cover
Contact Name
AKHMAD HUDA
Contact Email
itahuda78@gmail.com
Phone
+6281228552427
Journal Mail Official
itahuda78@gmail.com
Editorial Address
Jalan Balai Desa Glanggang 3 A Beji Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Pena Emas
Published by MAN 1 PASURUAN
ISSN : 29869447     EISSN : 2986948X     DOI : -
"Pena Emas" adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh MAN 1 Pasuruan dengan fokus pada artikel-artikel penelitian dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini memuat hasil penelitian yang original dan memiliki kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Artikel-artikel yang dimuat dalam jurnal "Pena Emas" telah melalui proses seleksi yang ketat oleh tim editor dan reviewer ahli di bidangnya. Selain artikel penelitian, jurnal ini juga memuat ulasan pustaka, review buku, dan artikel lain yang relevan dengan topik penelitian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 63 Documents
Evaluasi Penggunaan Video Arabic Podcast pada Pembelajaran Bahasa Arab Ahmad Nur Roziq Alfian Barik; Ahmad Rosikhul Fahmi; Ananda Rona Rahman
PenaEmas Vol 4 No 1 (2026): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v4i1.81

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam implementasi media Video Arabic Podcast sebagai upaya peningkatan penguasaan mufrodzat siswa Kelas X MAN 1 Pasuruan. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) satu siklus dengan model Kemmis dan McTaggart, penelitian melibatkan 32 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test penguasaan mufrodzat serta angket persepsi siswa. Hasil analisis statistik menunjukkan rata-rata pre-test 80,41 dan post-test 80,84, dengan peningkatan hanya sebesar 0,43 poin (0,54%). Uji Paired Samples T-Test menghasilkan nilai t = -1,175 dan Sig. = 0,249 (p > 0,05), yang berarti peningkatan tidak signifikan secara statistik. Sebanyak 37,5% siswa justru mengalami penurunan nilai. Temuan ini mengidentifikasi tiga tantangan utama: (1) kesenjangan antara stimulus audio-visual dan retensi kosakata jangka pendek, (2) variasi kesiapan belajar siswa yang heterogen, dan (3) keterbatasan satu siklus intervensi dalam membentuk penguasaan mufrodzat yang terukur. Penelitian ini menegaskan perlunya desain intervensi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan sebelum media Video Arabic Podcast dapat dinyatakan efektif secara empiris.
Penerapan Media Gamifikasi Berbasis Educaplay dalam Pembelajaran Bahasa Arab Pada Kelas VIII di MTs N 2 Kudus Amelia Kusuma Wardani; Miftahul Huda; Azwar Annas
PenaEmas Vol 4 No 1 (2026): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v4i1.82

Abstract

Di era digital dan Revolusi Industri 4.0, pendidikan dituntut untuk beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi guna menciptakan pembelajaran yang menarik, mengembangkan karakter siswa, serta fokus pada riset dan pemecahan masalah. Khususnya dalam pembelajaran Bahasa Arab, siswa sering menghadapi tantangan linguistik dan non-linguistik karena bukan bahasa ibu mereka, sehingga dibutuhkan inovasi media edukasi. Guru perlu terus berinovasi dan menguasai teknologi untuk menjadi fasilitator yang efektif dalam proses belajar mengajar. Salah satu inovasi teknologi pendidikan yang menarik adalah Educaplay, sebuah platform berbasis website yang menggunakan gamifikasi untuk menciptakan aktivitas belajar yang menyenangkan dan interaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data di dalam penelitian ini ada dua. Pertama sumber primer meliputi pendidik dan peserta didik kelas VIII. Kedua, sumber data sekunder diperoleh dari jurnal dan dokumentasi mengenai penerapan media gamifikasi berbasis educaplay. Pengumpulan data dengan cara wawancara terhadap pihak yang terkait yaitu pendidik dan peserta didik kelas VIII, Observasi, dan dokumentasi di lokasi penelitian. Teknik analisis data yang dilakukan oleh peneliti meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan media gamifikasi berbasis educaplay pada pembelajaran Bahasa Arab kelas VIII yaitu peserta didik lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran khususnya Bahasa Arab dan suasana kelas menjadi lebih aktif dengan media tersebut. Faktor pendukung yaitu sarana dan prasarana yang memadai, penggunaan media pembelajaran yang tepat, dan semangat belajar peserta didik. Faktor penghambat meliputi jaringan internet yang tidak stabil, proyektor dan handphone yang kurang memadai.
Penerapan Peer Learning untuk Meningkatkan Hafalan Al-Qur'an Siswa Kelas XI MAN 1 Pasuruan Sheila Nafilah Sa'adah
PenaEmas Vol 4 No 1 (2026): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v4i1.83

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan penerapan metode peer learning dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an siswa kelas XI G MAN 1 Pasuruan. Permasalahan awal yang ditemukan adalah sebagian siswa mengalami kesulitan dalam menghafal ayat Al-Qur'an, kurang percaya diri saat menyetorkan hafalan, serta belum terbiasa melakukan murojaah bersama teman. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Model tindakan mengacu pada tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI G MAN 1 Pasuruan. Data dikumpulkan melalui observasi, angket pra-tindakan, wawancara singkat, catatan lapangan, dokumentasi, serta catatan setoran hafalan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peer learning membantu siswa lebih mudah mengulang hafalan, meningkatkan keberanian siswa untuk saling menyimak, dan membangun kepercayaan diri dalam menyetorkan hafalan kepada guru. Pada siklus I, siswa mulai terbantu meskipun masih bingung dengan alur kegiatan. Pada siklus II, setelah arahan diperjelas, siswa tampak lebih aktif, lebih percaya diri, tidak merasa terbebani, dan lebih banyak yang berani menyetorkan hafalan. Dengan demikian, peer learning dapat menjadi strategi alternatif dalam pembelajaran hafalan Al-Qur'an yang kolaboratif dan menyenangkan.