cover
Contact Name
RIZKI JUM'AIDIL MUSTHOFA
Contact Email
rizkijumaidilmusthofa@gmail.com
Phone
+6283854003553
Journal Mail Official
rizkijumaidilmusthofa@gmail.com
Editorial Address
Jln William Iskandar V, Pancing, MEDAN
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
HUKUM EKONOMI ISLAM
ISSN : 25494872     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Pasar modal syariah merupakan salah satu sektor keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam, yang menghindari unsur riba, gharar, dan maysir. Pasar ini menyediakan instrumen investasi seperti saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah yang telah diseleksi dan diawasi oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) agar sesuai dengan fatwa syariah. Dengan prinsip keadilan, transparansi, dan kepatuhan terhadap hukum Islam, pasar modal syariah menawarkan solusi investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga halal dan etis. Selain berperan sebagai sumber pendanaan bagi perusahaan, pasar modal syariah juga mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pasar modal syariah menjadi alternatif investasi yang relevan dan penting bagi umat Islam di era modern.
Articles 122 Documents
CUSTOMER IN SERVICE DELIVERY DALAM UPAYA PENINGKATAN JUMLAH NASABAH Sri Handayani
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1, No 2 (2017): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (DESEMBER 2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v1i2.2304

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk menganalisis  pengaruh  dari variabel strategi  people (karyawan bank), process (proses pelayanan), serta physical evidence (bukti fisik) terhadap peningkatan jumlah nasabah.Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 100 orang responden yang berdomisili di wilayah Makassar. Alat analisis yang dipergunakan adalah regresi linear berganda pada program SPSS.Hasil Analisis data menunjukkan bahwa semua hipotesis dapat dibuktikan sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan jumlah nasabah dipengaruhi oleh variabel strategi people(karyawan bank), process(proses), serta physical evidence(bukti fisik). Penelitian ini juga menghubungkan hasil penelitian dengan implikasi teoritis dan implikasi kebijakan bagi manajemen yang diuraikan pada bagian kesimpulan. Keterbatasan penelitian dan agenda penelitian mendatang dapat dijadikan acuan bagi para peneliti berikutnya.Kata Kunci: Customer In Service Delivery, Nasabah
PENYALURAN KREDIT USAHA KECIL TERHADAP PENGUSAHA EKONOMI LEMAH Hasanuddin Hasanuddin; Fakhruddin Mansyur; Ulil Amri; Siti Walidah Mustamin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 2, No 1 (2018): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (JUNI 2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v2i1.1391

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengemukakan tentang analisis kualitatif Penyaluran Kredit/Pembiayaan Bank. Dengan fokus masalah yaitu bagaimana penyaluran pembiayaan Tujuan penelitian ini adalah memperoleh data tentang bagaimana penyaluran pembiayaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan proses penyimpulan hasil penelitian dengan  cara berfikir induktif, metode  yang  digunakan  ialah  metode  kualitatif  yaitu  strategi meneliti yang lebih banyak memanfaatkan dan mengumpulkan informasi secara mendalam ter­hadap fenomena yang diteliti. Analisis ini dilakukan dengan cara menelaah dan mengkaji secara mendalam terhadap data yang didapat, sehingga diperoleh kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan dalam kajian ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan penyaluran pembiayaan yang dilakukan sudah sesuai dengan prosuder yang ada yaitu berdasarkan peraturan dan ketentuan yang sudah di tetapkan oleh Bank yaitu setiap nasabah yang datang ke bank untuk meminta pembiayaan harus memenuhi semua persyaratan dari Bank.Kata Kunci: Penyaluran, Pembiayaa, Ekonomi Lemah AbstractThis research proposes about qualitative analysis of Credit Distributi / Bank Financing. With the focus of the problem is how the distribution of financing The purpose of this study is to obtain data on how financing disbursement. The type of this research is field research which is case study by using descriptive qualitative approach and the process of conclusion of research result with inductive way of thinking, the method used is qualitative method that is research strategy which more use and collect information deeply to phenomenon investigated. This analysis is done by reviewing and examining deeply to the data obtained, so that obtained conclusions that can be accounted for in scientific studies. Based on the results of research in the field of financing disbursement is done in accordance with the existing prosuder is based on the rules and provisions that have been set by the Bank that every customer who comes to the bank to ask for financing must meet all the requirements of the Bank.Keywords: Distribution, Financing, Weak Economic
Reksadana: Penyelesaian Sengeketa Di Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI) Fauzan Nur; Abdul Mujib
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 7, No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v7i01.11019

