cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Pemodelan Survival pada Kejadian Demam Berdarah Dengue di Surabaya Timur dengan Pendekatan Bayesian Ni Luh Putu Ika Candrawengi; Nur Iriawan; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50505

Abstract

Salah satu penyakit yang paling sering dialami di Indonesia khususnya pada saat musim penghujan adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti betina. Untuk mengetahui laju kesembuhan pasien maka perlu diketahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah analisis survival. Analisis survival merupakan analisis mengenai data yang diperoleh dari catatan waktu yang dicapai suatu objek sampai terjadinya event. Dalam penelitian ini event yang digunakan adalah waktu hingga sembuh (lama rawat inap) pasien. Analisis Bayesian memperlakukan semua parameter yang tidak diketahui sebagai variabel random dan memiliki distribusi. Dalam mengestimasi parameter digunakan pendekatan bayesian untuk mengatasi kasus jumlah data terbatas karena pada bayesian menggunakan estimasi dengan mempertimbangkan distribusi prior. Digunakan dua macam distribusi yang berbeda untuk memodelkan survival untuk kasus demam berdarah dengue. Distribusi yang digunakan adalah distribusi Generalized Gamma dan Weibull. Model yang terbaik yang ditunjukkan dengan nilai WAIC terkecil adalah model survival dengan menggunakan distribusi Weibull.
Pengukuran Tingkat Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan terhadap Toko Ritel Kosmetik Make Over di Surabaya Meutia Fatha Aulia; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50591

Abstract

Semakin banyaknya produk kosmetik yang beredar membuat pelanggan memiliki lebih banyak alternatif, sehingga akan lebih sulit untuk mendapat kepuasan yang dapat menimbulkan loyalitas pelanggan terhadap suatu merek atau toko. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap setiap format toko ritel Make Over untuk memberikan rekomendasi strategi pemasaran yang dapat meningkatkan dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan data didapatkan dari kuesioner kepada 150 responden dengan penyebaran kuesioner secara langsung (direct survey) ke toko-toko Make Over di pusat perbelanjaan di Kota Surabaya. Berdasarkan perhitungan ACSI dan CLI, pelanggan yang mengunjungi toko ritel Make Over baik Single-Brand Store dan Multi-Brand Store dirasa sudah puas dan loyal. Penelitian ini juga merumuskan implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh Make Over sebagai referensi tambahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di toko ritelnya dengan fokus pada peningkatan kepuasan untuk Independent Store serta peningkatan kepuasan dan kepercayaan untuk Multi-Brand Store, memaksimalkan customer in-store experience dan customer recovery, serta pembuatan loyalty dan membership program untuk meningkatkan frekuensi pembelian ulang.
Analisis Penentuan Prioritas Platform Media Sosial Pada Performa Pemasaran UKM: Kasus di Kota Surabaya Faras Pramesti; Berto Mulia Wibawa; Puti Sinansari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50604

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini berdampak pada peningkatan pemanfaatan media sosial yang dapat mempermudah segala aktivitas. Pengguna media sosial terbesar di Indonesia didominasi oleh usia kerja produktif, salah satunya pelaku usaha kecil menengah (UKM). Peralihan UKM yang bersifat konvensional menjadi digital melalui media sosial dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, namun di Kota Surabaya jumlah pelaku UKM yang memanfaatkan media sosial tergolong rendah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis faktor-faktor penyebab beberapa UKM di Kota Surabaya memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran, dampaknya terhadap performa pemasaran, dan urutan prioritas platform media sosial yang paling berpengaruh pada performa pemasaran. Desain penelitian yang digunakan adalah exploratory-direct bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan in-depth semi-structured interview dan kuesioner perbandingan berpasangan AHP. Analisis data menggunakan metode analisis thematic dan analytic hierarchy process (AHP). Proses pengumpulan data dilakukan kepada 9 pelaku UKM di Kota Surabaya dari 4 subsektor berbeda yang telah memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran berupa Facebook, Instagram, YouTube, dan website atau blog selama minimal 2 tahun. Temuan dari analisis thematic pada penelitian ini yaitu terdapat 6 faktor penyebab pelaku UKM di Kota Surabaya memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran, kemudian ditemukan sejumlah 8 dampak positif pada performa pemasaran yang diakibatkan oleh pemanfaatan media sosial. Selain itu, melalui in-depth semi structured interview dilakukan pula pengumpulan data platform media sosial yang paling banyak dimanfaatkan oleh tiap pelaku UKM tersebut melalui electronic word of mouth (eWOM), viral marketing, dan social presence. Berdasarkan analisis AHP urutan platform media sosial yang paling berpengaruh pada performa pemasaran UKM di Kota Surabaya adalah platform Instagram, kemudian secara berurutan yaitu platform Facebook, website atau blog, dan YouTube. Terdapat beberapa implikasi manajerial pada penelitian ini yang bertujuan untuk memberikan kontribusi pengembangan UKM secara tepat dalam memanfaatkan media sosial dan berdampak pada peningkatan performa pemasaran UKM.
Identifikasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perceived Value Terhadap Niat Adopsi Mobil Ramah Lingkungan Atika Isti Aditya Putri; Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50611

