cover
Contact Name
Bachrul Ilmi
Contact Email
bachrul.ilmi@staff.uns.ac.id
Phone
+6282278726278
Journal Mail Official
evokasi.journal@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Department of Administration, Social and Humanities Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan
ISSN : -     EISSN : 29642116     DOI : https://doi.org/10.20961/evokasi
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan is a journal that publishes articles in administrative studies, and applied social, with the focus and scope of discussion: office administration, archiving, secretarial, business administration, knowledge management, information literacy, librarianship and information studies, population administration, civil registration, public policy, public sector management and public services. This journal publishes articles (Research Articles and Reviews) and Book Reviews. This journal is published by the Department of Administration, Social and Humanities, Vocational School, Sebelas Maret University twice a year in June and December.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI" : 10 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKMERATAAN DISTRIBUSI KEPADATAN PENDUDUK DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT PADA TAHUN 2022 Riefky, Muhammad
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.1996

Abstract

Indonesia memiliki penduduk berjumlah 275,7 juta jiwa pada tahun 2022. Jumlah penduduk yang terus bertambah tiap tahunnya menjadikan populasi di Indonesia semakin beragam. Penduduk yang terus bertambah menjadikan salah satu fokus dari permasalahan penduduk yaitu kepadatan penduduk. Kepadatan penduduk yang terus bertambah dapat berakibat pada wilayah dari suatu daerah menjadi sempit seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Permasalahan pada kepadatan penduduk akan berfokus kepada Provinsi Kalimantan Barat dimana kepadatan penduduk di Kalimantan Barat tahun 2022 sebesar 38 jiwa/km2. Tujuan penelitian ini untuk menentukan aspek mana saja yang mempengaruhi kepadatan penduduk di Kalimantan Barat tahun 2022. Penelitian ini memakai pendekatan metode penelitian kuantitatif yaitu dengan metode regresi linier berganda yang digunakan untuk mengetahui besaran pengaruh kepadatan penduduk, jumlah perguruan tinggi negeri dan swasta, jumlah rumah sakit dan puskesmas, dan jumlah migrasi masuk terhadap kepadatan penduduk. Data yang diperoleh menggunakan data Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. Pada penelitian ini ditemukan bahwa jumlah PTN dan PTS berpengaruh signifikan sebesar 95,13% terhadap kepadatan penduduk, sedangkan sisa 4,87% dipengaruhi oleh faktor lain. Besaran pengaruh dari jumlah PTN dan PTS dibuktikan oleh Kota Pontianak yang memiliki jumlah PTN dan PTS tertinggi, sedangkan Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kayong Utara tidak memiliki PTN maupun PTS, sehingga mengakibatkan timpang tindihnya sebaran PTN dan PTS di Kalimantan Barat. Oleh karena itu, Pemerintah Kalimantan Barat mengkaji kebutuhan ideal jumlah PTN/PTS dan kapasitas wilayah untuk menampung populasi yang bertambah, serta memastikan bahwa pembangunan PTN/PTS tidak terkonsentrasi di satu/dua wilayah tertentu untuk mengurangi tekanan urbanisasi pada wilayah tersebut.
STUDI PENGARUH KUALITAS SARANA DAN PRASARANA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI DINAS DUKCAPIL KABUPATEN SUKOHARJO Rihadatul Aisy, Umniyah; Renggani, Puspa; Surayni, Rara Sri Surayni
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2021

Abstract

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukoharjo berperan penting dalam menyediakan dokumen kependudukan. Sebagai bagian dari pelayanan publik yang vital, keberadaan sarana dan prasarana yang memadai menjadi suatu kebutuhan. Meskipun demikian, pelayanan ini masih sering dikeluhkan masyarakat selaku pengguna sarana dan prasana tersebut. Riset ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh sarana serta prasarana terhadap kepuasan masyarakat dengan riset survei beserta pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian dipilih secara incidental. Sedangkan, dalam pendekatan kuantitatifnya memanfaatkan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Analisis Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik yaitu uji normalitas serta Analisis Regresi Linear Sederhana menggunakan aplikasi SPSS. Hasil riset menunjukkan bahwa berdasarkan uji t, nilai signifikansi (Sig.) yang diperoleh adalah 0,000, yang lebih kecil dari alpha 0,1. Sehingga,  sarana serta prasarana berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakata dengan kontribusi sebesar 22,5%, sedangkan sisanya 77,5% dipengaruhi faktor lain. Riset ini menekankan pentingnya memperbaiki sarana serta prasarana di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukoharjo guna meningkatkan kepuasan masyarakat
STRATEGI PENINGKATAN MINAT BACA MELALUI PENYEDIAAN BAHAN PUSTAKA DAN KEGIATAN YANG VARIATIF DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR NEGERI SABRANGLOR KOTA SURAKARTA Sulistyoningtyas, Natasia; Hidayatullah, Fauzan
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2048

