cover
Contact Name
Dr. A.A. Istri Mirah Dharmadewi
Contact Email
sembiobiologi@gmail.com
Phone
+6281237872523
Journal Mail Official
sembiobiologi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Seroja No.57, Tonja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80235
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
ISSN : -     EISSN : 2987002X     DOI : 10.59672
SEMBIO : Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini dipublikasikan secara konsisten dan teratur sebanyak sekali setahun. Artikel yang dipublikasikan pada jurnal ini merupakan artikel yang sebelumnya telah diseminasikan pada seminar nasional pendidikan biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Terdiri dari tulisan berbahasa Indonesia pada bidang Pendidikan Biologi, Biologi, serta Bioteknologi.
Articles 17 Documents
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP Sudiana, I Made; Ni Putu Siska Ratna Ulan Dari
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 1 (2022): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik SMP. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Pre-test Pos-test Control Group Design. Penelitian dilakukan terhadap peserta didik kelas VII SMPN 2 Marga berjumlah 54 orang, masing-masing 27 orang sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes skala kemampuan literasi sains disusun berdasarkan skala Likert. Data dianalisis menggunakan uji Normalitas, uji Homogenitas, dan uji-t (Independent Sample T-Test) terhadap nilai N-gain dari tes skala sikap literasi sains. Hasil rata-rata N-gain kelas eksperimen dan kontrol yang diperoleh adalah 0,48 dan 0,32 dengan kategori peningkatan sedang. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada nilai N-gain diperoleh nilai Sig. (1-tailed) 0.011 < 0,050, berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL memberi kontribusi yang lebih baik terhadap peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik. Disimpulkan bahwa implementasi model PBL dapat lebih baik dalam meningkatkan kemampuan literasi sains secara signifikan.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN REKOMBINAN HASIL CROSSING OVER MELALUI PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 1 (2022): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untk mengetahui: (1) apakah ada perbedaan rasio fenotipe F2 hasil uji silang trihibrid pada kacang ercis Mendel dengan rasio fenotipe F2 hasil uji silang trihibrid pada drosophila?; (2) apakah Model Project Base Learning efektif diimplementasikan dalam pembelajaran rekombinan hasil crossing over? Jenis penelitian ini adalah eksperimental, dengan menggunakan rancangan eksperimen sederhana. Populasi penelitian ini adalah Drosophila melanogaster tubuh abu-abu, mata merah, sayap normal dan mutan tubuh kuning, mata putih, sayap mini. Sampel jumlahnya 9 ekor, tiga ekor betina tubuh abu-abu, mata merah, sayap normal. dan enam ekor jantan mutan tubuh kuning, mata putih sayap mini. Hasil uji silang drosophila dihitung rasiso feonotifnya selanjutnya dibandingkan dengan hasil uji silang trihibrid kacang ercis Mendel. Hasil belajar mahasiswa yang menggunakan model project base learning ini dievaluasi menggunakan penilaian formatif.Simpulan bahwa: (1) Ada perbedaan rasio fenotipe F2 hasil uji silang trihibrid pada kacang ercis dengan rasio fenotipe F2 hasil uji silang trihibrid pada Drosophila; (2) Project Base Learning efektif diimplementasikan dalam pembelajaran rekombinan hasil crossing over
POTENSI BIOPESTISIDA DALAM PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN PANGAN : SUATU KAJIAN PUSTAKA
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 1 (2022): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan biopestisida sebenranya sudah banyak dikenal oleh para petani. Beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman pangan harus dikendalikan. Ketika hama dan penyakit populasi meningkat dan produksi menurun, banyak para petani menggunakan pestisida sintetis,namun tidak pernah memikirkan efek dari pestisida ini. Karena memiliki dampak jangka panjang yang kurang baik akhirnya beralih menggunakan pestisida alami. Biopestisida merupakan salah satu komponen pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Di Indonesia biopestisida masih kurang populer, pengetahuan tentang biopestisida disamakan dengan pertanian organik, padahal teknologi sudah banyak Jika banyak petani yang sudah menerapkan biopestisida dalam usahataninya, maka lingkungan tidak akan tercemar oleh bahan-bahan beracun. Jurnal ini mengulas definisi dan efektivitas serta konsep biopestisida yang sudah digunakan masyarakat, serta kendala dan keuntungannya dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman.
PEMANFAATAN MEDIA VIDEO YOUTUBE DALAM PENGUASAAN VOCABULARY SERTA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER Ni Made Milatia
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 1 (2022): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/sembio.v1.2158

