cover
Contact Name
Nailurriza Asma’urrahman
Contact Email
journalpijarpelita@gmail.com
Phone
+6285855839035
Journal Mail Official
journalpijarpelita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. Sutami Gg. Suhada' No: 91, RT/RW: 03/03, Jrebeng Kidul, Kec. Wonoasih, Kota Probolinggo
Location
Kota probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 30897769     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Pijar Pelita Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education is a scientific journal published by PT Rizkarya Cendekia Pustaka. This journal is a means of publishing research results and theoretical studies related to early childhood education, both in the context of general education and Islamic education. Pijar Pelita aims to contribute to the development of science in the field of early childhood education, and is open to lecturers, students, teachers, and the general public who have related studies. Pijar Pelita journal is published three times a year, namely in January, May and September, with ISSN Online 30897769. With a scope that includes various approaches and methods in early childhood education, Pijar Pelita is expected to be a forum for the development and dissemination of knowledge and innovations in the world of early childhood education, both in the context of formal and non-formal education. The editorial office of Pijar Pelita Journal is located at Jl. Ir. Sutami Gg. Suhada No 91, Probolinggo City, East Java.
Articles 65 Documents
Pemanfaatan Permainan Tradisional Congklak untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4–5 Tahun di TK Kencana Kelurahan Pakistaji Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo Lia Fitriani; Puji Agustin; Huzaimah Huzaimah; Ivo Sindia Nur Azizah
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan permainan tradisional dakon (congklak) dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK Kencana, Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelompok A, dan anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan permainan dakon dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan pendampingan oleh guru. Selama kegiatan berlangsung, anak menunjukkan antusiasme yang tinggi serta mengalami perkembangan kemampuan motorik halus yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan menjumput biji dakon, koordinasi mata dan tangan, ketelitian dalam memindahkan biji, serta kelenturan gerakan jari. Faktor pendukung penelitian meliputi kreativitas guru, ketersediaan sarana pembelajaran, dan antusiasme anak, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan jumlah papan dakon, anak yang berebut giliran, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional dakon merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan bermain yang menyenangkan dan bermakna. 
Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Petualangan Berbasis Sirkuit di TK Hudaya Kota Probolinggo Defia Amalia; Tini Sri Rahayu; Famela Septa Faradila; Ivo Sindia Nur Azizah
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk distimulasi pada anak usia dini karena berperan dalam meningkatkan keseimbangan, koordinasi, kelincahan, kekuatan otot, serta kemampuan mengendalikan gerak tubuh. Berdasarkan hasil observasi awal di TK Hudaya Kota Probolinggo, masih terdapat beberapa anak yang memerlukan stimulasi lebih lanjut dalam kemampuan motorik kasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui permainan petualangan berbasis sirkuit di TK Hudaya Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian adalah anak Kelompok A di TK Hudaya Kota Probolinggo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian kemampuan motorik kasar. Permainan petualangan berbasis sirkuit terdiri atas lima pos kegiatan, yaitu melompat menggunakan kedua kaki mengikuti pola lingkaran, menyusun bola ke dalam satu gelas kemudian melompat menuju pos berikutnya, melompat sambil memindahkan lingkaran secara bertahap, berlari melewati lintasan zig-zag, serta melempar lingkaran ke arah kerucut sebagai sasaran. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar anak setelah diberikan perlakuan. Diharapkan permainan petualangan berbasis sirkuit dapat menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.
Pengaruh Aktivitas Kolase Berbahan Alam terhadap Kemampuan Motorik Halus dan Kasar Anak Usia 5 -6 Tahun di TK Ilalang Tengger Dinda Itmawati; Martini Martini; Shinta Mariyatul Ulvy; Ivo Sindia Nur Azizah
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik yang berkembang pada masa awal kehidupan anak menempati posisi penting dalam pertumbuhannya secara menyeluruh, sebab kemampuan ini menopang kesanggupan anak menjalankan aktivitas harian secara mandiri. Motorik halus bertumpu pada koordinasi otot-otot kecil, sementara motorik kasar bergantung pada kendali gerak yang melibatkan otot-otot besar. Kolase berbahan alam menjadi salah satu bentuk kegiatan belajar yang dapat merangsang aspek perkembangan ini. Penelitian ini disusun untuk mengungkap sejauh mana aktivitas kolase bahan alam memengaruhi kemampuan motorik halus dan kasar anak usia 5-6 tahun di TK Ilalang Tengger. Digunakan pendekatan kuantitatif berjenis pra-eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest, melibatkan 9 anak usia 5-6 tahun. Lembar observasi kemampuan motorik dipakai untuk menghimpun data sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian data tersebut diolah memakai statistik deskriptif serta uji Paired Sample T-Test. Menurut hasil simulasi, rata-rata skor motorik halus naik dari 52,44 pada pretest menjadi 78,67 pada posttest, sedangkan rata-rata skor motorik kasar naik dari 54,22 menjadi 75,56. Uji Paired Sample T-Test menegaskan adanya perbedaan yang nyata pada kemampuan motorik anak sebelum dibandingkan sesudah kegiatan. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa kolase bahan alam, apabila disusun secara terpadu, dapat menjadi kegiatan pembelajaran alternatif yang mendukung perkembangan motorik anak, sekaligus memberi pengalaman belajar kontekstual lewat bahan-bahan yang diambil langsung dari lingkungan sekitar anak.
Penguatan Ekosistem Pendidikan Islam Inklusif melalui Manajemen Kolaboratif: Peran Kepala Madrasah, Guru, dan Masyarakat dalam Membangun Sekolah Ramah Keberagaman Rifa'i Rifa'i
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article analyzes how collaborative management can strengthen an inclusive Islamic education ecosystem by integrating the roles of madrasah principals, teachers, families, and communities. An integrative literature review was conducted on national and international scholarship published mainly between 2016 and August 2026, complemented by Indonesian policy documents and a global inclusion report. The literature was synthesized thematically around inclusive culture and policy, leadership, teacher professional capacity, family-community partnership, curriculum accommodation, and monitoring. The synthesis indicates that inclusive madrasahs are more sustainable when inclusion becomes a shared organizational commitment rather than a task delegated to special education personnel. Principals function as architects of vision, resource allocation, professional learning, and inter-institutional networks; teachers translate inclusion into differentiated, collaborative, and reflective pedagogy; and families and communities contribute contextual knowledge, social support, advocacy, and access to professional services. The article proposes a four-stage collaborative management cycle comprising needs mapping, participatory planning, adaptive implementation, and reflective monitoring. The framework is applicable to madrasahs, including Raudhatul Athfal, and is grounded in Islamic values of justice, compassion, human dignity, and respect for diversity.
Pengaruh Permainan Halang Rintang terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Khairunnisa Raniah; Nahdiyatul Hidayah; Dewi Anisa Rahayu; Ivo Sindia Nur Azizah
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui permainan halang rintang di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal I. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan One Group Pretest-Posttest Design dengan subjek sebanyak 4 orang anak. Data diperoleh melalui metode observasi menggunakan penilaian skala dari 1 sampai 4. Kegiatan permainan halang rintang yang dilakukan terdiri dari melompat dengan satu kaki, memindahkan bola dengan kaki, berlari sambil memindahkan gelas dan merayap. Pada hasil penelitian diperoleh tingkat peningkatan skor dari 24 pada pretest menjadi 58 pada posttest, rata-rata peningkatan dari 6 menjadi 14,5 dan persentase peningkatan dari 37,50% menjadi 90,63%. Hal ini menunjukan peningkatan kemampuan motorik kasar signifikan.