Abstract

Minat baca merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan literasi siswa di tingkat pendidikan dasar. Namun, pada kenyataannya, minat baca di banyak sekolah dasar masih tergolong rendah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi peningkatan minat baca melalui penyediaan bahan pustaka dan kegiatan yang variatif di Sekolah Dasar Negeri Sabranglor Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menganalisis berbagai upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam menyediakan bahan pustaka dan kegiatan perpustakaan variatif yang dapat menarik perhatian siswa. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru, siswa, dan observasi langsung terhadap kegiatan perpustakaan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan bahan Pustaka yang beragam, seperti buku cerita bergambar, komik edukatif, ensiklopedia anak, serta bahan bacaan fiksi memiliki dampak positif terhadap peningkatan minat baca siswa. Selain itu, upaya kolaboratif antara guru, pustakawan, dan orang tua untuk memberikan banyak kegaitan yang variatif di perpustakaan sekolah turut berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kebiasaan membaca. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya keberagaman bahan pustaka yang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa untuk meningkatkan kualitas literasi di tingkat sekolah dasar.
ANALISIS POTENSI PENDUDUK KOTA SURAKARTA Darusasi, Restutita; Nurmaulid, Mitha Safira; Kurniawati, Lucky Anggi; Aditya, Nanda Oktarina
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penduduk sebagai indikator perkembangan wilayah di Kota Surakarta menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan meliputi jumlah penduduk, jarak antar kecamatan, serta pola distribusi spasialnya. Perhitungan potensi penduduk dilakukan dengan rumus matematis, diikuti dengan analisis persentase potensi penduduk guna menentukan daerah prioritas pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Laweyan memiliki potensi penduduk tertinggi (100%), diikuti oleh Serengan (75%) dan Pasar Kliwon (34%). Kecamatan dengan potensi penduduk tinggi cenderung memiliki tingkat interaksi yang lebih besar serta aksesibilitas yang lebih baik, sehingga menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi. Sebaliknya, kecamatan dengan potensi penduduk lebih rendah, seperti Jebres (26%) dan Banjarsari (29%), lebih cocok untuk pengembangan sektor yang memerlukan lahan luas, seperti pertanian. Peta kontur potensi penduduk menunjukkan bahwa daerah dengan garis kontur rapat memiliki tingkat interaksi yang lebih tinggi, menjadikannya prioritas utama dalam perencanaan pembangunan sektor jasa, industri, dan perdagangan. Penelitian ini menegaskan bahwa analisis potensi penduduk dapat menjadi dasar strategis dalam menentukan lokasi fasilitas umum, infrastruktur, dan sektor ekonomi yang sesuai, guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemerataan pertumbuhan wilayah.
PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR TAHUN 2023 BERDASARKAN FAKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL DAN EKONOMI KEPENDUDUKAN Adiarsa Pramudita, Shara; Putra, Ade Ryan Isaiah; Adisty, Hilda; Wardhana, Nessa Ayu; Oktavia Rahmadani Aksa; Riefky, Muhammad
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2331

Abstract

The level of community welfare, viewed from both social and economic perspectives, reflects the overall living conditions in a region. Factors such as social dynamics, economic structure, and environmental conditions play a crucial role. As the second most populous province in Indonesia, East Java faces challenges in improving the well-being of its residents, especially given the diverse characteristics of its regions in terms of employment opportunities, education, and demographic composition. This study aims to classify the second-level administrative regions (kabupaten/kota) in East Java in 2023 based on indicators of social and economic welfare. The research utilizes secondary data sourced from the 2023 publication of BPS East Java, including indicators such as Life Expectancy, Open Unemployment Rate, Average Years of Schooling, Poverty Rate, and Labor Force Participation Rate. K-Means Clustering analysis is employed in the study. The results reveal that the second-level regions in East Java in 2023 can be grouped into three clusters: Cluster 1 represents moderately developed regions (6 members), Cluster 2 includes less developed regions (12 members), and Cluster 3 consists of the most developed regions (20 members). These findings indicate disparities in welfare levels across clusters, providing a valuable reference for policymakers to formulate region-specific development strategies and achieve targeted development goals in East Java by 2023.
ANALISIS RASIO KEUANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2019-2023 Reza Febrianto Kasim; Ghani Candra Murti; Julita Elnisa Putri Nur Aisyah; Nadia Azzaira Azmarani; Yuliana Ristantya Ningsih
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2420

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan instrumen utama dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan pembangunan ekonomi daerah. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan rasio APBD dalam meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kebumen pada tahun 2019-2023 dengan menggunakan enam rasio keuangan: pertumbuhan pendapatan, kemandirian daerah, derajat desentralisasi fiskal, efektivitas PAD, efisiensi, dan keserasian belanja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang mengandalkan data laporan realisasi APBD. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari Peraturan Bupati Kebumen dan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis rasio APBD Kabupaten Kebumen 2019–2023 menunjukkan efektivitas PAD yang baik. Namun, masih terdapat tantangan berupa rendahnya pertumbuhan pendapatan, kemandirian fiskal, dan alokasi belanja pembangunan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas alokasi anggaran daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kebumen. Selain itu, mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam pengelolaan APBD untuk pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kebumen, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi pemerintah daerah. 
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGELOLAAN APBD DALAM MENURUNKAN TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI DKI JAKARTA PADA TAHUN 2021 – 2023 Adelia Sari, Rika; Monica Kusumastuti, Rindra; Aulia Tsabita, Yasmin; Farah Maisun, Zahrani; Ristantya Ningsih, Yulianan
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2423