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah para Mahasiswa  dapat menguasan kosakata (vocabulary) dengan baik melalui media video pendek dari YouTube serta bagaiamana perubahan pendidikan karakater para mahasiswa selama mengikuti pembelajaran tersebut.  Data diperoleh secara purposive dengan penelusuran berbagai sumber relevan. Data berupa artikel publikasi (jurnal ilmiah), buku referensi, dianalisis menggunakan teknik deduktif, interpretatif dan komparatif. Simpulan yang    dapat  diperoleh (1) Penguasaan materi terutama penguasaan kosakata baru berdasarkan hasil evaluasi secara umum sangat memuaskan. (2) Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga pembelajar yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut (3) Pembelajaran berbasis vidio terutama beruapa Youtube dapat menjadi upaya dalam mengembangkan pendidikan karakter karena selain meningkatkan penguasaan kosakata baru dalam bahasa Inggris, peserta didik juga dapat merasakan serta lebih memberikan perhatian pada nilai moral atau amanat yang diperoleh dari vidio tersebut. Pemanfaatan video youtube menjadi media yang tepat dalam penguasaan kosakata bahasa Inggris serta mampu mengembangkan pendidikan karakter siswa terutamanya dalam bekerjasama,  tanggungjawab, berani , percaya diri dan kreatif
RESETTING PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA I Nengah Suka Widana
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 1 (2022): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/sembio.v1.2160

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi yang akurat sehubungan dengan restting model pembelajaran berbasis proyek dalam rangka implementasi merdeka belajar kampus merdeka dan untuk peningkatan kualitas Perguruan Tinggi. Untuk mencapai tujuan maka dilakukan penelitian pustaka (library research). Data diperoleh secara purposive dengan penelusuran berbagai sumber relevan. Data berupa artikel publikasi (jurnal ilmiah), buku referensi, berjumlah sebelas (11) buah, dianalisis menggunakan teknik deduktif, interpretatif dan komparatif. Simpulan yang diperoleh adalah (1) pemberlakuan kebijakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, khususnya studi/proyek independen sebagai penguat kegiatan pembelajaran di Perguruan Tinggi, untuk menghasilkan produk unggul mahasiswa atau kegiatan lomba berskala nasional atau internasional. (2) Keunggulan model project-based learning (PjBL), hasil kajian terhadap sebelas (11) sumber (tabel 1), sangat layak/ideal ditetapkan sebagai model pembelajaran utama pada pembelajaran mata kuliah. (3) Kegiatan belajar studi/proyek independen (pada MBKM), dan project-based learning adalah kesatuan yang selaras, saling memperkuat untuk menghasilkan produk unggul dan pameran yang dibutuhkan untuk peningkatan mutu internal, eksternal Perguruan Tinggi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA KULIAH PENGETAHUAN DASAR LINGKUNGAN Ni Nyoman Serma Adi; Ni Putu Seniwati; I Gusti Agung Ayu Nova Dwi Marhaeni
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 1 (2022): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/sembio.v1.2161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Mata Kuliah Pengetahuan Dasar Lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memperoleh data dengan melakukan observasi wawancara dan dokumentasi yang ingin di ungkapkan, mengembangkan dan menafsirkan data, peristiwa kejadian dan fenomena-fenomena yang terjadi pada saat sekarang. Penelitian dengan menggunakan metode tersebut menitik beratkan pada observasi. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi kasus. Penelitian ini berlokasi di IKIP Saraswati Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan yang terletak di Provinsi Bali. Subjek penelitian yang dipilih dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa Semester II dan IV pada Prodi Pendidikan Biologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Mata Kuliah Pengetahuan Dasar Lingkungan Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa.
TANTANGAN MENGGUNAKAN LITERASI SAIN DALAM PEMBELAJARAN Sri Widoretno
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 1 (2022): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/sembio.v1.2276

