cover
Contact Name
AKHMAD HUDA
Contact Email
itahuda78@gmail.com
Phone
+6281228552427
Journal Mail Official
itahuda78@gmail.com
Editorial Address
Jalan Balai Desa Glanggang 3 A Beji Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Pena Emas
Published by MAN 1 PASURUAN
ISSN : 29869447     EISSN : 2986948X     DOI : -
"Pena Emas" adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh MAN 1 Pasuruan dengan fokus pada artikel-artikel penelitian dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini memuat hasil penelitian yang original dan memiliki kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Artikel-artikel yang dimuat dalam jurnal "Pena Emas" telah melalui proses seleksi yang ketat oleh tim editor dan reviewer ahli di bidangnya. Selain artikel penelitian, jurnal ini juga memuat ulasan pustaka, review buku, dan artikel lain yang relevan dengan topik penelitian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
Pengembangan “AUTOBOT SARAS004” Agen Sosialisasi UU KIA Nomor 04 Tahun 2024 Sebagai Antisipatif Post-Partum Depression Rakhmawati, Rani; Amelia Zahro, Nur; Wahyuni, Iva; Azalia Banowati, Mega
PenaEmas Vol 3 No 1 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i1.57

Abstract

Menghadapi tingginya kematian ibu dan bayi serta prevalensi depresi Post-partum, Pemerintah telah mengesahkan regulasi kebijakan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA) Nomor 4 Tahun 2024, guna mendukung pemberdayaan peran ibu pekerja di lintas sektor diperlukan media sebagai agen sosialisasi yang memanfaatkan teknologi informasi. Studi pengembangan ini bertujuan untuk memeroleh hasil dari Autobot Saras004 sebagai agensosialisasi UU KIA Nomor 4 Tahun 2024 guna mengantisipasi Post-Partum Depression. Penelitian ini melibatkan 30 ibu pekerja dalam kondisi Post-Partum (10 ibu pekerja di perusahaan barang, 10 ibu pekerja di perusahaan jasa, 10 ibu pekerja di instansi pemerintahan) yang diposisikan sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data terkait respons pengguna dan validasi dari tim ahli media serta materi melalui kuesioner. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistika deskriptif berupa rerata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Autobot Saras004 dapat menjadi agen sosialisasi UU KIA Nomor 4 Tahun 2024 dengan persentase pengguna menunjukkan hasil sebesar 82.6% dinyatakan sangat valid, akan tetapi belum memeroleh nilai tertinggi dalam kriteria keefektifan Autobot Saras004. Menindaklanjuti pada temuan penelitian ini, maka sosialisasi UU KIA akan dapat memberikan hasil yang sangat signifikan jika disertai dengan sosialisasi pendampingan yang lebih intensif dari pihak tempat ibu bekerja.
TEMENTS (Technostress Management System): Inovasi Sistem Otomasi dan Manajemen Technostress Terhadap Teknologi Berbantuan Aplikasi Tements Asroriyyah, Arina; Eka Adelia, Anggi; Masruroh, Nafisatul
PenaEmas Vol 3 No 1 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i1.59