Abstract

Reksadana merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi yang telah mendapatkan izin dari Bapepam-LK. Dalam interaksi antara konsumen dengan lembaga jasa keuangan (LJK) yang dinamis, ditambah dengan jumlah produk dan layanan jasa keuangan yang selalu berkembang, kemungkinan terjadinya sengketa tidak terhindarkan. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah perbedaan pemahaman antara konsumen dengan LJK mengenai suatu produk atau layanan jasa keuangan terkait. Sengketa juga dapat disebabkan kelalaian dari konsumen atau LJK dalam melaksanakan kewajiban perjanjian terkait produk atau layanan yang dimaksud. Dalam penulisan ini menggunakan metode normatif-deskriptif  bermotifkan data sekunder yang menunjukkan, terkait kasus persengketaan antara konsumen dengan pihak lembaga jasa keuangan, Penyelesaian sengketa harus dilakukan di LJK terlebih dahulu. Dalam Peraturan OJK tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan diatur bahwa setiap LJK wajib memiliki unit kerja dan atau fungsi serta mekanisme pelayanan dan penyelesaian pengaduan bagi konsumen. Jika penyelesaian sengketa di LJK tidak mencapai kesepakatan, konsumen dapat melakukan penyelesaian sengketa di luar pengadilan atau melalui pengadilan. Penyelesaian sengketa di luar pengadilan dilakukan melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS).
Eksistensi Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah terhadap Konversi Bank Konvensional menjadi Bank Syariah Zulfahmi LNU
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 5, No 01 (2021): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (JUNI 2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v5i01.3276

Abstract

AbstrakQanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah merupakan peraturan perundang-undangan yang setara dengan peraturan daerah yang mana negara memberikan wewenang kepada daerah tertetntu untuk dapat mengelola daerahnya sendiri seperti Aceh salah satunya. Qanun Aceh bertujuan untuk menegakkan aturan syariah yang menjadikannya berbeda dari daerah daerah lainnya. Telah banyak aturan aturan syariah yang dikeluarkan dalam bentuk Qanun seperti hukuman jinayat, Qanun tentang pokok-pokok syariat Islam, dan Qanun tentang lembaga keuangan. Keberadaan Qanun 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah memberikan dampak positif terhadap dunia perekonomian terutama perekonomian daerah, karena terdapat aturan yang mampun meningkatkan potensi dalam pemberdayaan UMKM sehingga tercapainya tujuan untuk kesejahteraan dan keadilan masyarakat. Tujuan yang diteliti adalah untuk mengetahui perbedaan antara sebelum terjadinya konversi dan setelah terjadinya konversi terhadap perekonomian masyarakat terutama masyarakat kecil. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis, yaitu penelitian yang menggambarkan ruang lingkup dan tinjauan tentang eksistensi. Selain itu penelitian ini juga menggunakan pendekatan statute approach (pendekatang perundang-undangan), dan conceptual approach (pendekatan konsep). Hasil yang dicapai dengan berlakunya Qanun ini adalah lebih membantu terhadap pihak UMKM yang mana pasca konversi pihak bank telah menetapkan target penyaluran dana lebih banyak dari sebelumnya.Kata Kunci: Eksistensi; Lembaga Keuangan Syariah; Qanun.The Exixtence of Qanun Number 11 of 2018 concerning Islamic Financial Institutions on Conversion of Conventional Banks to Islamic BanksAbstractQanun Number 11 of 2018 concerning Islamic Financial Institutions is a statutory regulation equivalent to regional regulations where the state gives authority to certain regions to be able to manage their own regions, such as Aceh, for example. Aceh's Qanun aims to enforce sharia rules that make it different from other regions. There have been many sharia rules issued in the form of Qanun such as jinayat punishment, Qanun on the main points of Islamic law, and Qanun on financial institutions. The existence of Qanun 11 of 2018 concerning Islamic Financial Institutions has a positive impact on the world economy, especially the regional economy, because there are regulations that are able to increase the potential in empowering micro, small and medium enterprises so that the goals for welfare and community justice are achieved. The purpose of this study is to determine the difference between before the conversion and after the conversion to the economy of the community, especially the small community. This research uses descriptive analytical method, namely research that describes the scope and overview of existence. In addition, this research also uses a statute approach, and a conceptual approach. The results achieved with the enactment of this Qanun are more helpful for micro, small and medium enterprises where after the conversion the bank has set a target for disbursing more funds than before.Keywords: Existence; Islamic Financial Institutions; Qanun
Etika Bisnis Jual Beli Online dalam Perspektif Islam Kristianto Dwi Estijayandono
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2019): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (JUNI 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v3i1.2125