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta dalam menurunkan tingkat kemiskinan pada periode 2021–2023. Metode kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi realisasi anggaran belanja serta program penanggulangan kemiskinan, termasuk program antisipasi resesi ekonomi. Data diperoleh dari laporan realisasi anggaran, dokumen APBD, dan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pengelolaan APBD DKI Jakarta mencapai rata-rata 88,21%, dengan kriteria "cukup efektif". Sementara itu, efektivitas anggaran bantuan sosial mencapai 97,22%, meskipun masih terdapat ketidaktepatan sasaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan seperti koordinasi antar instansi, validitas data penerima manfaat, dan transparansi dalam pelaksanaan program. Temuan ini menyoroti pentingnya perbaikan dalam akuntabilitas, efisiensi, dan ketepatan sasaran guna memperkuat dampak program pengentasan kemiskinan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan fiskal yang lebih efektif dan berkelanjutan.
STRATEGI PEMERINTAH KABUPATEN WONOGIRI DALAM MENGOPTIMALKAN ALOKASI APBD TAHUN 2024 GUNA MENURUNKAN ANGKA KEMISKINAN Jannah, Meirizhabella Miftakhul; Agusti, Nabila Mu'afi; Widiyastuti, Ana; Muharani, Rofi Indah; Ningsih, Yuliana Ristantya
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam mengoptimalkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 guna menurunkan angka kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-deskriptif dengan metode kualitatif berbasis studi pustaka. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Wonogiri mengalami penurunan dari 104,820 jiwa pada tahun 2023 menjadi 102,570 jiwa pada tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Wonogiri menetapkan beberapa strategi, antara lain refocusing program, alokasi anggaran berbasis hasil (outcome), dan penyusunan program prioritas yang menyasar kelompok rentan seperti petani, pelaku UMKM, dan pekerja informal. Total APBD Kabupaten Wonogiri Tahun 2024 sebesar Rp2,4 triliun dialokasikan untuk sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah juga mengintegrasikan sistem penganggaran berbasis kinerja dan pengawasan berbasis partisipatif untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan APBD Tahun 2024 di Kabupaten Wonogiri telah berjalan secara optimal dan berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
ANALISIS SINKRONISASI KEBIJAKAN RPJMD BERDASARKAN APBD TAHUN 2024 DALAM STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN KLATEN Dwi Atmaja Putra, Galih; Fatah Ashari, Muhammad; Fathi Aditya Pratama, Muhammad; Khoerul Akhwan, Muhammad
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2428

Abstract

Penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Klaten memerlukan sinergi antara dokumen RPJMD 2021–2026 dan APBD 2024 untuk mencapai target penurunan tingkat kemiskinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat sinkronisasi kebijakan RPJMD dengan alokasi APBD dalam strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Klaten tahun 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi dokumentasi terhadap Perda APBD 2024, RPJMD 2021–2026, dan data statistik terkait kemiskinan. Analisis isi dilakukan untuk mengidentifikasi kesesuaian program dan indikator kinerja antar dokumen perencanaan dan penganggaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesamaan prioritas pada peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi-sosial masyarakat, dan peningkatan kualitas infrastruktur, yang sejalan dengan prioritas RPJMD dalam peningkatan sumber daya manusia dan pengurangan angka kemiskinan dari 12,3 % menjadi target 11,1 % pada 2024. Simpulan penelitian menegaskan bahwa meski kerangka perencanaan RPJMD dan APBD telah terintegrasi dengan baik, diperlukan penguatan mekanisme koordinasi dan akselerasi distribusi dana untuk memaksimalkan efektivitas strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Klaten.
ANALISIS PENGARUH ALOKASI ANGGARAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI KOTA SURAKARTA TAHUN 2020-2024 Gayuh Marvellin; Dina Asmarlina; Alifa Fiorenza Danita Putri; Atila Natalia Widiya Kencana; Yuliana Ristantya Ningsih
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 4 No. 1 (2025): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v4i1.2430

Abstract

Alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Surakarta pada periode 2020–2024. IPM merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas pembangunan manusia, yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Dalam konteks ini, pemerintah daerah memegang peran strategis dalam mengalokasikan anggaran secara efektif untuk sektor-sektor tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda terhadap data sekunder dari BPS dan laporan APBD Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nilai R Square tinggi (0,886), baik anggaran pendidikan maupun anggaran kesehatan tidak berpengaruh signifikan secara parsial maupun simultan terhadap IPM. Ketidaksignifikanan ini diduga dipengaruhi oleh keterbatasan jumlah data tahunan, kompleksitas faktor-faktor eksternal yang memengaruhi IPM, serta efektivitas pengelolaan anggaran yang belum optimal. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan manusia tidak hanya ditentukan oleh besaran alokasi anggaran, tetapi juga oleh kualitas implementasi program dan sinergi antar sektor. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh dan pendekatan lintas sektoral dalam penyusunan kebijakan anggaran daerah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10