Abstract

Literasi diperlukan untuk mengkostruksi dan mengevaluasi sains melalui keaksaraan dasar, sehingga memperoleh keterampilan untuk memproses dan menggunakan kata. Pengetahuan tentang literasi yang memuat konten, pemahaman dan praktek ilmiah, diperlukan karena mengidentifikasi berbagai interaksi dengan berbagai macam informasi untuk mengambil keputusan, khususnya dalam mengembangkan kompetensi guru yang berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa. Literasi dan kompetenensi guru sangat berkaitan dengan pilar pembelajaran TPACk, namun untuk menerapkan literasi dengan maksimal dalam proses pembelajaran memerlukan monitoring dan assessment sesuai dengan dinamika dan kebutuhan di eranya.
PEMANFAATAN BUAH LOKAL SEBAGAI UPAKARA DAN UPAYA PELESTARIANNYA Kadek Yuniari Suryatini; Anak Agung Ayu Putriningsih; I Gusti Agung Gede Wiadnyana; Ni Made Milati
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 2 (2023): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/sembio.v2.3770

Abstract

. Hindu religious ceremonies in Bali always use upakara or banten as a means of getting closer to Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Plants are one of the ceremonial equipment in the form of leaves, fruit, and flowers. The use of fruit, especially local fruit, has an important meaning in making upakara. Among the various types of fruit, some of them can be found easily, but some are rarely found so they are considered rare. Based on these facts, various efforts are needed to preserve it. Preserving local fruit can be done by: limiting imported fruit and preferring to consume local fruit to prevent extinction; cultivating or multiplying local fruit plants; not cutting down local fruit trees carelessly; applying the principles of logging and planting; and maintaining plants and care for them properly. Another effort is local wisdom which is spread through myths and folklore. The use of plant species, including fruit, in ceremonies provides a mandate or message of responsibility for preserving plants so that the ceremony can continue.
PENERAPAN ETNOPEDAGOGI DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI Satriani Syam; Wawan Sujarwo
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 2 (2023): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/sembio.v2.3772

Abstract

An educator has an important role in building national and cultural identity, and ethnopedagogy can play an important role in this because it highlights local wisdom. Ethnopedagogy teaches problem-solving based on local wisdom, so that students' cognitive structures can be activated. This allows students to critically examine the problems that exist in their environment and produce original solutions that refer to the levels found in the local culture which serves as the basis. Critical and creative thinking skills can be instilled by combining problem-solving exercises based on local knowledge with the biology lessons. The method applied in this research is a literature study. The data used is a collection of articles in research journals available in the Google Scholar database and is devoted to learning in Indonesia. The selected literature consists of articles with qualitative and quantitative approaches. There are no limitations on publication year or language usage. The research results show that biology learning cannot be separated from its environment, and incorporating local wisdom in biology learning can make it a fun learning resource. Students can indirectly be trained to care about the surrounding environment, act as biological conservation agents, and preserve the values ​​contained in local wisdom. We conclude that the ethnopedagogical approach in biology learning can be applied because biology learning is natural science-based learning that can be linked to local wisdom. This application can also be expressed in learning media or tools to support the improvement of students’ interest.
PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS LINGKUNGAN DALAM UPAYA PENINGKATAN LITERASI SAINS DAN PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT BALI I Made Subrata
SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 2 (2023): SEMBIO: Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/sembio.v2.3776

Abstract

Abstract. Environment-based learning is learning that emphasizes the environment as a medium or learning resource, can contextualize biological material with the surrounding environment, because biological material is available in abundance in nature, both microscopic and macroscopic material objects. The environment acts as an open laboratory. Scientific literacy is the ability to use scientific knowledge, identify questions, and draw conclusions based on existing evidence in order to understand and make decisions regarding nature and changes made to nature through human activities. Environmentally based Biology learning will be able to improve students' literacy skills through observation, data collection, data analysis and communicating the results of data analysis. Local wisdom (local knowledge, local wisdom) acts as a source of innovation and skills that can be empowered for the welfare of society. Local wisdom related to natural wealth, culture and customs contains a moral message that society always protects natural wealth and traditional traditions so that they do not change with developments over time. The science of biology, which discusses living things, including their varieties, origins, habitat, interactions, utilization and sustainability, has been philosophically reflected in the community's way of life in the form of local wisdom. The purpose of writing this article is to reveal that through environment-based biology learning as a learning resource that is linked to the local wisdom of the community, students will be able to improve the scientific literacy skills and preserve the local wisdom of the local community. This writing method uses a literature review method combined with direct experience in the community. The preservation of the local wisdom of the Balinese people has been carried out through the application of the Tri Hita Karana teachings, which are three causes of prosperity that originate from harmonious relationships which include the relationship between humans and God, humans and the surrounding environment, and humans and each other. The implementation of the Tri Hita Karana teachings is carried out through concrete actions and through the implementation of religious rituals that contain environmental conservation values.

Page 1 of 2 | Total Record : 17