Abstract

Salah satu dampak negatif dan membahayakan kesehatan mental masyarakat dari semakin pesatnya perkembangan teknologi yakni merebaknya stres teknologi atau technostress. Technostress merupakan keadaan tidak menyenangkan akibat ketidakmampuan seseorang dalam beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan atau ketergantungan individu terhadap teknologi sehingga menimbulkan ketidaknyamanan baik secara fisik maupun psikis (Sasi, 2017). Akibatnya masyarakat di era saat ini sering mengalami gangguan tidur, kecanduan internet, depresi, dan insomnia (Yamanda, 2024). Jika keadaan ini dibiarkan, maka semakin pesat kecanggihan teknologi dan aplikasi digital, technostress akan semakin melanda masyarakat yang tidak memiliki cukup keterampilan dan kemampuan untuk menguasai teknologi. Saat ini, belum banyak ditemukan inovasi teknologi yang fokus untuk menangani technostress. Oleh karena itu, aplikasi TEMENTS hadir sebagai salah satu inovasi sistem otomasi dan manajemen data untuk memitigasi technostress berbantuan aplikasi TEMENTS. Fitur-fitur aplikasi ini didesain untuk merekam perkembangan data pribadi secara aman dan manajeman data yang akurat terkait kesehatan mental yang terkait pemakaian teknologi secara berkala. Aplikasi ini menyediakan fitur scanning tingkat kestresan yang mencakup layanan analisis tingkat technostress user yang dilengkapi peringatan, saran/anjuran, dan konsultasi ke ahli (dokter jiwa dan psikolog). Hasil rekam dan manajemen data dari TEMENTS diharapkan dapat terintegrasi dengan aplikasi SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Inovasi TEMENTS ini akan bermanfaat dan berkontribusi positif dalam memitigasi kesehatan mental masyarakat yang saat ini tidak bisa terlepas hidup dan beraktivitas bersama teknologi.
Penerapan Inovasi Modul IPA Berbasis Aplikasi Anyflip Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Jenjang MTs Wardah, Zuhrotul
PenaEmas Vol 3 No 1 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan inovasi modul IPA berbasis aplikasi anyflip guna meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa jenjang MTs. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-D MTs. Negeri 5 Pasuruan yang berjumlah 30 siswa, 17 laki-laki dan 13 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat dengan nilai rata-rata siklus I mencapai 73,5 dengan persentase ketuntasan 70%, sedangkan nilai rata-rata siklus II mencapai 81,8 dengan persentase ketuntasan 90%. Dapat disimpulkan, hasil belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan inovasi modul IPA berbasis aplikasi anyflip
AIROVA (Algae Integration for Regeneration of Oxygen and Vegetative Assistance): Untuk Hutan dan Udara Seнат Dio Cilsi Marselina, Rinka; Fissamawati Rizki, Imel; Oktaviani, Yosi; Sugeng Ariadi, Eka
PenaEmas Vol 3 No 1 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i1.61

Abstract

Emisi karbon merupakan sebuah fenomena dimana meningkatnya gas rumah kaca seperti CO2, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Inovasi AIROVA dibuat untuk mengatasi emisi karbon yang meningkat dan pemanasan global. Alat ini menangkap dan menyerap CO2 yang kemudian diubah menjadi senyawa bermanfaat seperti oksigen (O2) yang kemudian diberikan sebagai suplai oksigen tambahan dan kalsium karbonat (CaCO3) yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang ramah lingkungan. AIROVA membantu hutan menyerap CO2, terutama di malam hari ketika pohon melepaskan gas tersebut melalui proses respirasi mereka. Alat ini juga menggabungkan rumput laut Gracilaria, yang memproduksi oksigen dan menyerap CO2 secara alami. CaCO3 dapat dimanfaatkan bersama rumput laut Gracilaria yang telah lewat dari masa produktif untuk menjadi pupuk yang mendukung pertumbuhan tanaman di hutan. Dengan menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) yang berfokus pada pemecahan suatu masalah, AIROVA telah memiliki fase-fase yang meliputi berbagai aspek. diharapkan AIROVA dapat membantu mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, dan mendukung keberlanjutan ekosistem hutan serta menjadi agen pelaksanaan program Net zero emmisions.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Permutasi dan Kombinasi Berdasarkan Kemampuan Matematika di MAN 1 Pasuruan Nur Fida, Rita
PenaEmas Vol 3 No 1 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah dalam menyelesaikan soal permutasi dan kombinasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek tiga siswa kelas XII MAN 1 Pasuruan yang dipilih berdasarkan tingkat kemampuan matematika mereka. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara mendalam. Peneliti berperan sebagai instrumen utama, dengan didukung instrumen tambahan berupa lembar tes dan pedoman wawancara. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi waktu. Analisis data meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi tidak mengalami kesalahan berarti dalam menyelesaikan soal, berdasarkan indikator teori kesalahan Newman, berkat pemahaman konsep yang kuat dan keterampilan berhitung yang baik. Sementara itu, siswa dengan kemampuan sedang dan rendah cenderung melakukan kesalahan pada tahap transformasi, keterampilan proses, serta dalam menuliskan jawaban akhir. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh lemahnya pemahaman konsep permutasi dan kombinasi, ketidaktepatan dalam menafsirkan soal, kurangnya ketelitian dalam perhitungan, serta minimnya latihan dalam penggunaan rumus. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan pemahaman konsep dan pembiasaan latihan sistematis untuk meminimalisasi kesalahan dalam penyelesaian soal matematika.
Makna dan Fungsi Seni Rupa dalam Kehidupan Siswa di Lingkungan Sekolah Azzahrah, Salsabila Alivia
PenaEmas Vol 3 No 2 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i2.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan fungsi seni rupa dalam kehidupan siswa di lingkungan sekolah. Seni rupa tidak hanya berperan sebagai bentuk ekspresi estetis, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, serta media pelestarian nilai budaya lokal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan menelaah berbagai sumber literatur dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data diperoleh melalui analisis dokumen dan kajian pustaka dari jurnal nasional maupun internasional yang membahas peran seni rupa dalam dunia pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni rupa memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian siswa yang kreatif, disiplin, dan berempati. Melalui kegiatan seni, siswa belajar mengekspresikan diri, bekerja sama, serta mengapresiasi keindahan dan nilai-nilai sosial di sekitarnya. Selain itu, kegiatan seni rupa di sekolah berfungsi memperkuat identitas lembaga pendidikan sekaligus menjadi media pelestarian budaya lokal. Seni rupa juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah. Dengan demikian, seni rupa terbukti berperan penting dalam membangun karakter, menumbuhkan kreativitas, dan memperkuat nilai-nilai kebudayaan di kalangan siswa.Kata Kunci: seni rupa, siswa, lingkungan sekolah.
PEMIKIRAN KIAI AS'AD SYAMSUL ARIFIN TENTANG PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA: Perspektif Pengembangan Karakter Dan Nilai Moral AKBAR, ILHAM
PenaEmas Vol 3 No 2 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i2.67