Abstract

Industri otomotif merupakan industri yang memainkan peran penting dalam perekonomian dan ketenagakerjaan Indonesia. Namun, peran industri otomotif tidak hanya dilihat dari kedua aspek tersebut tetapi juga dari aspek lingkungan. Maka munculah tren kendaraan ramah lingkungan salah satunya Mobil Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Namun, penjualan mobil Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) tergolong sedikit karena peminat mobil masih rendah. Masyarakat masih enggan beralih menggunakan mobil LCEV karena berbagai faktor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi masyarakat Indonesia dalam mengadopsi mobil LCEV serta sikap dan kepercayaan mereka terhadap atribut mobil. Tujuan penelitian ini diselesaikan dengan menggunakan metode Partial Least Square­ – Structural Equation Model (PLS-SEM) dan analisis multiatribut. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran online survey pada 99 sampel menggunakan teknik snowball, purposive dan convenience sampling. Penelitian yang mengadopsi model Value Based Adoption Model (VAM) ini menghasilkan temuan bahwa bahwa operational economic benefit, eco-friendly benefit, dan driving enjoyment benefit berpengaruh positif signifikan sedangkan charging risk berpengaruh negatif terhadap perceived value pada mobil Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Disisi lain, non-financial policies memoderasi hubungan perceived value secara positif terhadap niat adopsi. Atribut keamanan, usia baterai dan pengurangan polusi dianggap penting bagi pengguna mobil LCEV. Implikasi manajerial dapat digunakan untuk meningkatkan niat adopsi yang ditujukan kepada perusahaan otomotif, start-up, dan pemerintah Indonesia.
Identifikasi Sepeda Motor Listrik Terhadap Niat Membeli: Kasus di Indonesia Ade Ana Pratiwi; Berto Mulia Wibawa; Imam Baihaqi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50819

Abstract

Sepeda motor menjadi alat transportasi yang banyak digunakan di Asia Tenggara. Salah satunya di negara Indonesia. Penggunaan sepeda motor merupakan salah satu penyumbang gas emisi buang yang dapat mencemari lingkungan. Munculnya sepeda motor listrik sebagai produk inovasi menjadi salah satu cara dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Pada penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik calon pelanggan, menganalisis atribut sepeda motor listrik yang menjadi preferensi atau kecenderungangan konsumen dalam memiliki niat membeli sepeda motor listrik. Selain itu juga untuk mengetahui atribut yang mempengaruhi calon konsumen dalam mengadopsi sepeda motor listrik. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Multriatribut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 300 sampel yang tersebar di 34 provinsi yang ada di Indonesia. terdapat temuan yang menunjukkan bahwa atribut yang memiliki kepentingan paling tinggi adalah keamanan dan waktu pengisian baterai. Terdapat implikasi manajerial yang dapat diaplikasikan oleh pemasar produk sepeda motor listrik dengan memperhatikan karakteristik konsumen, diantaranya adalah menyelenggarakan acara yang bertujuan untuk memberikan informasi pengetahuan produk kepada para calon konsumen.
Perbandingan Faktor Atribut pada Toko Nol Limbah di Kota Surabaya: Pendekatan Semantic Differential Annisa Deaneke Prabowo Putri; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50828

