cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkeperawatanstikesicme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEPERAWATAN
ISSN : 20882173     EISSN : 25804782     DOI : https://doi.org/10.35874/jkp.v22i2.1365
Core Subject : Health,
jurnal keperawatan memuat karya ilmiah tentang keperawatan di bidang keperawatan maternal, anak, geronti, komunitas dan lain lain
Articles 256 Documents
Pengaruh kombinasi kompres hangat dengan nafas dalam terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia dengan rhematoid arthritis Windy Silegar Maelani; Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso; Arif Wijaya
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i3.1053

Abstract

Rhematoid arthritis merupakan suatu penyakit yang menyerang persendian yang menimbulkan nyeri, kekakuan, pembengkakan, peradangan, dan keterbatasan gerak. Tindakan keperawatan non-farmakologi yang bisa mengurangi nyeri sendi pada lansia dengan rhematoid arthritis adalam kombinasi kompres hangat dengan nafas dalam. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh kombinasi kompres hangat dengan nafas dalam terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia di Posyandu Lansia Dusun Mojo Desa Tampingmojo. Desain penelitian yang digunakan adalah desain quasy experiment. Populasi penelitian adalah lansia dengan rhematoid arthritis sebanyak 68. Sampel penelitian ini 22 responden dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala nyeri numeric rating scale, analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon rank dengan tingkat kesalahan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan kombinasi kompres hangat dengan nafas dalam nyeri berat sebanyak 15 responden (68,2%) dan setelah diberikan kombinasi kompres hangat dengan nafas dalam nyeri ringan sebanyak 15 responden (68,2%). Hasil uji statistik Wilcoxon rank didapatkan nilai p = 0,000 < alpha 0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh kombinasi kompres hangat dengan nafas dalam terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia dengan rhematoid arthritis. Pemberian kombinasi kompres hangat dengan nafas dalam ini dapat menurunkan nyeri sendi, merileksasikan otot, dan melancarkan peredaran darah.
Perilaku ibu dalam mengatasi hambatan pemberian ASI Dita Kartika Sasi; Shrimarti Rukmini Devy; M. Bagus Qomaruddin
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i3.1056

Abstract

Air susu ibu merupakan sumber nutrisi terbaik yang dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Seorang Ibu tidak jarang akan mengalami berbagai hambatan dalam proses pemberian ASI yang akan mempengaruhi perilaku ibu dalam memberikan ASI Eksklusif, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi hambatan tersebut. Agar proses menyusui berjalan dengan baik dan tanpa hambatan, ibu sebaiknya melakukan persiapan, baik secara fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian mengeksplorasi perilaku ibu dalam mengatasi hambatan memberikan ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Kenjeran Kota Surabaya. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pemilihan partisipan dilakukan melalui metode purposive sampling. Partisipan dari penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi dan berjumlah 12 partisipan. Triangulasi dilakukan dengan mewawancara koordinator gizi dan bidan Puskesmas Kenjeran. Didapatkan 2 tema, yaitu: keterbatasan dalam pemberian ASI dan penyelesaian hambatan pemberian ASI. Terindetifikasi mayoritas ibu menyatakan bahwa keterbatasan dalam pemberian ASI adalah ASI tidak lancar dan faktor anatomi. Partisipan mengungkapkan penyebab ASI tidak lancar setelah melahirkan dipicu oleh faktor yang berasal dari internal maupun eksternal individu seperti perubahan mood, kesehatan mental ibu maupun kondisi lingkungan yang berpengaruh terhadap produksi ASI. Penyelesaian dalam hambatan pemberian ASI oleh partisipan dijelaskan sebagai upaya untuk memaksimalkan produksi ASI serta pemberian ASI secara ekslusif setelah melahirkan. Upaya dalam mengatasi hambatan pemberian ASI meliputi implementasi kesehatan, nutrisi pada ibu dan psikologis ibu. Hambatan yang dialami ibu dalam memberikan ASI meliputi ASI tidak lancar dan faktor anatomi. Upaya yang dilakukan ibu dalam mengatasi hambatan tersebut dengan melakukan implementasi kesehatan, pemenuhan nutrisi ibu dan menjaga kestabilan kondisi psikologi ibu
Studi kasus penatalaksanaan fisioterapi pada wanita pasca Sectio Caesarea Nurul Fajri Romadhona; Yulia Trisnawati; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i3.1061

