cover
Contact Name
AKHMAD HUDA
Contact Email
itahuda78@gmail.com
Phone
+6281228552427
Journal Mail Official
itahuda78@gmail.com
Editorial Address
Jalan Balai Desa Glanggang 3 A Beji Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Pena Emas
Published by MAN 1 PASURUAN
ISSN : 29869447     EISSN : 2986948X     DOI : -
"Pena Emas" adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh MAN 1 Pasuruan dengan fokus pada artikel-artikel penelitian dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini memuat hasil penelitian yang original dan memiliki kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Artikel-artikel yang dimuat dalam jurnal "Pena Emas" telah melalui proses seleksi yang ketat oleh tim editor dan reviewer ahli di bidangnya. Selain artikel penelitian, jurnal ini juga memuat ulasan pustaka, review buku, dan artikel lain yang relevan dengan topik penelitian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Penerapan Discovery Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Korik (Kognitif-Psikomotorik) Siswa Materi Sel Khoridah, Khoridah
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.22

Abstract

Dalam pelaksanaan proses pembelajaran para guru dapat memilih strategi pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran. Terkait dengan strategi pembelajaran tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi discoverylearning terhadap peningkatan kompetensi materi Selsiswa kelas XI-B di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pasuruan. Tulisan ini merupakan hasil dari laporan PTK yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi kognitif dan psikomotorik dengan menggunakan discovery learning. Dalam pelaksanaan penelitian tersebut ada 2 dua siklus dan masing masing siklusnya ada 4 tahap: 1) menentukan perencanaan tindakan, 2) melaksanakan tindakan, 3) melakukan pengamatan hasil tindakan, 4) melakukan refleksi. Dalam penelitian ini, siswa kelas XI-B tahun pelajaran 2023/2024 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan menjadi subyeknya. Hasil penelitian pra-siklus terhadap siklus I kenaikan aspek kognitif sebesar 41 % sedangkan dari siklus I ke siklus II terdapat kenaikan 5 %. Untuk ranah psikomotorik dari siklus I ke siklus II kenaikannya 10 %. Dari hasil penerapan discoverylearning di siklus I dan siklus II peneliti membuat kesimpulan, bahwa penerapan discovery learning di kelas XI-B MAN 1 Pasuruan dapat diterapkan dan penerapan strategi discovery learning secara nyata berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi peserta didik materi Sel kelas XI-B MAN 1 Pasuruan. Kata kunci: discovery learning, kompetensi, sel
Aktualisasi Strategi Think Aloud dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Teks Klasik Siswa Kelas X C di MAN 1 Pasuruan Wahyuni, Iva
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.23