Abstract

Terdapat berbagai tantangan yang dihadapi bisnis dengan konsep ramah lingkungan, seperti dampak dari fenomena perubahan preferensi konsumen yang mempertimbangkan aspek ramah lingkungan pada konsumsinya. Tantangan tersebut yakni adanya fenomena greenwashing serta pertumbuhan jumlah kompetitor di pasar seiring waktu. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan profil antara dua toko nol limbah yang terdapat di Kota Surabaya, yakni Alang-Alang Zero Waste Store dengan kompetitornya, yakni Mamaramah Eco Bulk Store. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 22 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetitor Alang-Alang Zero Waste Store, yakni Mamaramah Eco Bulk Store, lebih unggul dibandingkan Alang-Alang Zero Waste Store dengan mengungguli di 9 faktor atribut dari total 15 faktor atribut. Terdapat implikasi manajerial yang dapat dimplementasikan pihak Alang-Alang Zero Waste Store dengan tujuan mengoptimalkan faktor atribut produk dan toko yang dimiliki merek. Implikasi manajerial tersebut adalah menambahkan pilihan metode pembayaran, mengadakan event marketing serta in-store marketing, dan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh pramuniaga toko.
Pengaruh Penggunaan IFS terhadap Kinerja dan Kreativitas Karyawan PT PAL Indonesia (Persero) dengan Pendekatan Task-Tchnology Fit (TTF) dan Technology Acceptance Model (TAM) Evita Dhany; Syarifa Hanoum; Muniroh Soemarsono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50834

Abstract

Penggunaan teknologi yang semakin canggih memberikan dampak yang positif bagi banyak perusahaan. Hal ini juga mendorong perusahaan untuk menggunakan teknologi di dalam segala aktivitas bisnisnya. Sebagai contoh penggunaan sistem informasi IFS di PT PAL Indonesia (Persero). Perusahaan yang besar memerlukan sistem informasi berupa ERP untuk dapat membantu menyelesaikan pekerjaan karyawan. Sistem informasi yang dimaksud adalah IFS. Beberapa penelitian terdahulu telah menganalisis penggunaan sistem informasi dengan beberapa pendekatan model TAM, TTF, UTAUT dan beberapa model yang lainnya dan telah dijadikan acuan untuk penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan IFS yang diterapkan di PT PAL Indonesia (Persero) mengenai kinerja karyawan dengan pendekatan Task Technology Fit (TTF) dan Technology Acceptance Model (TAM). Selain itu tujuan yang kedua adalah menganalisis pengaruh kinerja terhadap kreativitas karyawan PT PAL Indonesia (Persero). Jenis penelitian yang digunakan adalah conclusive descriptive dan survey dan menggunakan SEM PLS untuk menguji hipotesis yang dibuat dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan lembaran kuisioner kepada 320 karyawan pengguna IFS di PT PAL Indonesia (Persero). Hasil penelitian menunjukkan adanya 9 hipotesis yang berhubungan signifikan. Sedangkan, terdapat 2 hipotesis yang berhubungan negatif antar variabel. Dari hasil 2 hipotesis yang bertolak belakang perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan dari penggunaan IFS sehingga dapat menghasilkan kinerja dan kreativitas karyawan yang lebih baik lagi. Selain itu, perlu meningkatkan pengetahuan mengenai penggunaan IFS dan perlu adanya pelatihan penggunaan IFS dan mmbagikan manfaat menggunakan sistem informasi IFS dalam bekerja karena akan meningkatkan kinerja dan kreativitas karyawan PT PAL Indonesia (Persero).
Evaluasi Kualitas Pelayanan Pada Industri Angkutan Umum: Studi Kasus Mikrotrans Jak Lingko Noveesra Zahra; Imam Baihaqi; Dewie Saktia Ardiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50952

