing dan pergantian musim. Strategi pemasaran cincau hitam di Kota Medan menggunakan strategi turn around yaitu meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang. Kata Kunci : Cincau Hitam, Faktor Internal dan Eksternal, Strategi Pemasaran
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI SALAK Kasus : Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan Arnol Sitompul; Yusak Maryunianta; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.211 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dan menentukan strategi pengembangan agroindustri salak di daerah penelitian. Metode pengambilan sampel secara Purposive Sampling, Snowball Sampling dan Accidental dengan jumlah sampel 35 orang. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh (1) Kekuatan agroindustri salak dalam pengembangannya adalah ketersediaan bahan baku yang melimpah, ketersediaan tenaga kerja yang banyak, variasi jenis produk banyak, memiliki sertifikat produk, jumlah produksi bertambah dan produk sudah mulai dikenal masyarakat. Kelemahan agroindustri salak dalam pengembangannya adalah keterbatasan modal, kurangnya tenaga profesional, dan kurangnya kemitraan industri. Peluang agroindustri salak dalam pengembangnya adalah pemasaran yang cukup luas, adanya dukungan Pemkab, sarana dan prasarana yang mendukung, nilai jual olahan salak tinggi, sistem birokrasi dan keamanan yang baik. Ancaman agroindustri salak dalam pengembangannya adalah ketidakstabilan harga salak, kurang partisipasi petani dalam pelatihan, dan kurangnya koordinasi antara instansi Pemkab. (2) Strategi pengembangan agroindustri salak adalah strategi agresif (growth oriented strategy) yaitu dengan melakukan kegiatan dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi olahan salak dan melakukan pemasaran produk hingga ke luar negeri dan memanfaatkan dukungan Pemkab, sarana dan prasarana untuk mempromosikan berbagai produk yang telah bersertifikat. Kata Kunci : Strategi, Agroindustri Salak
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI PADI ORGANIK (Studi Kasus : Desa Lubuk Bayas, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai ) Sri Novi Yanti; Sinar Indra Kesuma, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.485 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menghitung besarnya pendapatan petani padi organik didaerah penelitian, untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pendapatan didaerah penelitian, untuk menentukan strategi peningkatan pendapatan didaerah penelitian. Adapun metode analisis yang digunakan SWOT. Hasil Penelitian diperoleh : 1) besar Pendapatan petani organik didaerah penelitan adalah rata – rata 18.727.853/ Kg dengan jumlah rata – rata produksi 5.730 Kg/Ha 2) faktor – faktor Kekuatan terdiri dari Motivasi petani, Pengalaman petani, ketersediaan tenaga kerja dalam keluarga, lahan yang sesuai untuk bertanam padi organic, pemasara yang mudah, Cita Rasa Beras Organik , Kualitas Padi Organik, 3) faktor – faktor kelemahan terdiri dari kekuarangan modal, Penggunaan pupuk yang kurag maksimal, biaya tenaga kerja yang mahal, luas lahan yang sempit, tingkat adopsi tekhnologi, 4) faktor – faktor Peluang terdiri dari adanya akses kredit, ketersediaan bibit dan pupuk, nilai ekonomis dari padi organic, adanya pemasaran yang bak dan kebutuhan konsumen dan faktor – faktor ancaman terdiri dari Musim penghujan, kenaikan harga input, kelangkaan TKLK, Serangan hama dan penyakit, adanya saingan dengan beras nonorganik yg lebih berkualitas. Kata Kunci : Padi Organik, Strategi Peningkatan Pendapatan, faktor   Internal dan  Eksternal
STRATEGI PEMASARAN AGROINDUSTRI PANCAKE DURIAN DI KOTA MEDAN Machfira Ernisolia Putri; Lily Fauzia, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.951 KB)

