cover
Contact Name
Anom Dwi Prakoso
Contact Email
anomdwiprakoso26@gmail.com
Phone
+6285157515166
Journal Mail Official
anom@ymci.my.id
Editorial Address
Jl. Rahtawu Raya, Desa Menawan RT 02/ 03, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Research Innovation
ISSN : 30466652     EISSN : 30324688     DOI : https://doi.org/10.64094/kzesc155
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Research Innovation - (IJHRI) merupakan jurnal ilmiah berkala yang dikelola dan diterbitkan oleh Yayasan Menawan Cerdas Indonesia. Jurnal ini memiliki fokus dan ruang lingkup ilmu kesehatan umum yang berkaitan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat setingggi-tingginya melalui pendekatan ilmiah melalui berbagai macam pendekatan, metode dan teknik. Fokus jurnal yaitu pada masalah kesehatan secara umum dan pengembangan ilmu bidang Kesehatan meliputi Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan masyarakat, Farmasi, Gizi, Fisioterapi, Manajemen Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, Rekam Medis, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan kesehatan lainnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam satu tahun pada bulan February, Mei, Agustus, dan November tiap tahunnya.
Articles 112 Documents
PERAN DOMPERIDON UNTUK INSUFFICIENT MILK SUPPLY: ANALISIS LITERATUR MENGENAI EFEKTIVITAS, DOSIS, DAN KEAMANAN Siti Zulaikha Risqiyani; Fikhy Rizky Hapsari; Budhi Prasetia Santoso
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 4 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/rtgh8z30

Abstract

Insufficient milk supply atau lactation insufficiency merupakan salah satu hambatan utama keberhasilan menyusui. Domperidon, antagonis dopamin D₂, digunakan sebagai galaktagog untuk meningkatkan produksi ASI. Tinjauan literatur ini mengevaluasi efektivitas, dosis, dan keamanan domperidon pada ibu dengan insufficient milk supply. Literatur di PubMed, Google Scholar, dan Cochrane Library dalam 5–10 tahun terakhir ditinjau menggunakan kata kunci “domperidone”, “insufficient milk supply”, “galactagogue”, “lactation”, “dose-response”, dan “safety”. Beberapa penelitian menunjukkan domperidon secara signifikan meningkatkan volume ASI pada ibu premature dibanding plasebo atau metoklopramid. Dosis yang umum digunakan adalah 10 mg tiga kali sehari (30 mg/hari), dengan peningkatan volume ASI yang tidak selalu linear pada dosis lebih tinggi. Efek samping ringan seperti sakit kepala, mulut kering, dan peningkatan berat badan cukup sering dilaporkan. Variasi respons individu dan potensi risiko kardiovaskular jangka panjang menuntut pengawasan profesional dan pedoman dosis yang jelas. Domperidon efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu dengan insufficient milk supply. Penelitian lanjutan diperlukan untuk memastikan keamanan jangka panjang, optimalisasi dosis, dan pedoman praktik menyusui langsung.
HUBUNGAN KAP (KNOWLEDGE, ATTITUDE AND PRACTICE), PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN TINEA CORPORIS DAN CRURIS M Yayan Abdullah; Wiwin Mulianingsih; Suci Nirmala; Lysa Maryam
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/ghxvg685

Abstract

Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki tingkat kelembaban tinggi yang dapat meningkatkan risiko infeksi jamur kulit, termasuk Tinea corporis dan Tinea cruris. Lingkungan asrama seperti pondok pesantren berpotensi meningkatkan risiko penularan akibat kepadatan hunian, kebersihan diri, dan sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan knowledge, attitude, practice (KAP), personal hygiene, dan sanitasi lingkungan dengan kejadian Tinea corporis dan/atau Tinea cruris pada santri Pondok Pesantren Nurul Islam Sekarbela. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 92 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, observasi, dan pemeriksaan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,386) dan sikap (p=0,369) dengan kejadian Tinea corporis dan/atau Tinea cruris. Namun terdapat hubungan antara perilaku (p=0,000), personal hygiene (p=0,000), dan sanitasi lingkungan (p=0,000) dengan kejadian Tinea corporis dan/atau Tinea cruris. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku, personal hygiene, dan sanitasi lingkungan berhubungan dengan kejadian Tinea corporis dan/atau Tinea cruris pada santri.
HUBUNGAN USIA GESTASI, JENIS PERSALINAN, DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM DI RSUD KOTA MATARAM Sherina Oktadiani Murad; Ananta Fittonia Benvenuto; Shinta Wulandhari; I Wayan Suradhipa
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/m1sv3671

Abstract

Ikterus neonatorum merupakan kondisi klinis yang sering terjadi pada bayi baru lahir akibat peningkatan kadar bilirubin tidak terkonjugasi yang dipengaruhi oleh ketidakmatangan fungsi hati serta faktor maternal dan perinatal. Kondisi ini berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat. Identifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ikterus neonatorum penting dilakukan sebagai dasar upaya pencegahan dan deteksi dini pada pelayanan neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia gestasi, jenis persalinan, dan paritas dengan kejadian ikterus neonatorum di RSUD Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control. Data diperoleh dari rekam medis neonatus yang lahir di RSUD Kota Mataram pada periode Januari–Desember 2023. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis persalinan (p = 0,008) dan paritas (p = 0,013) dengan kejadian ikterus neonatorum. Sementara itu, usia gestasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian ikterus neonatorum (p = 0,372). Jenis persalinan dan paritas merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian ikterus neonatorum, sedangkan usia gestasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Pemantauan faktor maternal dan proses persalinan perlu ditingkatkan sebagai upaya pencegahan komplikasi hiperbilirubinemia pada neonatus.
DETERMINAN PARTISIPASI PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA SUBUR: PERAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN KELUARGA DI PUSKESMAS RARANG Salsa Nurindah Karunina; Dany Karmila; Nisia Putri Rinayu; Sabrina Intan Zoraya
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/btwrh344

Abstract

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, dan deteksi dini melalui inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) merupakan metode skrining yang aplikatif di layanan primer. Namun, cakupan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur (WUS) di beberapa wilayah, termasuk wilayah kerja Puskesmas Rarang, masih belum optimal. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan keikutsertaan WUS dalam pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Rarang. Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilakukan pada Juni–Juli 2024 di Puskesmas Rarang, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Populasi adalah seluruh WUS tahun 2023 sebanyak 6.829 orang. Sampel berjumlah 416 responden, diambil menggunakan consecutive sampling berdasarkan rumus Slovin. Analisis data menggunakan uji Chi-square pada taraf signifikansi p<0,05. Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,024), sikap dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,018), serta dukungan keluarga dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,006). Responden dengan pengetahuan lebih baik, sikap positif, dan dukungan keluarga baik lebih banyak yang mengikuti pemeriksaan IVA. Pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan keikutsertaan WUS dalam pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Rarang. Penguatan edukasi dan konseling yang melibatkan keluarga berpotensi meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA di layanan primer. Wanita usia subur; pemeriksaan IVA; pengetahuan; sikap; dukungan keluarga.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE, SANITASI LINGKUNGAN, LUAS VENTILASI, DAN SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN SKABIES DI PONDOK PESANTREN AL-AZIZIYAH MATARAM Yuliastriana; Wiwin Mulianingsih; I Putu Bayu Agus S; Made Ayu Mirah
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/5mhswf14

