cover
Contact Name
Nailurriza Asma’urrahman
Contact Email
journalpijarpelita@gmail.com
Phone
+6285855839035
Journal Mail Official
journalpijarpelita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. Sutami Gg. Suhada' No: 91, RT/RW: 03/03, Jrebeng Kidul, Kec. Wonoasih, Kota Probolinggo
Location
Kota probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 30897769     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Pijar Pelita Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education is a scientific journal published by PT Rizkarya Cendekia Pustaka. This journal is a means of publishing research results and theoretical studies related to early childhood education, both in the context of general education and Islamic education. Pijar Pelita aims to contribute to the development of science in the field of early childhood education, and is open to lecturers, students, teachers, and the general public who have related studies. Pijar Pelita journal is published three times a year, namely in January, May and September, with ISSN Online 30897769. With a scope that includes various approaches and methods in early childhood education, Pijar Pelita is expected to be a forum for the development and dissemination of knowledge and innovations in the world of early childhood education, both in the context of formal and non-formal education. The editorial office of Pijar Pelita Journal is located at Jl. Ir. Sutami Gg. Suhada No 91, Probolinggo City, East Java.
Articles 55 Documents
Peran Stakeholder dalam Meningkatkan Manajemen Mutu Pendidikan Unsil Al Huda
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2025): Mei
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pengelolaan pendidikan sangat ditentukan oleh peran kunci semua pihak, mulai dari guru dan kepala sekolah hingga orang tua, tetangga, dan pemerintah setempat. Penyatuan langkah antara unsur internal dan eksternal jadi syarat supaya suasana belajar jadi ramah, kreatif, dan pas untuk kebutuhan siswa. Bila mereka aktif merancang, menjalankan, dan mengukur program, dukungan moral, dana, dan keahlian yang diberi dapat membantu semua target pendidikan tercapai. Keterlibatan bersama itu tampak pada banyak hal, seperti pelatihan dan pengembangan profesional guru, partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah, serta bantuan masyarakat untuk penyediaan sarana belajar. Keberhasilan sering muncul bila komunikasi jelas, rasa memiliki tinggi, dan semua orang berkolaborasi menyusun serta menjalankan visi dan misi pendidikan. Meski begitu, tantangan tetap ada, antara lain lemahnya partisipasi, terbatasnya sumber daya, dan sikap coba-coba yang muncul saat perubahan dimulai. Pendidikan yang baik dan tahan lama hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang sinergis dari semua pihak yang peduli-pemerintah, sekolah, keluarga, serta masyarakat. Apabila setiap pihak mau memberdayakan satu sama lain dan berkolaborasi secara nyata, sistem pendidikan akan menjadi lebih adaptif, inovatif, dan berkualitas. Singkatnya, keberhasilan peningkatan mutu pendidikan bergantung pada komitmen dan partisipasi aktif setiap orang yang terlibat di ekosistem sekolah.
Analisis Pengelolaan Profesionalisme Guru untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Studi Kasus di SMA Darul Muklasin Probolinggo M. Hafiduddin
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2025): Mei
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan profesionalisme guru di SMA Darul Muklasin Probolinggo dilaksanakan, dengan fokus pada aspek pelatihan berkelanjutan, mentoring, evaluasi dan refleksi berkala, serta penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang menggabungkan wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta observasi langsung di lingkungan sekolah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun berbagai program pengembangan profesional sudah diterapkan, beberapa tantangan masih ada, seperti keterbatasan waktu, ketidakmampuan maksimal guru dalam memanfaatkan teknologi, dan ketidakmerataan akses teknologi di kalangan siswa. Selain itu, meskipun mentoring antar rekan sejawat dilakukan dengan baik, waktu dan kesempatan untuk diskusi mendalam masih menjadi hambatan. Evaluasi dan refleksi berkala memberikan dampak positif, namun belum dimaksimalkan karena keterbatasan waktu. Secara keseluruhan, meskipun ada upaya pengelolaan profesionalisme yang baik, diperlukan perbaikan dalam hal alokasi waktu, pelatihan teknologi yang lebih mendalam, dan peningkatan infrastruktur pembelajaran. Penelitian ini menyarankan untuk dilakukannya penelitian lanjutan dengan metode survei guna memperoleh temuan yang lebih luas dan mendalam.