Abstract

Abstrak Guru Bahasa Indonesia wajib peka terhadap budaya membaca peserta didiknya. Karena kemampuan atau keterampilan membaca peserta didik masih rendah. Mengatasi hal itu penulis menggunakan Strategi think aloud yaitu salah satu strategi dengan tujuan untuk memverbalkan atau membunyikan secara nyaring melalui lisan apa saja yang ada dalam benak atau pikiran dari pembaca saat memahami teks yang dibaca. Oleh karena itu pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini, bertujuan untuk mengaktualisasikan strategi think aloud pada siswa kelas X C di MAN 1 Pasuruan semester ganjil tahun pelajaran 2023-2024. Rumusan masalah dalam PTK ini 1) bagaimana aktualisai strategi think aloud untuk meningkatkan keterampilan membaca teks klasik? 2) bagaimana pendeskripsian aktualisasi strategi think aloud dapat meningkatkan keterampilan membaca teks klasik? Dari hasil penelitian tindakan kelas ini penulis menyimpulkan bahwa aktualisasi strategi think aloud pada siswa kelas X C di MAN 1 Pasuruan dapat sepenuhnya dilakukan atau 100% dilakukan. Selain itu aktualisasi strategi think aloud dapat meningkatkan keterampilan membaca khususnya teks klasik siswa kelas X C di MAN 1 Pasuruan baik dari aspek pengetahuan/kognitif maupun aspek keterampilan/psikomotorik. Dengan demikian indikator keberhasilan dengan rerata nilai sebesar >80% dapat terpenuhi. Peneliti memberikan saran bahwa strategi think aloud layak diaktualisasikan dalam pembelajaran mapel bahasa Indonesia, karena kualitas berpikir siswa dalam memahami teks khususnya teks klasik yang sedang dibaca mengalami peningkatan khususnya teks hikayat. Disarankan juga guru harus melakukan modelling sebagai bentuk strategi dalam memberikan panduan pada siswa serta memodifikasi strategi think aloud dengan strategi-strategi yang lain. Kata Kunci: keterampilan membaca, strategi think aloud, teks klasik hikayat Abstract Teachers must Indonesian be sensitive to the reading culture of their students. Because the ability or reading skills of students are still low. Overcoming this, the author uses the think aloud strategy, which is one strategy with the aim of verbalizing or sounding aloud through oral whatever is in the mind or mind of the reader when understanding the text read. Therefore, in this Classroom Action Research (PTK), it aims to actualize the strategy think aloud strategy for grade X C students in MAN 1 Pasuruan odd semester of the 2023-2024 academic year. The formulation of the problem in this PTK 1) how to actualize the think aloud strategy to improve classical text reading skills? 2) How can the actualization description of the Think Aloud strategy improve classical text reading skills? From the results of this class action research, the author concludes that the actualization of the think aloud strategy in grade X C students at MAN 1 Pasuruan can be fully done or 100% done. In addition, the actualization of the think aloud strategy can improve reading skills, especially classical texts of grade X C students in MAN 1 Pasuruan, both from the knowledge/cognitive aspect and the skill/psychomotor aspect. Thus the success indicator with an average value of >80% can be met. Researchers suggest that the think aloud strategy is worth actualizing in maple Indonesian learning, because of the quality of students' thinking in understanding texts, especially classical texts that are being read, has improved, especially saga texts. It is also recommended that teachers should do modeling as a form of strategy in providing guidance to students and modifying the think aloud strategy with other strategies. Keywords: Reading skills, Think Aloud strategies, classic texts of sagas
Peran Guru di Era Digital dalam Merekonstruksi Sikap Tasamuh Siswa MAN 1 Pasuruan Anizarini, Fariza; Solikhah, Mar'atus; Musyafa'ah, Nihayatin
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.24

Abstract

AbstrakSalah satu problematika pada era digital saat ini adalah terkikisnya sikap tasamuh siswa, hal ini terlihat dari seringnya kasus bullying, pertengkaran antar siswa, perilaku siswa yang fanatik tidak mau menghargai perbedaan pendapat menunjukkan karakter ta’asshub. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana sikap tasamuh siswa MAN 1 Pasuruan dan bagaimana peran guru di era digital dalam merekonstruksi sikap tasamuh siswa MAN 1 Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus retrospektif dengan analisa data secara deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan adalah 25% dari total populasi siswa MAN 1 Pasuruan secara acak dan perwakilan guru mata pelajaran MAN 1 Pasuruan. Teknik pengambilan data menggunakan angket kuesioner melalui google form, wawancara, observasi di lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan masih ada siswa MAN 1 Pasuruan kurang bersikap tasamuh. Terbukti adanya beberapa siswa yang tidak pernah menghargai perbedaan pendapat sebagai suatu yang setara dan insani, tidak pernah bekerjasama dengan teman dan guru tanpa memandang suku, ras etnis, dan status sosial dalam kegiatan dikelas maupun di sekolah. Berdasarkan hal tersebut peran guru sangat dibutuhkan dalam merekonstruksi sikap tasamuh siswa sebagai upaya meminimalisir problematika yang ada. Dari hasil penelitian menujukkan guru MAN 1 Pasuruan tanpa disadari telah berperan membangun sikap tasamuh siswa, namun perlu ditingkatkan dan diterapkan secara rutin agar semakin merekonstruksi sikap tasamuh siswa secara signifikan. Untuk itu perlu adanya penekanan terhadap peran guru melalui peningkatan strategi pembelajaran afektif berupa proses pembiasaan dan memberikan contoh keteladanan yang baik terhadap siswa. Harapannya hasil penelitian ini dapat menginformasikan dalam merekonstruksi sikap tasamuh siswa di lingkungan Madrasah. Kata Kunci: tasamuh, peran guru, era digital   Abstract One of the problems in the current digital era is the erosion of students' tasamuh attitudes, this can be seen from the frequent cases of bullying, fights between students, fanatical behavior of students who do not want to respect differences of opinion, showing the character of ta'asshub. This research aims to find out what the tasamuh attitude of MAN 1 Pasuruan students is and what the role of teachers in the digital era is in reconstructing the tasamuh attitude of MAN 1 Pasuruan students. The method used in this research is a retrospective case study with descriptive qualitative data analysis. The sample used was 25% of the total population of MAN 1 Pasuruan students randomly and representatives of MAN 1 Pasuruan subject teachers. Data collection techniques use questionnaires via Google Form, interviews, field observations and documentation. The results of the research show that there are still MAN 1 Pasuruan students who lack tasamuh attitudes. It is proven that there are some students 2 who never respect differences of opinion as equal and human, never collaborate with friends and teachers regardless of ethnicity, race, ethnicity and social status in activities in class or at school. Based on this, the teacher's role is very much needed in reconstructing students' tasamuh attitudes as an effort to minimize existing problems. The results of the research show that MAN 1 Pasuruan teachers have unwittingly played a role in building students' tasamuh attitudes, but they need to be improved and implemented regularly in order to significantly reconstruct students' tasamuh attitudes. For this reason, there needs to be an emphasis on the role of teachers through increasing affective learning strategies in the form of habituation processes and providing good role models for students. It is hoped that the results of this research can inform the reconstruction of students' tasamuh attitudes in the Madrasah environment.  Keywords: tasamuh, teacher's role, digital era
Metode Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa MAN 1 Pasuruan Materi Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal Nonbenda Ima Maisa, Navida
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.25