Abstract

Terapi latihan free active exercise, statik kontraksi, dan kegel exercise banyak dimanfaatkan dalam lingkup medis, salah satunya adalah terapi untuk pasien dengan kondisi pasca sectio caesarea. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi nyeri pasca Sectio Caesarea, meningkatkan kekuatan otot perut dan dasar panggul, serta meningkatkan kemampuan fungsional setelah diberikan intervensi. Jenis penelitian ini adalah studi kasus yang dilakukan di rumah sakit Siti Khodijah pada pasien perempuan berusia 30 tahun dengan menggunakan VAS pada nyeri, MMT pada kekuatan otot, dan Katz Index pada kemampuan fungsional kemudian dilakukan analisa deskriptif. Hasil penelitian didapatkan adanya penurunan nyeri diam, nyeri gerak, dan nyeri tekan pada pengukuran nyeri (VAS), peningkatan kekuatan otot perut dan otot dasar panggul pada pengukuran kekuatan otot (MMT), dan peningkatan kemampuan fungsional pada pengukuran Indeks Katz. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi latihan free active exercise, statik kontraksi, dan kegel exercise mampu menurunkan nyeri, meningkatkan kekuatan otot, dan meningkatkan kemampuan fungsional pada pasien pasca Sectio Caesarea.
Tingkat depresi pada pasien sindrom koroner akut di Unit Perawatan Intensif Jantung : analisis menggunakan skala depresi jantung Rahmalia Amni; Yudi Akbar; Aan Nuraeni; Mohammad Rizki Akbar
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i3.1063

Abstract

Depresi dalam kondisi akut akan berdampak fatal pada pasien, seperti memperburuk keadaan infark, meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Angka kejadian depresi pada pasien Sindrom Koroner Akut (SKA) dalam fase akut di berbagai negara cukup tinggi. Namun, di Indonesia sendiri belum diketahui bagaimana hasil pengkajian depresi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat depresi pasien Sindrom Koroner Akut (SKA) yang menjalani perawatan di Unit Intensif Jantung RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel 84 responden yang diambil dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen Cardiac Depression Scale (CDS). Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden laki-laki (75%) dan berusia ≤60 tahun (64.3%), menikah (83.3%), dan mayoritas suku sunda (79.8%). Responden dalam penelitian ini mengalami depresi ringan-sedang (21,4%), berat (14,3%), dan sebagian lainnya tidak mengalami depresi (64,3%). Tingkat depresi pasien sebagian besar berada dalam kategori sedang hingga berat, oleh karena itu perlu dilakukan skrining depresi sedini mungkin sehingga asuhan keperawatan untuk pencegahan depresi dapat ditingkatkan.
Tingkat pengetahuan bidan tentang terapi musik klasik pada ibu hamil Lilik Rosdewati
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i3.1064

Abstract

Musik klasik dapat memberi pengaruh positif pada proses perkembangan janin. Terapi musik klasik merupakan suatu bentuk kegiatan atau rangsangan mempergunakan musik dalam lagu atau nyanyian secara terpadu dan terarah yang disarankan untuk memicu pertumbuhan sel otak janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan Bidan tentang terapi musik klasik pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kebun Lada Binjai Tahun 2020. Populasi penelitian sebanyak 30 orang. Metode pengambilan sampel dengan Sampling Jenuh, maka sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dengan data primer menggunakan kuesioner. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan bidan tentang terapi musik klasik pada ibu hamil mayoritas berpengetahuan baik sejumlah 13 orang (43%) dan minoritas berpengetahuan cukup sejumlah 7 orang (23%). Terapi musik dapat memberikan dampak positif bagi wanita hamil, dan dapat menurunkan tingkat kecemasan. Kepada Bidan khususnya yang berada di Puskesmas untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang terapi musik klasik pada ibu hamil.
Hubungan intensitas merokok dengan hipertensi pada laki-laki Lulus Dian Ayu Amalia; Asri Kusyani; Suci Nurjanah
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i3.1075

Abstract

Hipertensi sekarang ini telah menjadi masalah kesehatan masyarakat dan akan menjadi masalah yang lebih besar jika tidak ditangani sejak dini. Prevalensi hipertensi meningkat sejalan dengan perubahan cara dan kebiasaan hidup seseorang, salah satunya adalah merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara intesitas merokok dengan hipertensi pada laki-laki. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua laki-laki yang ada di Dusun Mojo, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang sejumlah 92 responden dengan jumlah sampel sejumlah 35 responden menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah intensitas merokok dan variabel dependen adalah hipertensi. Intrumen penelitian berupa lembar observasi serta alat dan bahan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah yaitu sfigmomanometer dan stetoskop. Pengolahan data dengan editing, koding, skoring, tabulating dan analisis data dengan menggunakan uji Rank Spearman dengan tingkat kesalahan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan intensitas merokok sebagian besar sedang sebanyak 22 responden (62,9%) dan hampir setengah responden menderita hipertensi stage 2 sebanyak 16 responden (45,7%). Hasil uji Spearman Rank didapatkan p-value = 0,000 < 0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan dalam penelitian adalah ada hubungan antara intesitas merokok dengan hipertensi pada laki-laki. Peningkatan hidup sehat dengan mengurangi jumlah rokok yang dihisap per-harinya dan meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga tekanan darah dalam batas normal.
Pengaruh health education deteksi dini stroke terhadap sikap pada penderita hipertensi Asri Kusyani
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i3.1079