Implementasi Manajemen Mutu Total (TQM) untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Pendidikan Sofia
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2025): Mei
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan Total Quality Management (TQM) dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di MA Sulamul Hidayah Leces Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TQM di MA Sulamul Hidayah berhasil meningkatkan kualitas pendidikan, memperbaiki komunikasi antara sekolah dan orang tua, serta meningkatkan transparansi dalam evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Publikasi rutin laporan mutu dan hasil evaluasi diri sekolah memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan tersebut. Selain itu, orientasi pada kepuasan pelanggan, yaitu siswa dan orang tua, juga berkontribusi dalam membangun kepercayaan terhadap kompetensi sekolah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan TQM dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di lembaga pendidikan berbasis agama. Implementasi TQM yang berkelanjutan dapat meningkatkan hubungan yang lebih solid antara sekolah dan masyarakat.
Strategi Implementasi Sistem Manajemen Mutu (SSM) dalam Meningkatkan Kualitas Lulusan di Lembaga Pendidikan Vokasi Muhammad Nauval Izzul Kamal
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2025): Mei
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dalam meningkatkan kualitas lulusan di SMKN 2 Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan pihak industri, serta analisis dokumen terkait kurikulum dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMM di SMKN 2 Bondowoso telah meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan kurikulum berbasis industri, pelatihan berkelanjutan untuk pengajar, serta kolaborasi erat dengan dunia industri melalui program magang dan kerja praktik. Meskipun demikian, terdapat kendala terkait keterbatasan fasilitas dan sumber daya untuk mendukung pengajaran yang lebih sesuai dengan standar industri terbaru. Evaluasi berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menjaga relevansi kurikulum dengan perkembangan industri. Secara keseluruhan, SMM di SMKN 2 Bondowoso terbukti efektif dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.
Spiritual Anak Usia Dini : Analisis Dokumen Kurikulum Raudhatul Athfal Muchammad Arif Muchlisin
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2025): Mei
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat spiritual anak usia dini telah diakui sebagai salah satu area perkembangan dan konteks pendidikan. Sementara kajian spiritual dalam kurikulum masih terbatas. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan menganalisis dokumen kurikulum Raudahtul Athfal (RA) di Indonesia untuk menjawab pertanyaan penelitian bagaimana kurikulum membingkai spritual dan mengidentifikasi pembelajaran yang mendukung spiritual. hasilnya menunjukkan bahwa meskipun kurikulum tidak mendefinisikan konsep spiritual secara eksplisit, namun dianggap sebagai tujuan utama dan kemampuan utama yang harus anak miliki dalam kurikulum. Mengenai pendekatan pembelajaran, model pembelajaran, dan metode pembelajaran yang mendukung spiritual, temuan menunjukkan tidak adanya yang spesifik yang dapat diterapkan untuk mendukung spiritual. Implikasi hasil analisis menyoroti pentingnya spiritual untuk dimasukkan dalam kurikulum RA secara eksplisit
Upaya Perkembangan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional Engklek di Kelompok Bermain Daarul Aulad Ciparay Munadhilah, Faiha Jabiratullfatihah; Hadianti, Asti Nur
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 3 (2025): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traditional games are part of a cultural heritage with numerous educational values and great potential to support children's growth process in their early age. However, traditional games are starting to be replaced by modern games that focus less on children's physical development. One of the skills that is very important to develop early is gross motor skills. This study aims to improve the gross motor skills of early childhood by applying traditional games called Engklek at KB Daarul Aulad Ciparay. The method applied was Classroom Action Research (CAR), which was conducted in two cycles involving 20 children aged 5 to 6 years. Data was collected through observation with assessment tools that assess aspects of balance, agility, and speed. The results of the study showed an increase in the average gross motor skills of children from 91.66% in cycle I to 94.99% in cycle II. The findings suggest that Engklek is effective as a learning tool to develop children's gross motor skills in a fun and contextualized way.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Membentuk Anak Profil Pancasila di TK Negeri Kuripan Meriani, Meriani; Muhammad Zulkarnaen; Herman Taufik
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 3 (2025): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data melalui beberapa tahapan sebagai berikut : reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini dilaksanakan di tk negeri 1 kuripan. Berdasarkan data yang diperoleh dilapangan maka hasil penelitian ini Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menetapkan panduan yang tegas dalam proses belajar mengajar, menjamin kompetensi yang ingin diperoleh, serta menjadi landasan dalam merencanakan penilaian dan aktivitas pembelajaran yang berarti. Sasaran ini mencakup dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor, serta dikombinasikan dengan penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila dan Salah satu tantangan utama adalah kurangnya infrastruktur dan akses terhadap teknologi, terutama di lokasi-lokasi yang jauh. Tidak semua lembaga pendidikan dilengkapi dengan perangkat teknologi yang memadai seperti laptop, proyektor, atau sambungan internet yang handal. 