Abstract

penggunaan metode Project Based Learning dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu materi yang akan cocok untuk diaplikasikan dengan metode ini adalah mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. Pada materi ini, siswa tidak hanya belajar tentang keterampilan teknis dalam merancang dan membuat produk, tetapi juga tentang kemampuan berpikir kreatif, pemecahan masalah, dan apresiasi terhadap budaya lokal. Permasalahan yang menjadi dasar peneliti melakukan penelitian ini sebagai berikut: pertama, siswa kurang terbiasa belajar mandiri. Siswa belum berinisiatif dalam mempelajari materi, mencari referensi yang terkait dengan bab yang diajarkan di rumah. Hal ini, terkait dengan siswa yang tidak memiliki Buku Teks Pelajaran (BTP), sehingga mereka lebih memilih untuk menunggu penjelasan dari guru pengajar. Kedua, siswa cepat merasa bosan, disebabkan oleh penggunaan dalam penyampaian materi masih hanya sebatas mencatat dan ceramah, sehingga siswa ingin segera mengakhiri pelajaran yang sedang berlangsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Project Based Learning atau metode Pembelajaran Berbasis Proyek. Pemilihan metode ini dikarenakan, mata pelajaran Prakarya Dan Kewirausahaan adalah mata pelajaran yang melibatkan siswa dalam proyek nyata yang mengharuskan mereka untuk bekerja dalam tim, menerapkan konsep-konsep yang dipelajari serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan kreativitas. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam aspek kognitif maupun aspek psikomotorik. Pada aspek kognitif mengalami peningkatan 14,2 % dari siklus 1 ke siklus yang ke 2. Kemudian, pada aspek psikomotorik juga mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus yang ke 2 sebanyak 9,15.%. Kata Kunci: Kerajinan, Budaya Lokal Nonbenda, Kreativitas, Project Based Learning
Sharaf Sono: Eksistensi Historis Peninggalan Lokal Literasi Pesantren Addib Zubaidi, Muhammad
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.26

Abstract

Melanjutkan dari tradisi keilmuan para ulama Nusantara, di wilayah lokal Sidoarjo terdapat pengajaran khas gramatika bahasa Arab yang dikenal dengan Sharaf Sono. Sharaf Sono merupakan ilmu sharaf Nusantara generasi awal abad 19 M di Jawa. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah kajian untuk mengungkap kembali eksistensi historis kitab Sharaf Sono sebagai salah satu akar khasanah literasi Islam dan kedudukannya dalam rangkaian peninggalan karya tulis ulama Nusantara dengan mengungkap genealogi dan keterkaitan antarliterasi yang relevan. Adapun metode penelitian ini adalah pendekatan historis-kualitatif dengan memanfaatkan dokumen, observasi, dan wawancara. Dari kajian eksistensi historis kitab Sharaf Sono diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: 1) Sharaf Sono merupakan amaliyah ulama Sono secara turun-temurun, 2) Ilmu Sharaf Sono merupakan penjelasan dari Sharaf ‘Izzi, 3) Tashrifan Sono berpotensi memberi pengaruh terhadap kitab tashrif Nusantara generasi berikutnya seperti kitab Al Amtsilah At Tashrifiyah Jombang, 4) Terdapat ketersambungan sanad keilmuan kitab Sharaf ‘Izzi antara jaringan ulama Timur Tengah dengan Nusantara.
Pengaruh Metode Team Assisted Individualization Terhadap Self- Efficacy Siswa dalam Belajar Eksponen Matematika MAN 1 Pasuruan Nurfida, Rita
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.27