Abstract

Stroke terjadi akibat pembuluh darah yang membawa darah dan oksigen ke otak mengalami penyumbatan dan ruptur, kekurangan oksigen menyebabkan fungsi kontrol gerakan tubuh yang dikendalikan oleh otak tidak berfungsi. Salah satu faktor resiko utama tejadinya stroke adalah hipertensi. Sikap yang baik dalam penatalaksanaan pada penderita hipertensi dapat meminimalisir terjadinya stroke. Stroke dapat dicegah dengan health education karena dapat mempengaruhi sikap deteksi dini stroke pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh health education deteksi dini stroke terhadap sikap pada penderita hipertensi. Desain penelitian quasi experimental design menggunakan one group pretest posttest. Populasi 92 penderita hipertensi dan sampel 30 laki-laki penderita hipertensi dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan health education hampir seluruh responden bersikap negatif yaitu 26 responden (86,7%) dan setelah dilakukan health education hampir seluruh responden bersikap positif yaitu 28 responden (93,3%). Hasil analisis uji Wiloxon pada variabel sikap dengan nilai p-value 0,000 (<0,05). Artinya ada pengaruh health education deteksi dini stroke sikap deteksi dini stroke pada penderita hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh health education deteksi dini stroke terhadap sikap pada pasien hipertensi. Petugas kesehatan dapat meningkatkan sosialisasi cara deteksi dini stroke kepada masyarakat khususnya penderita hipertensi untuk mendeteksi stroke secara dini.
Pengaruh Metode Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Dokumentasi Keperawatan Arum Dwi Ningsih; Ana Zakiyah; Arief Andriyanto
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 4 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i4.1080

Abstract

Mata kuliah Dokumentasi proses keperawatan harus dipahami oleh mahasiswa keperawatan. Hasil evaluasi persepsi mahasiswa terhadap proses pembelajaran yaitu mahasiswa kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan, mahasiswa belum mendapatkan gambaran analisis kasus sesuai kondisi pasien di layanan kesehatan. Sehingga diperlukan metode pembelajaran yang sesuai kebutuhan mahasiswa. Salah satu model pembelajaran yang tepat untuk mata kuliah dokumentasi keperawatan adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar mata kuliah dokumentasi keperawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy experimental design dengan pendekatan control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi S1 Keperawatan Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Jumlah sample dalam penelitian ini yaitu 92 responden yang terbagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen (n=46) dan kelompok kontrol (n=46). Hasil penelitian akan dilakuan uji analisa komparatif Numerik tidak berpasangan. Uji yang digunakan adalah Uji T dengan syarat sebaran distribusi data penilitian normal dan Uji Mann-Whitney jika data sebaran data berdistribusi tidak normal. Adapun kesimpulan dari hasil uji hipotesis yaitu p<0,005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value 0,000 (p<0,005). Rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yaitu sbesar 85,5. Selisih nilai median antara kedua kelompok adalah 5. Hal ini membuktikan bahwa secara statistic dan secara klinis metode Problem Based Learning (PBL) berpengaruh hasil belajar mata kuliah dokumentasi keperawatan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Di Aceh Utara yudi Akbar; Mursal Mursal
Jurnal Keperawatan Vol 21 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Maret 2023
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v21i1.1091

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan adanya malnutrisi asupan zat gizi kronis atau penyakit infeksi kronis maupun berulang. Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) prevelensi stunting di Indonesia mencapai 27,7%, sekitar satu dari empat anak balita di Indonesia mengalami stunting. prevalensi stunting pada balita di Aceh juga semakin meningkat sebesar 6,5% dari menjadi sebesar 41,5%, bedasrkan hasil survei yang dilakukan Dinkes Aceh Utara lebih kurang 36 ribu balita menggalami stunting. Gizi yang baik jika terdapat keseimbangan dan keserasian antara perkembangan fisik dan perkem-bangan mental orang tersebut. Terdapat kaitan yang sangat erat antara status gizi dan konsumsi makanan. Tingkat status gizi optimal akan tercapai apabila kebutuhan zat gizi optimal terpenuhi. Ada beberapa faktor yang sering dikaitkan dengan stunting antaranya kemiskinan, sosial dan budaya, peningkatan paparan terhadap penyakit infeksi, pola asuh keluarga dan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di Aceh Utara. Metode yang digunakan yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini ibu yang merawat balita di Aceh Utara 543 responden. Populasi ini berasal kecamatan wilayah aceh utara yang telah dilakukan pendataan melalui puskesmas wilayah kerja masing-masing. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Jumlah sampel yang dijadikan sebagai responden pada penelitian ini dihitung berdasarkan rumus sampel untuk populasi kecil atau kurang dari 10.000 maka diperoleh sampel sebanyak 85 ibu yang mempunyai balita.
Pengembangan Model MAK Modular Berbasis Produktivitas Kerja Perawat dalam Meningkatkan Kepuasan Pasien Sofiatun Sofiatun; Rizki Fitryasari; Ahsan Ahsan
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 4 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i4.1106

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan rumah sakit. Asuhan keperawatan komprehensif merupakan salah satu aspek yang dapat meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan penelitian adalah mengembangkan model MAKP moduler berbasis produktivitas kerja perawat dalam meningkatkan kepuasan pasien. Metode: Penelitian Tahap 1 menggunakan desain eksplanatory dengan pendekatan cross sectional. Sampelnya adalah perawat dan pasien RSUD Ibnu Sina Gresik, dengan jumlah sampel 112 reponden berdasarkan perhitungan Rule of Thumb. Teknik pengambilan sampel probability sampling jenis cluster sampling, dan menggunakan analisis Uji PLS (Partial Least Square). Variabelnya adalah karakteristik organisasi, karakteristik perawat, karakteristik pekerjaan, MAKP modular berbasis produktivitas kerja, kepuasan pasien. Tahap 2 peneliti melakukan diskusi pakar, diawali dengan FGD (Focus Group Discussion) oleh Ketua Komite Koordinasi Pendidikan, Ka Sub Bid SDM dan Asuhan Keperawatan dan 6 kepala ruang serta pembimbing kedua peneliti, dilanjutkan diskusi pakar, dan rekomendasi pakar. Hasil: Tahap 1 didapatkan hasil uji hipotesis secara langsung nilai p-value<0,05, sehingga variabel karakteristik organisasi, karakteristik individu, karakteristik pekerjaan, dan MAKP modular berbasis produktivitas kerja berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan pasien. Uji hipotesis secara tidak langsung didapatkan nilai p-value>0,05, sehingga karakteristik organisasi berhubungan signifikan dengan MAKP moduler berbasis produktivitas kerja melaui karakteristik individu, karakteristik pekerjaan berhubungan signifikan dengan MAKP moduler berbasis produktivitas kerja melalui karakteristik individu, dan karakteristik individu berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien melalui MAKP moduler berbasis produktivitas kerja. Tahap 2 didapatkan konsep modul yaitu konsep MAKP moduler, konsep produktivitas kerja perawat, dan penerapan model MAKP moduler berbasis produktivitas kerja perawat. Kesimpulan: Kepuasan pasien yang optimal dapat dicapai melalui peningkatan karakteristik pekerjaan. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, MAKP Modular berbasis Produktivitas Kerja, Model AsuhanKeperawatan ABSTRACT Background: Patient satisfaction is one indicator of hospital success. Comprehensive nursing care is one of aspect that increase patient satisfaction. The purpose of the study was to develop a modular MAKP model based on nurse work productivity in increasing patient satisfaction . Methods: Stage 1 research used an explanatory design with a cross sectional approach. The samples were nurses and patients at Ibnu Sina Gresik Hospital, with a total sample of 112 respondents based on the Rule of Thumb. The sampling technique is probability sampling type cluster sampling, and used PLS (Partial Least Square) test analysis. The variables are organizational characteristics, nurse characteristics, job characteristics, modular MAKP based on work productivity, patient satisfaction. Stage 2 researchers conducted expert discussions, starting with FGD (Focus Group Discussion) by the Head of the Education Coordination Committee, Head of Sub-Bid and Nursing Care and 6 heads of rooms and supervisors for the two researchers. Then continued proficient discussion, and recommendations. Results: Stage 1 obtained direct results of hypothesis testing with p-value <0.05, so that the variables of organizational characteristics, individual characteristics, job characteristics, and modular MAKP based on work productivity have a significant effect on patient satisfaction variables. The hypothesis test indirectly obtained p-value> 0.05, so that organizational characteristics were significantly related to the modular MAKP based on work productivity through individual characteristics, job characteristics were significantly related to the modular MAKP based on work productivity through individual characteristics, and individual characteristics were significantly related to patient satisfaction through work productivity-based modular MAKP. Stage 2 obtained module concepts, the concept of modular MAKP, the concept of nurse work productivity, and the application of the modular MAKP model based on nurse work productivity. Conclusion: The optimal patient satisfaction can be achieved through improving job’s characteristic.. Keywords: Patient Satisfaction ,Modular MAKP based on Work Productivity, Nursing Care Model,