Abstract

Penelitian ini menelaah gagasan Kiai As’ad Syamsul Arifin tentang pendidikan Islam di Indonesia dengan fokus pada pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai moral. Sebagai tokoh terkemuka dari Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Situbondo, Kiai As’ad menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada upaya membangun akhlak dan kepribadian mulia generasi muda. Pandangannya yang moderat dan terbuka mengintegrasikan nilai-nilai Islam klasik dengan tuntutan perkembangan zaman, sehingga menjadi rujukan penting bagi pengembangan pendidikan Islam yang relevan dengan konteks kekinian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui pengumpulan data berupa studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Analisis isi digunakan untuk menginterpretasikan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Kiai As’ad berkontribusi dalam memperkuat nilai kemanusiaan, toleransi, serta perdamaian, yang semakin penting di tengah dinamika globalisasi dan perubahan sosial. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Kiai As’ad Syamsul Arifin, Pengembangan Karakter, Nilai Moral, Toleransi
Digital Business-Based Financing in Islamic Educational Institutions: A Systematic Literature Review Huda, Akhmad; Jazariyah, Ita
PenaEmas Vol 3 No 2 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i2.70

Abstract

Abstrak This study aims to systematically examine the basic concept of digital-based Islamic education financing, the potential of the digital economy in the modern era, implementation strategies, and the challenges and solutions faced in its development. The method used was a systematic literature review of 18 national and international scientific journal articles published in the last five years (2019–2024). The results show that the digitalization of Islamic education financing is realized through various forms such as Islamic fintech, zakat crowdfunding, Islamic peer-to-peer lending, and the development of digital business units by educational institutions. The potential of the digital economy is proven to be large by the use of social media platforms, e-commerce, and digital-based Islamic content as alternative financing sources. Strategies used include integrating a digital entrepreneurship curriculum, strengthening human resource capacity, developing technological infrastructure, and collaborating with Islamic financial institutions and digital Muslim communities. Challenges faced include limited infrastructure, low digital literacy, and resistance to innovation. This study concludes that digital entrepreneurship is a transformative and sustainable financing alternative for Islamic educational institutions. This research also provides practical recommendations in the form of digital entrepreneurship curriculum integration, digital literacy training, the establishment of sharia-based business units, and national policy support. Kata Kunci: Islamic education financing, digital business, digital economy, sharia fintech, systematic literature Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep dasar pembiayaan pendidikan Islam berbasis usaha digital, potensi ekonomi digital di era modern, implementasi strategi, serta tantangan dan solusi yang dihadapi dalam pengembangannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis (Systematic Literature Review) terhadap 18 artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2019–2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pembiayaan pendidikan Islam terwujud melalui berbagai bentuk seperti fintech syariah, crowdfunding zakat, peer-to-peer lending syariah, dan pengembangan unit usaha digital oleh lembaga pendidikan. Potensi ekonomi digital terbukti besar dengan pemanfaatan platform media sosial, e-commerce, serta konten Islami berbasis digital sebagai sumber pembiayaan alternatif. Strategi yang digunakan mencakup integrasi kewirausahaan digital, penguatan kapasitas SDM, pengembangan infrastruktur teknologi, serta kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah dan komunitas Muslim digital. Tantangan yang dihadapi meliputi terbatasnya infrastruktur, rendahnya literasi digital, dan resistensi terhadap inovasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa usaha digital merupakan alternatif pembiayaan yang transformatif dan berkelanjutan bagi lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis berupa integrasi iklim kewirausahaan digital, pelatihan literasi digital, pembentukan unit usaha berbasis syariah, dan dukungan kebijakan nasional. Keywords: pembiayaan pendidikan Islam, usaha digital, ekonomi digital, fintech syariah, literatur sistematis.