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran penting pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas dalam membantu siswa memahami konsep- konsep yang kompleks, seperti eksponen. Dalam konteks ini, pendekatan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diterapkan dengan menggunakan strategi Team Assisted Individualization di kelas X-D MAN 1 Pasuruan. Fokus penelitian adalah meningkatkan pemahaman siswa terhadap eksponen matematika dan self-efficacy mereka. Melalui analisis siklus 1 dan siklus 2, peneliti menemukan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa, terutama dalam aspek kognitif dan psikomotorik. Selain itu, peningkatan dalam self-efficacy siswa juga diamati, menunjukkan bahwa strategi ini efektif dalam meningkatkan. kepercayaan diri mereka terhadap kemampuan mereka dalam memahami materi matematika yang kompleks. Berdasarkan temuan ini, peneliti merekomendasikan penerapan strategi Team Assisted Individualization dalam mata pelajaran lain di sekolah dan pengembangan strategi baru untuk membantu siswa menghadapi tantangan pembelajaran yang lebih kompleks di masa depan. Penelitian lanjutan juga disarankan untuk mengevaluasi efektivitas strategi ini dalam konteks pendidikan yang berbeda serta untuk melihat dampak jangka panjangnya terhadap pemahaman dan pencapaian. akademik siswa. Kesimpulannya, strategi Team Assisted Individualization memiliki potensi besar sebagai alat untuk meningkatkan pembelajaran matematika dan kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep yang abstrak dan kompleks.
Mengoptimalkan Studi Desain Melalui Aplikasi Google SketchUp sebagai Pengembangan Rancang Bangun Interior Vintage Kontemporer Khaidaroh, Nina
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.28

Abstract

Abstrak Artikel ini membahas implementasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam pemodelan Virtual Green Buildings Design menggunakan Google SketchUp untuk mengembangkan kreativitas desain arsitektur siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan. Pemodelan 3D digunakan untuk merancang bangunan hijau dengan fokus pada keberlanjutan dan efisiensi energi. Google SketchUp menjadi alat kunci dalam menciptakan representasi visual yang mendalam dari desain bangunan, memfasilitasi eksplorasi kreatif siswa-siswi MAN 1 Pasuruan. Artikel ini menekankan implementasi langkah-langkah ADDIE sebagai pedoman pengembangan kurikulum TIK, mengintegrasikan aspek desain, keberlanjutan, dan teknologi informasi untuk membentuk lingkungan belajar yang inovatif. Kata Kunci: Bangunan Hijau, Pemodelan 3D, Google SketchUp, ADDIE Abstract This article discusses the implementation of the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model in Virtual Green Buildings Design modeling using Google SketchUp to develop students' architectural design creativity at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan. 3D modeling is used to design green buildings with a focus on sustainability and energy efficiency. Google SketchUp became a key tool in creating in-depth visual representations of building designs, facilitating the creative exploration of MAN 1 Pasuruan students. This article emphasizes the implementation of ADDIE steps as a guide for ICT curriculum development, integrating aspects of design, sustainability, and information technology to form an innovative learning environment. Keywords: Green Buildings, 3D Modeling, Google SketchUp, ADDIE
Optimalisasi Potensi Siswa Kelas X–D MAN 1 Pasuruan pada Materi Descriptive Text Menggunakan Pembelajaran BerdefisieansiI Khamidah, Nur
PenaEmas Vol 2 No 1 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i1.29

Abstract

Abstrak Kurikulum fleksibel menawarkan model pembelajaran berdiferensiasi. Pendekatan model pembelajaran ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi siswa dengan memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan kemampuan mereka. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan pembelajaran yang memungkinkan guru untuk mengakomodasi perbedaan individual dalam kelas. Pada beberapa penelitian sebelumnya, belum banyak ditemukan praktik baik (best practice) pembelajaran berdiferensiasi dipraktikkan pada mata pelajaran Bahasa inggris materi descriptive text di jenjang Madrasah Aliyah. Hal inilah yang menarik peneliti untuk mempraktikkan pembelajaran berdiferensiasi dan mengidentifikasi lebih mendalam dampaknya pada siswa. Pendekatan praktik baik atau dikenal istilah best practice menjadi metodologi penelitian ini dengan tujuan untuk menyajikan hasil penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan menggali lebih mendalam dampaknya terhadap pengembangan potensi siswa kelas X-D di MAN 1 Pasuruan. Hasil yang diperoleh melalui asesmen formatif menunjukkan bahwa potensi siswa kelas X-D dapat berkembang dengan baik. Demikian pula, hasil refleksi yang mereka berikan menunjukkan semangat dan keceriaan dalam proses belajarnya. Oleh karena itu, pembelajaran berdiferensiasi ini sangat direkomendasikan untuk dilaksanakan oleh guru di jenjang Madrasah Aliyah pada semua mapel agar potensi dan kompetensi siswa dapat dioptimalkan dengan baik sesuai dengan karakter uniknya. Kata kunci: Descriptive Text, Optimalisasi, Pembelajaran Berdiferensiasi, Potensi Abstract The flexible curriculum offers a differentiated learning model. This learning model approach aims to optimize students' potential by providing learning experiences tailored to their needs, interests and abilities. Differentiated learning is a learning approach that allows teachers to accommodate individual differences in the classroom. From several existing studies, there have not been many good practices (best practices) for differentiated learning practiced in English subjects with descriptive text material at the Madrasah Aliyah level. This is what attracts researchers to practice differentiated learning and identify more deeply its impact on students. The good practice approach or what is known as best practice is the methodology for this research with the aim of presenting the results of implementing differentiated learning and exploring more deeply its impact on developing the potential of class X-D students at MAN 1 Pasuruan. The results obtained through formative assessments show that the potential of class X-D students can develop well. Likewise, the reflection results they provide show enthusiasm and joy in the learning process. Therefore, this differentiated learning is highly recommended to be implemented by teachers at the Madrasah Aliyah level in all subjects so that students' potential can be optimized properly according to their unique character. Keywords: Descriptive Text, Differentiated Learning, Optimization, potential
Cok dan Anjir: Studi Kasus Diksi Umpatan Siswa dalam Komunikasi Sehari-Hari di Madrasah menurut Perspektif Al-Qur’an husna, mauidhatul
PenaEmas Vol 2 No 2 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i2.31

Abstract

Komunikasi memegang peranan krusial dalam membangun interaksi sosial yang harmonis dan produktif, termasuk dalam dunia pendidikan. Dalam konteks ini, Al-Qur'an mengajarkan pentingnya etika berbicara yang baik, jujur, dan penuh hikmah. Namun, di beberapa madrasah, ditemukan fenomena penggunaan diksi umpatan seperti cok dan anjir oleh siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan diksi tersebut di madrasah dari perspektif Al-Qur'an, serta respons siswa dan guru terhadap fenomena ini. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa diksi umpatan sering digunakan dalam situasi santai atau konflik antar siswa, dipengaruhi oleh tekanan sosial, lingkungan, dan media sosial. Penggunaan kata-kata kasar ini berdampak negatif terhadap hubungan sosial, suasana belajar, serta pengikisan nilai-nilai moral yang diajarkan di madrasah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter dan kesadaran akan etika berbahasa yang selaras dengan ajaran Al-Qur'an dalam lingkungan pendidikan. Kata Kunci: Al-Qur’an, komunikasi, umpatan.
PBL dengan Pendekatan RME Berbantuan NEOPARD untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Fungsi Kuadrat Siswa Kelas X MAN I Pasuruan Nur Fida, Rita
PenaEmas Vol 2 No 2 (2024): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v2i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi fungsi kuadrat melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL) yang dikombinasikan dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dan didukung oleh aplikasi NEOPARD sebagai media pembelajaran interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart, yang berlangsung dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X di MAN 1 Pasuruan, dengan pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep, lembar observasi, dan wawancara. Aplikasi NEOPARD berperan penting dalam membantu siswa memvisualisasikan grafik dan karakteristik fungsi kuadrat, sehingga memudahkan pemahaman materi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan partisipasi siswa, dengan lebih dari 92% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan metode PBL dan pendekatan RME yang didukung NEOPARD terbukti efektif dalam memperdalam pemahaman siswa terhadap konsep dasar fungsi kuadrat serta mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran.