cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Indonesia Economic Journal
Published by Indo Publishing
ISSN : 30904609     EISSN : 30904552     DOI : https://doi.org/10.63822/iej
Core Subject : Economy,
Accepts research articles, both empirical studies and literature studies that focus on the fields of Economics, Accounting and Management
Articles 366 Documents
Pengaruh Video Content Marketing dan Storytelling di Tiktok terhadap Purchase Decision melalui Consumer Preference Brand Wardah di Surabaya Khalisa Adhanaiya Prabadinalar Sentika; Ratih Amelia; Hujjatullah Fazlurrahman; Ika Diyah Candra Arifah
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/tjspg157

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah strategi pemasaran industri kecantikan, sehingga perusahaan dituntut mampu menciptakan konten yang informatif, menarik, dan membangun hubungan emosional dengan konsumen. Video content marketing dan storytelling menjadi strategi yang dinilai efektif dalam membentuk preferensi konsumen serta memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh video content marketing dan storytelling terhadap purchase decision melalui consumer preference pada konsumen produk Wardah di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 386 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa video content marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap purchase decision, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer preference. Storytelling berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer preference maupun purchase decision. Selain itu, consumer preference berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision, namun tidak terbukti memediasi pengaruh video content marketing maupun storytelling terhadap purchase decision. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang efektif tidak hanya bergantung pada penyampaian informasi melalui konten video, tetapi juga pada kemampuan storytelling dalam membangun keterlibatan emosional dan preferensi konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital melalui pengembangan konten video dan storytelling yang relevan dengan karakteristik target konsumen guna meningkatkan daya saing merek di industri kecantikan.
Strategi Loyalitas Pelanggan Produk Air Minum dalam Kemasan (AMDK) Berbasis Balanced Scorecard: Studi Kasus Kota dan Kabupaten Bekasi Samsuni Samsuni; Hapzi Ali
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2b89jq96

Abstract

Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, keamanan pangan, dan gaya hidup praktis. Di sisi lain, peningkatan jumlah produsen dan merek AMDK menyebabkan tingkat persaingan semakin tinggi sehingga perusahaan tidak hanya dituntut mampu memperoleh pelanggan baru, tetapi juga mempertahankan loyalitas pelanggan yang telah dimiliki. Loyalitas pelanggan menjadi aset strategis karena berkontribusi terhadap pembelian ulang, rekomendasi positif, serta peningkatan profitabilitas jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model strategi loyalitas pelanggan berbasis Balanced Scorecard (BSC) pada industri AMDK di Kota dan Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi, dokumentasi, serta analisis konseptual terhadap implementasi Balanced Scorecard pada konteks pemasaran dan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan dapat dibangun melalui hubungan sebab-akibat yang dimulai dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, dilanjutkan dengan penguatan proses bisnis internal, peningkatan kepuasan pelanggan, dan berujung pada peningkatan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian menghasilkan model strategi loyalitas pelanggan AMDK yang terdiri atas peta strategi (strategy map), indikator kinerja utama (KPI), analisis SWOT, dan roadmap implementasi lima tahun. Kontribusi penelitian terletak pada integrasi konsep loyalitas pelanggan dan Balanced Scorecard dalam industri AMDK yang masih relatif jarang diteliti. Temuan ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan literatur pemasaran strategis dan implikasi praktis bagi perusahaan AMDK dalam meningkatkan daya saing berkelanjutan.
Pengaruh Gratis Ongkir, Cashback, dan Ulasan Produk terhadap Pembelian Impulsif pada Mahasiswa Muslim Universitas Padjadjaran dengan Religiusitas sebagai Variabel Moderasi Shafa Alya Mariyah; Yudi Ahmad Faisal
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5xw2hm72