Abstract

Skabies masih sering ditemukan pada lingkungan hunian padat seperti pondok pesantren. Penularan terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung melalui benda yang digunakan bersama, dan dipengaruhi oleh perilaku kebersihan serta kondisi lingkungan hunian. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan personal hygiene, sanitasi lingkungan, luas ventilasi, dan status sosial ekonomi dengan kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Mataram. Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilakukan pada Desember 2023 di Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Mataram. Populasi penelitian adalah seluruh santri MTs dan MA (N=2.611). Sampel sebanyak 106 responden dipilih menggunakan simple random sampling, dengan ukuran sampel dihitung menggunakan rumus Slovin. Analisis dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-square/Fisher sesuai prasyarat uji, dengan taraf signifikansi p<0,05. Terdapat hubungan bermakna antara personal hygiene dengan kejadian skabies (p=0,002), luas ventilasi dengan kejadian skabies (p=0,037), dan status sosial ekonomi dengan kejadian skabies (p=0,016). Variabel sanitasi lingkungan tidak dapat dievaluasi secara bermakna pada data ini karena tidak terdapat variasi kategori pada responden. Personal hygiene, luas ventilasi, dan status sosial ekonomi berhubungan signifikan dengan kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Aziziyah. Edukasi kebersihan diri dan perbaikan ventilasi kamar berpotensi menurunkan kejadian skabies di lingkungan pesantren.
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN SKIZOFRENIA RAWAT JALAN DI RSJ MUTIARA SUKMA, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Alif Wahyu Adam; Danang Nur Adi Wibawa; Hardinata; Rohmania Setiarini
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/wkdg1q03

Abstract

Penurunan fungsi kognitif sering terjadi pada skizofrenia dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga berpotensi menurunkan kualitas hidup pasien.Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup pada penderita skizofrenia rawat jalan di RSJ Mutiara Sukma, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilaksanakan pada Agustus 2023 di RSJ Mutiara Sukma, NTB. Sampel terdiri dari 98 pasien skizofrenia rawat jalan yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Pengukuran fungsi kognitif dan kualitas hidup dilakukan menggunakan instrumen terstruktur. Analisis hubungan menggunakan uji korelasi Spearman pada taraf signifikansi p<0,05.Terdapat hubungan bermakna antara fungsi kognitif dan kualitas hidup (r = −0,570; p < 0,001), yang menunjukkan bahwa semakin berat gangguan fungsi kognitif maka kualitas hidup cenderung semakin rendah. Fungsi kognitif berhubungan signifikan dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia rawat jalan di RSJ Mutiara Sukma, NTB. Penguatan skrining kognitif dan intervensi rehabilitatif berpotensi mendukung peningkatan kualitas hidup dalam layanan kesehatan jiwa rawat jalan.
HUBUNGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM DI RSUD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Gusti Ayu Candra Manika Kristina Dewi; Ananta Fittonia Benvenuto; Herlinawati; Dany Karmila
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/zqw40443

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) memiliki imaturitas fungsi hepar yang dapat meningkatkan risiko hiperbilirubinemia dan ikterus neonatorum. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan BBLR dengan kejadian ikterus neonatorum di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian analitik observasional berbasis rekam medis dengan desain potong lintang dilakukan pada neonatus yang dirawat di NICU RSUD Provinsi NTB periode Januari–Desember 2021 (N=221). Variabel paparan adalah BBLR (<2500 g) dan variabel outcome adalah ikterus neonatorum (berdasarkan diagnosis/rekam medis). Analisis menggunakan uji Chi-square dan estimasi odds ratio pada α=0,05. Proporsi BBLR sebesar 56,6% (125/221). Ikterus neonatorum ditemukan pada 63,3% (140/221). Terdapat hubungan bermakna antara BBLR dan ikterus neonatorum (p < 0,001), dengan OR=3,59 yang menunjukkan neonatus BBLR memiliki peluang lebih tinggi mengalami ikterus dibanding berat lahir ≥2500 g. BBLR berhubungan signifikan dengan kejadian ikterus neonatorum di RSUD Provinsi NTB.
ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN GENERALIZED ANXIETY DISORDER TERHADAP POTENSI INTERAKSI OBAT Ni Komang Dewi Anggita; Fitri Apriliany; Sri Winarni Sofya
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/q8v17v53