Metode Ice Breaking Pembelajaran Al-Qur’an Hadis untuk Kenyamanan Emosional Siswa Kelas X-J dan XI-B MAN 1 Pasuruan Bariroh, Nilna; Zakiyah, Kuni
PenaEmas Vol 3 No 2 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode ice breaking dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis sebagai upaya meningkatkan kenyamanan emosional dan kesiapan belajar siswa kelas X-J dan XI-B MAN 1 Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking diterapkan pada awal, tengah, dan akhir pembelajaran melalui kegiatan seperti tepuk semangat, tepuk selamat pagi, permainan konsentrasi, gerak tubuh sesuai instruksi angka, serta aktivitas menulis harapan di papan tulis. Penerapan kegiatan tersebut berdampak pada meningkatnya semangat belajar, berkurangnya rasa kantuk, terciptanya suasana yang rileks, serta meningkatnya fokus dan kenyamanan emosional siswa selama pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan ruang gerak, dan kebutuhan guru untuk terus memodifikasi variasi ice breaking. Upaya mengatasinya dilakukan melalui manajemen kelas yang lebih adaptif dan pemanfaatan media sederhana. Kesimpulannya, ice breaking merupakan pendekatan yang efektif dan aplikatif dalam meningkatkan kenyamanan emosional dan kualitas pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode ice breaking dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis sebagai upaya meningkatkan kenyamanan emosional dan kesiapan belajar siswa kelas X-J dan XI-B MAN 1 Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking diterapkan pada awal, tengah, dan akhir pembelajaran melalui kegiatan seperti tepuk semangat, tepuk selamat pagi, permainan konsentrasi, gerak tubuh sesuai instruksi angka, serta aktivitas menulis harapan di papan tulis. Penerapan kegiatan tersebut berdampak pada meningkatnya semangat belajar, berkurangnya rasa kantuk, terciptanya suasana yang rileks, serta meningkatnya fokus dan kenyamanan emosional siswa selama pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan ruang gerak, dan kebutuhan guru untuk terus memodifikasi variasi ice breaking. Upaya mengatasinya dilakukan melalui manajemen kelas yang lebih adaptif dan pemanfaatan media sederhana. Kesimpulannya, ice breaking merupakan pendekatan yang efektif dan aplikatif dalam meningkatkan kenyamanan emosional dan kualitas pembelajaran Al-Qur’an Hadis.
Pendidikan Karakter dalam Adab dan Tradisi Pondok Pesantren di Indonesia: Analisis terhadap Persepsi Feodalisme di Media Muthomimah, Ima
PenaEmas Vol 3 No 2 (2025): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v3i2.66

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya pemberitaan di salah satu stasiun televisi nasional yang menilai bahwa tradisi di pondok pesantren di Indonesia mengandung unsur feodalisme atau perbudakan. Pemberitaan tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian pihak setuju dengan pandangan itu karena menilai tradisi pesantren dianggap berlebihan dan tidak sejalan dengan ajaran Islam. Namun, sebagian lainnya tidak sepakat dan menilai anggapan tersebut muncul akibat kurangnya pemahaman terhadap budaya serta sistem pendidikan khas pesantren. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam adab dan tradisi pesantren, serta menelusuri bagaimana media membentuk citra dan narasi mengenai tradisi tersebut dalam pemberitaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui pengumpulan data melalui media literatur, observasi lapangan, dan wawancara langsung dengan beberapa tokoh pesantren seperti Kiyai, Ustaz, dan santri. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan data wacana kritis untuk memahami cara media mnegkontruksi makna dan istilah ‘feodalisme’ muncul karena perbedaan sudut pandang terhadap tradisi pondok pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghormatan santri kepada orang yang mendidiknya selama di pesantren alias Kiyai dan tradisi hierarkis di pesantren bukan bentuk feodalisme, melaikan bagian dari penanaman nilai-nilai pendidikna karakter yang menanamkan nilai sopan santun, penghargaan terhadap ilmu, serta pembentukan pribadi yang berakhlak. Adat dan tradisi tersebut justru menjadi sarana pembentukan karakter dan spiritual yang kuat. Maka, tuduhan adanya feodalisme di pesantren disebabkan kesalahpahaman dalam membaca konteks budaya dan nilai pendidikan islam yang khas.