Abstract

Kemacetan dan polusi merupakan masalah besar yang terjadi di DKI Jakarta. Untuk mengurangi fenomena kemacetan dan tingginya tingkat polusi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan program revitalisasi sistem transportasi terintegrasi bernama Jak Lingko untuk memberi kemudahan bagi pengguna jalan area Jakarta dan sekitarnya. Program revitalisasi ini berbentuk pembaruan rute, pembaruan pelayanan seperti sistem pengangkutan sesuai titik yang telah ditentukan dan penjadwalan yang timetable, pembaruan sistem pembayaran, dan peremajaan armada. Sebagai jasa pelayanan masyarakat, penting bagi PT Transportasi Jakarta untuk mengedepankan kualitas layanan sesuai dengan harapan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan Mikrotrans Jak Lingko melalui persepsi dan harapan penumpangnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kombinasi dari SERVQUAL, dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Customer Satisfaction Index (CSI) Mikrotrans Jak Lingko masuk ke dalam kategori puas dengan nilai 79,40%. Dari 22 atribut kualitas layanan, keseluruhan atribut menunjukkan angka kesenjangan antara persepsi dan harapan dengan nilai negatif, sehingga diperlukan peningkatan pada keseluruhan atribut.
Penerapan Metode Ridge Regression dan Support Vector Regression (SVR) untuk Prediksi Indeks Batubara di PT XYZ Rizky Amalia Putri; Wiwiek Setya Winahju; Muhammad Mashuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.51021

Abstract

Semen merupakan salah satu bahan baku yang amat penting dalam pembangunan infrastruktur. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi semen adalah PT XYZ. Tahapan terpenting dalam proses pembuatan semen adalah pada tahap pembakaran batu kapur dan tanah liat (clinker). Dalam proses pembakaran clinker membutuhkan bahan bakar utama yaitu batubara. Semakin banyak jumlah produksi clinker yang dihasilkan dan semakin sedikit batubara yang digunakan dalam proses pembakaran, maka semakin efektif dan efisien proses produksi tersebut. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis untuk memprediksi indeks batubara dengan beberapa variabel yang diduga mempengaruhi yaitu kualitas batubara, bahan baku, dan operasional yang kemudian akan dilakukan estimasi terhadap indeks batubara. Metode yang digunakan untuk mengestimasi indeks batubara adalah metode Regresi Ridge dan metode Support Vector Regression (SVR). Model yang terbentuk dengan metode SVR akan dibandingkan dengan metode regresi ridge yang kemudian akan dipilih model terbaiknya diantara kedua model yang terbentuk menggunakan nilai RMSE. Hasil analisis didapatkan metode terbaik dengan nilai RMSE terkecil yaitu Support Vector Regression (SVR) dan menggunakan kernel-polynomial yang menghasilkan parameter sigma bernilai 0,100 dan nilai c sebesar 1 dengan nilai RMSE sebesar 0,619.
Pemodelan Contraceptive Prevalence Rate (CPR) di Provinsi Sulawesi Selatan Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Dewi Wahyu Setyowati; Agnes Tuti Rumiati; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.51045

Abstract

Contraceptive Prevalence Rate (CPR) merupakan angka yang menunjukkan banyaknya pasangan usia subur yang sedang menggunakan kontrasepsi. Menurut World Population Data Sheet Tahun 2019 Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di antara negara ASEAN. Penelitian ini dilakukan menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Hal ini didasari karena pola yang terbentuk antar variabel prediktor dan variabel respon tidak mengikuti pola tertentu. Berdasarkan nilai GCV yang paling minimum, model terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot (3,3,3). Hasil pengujian signifikansi parameter menunjukkan bahwa seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian berpengaruh signifikan terhadap persentase CPR di Sulawesi Selatan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah penduduk miskin, persentase penduduk yang memiliki pendidikan ≤ SMA, dan persentase pengguna BPJS. Berdasarkan hasil pengujian asumsi residual disimpulkan semua asumsi terpenuhi dengan nilai koefisien determinasi dari model ini sama dengan 83,125%.