Abstract

ABSTRAK MACHFIRA ERNISOLIA P (100304107/AGRIBISNIS) dengan judul skripsi STRATEGI PEMASARAN AGROINDUSTRI PANCAKE DURIAN DI KOTA MEDAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret tahun 2014 dengan bimbingan oleh Ir. Iskandarini, MM, Ph.D dan Ir.Lily Fauzia, M.Si. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman agroindustri pancake durian di Kota Medan serta untuk mengetahui strategi pemasaran agroindustri pancake durian di Kota Medan. Penentuan daerah dilakukan secara purposive yaitu berdasarkan kriteria atau tujuan tertentu dengan mempertimbangkan bahwa agroindustri pancake durian di daerah tersebut dapat memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Metode pengambilan sampel adalah metode snowball sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode SWOT. Strategi yang diperoleh untuk meningkatkan pemasaran agroindustri pancake durian di daerah penelitian adalah strategi agresif atau strategi SO (Strengths – Oppurtunities) yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada dengan kegiatan, yaitu meningkatkan modal usaha untuk menghasilkan produk sesuai dengan tingkat selera dan pangsa pasar, memanfaatkan peluang pasar dengan harga jual produk dan memanfaatkan peluang pada tingkat selera masyarakat dengan meningkatkan jumlah produksi. Kata Kunci : Pancake Durian, Agroindustri, Strategi Pemasaran.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG (Studi Kasus: Desa Lau Bekeri, Kecamatan Kuta Limbaru, Kabupaten Deli Serdang) Amanda Rizka Nabilla; Rahmanta Ginting; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.051 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan petani jagung di daerah penelitian. Metode analisis pertama yang digunakan adalah Fungsi Produksi Model Coob-Douglass dan metode analisis kedua yang digunakan adalah Fungsi Pendapatan Persamaan Regresi Linier Berganda (Multiple Linier Regression). Pengambilan sampel dilakukan secara acak (Simple Random Sampling) dengan total sampel sebanyak 57 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara serempak, variabel luas lahan, jumlah bibit, jumlah pestisida, jumlah pupuk, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung di daerah penelitian, namun secara parsial variabel jumlah bibit, jumlah pestisida, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung, sedangkan variabel luas lahan dan jumlah pupuk tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung di daerah penelitian; 2) Secara serempak variabel harga jual jagung, biaya lahan, biaya bibit, biaya pestisida, biaya pupuk, upah tenaga kerja, dan biaya alsintan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani jagung di daerah penelitian. Secara parsial, variabel harga jual jagung, biaya lahan, biaya bibit, biaya pupuk, upah tenaga kerja, dan biaya alsintan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani jagung, sedangkan variabel biaya pestisida tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani jagung di daerah penelitian. Kata Kunci: Faktor-Faktor Produksi, Faktor-Faktor Pendapatan, dan Pendapatan Petani
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PETANI PETERNAK SAPI DENGAN KINERJA PENYULUHAN (KASUS: DESA ARA CONDONG, KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT) Dewi Purnamasari Damanik; Meneth Ginting; Yusak Maryunianta
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.663 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui Bagaimana perkembangan ternak sapi potong 5 tahun terakhir di Kabupaten Langkat, Bagaimana karakteristik petani peternak sapi potong, Bagaimana kinerja penyuluhan didaerah penelitian , Bagaimana hubungan antara karakteristik petani peternak dengan kinerja penyuluhan didaerah penelitian. Metode penelitian yaitu menggunakan metode deskriptif, dengan CIPP dan menggunakan metode Rank Spearman. Hasil penelitian diperoleh (1) Perkembangan ternak sapi lima tahun terakhir di daerah penelitian meningkat setiap tahunnya dengan rata-rata peningkatan 26% per tahunnya (2) Karakteristik peternak di daerah penelitian beragam. Usia rata-rata peternak adalah 42 tahun, dan usia ini masih tergolong dalam usia yang produktif. Tingkat pendidikan peternak yaitu rata-rata tingkat Sekolah Menengah Pertama/SMP, rata-rata penglaman beternak petani 4 tahun, rata-rata jumlah ternak setiap peternak 3 ekor, dan rata-rata jumlah tanggungan keluarga setiap peternak adalah empat orang (3) Hasil penelitian menggunakan CIPP (Context, Input, Process, Product) bahwa pelaksanaan kinerja penyuluhan di daerah penelitian diperoleh sebesar 38,2 dengan persentase ketercapaian sebesar 61,06%. Artinya pelaksanaan kinerja kelompok tani di daerah penelitian kurang baik (4) Dari uji Rank Spearman dikatahui bahwa karakteristik peternak yang mempunyai hubungan yang nyata dengan kinerja penyuluh adalah jumlah ternak dan jumlah tanggungan keluarga. Sedangkan karakteristik dari segi umur, lamanya beternak, dan pendidikan peternak tidak berpengaruh nyata terhadap kinerja penyuluhan di daerah penelitian. Kata kunci: karakteristik petani peternak, peternak sapi, kinerja penyuluh

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue