cover
Contact Name
Mufti Ali
Contact Email
mufti@unuha.ac.id
Phone
+6285777747982
Journal Mail Official
simbiosis@unuha.ac.id
Editorial Address
Jalan Kota Baru Sukaraja, Buay Madang OKU Timur, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian
Published by Universitas Nurul Huda
ISSN : -     EISSN : 30469988     DOI : https://doi.org/10.30599/simbiosis.v1i1
Articles of the journal cover research results in agricultural practices and sciences such as agronomy, soil sciences, pest and disease of zoological and medicinal veterinary, agricultural engineering, industrial technology, food technology, the science of nutrition, family and consumers, biometry, biology, climatology, livestock, fisheries and marine science, health care and the environment, forestry, and socioeconomic agriculture. Information on equipment, observation, and techniques the experiment will be accepted as articles notes.
Articles 25 Documents
Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang Dan NPK Terhadap Pertumbuhan Tomat Ceri di Tanah Aluvial Melviana Sentira; Wening Tyas; Arini Rosa Sinensis
SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Prodi Sains Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/aemq5h27

Abstract

Tanaman tomat ceri merupakan tanaman sayuran yang telah dibudidayakan sejak ratusan tahun yang lalu, sehingga tanaman tomat ceri dibudidayakan di tanah aluvial menggunakan pupuk organik berupa pupuk kandang yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik berupa pupuk majemuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kandang dan NPK dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen tomat ceri di tanah aluvial. Penelitian ini dilakukan di lahan yang terletak di Kurungan Nyawa, Oku Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RUPS) dengan faktor perlakuan kombinasi pupuk kandang dan NPK yang terdiri dari 3 tingkat perlakuan, yaitu P1=NPK 5 g, P2=80 g pupuk kandang + 4 g NPK, P3=160 g pupuk kandang + 3 g NPK. Setiap perlakuan terdiri dari 2 ulangan dan sebanyak 2 sampel. Variabel observasi dalam penelitian ini meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah batang, berat buah per buah, dan jumlah buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kombinasi pupuk kandang dan NPK mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen tomat ceri di tanah aluvial. Pemberian 160 g pupuk kandang yang dikombinasikan dengan 3 g pupuk NPK menunjukkan pertumbuhan dan hasil terbaik untuk tanaman tomat pada tanah aluvial.
Strategi Pemasaran Produk “Sale Pisang Manis” Di Desa Yosowinangun Kecamatan Belitang Madang Raya OKU Timur Dafa Surya Pratama; Wening Tyas
SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Prodi Sains Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/hqs8er73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran produk pisang manis di Desa Yosowinangun BK 11, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggunakan wawancara mendalam dengan pemilik usaha rumahan setempat sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran masih tradisional dan kurang memanfaatkan media digital. Promosi dilakukan langsung melalui pasar lokal dan pelanggan setia tanpa perencanaan formal atau penggunaan media sosial yang optimal. Tantangan tambahan meliputi pencatatan keuangan yang buruk, penetapan harga yang tidak berdasarkan analisis biaya, modal terbatas, dan kurangnya pelatihan atau pendampingan UMKM. Selain itu, kemasan dan branding sangat mendasar dan gagal mencerminkan nilai pasar produk secara visual. Meskipun pengusaha tersebut menyatakan keterbukaan terhadap inovasi dan kolaborasi, belum ada kemitraan formal yang terjalin. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan pemasaran digital, manajemen keuangan, dan pendampingan bisnis berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Analisis Pemasaran Tandan Buah Segar (Tbs) Perkebunan Rakyat di Kawasan Perbatasan Pulau Sebatik Arwan; Ulfa Rohmatul Khasanah
SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Prodi Sains Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jf2wxh45