Abstract

Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana pelaku jual beli online menerapkan etika bisnis dalam bertransaksi jual beli di Tokopedia.com. Adapun narasumber penelitian ini adalah 2 orang penjual di Tokopedia.com memiliki rating/penilaian toko sebanyak 4,5 bintang. Sedangkan narasumber selaku pembeli adalah 2 orang yang melakukan pembelian di Tokopedia.com lebih dari 2 kali sebulan. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dan hasil observasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis dalam Tokopedia.com sejalan dengan etika bisnis Islam. Implikasi dari penelitan ini memberikan masukan dalam upaya  meningkatkan penerapan etika bisnis.
Buying and Selling Boycott Products and Maslahah Mursalah An Analysis of MUI Fatwa No. 83 of 2023 Erty Rospyana Rufaida; Alamsyah Alamsyah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 1: Juni 2025 (In Process)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v9i1.18601

Abstract

The issuance of Fatwa No. 83 of 2023 by the Indonesian Ulema Council (MUI), which calls on Muslims to avoid products affiliated with Israel, has triggered a wide social, economic and religious discourse in Indonesia. The fatwa is not merely a moral call, but rather a normative directive in Islamic law rooted in the principle of maslahah mursalah - a consideration of the public good that is not explicitly mentioned in sacred texts, but is in line with the objectives of sharia. This study analyzes the fatwa through the perspective of contemporary Islamic fiqh and assesses its broader socio-economic implications. The research uses a descriptive qualitative method with a normative-theological approach, relying on literature study as the main technique of data collection, and supported by content analysis and critical review. The results show that this fatwa is based on strong theological foundations and strengthens the collective solidarity of Muslims towards the Palestinian cause. It introduces a model of non-violent resistance through economic jihad, encouraging Muslim consumers to practice ethical consumption. However, its implementation faces challenges, including limited access to information regarding product affiliations, consumer dependence on global brands, and economic risks for small businesses. This fatwa reflects a dynamic form of contemporary ijtihad, demonstrating the active engagement of scholars in responding to global injustices. Although not legally binding, these fatwas have strong normative authority in shaping Muslim consciousness towards justice, humanity and public good. This study emphasizes the importance of policy synchronization and public education to increase the practical impact of this fatwa in Indonesia's pluralistic society.
Pengaruh Pendapatan Margin Bay Al- Murabahah terhadap Profitabilitas pada Bank Syariah Jasri Jasri
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1, No 1 (2017): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (JUNI 2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v1i1.1637

Abstract

Studi ini bermaksud untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendapatan mergin jual beli murabahah terhadap tingkat profitabilitas dan seberapa besar pengaruh pendapatan margin jual beli murabahah tersebut terhadap profitabilitas perbankan yang menjadi objek penelitian. Sehingga dalam penelitian ini bersifat perbandingan antara profotabilitas dan sumbangsi keuntungan dari pendapatan margin jual beli murabahah. Variabel yang diteliti dibagi kedalam dua kelompok yang berkaitan, yaitu independent variables dan dependent variables. Penelitian ini nenyatakan margin keuntungan sebagai independent variables. Sedangakan dependent variables dalam penelitian ini menyataka profitabilitas sebagai dependent variables.Seluruh data primer yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui beberapa instrument berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memenuhi data yang dibutuhkan. Seluruh data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis rnenggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini merrbuktikan bahwa margin bay al-murabahah nernberikan pengaruh terhadap tingkat profitabilitas PT. Bank Sulselbar Cabang Syariah Maksassar. Dengan tingkat persentase keuntungan yang signifikan.Kata kunci: Margin Bay al-Murabahah, Profitabilitas, Bank Syariah
Kontribusi Jual Beli Online dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi: Perspektif Ekonomi Syariah di Masa Pasca Pandemi Nurhayati Nurhayati
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v8i1.13106

Abstract

Pasar Majene adalah pusat perputaran ekonomi, khususnya dalam sektor jual beli, karena mayoritas masyarakat Majene bekerja di bidang perdagangan. Pandemi COVID-19 mengakibatkan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan dampaknya masih dirasakan hingga pasca pandemi, menyebabkan kebingungan di kalangan pedagang di Pasar Sentral Majene mengenai cara memutar roda perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana jual beli online dapat menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian dan untuk mengidentifikasi kelemahan serta keunggulan jual beli online bagi masyarakat Majene. Penelitian ini menggunakan metode field research dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan pengamatan melalui YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengatasi permasalahan ekonomi, para pedagang di Pasar Sentral Majene menambah metode penjualan mereka dengan sistem jual beli online menggunakan aplikasi WhatsApp dan Facebook. Mereka mengunggah gambar-gambar dagangan mereka di aplikasi tersebut. Kelemahan dari jual beli online adalah penjual harus selalu siap dengan kuota internet, rajin membuka aplikasi, menghadapi keraguan konsumen terhadap barang dagangan, dan seringkali diminta untuk menyediakan ongkos kirim gratis. Namun, jual beli online juga memiliki keunggulan seperti dapat berjualan dari rumah, tetap dapat berkumpul dengan keluarga, pekerjaan rumah tetap terkontrol dan selesai dengan baik, menghemat biaya transportasi ke pasar, serta menghemat biaya kebersihan di pasar.
Keterbukaan Penerimaan dan Pengeluaran Kas Baitul Maal Hidayatullah Perwakilan D.I Yogyakarta sebagai Entitas Grass Root Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Era New Normal Mila Alim Bachri
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 02 (2020): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (DESEMBER 2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v4i02.4106

Abstract

Baitul Maal Hidayatullah Yogyakarta dianggap sebagai entitas grass root yang memiliki kewajiban untuk turut memberi stimulus pada masa pandemi dan menggerakkan kesejahteraan anggotanya di masa pandemi Covid-19 Objek penelitian akan menspesifikan pada Baitul Maal Hidayatullah Yogyakarta yang memiliki keharusan untuk menyampaikan informasi berkaitan dengan keuangan dan ekonomi di organisasi nirlaba dengan membuat laporan keuangan guna meningkatkan kredibilitas dan harus dimaksimalkan perannya. Penelitian akan memiliki tujuan mengetahui penerapan sistem pengendalian internal pada siklus penerimaan kas dan pengeluaran kas dan mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan yang telah terimplementasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan faktadan juga jurnal sebagai litelatur dan melakukukan observasi serta analisis pada unit Baitul Maal Hidayatullah Yogyakarta dan dilakukan kajian secara kualitatif. Hasil penelitian mengukur 5 aspek penerapan pengendalian internal pada siklus penerimaan dan pengeluaran kas menurut COSO di Baitul Maal Hidayatullah Yogyakarta, yaitu 1) lingkungan pengendalian, 2) penilaian resiko, 3) aktivitas pengendalian, 4) informasi dan komunikasi dan 5) pemantauan. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa penerapan sistem pengendalian internal pada siklus penerimaan kas dan pengeluaran kas Baitul Maal Hidayatullah Yogyakarta telah berjalan dengan baik, senada dengan teridentifikasi beberapa kelebihan dan kelemahan. Poin kelemahan seperti pengelolaan  yang menggunakan aplikasi dasar dapat berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
Reform of Islamic Inheritance Law and its Role in the Formation of National Inheritance Law Djamud, Hikmatullah; Tarihoran, Naf'an; Ma'rifa, Nurul; Fauzan, Abdul; Aniyatussaidah, Aniyatussaidah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v9i1.17430

Abstract

This study examines the reform of Islamic inheritance law and its role in the formation of a national inheritance law that is more just, inclusive and adaptive to social change. Using the literature research method, this study examines the principles of Islamic inheritance law and its contribution to the national legal system. The results show that the reform of Islamic inheritance law is an important part of the development of national inheritance law, with a major role in improving social justice, legal certainty, and accommodation to the diversity of society. This reform is realized through several strategies, namely: (1) increasing gender equality in the distribution of inheritance, (2) harmonizing Islamic inheritance law with civil law, (3) adjusting the principles of inheritance distribution to be more relevant to the social context, and (4) applying the concept of mandatory will to protect the rights of certain heirs. This research confirms that Islamic inheritance law reform not only plays a role in strengthening the national legal system, but also becomes a strategic element in creating a more cohesive, responsive, and just inheritance law.

Page 11 of 13 | Total Record : 122