cover
Contact Name
Anom Dwi Prakoso
Contact Email
anomdwiprakoso26@gmail.com
Phone
+6285157515166
Journal Mail Official
anom@ymci.my.id
Editorial Address
Jl. Rahtawu Raya, Desa Menawan RT 02/ 03, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Research Innovation
ISSN : 30466652     EISSN : 30324688     DOI : https://doi.org/10.64094/kzesc155
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Research Innovation - (IJHRI) merupakan jurnal ilmiah berkala yang dikelola dan diterbitkan oleh Yayasan Menawan Cerdas Indonesia. Jurnal ini memiliki fokus dan ruang lingkup ilmu kesehatan umum yang berkaitan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat setingggi-tingginya melalui pendekatan ilmiah melalui berbagai macam pendekatan, metode dan teknik. Fokus jurnal yaitu pada masalah kesehatan secara umum dan pengembangan ilmu bidang Kesehatan meliputi Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan masyarakat, Farmasi, Gizi, Fisioterapi, Manajemen Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, Rekam Medis, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan kesehatan lainnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam satu tahun pada bulan February, Mei, Agustus, dan November tiap tahunnya.
Articles 112 Documents
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DAN DIABETES GESTASIONAL DENGAN KEJADIAN HIPOGLIKEMIA NEONATUS DI RSUD KOTA MATARAM Muhammad Rezki Al-Ayyubi; I Putu Dedy Arjita; Muhammad Ashhabul Kahfi Mathar; Ananta Fittonia Benvenuto
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/zejw2m96

Abstract

Hipoglikemia neonatus merupakan salah satu masalah metabolik pada bayi baru lahir yang dapat terjadi tanpa gejala dan berpotensi menimbulkan komplikasi bila tidak ditangani. Kejadian hipoglikemia neonatus dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk berat badan lahir dan kondisi maternal seperti diabetes gestasional.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan berat badan lahir dan diabetes gestasional dengan kejadian hipoglikemia neonatus di RSUD Kota Mataram. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2023 di RSUD Kota Mataram menggunakan data rekam medis kelahiran hidup tahun 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 103 neonatus. Analisis bivariat dilakukan untuk menilai hubungan antarvariabel dengan tingkat signifikansi 0,05. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dan kejadian hipoglikemia neonatus (p=0,052). Terdapat hubungan yang signifikan antara diabetes gestasional dan kejadian hipoglikemia neonatus (p=0,001). Diabetes gestasional berhubungan signifikan dengan kejadian hipoglikemia neonatus, sedangkan berat badan lahir tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan hipoglikemia neonatus di RSUD Kota Mataram.
HUBUNGAN KEJADIAN DEPRESI DENGAN RISIKO BUNUH DIRI PADA REMAJA AKHIR GEN Z DI STIKES MITRA KELUARGA BEKASI Muhammad Chaidar; Robiatul Adawiyah
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/mnawbh72

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang dinamis, ditandai oleh perubahan signifikan pada aspek fisik, psikologis, sosial, dan emosional. Pada periode ini, individu berada dalam transisi menuju kedewasaan serta rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan yang dapat berdampak pada kesehatan mental. Depresi menjadi salah satu masalah psikologis yang sering terjadi pada remaja dan berpotensi meningkatkan risiko perilaku bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara depresi dan risiko bunuh diri pada remaja akhir generasi Z. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 150 responden yang merupakan mahasiswa di STIKes Mitra Keluarga Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah Beck Depression Inventory-II (BDI-II) untuk mengukur tingkat depresi dan Suicide Behaviors Questionnaire-Revised (SBQ-R) untuk menilai risiko bunuh diri. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan risiko bunuh diri. Semakin tinggi tingkat depresi pada remaja, semakin tinggi pula risiko bunuh diri yang dimiliki. Kesimpulannya, depresi memiliki hubungan yang bermakna dengan risiko bunuh diri pada remaja akhir. Oleh karena itu, diperlukan upaya deteksi dini dan intervensi keperawatan yang komprehensif untuk mencegah peningkatan risiko bunuh diri pada kelompok remaja.

Page 12 of 12 | Total Record : 112