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan utama di Pulau Sebatik, namun rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) yang diterima petani berdampak terhadap tingkat pendapatan dan kesejahteraan petani. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh keterlibatan banyak lembaga pemasaran dalam rantai distribusi, yang mengakibatkan meningkatnya biaya pemasaran serta menurunnya efisiensi pemasaran TBS. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pemasaran serta tingkat efisiensi pemasaran tandan buah segar di Pulau Sebatik. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi lapangan, wawancara menggunakan kuesioner, serta pengumpulan data pendukung dari instansi terkait. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Analisis saluran distribusi dan fungsi pemasaran dilakukan secara deskriptif kualitatif, sedangkan efisiensi pemasaran diukur secara kuantitatif menggunakan indikator margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio keuntungan terhadap biaya, yang mencerminkan distribusi nilai, tingkat keuntungan pelaku pemasaran, serta posisi tawar petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima saluran pemasaran TBS, di mana masing-masing saluran menjalankan fungsi pemasaran yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif, saluran pemasaran III merupakan saluran yang paling efisien, ditunjukkan oleh margin pemasaran yang paling kecil yaitu sebesar Rp147,00/kg serta nilai farmer’s share tertinggi sebesar 89,16%. Temuan ini memberikan kontribusi empiris dalam kajian efisiensi pemasaran komoditas perkebunan, serta menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan petani, seperti kelompok tani atau koperasi, guna meningkatkan posisi tawar petani dan efisiensi pemasaran tandan buah segar di Pulau Sebatik
Pemanfaatan Limbah Pertanian Daun Singkong (Manihot Esculenta) Sebagai Pakan Ternak Kambing Melalui Proses Fermentasi Ahmad Aminoto; Lisa Pratama; Arini Rosa Sinensis
SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Prodi Sains Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/fbjpsh88

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi potensi pemanfaatan limbah pertanian daun singkong (Manihot esculenta) sebagai pakan ternak kambing melalui proses fermentasi (silase).  Proses fermentasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan menurunkan kadar senyawa antinutrisi pada daun singkong.  Pengamatan dilakukan setiap minggu selama 28 hari untuk memantau perubahan aroma, warna, dan tekstur silase. Hasil pengamatan menunjukkan perubahan warna dari hijau menjadi hijau kecokelatan seiring dengan waktu fermentasi, dengan aroma yang berubah menjadi asam dan harum. Tekstur silase tetap lunak selama periode pengamatan.  Fermentasi selama 21 hari menghasilkan silase dengan kualitas fisik terbaik berdasarkan perubahan warna, aroma, dan tekstur.  Penelitian ini menunjukkan bahwa silase daun singkong berpotensi sebagai pakan alternatif kambing yang murah dan bergizi, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan proses fermentasi dan menganalisis nilai gizinya secara komprehensif.
Perbandingan Pertumbuhan Tanaman Terong (Solanum melongena L.) pada Sistem Pertanian Organik dan Konvensional Arjun Naja; Wening Tyas; Arini Rosa Sinensis; Mufti Ali
SIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Prodi Sains Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/6h2p2642

Abstract

Penelitian ini menganalisis pertumbuhan tanaman terong (Solanum melongena) menggunakan metode pertanian organik dan konvensional selama satu bulan. Masalah yang diidentifikasi adalah perlunya pendekatan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mengatasi degradasi lahan, pencemaran lingkungan, dan penurunan kualitas kesehatan masyarakat akibat praktik pertanian konvensional.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pertumbuhan tanaman terong dengan kedua metode tersebut. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan polybag di ruang terbuka, dilaksanakan pada tanggal 5 Mei hingga 5 Juni 2025 di Desa Kerujon, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.Media tanam yang digunakan adalah tanah kompos dan arang sekam. Untuk budidaya organik, digunakan POC atau fotosintesis bakteri, sedangkan untuk konvensional digunakan pupuk NPK Mutiara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC fotosintesis bakteri belum memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman terong pada umur 1 bulan setelah tanam karena tanaman lebih memfokuskan unsur N untuk pertumbuhan pucuk dibandingkan pertumbuhan akar. Pada minggu ke-2, tinggi rata-rata tanaman terong organik mencapai 12,4 cm, dan pada minggu ke-3 meningkat menjadi 17,2 cm, lalu pada minggu ke-4 mencapai 18,4 cm.Sementara itu, pemberian pupuk NPK Mutiara pada pertanian konvensional berpengaruh pada tinggi tanaman umur 3 minggu setelah tanam, dengan tinggi rata-rata mencapai 18,8 cm, dan pada minggu ke-4 mencapai 20,5 cm.Ini menunjukkan bahwa pupuk NPK Mutiara bagus untuk pertumbuhan vegetatif tanaman.  

Page 3 of 3 | Total Record : 25