Abstract

Maraknya promosi e-commerce seperti gratis ongkir, cashback, dan ulasan produk telah mendorong fenomena pembelian impulsif di kalangan konsumen digital, termasuk mahasiswa Muslim yang seharusnya berpegang pada prinsip kehati-hatian dalam konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gratis ongkir, cashback, dan ulasan produk terhadap pembelian impulsif pada mahasiswa Muslim Universitas Padjadjaran, dengan religiusitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) terhadap 241 responden mahasiswa Muslim Universitas Padjadjaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cashback berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif (t = 5,639; p < 0,05), sedangkan ulasan produk dan religiusitas masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan (t = 6,622 dan t = 3,725; p < 0,05). Sebaliknya, gratis ongkir tidak terbukti berpengaruh signifikan (t = 1,393; p = 0,164). Lebih lanjut, religiusitas tidak terbukti memoderasi secara signifikan pengaruh ketiga variabel independen tersebut terhadap pembelian impulsif (seluruh nilai t < 1,96; p > 0,05). Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi prinsip ekonomi Islam, seperti konsep israf, tabdzir, dan at-tabayyun, dalam menjelaskan perilaku konsumsi digital mahasiswa Muslim, serta pengujian peran religiusitas sebagai moderator yang ternyata bekerja secara independen, bukan memperkuat atau memperlemah pengaruh stimulus promosi. Temuan ini bermanfaat bagi pelaku usaha e-commerce dalam merancang strategi promosi yang lebih tepat sasaran, sekaligus menjadi kontribusi akademik dalam memperkaya literatur perilaku konsumen Muslim di era digital.
Prinsip Transparansi Akad Perbankan Syariah dalam Perspektif Tafsir Tematik Ayat-Ayat Muamalah Dwi Yumiarsih; Roni Hidayat; Aliceya Syawali Sahrul; Salwa Mufidah; Lutfia Hamro
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pkcbmr60

Abstract

Transparansi akad merupakan salah satu prasyarat keabsahan transaksi dalam hukum ekonomi Islam yang sekaligus menjadi indikator integritas operasional perbankan syariah. Artikel ini bertujuan menelaah landasan teologis transparansi akad melalui pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) atas ayat-ayat muamalah, kemudian mengaitkannya dengan praktik perbankan syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir maudhu'i yang dipadukan dengan pendekatan normatif-yuridis dan konseptual, dengan menelaah ayat-ayat tentang amanah, kejujuran (shidq), keadilan ('adl), pencatatan transaksi (kitabah), keterbukaan informasi, dan larangan gharar, terutama QS. al-Baqarah [2]: 282-283, QS. al-Muthaffifin [83]: 1-3, QS. an-Nisa' [4]: 29 dan 58, serta hadis-hadis terkait khiyar dan larangan gharar. Hasil kajian menunjukkan bahwa transparansi dalam Al-Qur'an bukan sekadar anjuran etis, melainkan rukun fungsional yang menopang keabsahan akad dan mencegah kezaliman struktural antara bank dan nasabah. Pada tataran implementasi, prinsip ini diterjemahkan secara tidak merata pada akad murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, dan wakalah di perbankan syariah Indonesia. Murabahah, misalnya, masih menyisakan persoalan keterbukaan margin dan biaya perolehan, sementara mudharabah dan musyarakah menghadapi asimetri informasi terkait proyeksi nisbah dan pelaporan kinerja usaha nasabah. Artikel ini menemukan adanya kesenjangan (research gap) pada literatur terdahulu yang cenderung membahas transparansi secara parsial—baik dari sudut fikih semata maupun dari sudut hukum positif semata—tanpa mengintegrasikan keduanya secara sistematis berbasis tafsir tematik. Sebagai kebaruan, artikel ini menawarkan kerangka transparansi akad tiga lapis (transparansi teologis, transparansi kontraktual, dan transparansi pengawasan) yang dapat dijadikan rujukan evaluasi kepatuhan syariah. Penelitian merekomendasikan penguatan regulasi keterbukaan informasi produk, standardisasi dokumen akad berbasis bahasa yang mudah dipahami nasabah awam, serta penguatan peran Dewan Pengawas Syariah dalam audit transparansi substantif, bukan hanya formal.
Pengelolaan Persediaan Pada Supply Chain UMKM Mie Level di Lamongan: Studi Kasus Simulasi untuk Efisiensi Biaya dan Ketersediaan Bahan Baku Muhammad Dwi Bahrul Islami Harto; Serly Eka Nur Hidayah; Muhammad Azlan Putra Pratama; Rifki Andre Febrianto
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9551sq29

Abstract

UMKM Mie Level merupakan usaha kuliner homemade yang berdiri sejak tahun 2023 di Lamongan, dengan produk utama berupa mie level dengan pilihan tingkat kepedasan 0 hingga 10. Sebagai usaha kecil, UMKM Mie Level menghadapi tantangan dalam mengelola persediaan bahan baku agar proses produksi tetap berjalan lancar dengan biaya yang efisien, terutama setelah terjadi penurunan permintaan yang signifikan akibat dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap segmen pasar pelajar dan mahasiswa, serta kenaikan harga bahan baku tepung terigu dari pemasok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan persediaan bahan baku pada UMKM Mie Level serta menyusun simulasi kebijakan persediaan sederhana berbasis data primer guna mendukung efisiensi biaya dan menjaga ketersediaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, menggunakan data primer hasil wawancara mengenai profil usaha, struktur biaya bulanan, dan pola permintaan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan harian UMKM Mie Level menurun sekitar 64% dibandingkan kondisi awal berdirinya usaha, yang menyebabkan biaya operasional bulanan tertanggung oleh volume produksi yang jauh lebih kecil sehingga biaya per porsi meningkat signifikan. Simulasi safety stock dan reorder point (ROP) berbasis satuan porsi menunjukkan bahwa UMKM Mie Level disarankan menyiapkan cadangan bahan baku setara 3 porsi tambahan, dengan titik pemesanan ulang pada kebutuhan setara 16 porsi per hari, guna mengantisipasi fluktuasi permintaan harian tanpa harus menyimpan persediaan berlebihan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi UMKM Mie Level dalam menyusun kebijakan persediaan yang lebih terukur di tengah tekanan penurunan permintaan dan kenaikan harga bahan baku.
Analisis Pengendalian Persediaan Barang dalam Mengurangi Risiko Kekurangan Stok pada Toko Sembako Tri Mandiri di Desa Gedung Rejo Salsabiila Asbiana
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/x23efy92

Abstract

Pengendalian persediaan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kelancaran operasional toko sembako. Pengelolaan persediaan yang belum optimal dapat meningkatkan risiko kekurangan stok, sehingga kebutuhan pelanggan tidak terpenuhi dan berpotensi menurunkan kualitas pelayanan serta menyebabkan kehilangan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pengendalian persediaan dalam mengurangi risiko kekurangan stok pada Toko Sembako Tri Mandiri di Desa Gedung Rejo, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keandalan sistem pencatatan stok yang masih dilakukan secara manual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan pemilik toko, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian persediaan di Toko Sembako Tri Mandiri masih mengandalkan pengalaman dan intuisi pemilik tanpa didukung pencatatan yang sistematis maupun penerapan metode seperti safety stock, reorder point, dan Economic Order Quantity (EOQ). Kondisi tersebut menyebabkan akurasi data persediaan rendah, proses pengecekan stok kurang efisien, serta penataan barang belum mempertimbangkan tingkat perputaran persediaan. Akibatnya, risiko kekurangan stok, terutama pada komoditas dengan permintaan tinggi, menjadi lebih besar. Penelitian ini merekomendasikan penerapan kartu stok sederhana yang dipadukan dengan perhitungan safety stock dan reorder point, penataan rak berdasarkan klasifikasi ABC, serta digitalisasi pencatatan secara bertahap sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan.
Strategic Trust Model for Inclusive Elementary School (STMIES): Analisis Strategis Berbasis SWOT dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat terhadap SD Inklusi Terpadu XYZ Eva Imelda Rahmah; Djuni Thamrin
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/adgacc17

Abstract

Meskipun akses terhadap pendidikan inklusif di Indonesia terus meningkat, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah penyelenggara pendidikan inklusi belum berkembang secara proporsional. Akibatnya, banyak orang tua masih memandang sekolah inklusi sebagai pilihan alternatif dibandingkan pilihan utama. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara perluasan layanan pendidikan inklusif dan penerimaan publik, sehingga keberlanjutan sekolah inklusi tidak hanya bergantung pada kualitas layanan pembelajaran, tetapi juga pada kemampuan institusi dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui strategi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Strategic Trust Model for Inclusive Elementary School (STMIES) sebagai model konseptual yang menjelaskan hubungan antara kapabilitas strategis sekolah, mekanisme pembangunan kepercayaan, dan keputusan orang tua dalam memilih sekolah inklusi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada SD Inklusi Terpadu XYZ sebagai satu-satunya sekolah dasar inklusi di wilayah operasionalnya. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang diintegrasikan dengan Matriks SWOT untuk mengidentifikasi prioritas strategi berbasis bukti empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan pendidikan inklusif, kompetensi dan profesionalisme guru, kolaborasi sekolah dengan orang tua, komunikasi pemasaran pendidikan, serta reputasi institusi merupakan kapabilitas strategis yang secara sinergis membangun kepercayaan masyarakat dan mendorong peningkatan keberlanjutan penerimaan peserta didik baru. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan STMIES sebagai kerangka strategis yang mengintegrasikan perspektif Resource-Based View, Trust Theory, Educational Marketing, dan Inclusive Education dalam konteks sekolah dasar inklusi. Model ini memperkaya literatur manajemen pendidikan dengan menempatkan kepercayaan sebagai kapabilitas strategis yang menghubungkan sumber daya institusi dengan keberlanjutan organisasi, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pengelola sekolah dalam merancang strategi penguatan reputasi dan daya saing pendidikan inklusif.
Analisis Sistem Antrian dengan Model M/M/1 dan Model M/M/S (Studi Kasus : Seblak Mamah Saleh Cabang 2 Bandung) Wulandari Nur Fitri; Rainnada Shalma; Indri Ratna Ayu; Somadi Somadi
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/h59yfs41

Abstract

High public demand for Seblak Mamah Saleh (Bandung Branch 2) results in long queues at certain times, negatively impacting customer satisfaction and operational efficiency. This study aims to analyze the characteristics and performance of the queuing system at this location. The research employs queuing theory, specifically the M/M/1 and M/M/S models. Analysis using the M/M/1 model revealed a system utilization value of 1.93, indicating an unstable system where the queue grows indefinitely. To address this, the number of cashiers was increased from one to two. The M/M/S model analysis showed that system utilization dropped to 0.963, with a 0.02 probability of the system being empty. Additionally, the average number of customers in the system was 26.82 (with 24.90 in the queue), the average time spent in the system was 20.37 minutes (with 18.91 minutes spent waiting in the queue), and the probability of a customer having to wait was 94.5%. Although the probability of waiting remains relatively high, the addition of a cashier successfully stabilized the queuing system
Analisis Pengelolaan Sampah Desa Melalui Peran Pentahelix dalam Perspektif Maqashid Syariah di Desa Sukunan Kabupaten Sleman Ahmad Fauzan Amani; Abdul Salam; Ahmad Yunadi; Rusny Istiqomah Sujono
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/a06q4834

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Desa Sukunan, Kabupaten Sleman, dikenal sebagai salah satu desa percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkembang melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran unsur pentahelix dalam pengelolaan sampah Desa Sukunan serta mengkaji implementasinya berdasarkan perspektif maqashid syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, serta media. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan bantuan perangkat lunak ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah Desa Sukunan telah melibatkan unsur pentahelix secara kolaboratif, meskipun intensitas keterlibatan antaraktor masih berbeda. Pemerintah berperan sebagai fasilitator dan regulator, akademisi sebagai penyedia pengetahuan, pelaku usaha sebagai penggerak nilai ekonomi, masyarakat sebagai aktor utama, serta media sebagai sarana promosi dan edukasi. Perspektif maqashid syariah menunjukkan adanya implementasi nilai hifz al-mal melalui penciptaan nilai tambah ekonomi dari sampah, hifz al-nafs melalui lingkungan yang sehat, serta kemaslahatan sosial melalui distribusi manfaat ekonomi berbasis komunitas. Pengelolaan sampah Desa Sukunan tidak hanya berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Bank Sentral: Analisis Fungsi, Neraca, dan Instrumen Kebijakan Moneter dalam Struktur Perekonomian Nasional Irwan M.A Baculu
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/czwm5q51

Abstract

This article examines the strategic role of the central bank in maintaining monetary stability and the national financial system. The discussion focuses on three crucial aspects: the institutional functions of the central bank, the structure and dynamics of Bank Indonesia’s balance sheet, and the monetary policy instruments employed to achieve macroeconomic objectives. Utilizing a descriptive-qualitative approach based on a review of literature and regulations, the article highlights how Bank Indonesia fulfills its mandate to maintain the stability of the rupiah exchange rate, control inflation, and support sustainable economic growth. The findings indicate that the effectiveness of Bank Indonesia’s role relies heavily on the synergy between institutional design, policy transparency, and cross-sector coordination. With an adaptive organizational system and an accountable policy framework, Bank Indonesia serves as a key pillar in safeguarding national economic resilience amidst ever-changing global dynamics.