Abstract

Generalized Anxiety Disorder (GAD) merupakan gangguan kecemasan yang sering memerlukan terapi kombinasi jangka panjang, sehingga meningkatkan risiko interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proporsi kategori potensi interaksi obat dan hubungan karakteristik pasien dengan tingkat keparahan interaksi obat pada pasien GAD. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik retrospektif dengan pendekatan cross-sectional berdasarkan data rekam medis pasien rawat jalan di RS Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB periode Januari–Juni 2024. Sampel sebanyak 300 pasien dipilih menggunakan simple random sampling. Identifikasi potensi interaksi obat dilakukan menggunakan perangkat lunak Drugs.com dan DrugBank. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 2.402 potensi interaksi obat, mayoritas termasuk kategori moderat (90,2%), diikuti mayor (5,7%) dan minor (4,1%). Terdapat hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, durasi pengobatan, penggunaan obat racikan, komorbiditas, dan jumlah obat dengan tingkat keparahan potensi interaksi obat (p < 0,05). Karakteristik pasien berhubungan dengan tingkat keparahan potensi interaksi obat pada pasien GAD, dengan interaksi moderat sebagai kategori terbanyak.
IDENTIFIKASI MORFOLOGI PROTOZOA PADA BERBAGAI SUMBER AIR SEKITAR KAMPUS POLITEKNIK MUHAMMADIYAH MAKASSAR Wilda, Nurwilda Kaswi; Sri Wahyuni; Putri Rabiah Al Adawiah
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/58fm8v03

Abstract

Akses terhadap air bersih yang aman secara mikrobiologis merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Protozoa di perairan dapat berperan sebagai indikator kualitas lingkungan dan berpotensi mencerminkan kondisi sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi morfologi protozoa pada berbagai sumber air di sekitar kampus Politeknik Muhammadiyah Makassar. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel air diambil dari enam sumber, yaitu air bak mandi, kolam ikan, selokan, kanal, air keran, dan air galon, masing-masing sebanyak 500 mL, kemudian diperiksa menggunakan metode sedimentasi dan observasi mikroskopis dengan tiga kali replikasi. Identifikasi dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan referensi atlas parasitologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,67% sampel mengandung protozoa. Protozoa yang teridentifikasi meliputi Amoeba spp., Paramecium spp., Stentor, Radiolaria, dan Euglena viridis, dengan distribusi tertinggi pada sumber air terbuka seperti kolam ikan, selokan, dan kanal. Tidak ditemukan protozoa pada air keran dan air galon. Protozoa yang ditemukan umumnya merupakan organisme hidup bebas yang berperan sebagai indikator beban organik lingkungan. Penelitian ini memberikan data dasar mengenai keberadaan protozoa pada sumber air di lingkungan kampus sebagai indikator kualitas mikrobiologis perairan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA LEAFLET TERKAIT PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM DETEKSI CA MAMAE PADA REMAJA DI SMK AL-AMIN MAJALENGKA Hafizd Hilal Assegaf; Dewi Sri Gamar Zakari; Roebidin, Rachmat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/3wc6s089

Abstract

Kanker payudara termasuk kanker yang paling banyak menyerang warga Indonesia. Kasus kanker payudara di Indonesia menduduki peringkat ke -1 berdasarkan data Globocan tahun (2022), kasus baru kanker payudara sebanyak 66.271 menduduki peringkat ke-3 penyebab kematian akibat kanker. Kemuadian terdapat 27 orang yang terkena kanker payudara di Jawa Barat. Angka kejadian kanker payudara di Kabupaten Majalengka pada tahun 2025 sebanyak 33 orang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media leaflet terkait SADARI terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja di SMK Al-Amin Majalengka. Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Quasi Eksperimental, dengan rancangan penelitian yang digunakan One Group Pretest dan Posttest design. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel sebanyak 55 responden yang merupakan siswi di SMK Al-Amin Majalengka Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, didapatkan hasil yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri setelah diberikan media leaflet terkait SADARI dengan pengetahuan 54 (98,2%) kategori baik dan sikap 55 (100%) kategori positif dengan nilai p-value 0,00 (< 0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan media leaflet. Terdapat pengaruh penggunaan media leaflet terkait SADARI terhadap pengetahuan dan sikap dalam deteksi Ca Mamae pada remaja. Saran dalam penelitian ini diharapkan responden memiliki ketertarikan untuk mengetahui lebih banyak informasi terkait SADARI melalui media lain selain leaflet yaitu bisa dari media.

Page 10 of 12 | Total Record : 112