Pembelajaran Tari Kreasi Tradisional dalam Mengembangkan Fisik Motorik Kasar Anak di TK Negeri Bukhari Mampai Kecamatan Kapuas Murung Pina Yulan Sari; Noot Baiti; Uswatun Nisa
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 3 (2025): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data melalui beberapa tahapan sebagai berikut : reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Bukhari Mampai Kecamatan Kapuas Murung. Berdasarkan data yang diperoleh dilapangan maka hasil penelitian ini ialah tari kreasi tradisional memainkan peranan krusial dalam mendukung perkembangan fisik motorik kasar anak di usia dini. Berbagai gerakan yang terdapat dalam tarian, seperti melompat, mengayunkan tangan, membengkokkan lutut, berputar, dan melangkah mengikuti irama tertentu, berfungsi untuk melatih otot besar anak-anak dengan efektif Aktivitas gerakan yang dilakukan melalui tarian mendukung anak-anak dalam meningkatkan sinkronisasi gerak, keseimbangan tubuh, daya tahan otot, serta kelincahan dan akurasi dalam beraktivitas. Selain menggunakan tubuh dengan cara yang aktif, tari tradisional yang diciptakan juga meminta anak untuk fokus pada tempo dan ritme, sehingga kemampuan motorik besar mereka dapat berkembang dalam situasi yang terorganisir dan menyenangkan Ini sangat bermanfaat untuk menyiapkan anak secara fisik dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari dan proses belajar di sekolah.
Strategi Guru dalam Mengajar Anak Dengan Disleksia di Sekolah Inklusif Selian, Sri Nurhayati; Sriana Septiawati; Lisdayani, Lisdayani
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 3 (2025): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh guru dalam mengajar anak dengan disleksia di sekolah inklusif serta dampaknya terhadap pembelajaran dan perkembangan siswa. Metode penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi, dimana penelitian ini berfokus pada pengalaman subjektif guru (5 guru) dalam mengajar anak disleksia, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, seperti pendekatan multisensori, pembelajaran kolaboratif, serta penguatan positif dan motivasi. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan mengeja anak disleksia, serta mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka. Namun, guru juga menghadapi tantangan seperti keterbatasan pengetahuan tentang disleksia, kurangnya sumber daya, dan beban kerja yang tinggi. Untuk mengatasi tantangan ini, guru membutuhkan dukungan berupa pelatihan profesional, akses ke alat bantu, dan kebijakan yang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengajaran yang inklusif dan mendukung sangat penting untuk keberhasilan anak disleksia. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan inklusif di Indonesia dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih adil dan responsif terhadap kebutuhan semua siswa.
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Pendidikan IPA: dari Kebijakan Hingga Praktik di Kelas Al-Qoyyim, Thufail Mujaddid; Nabila, Siti Maulidiya
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 1 No. 3 (2025): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

21st-century science education requires critical thinking, problem solving, creativity, collaboration, and scientific literacy rather than rote memorization. In Indonesia, the Merdeka Curriculum and the Academic Manuscript on Deep Learning highlight its urgency as a strategy to enhance educational quality and nurture the Profile of Pancasila Students. This article presents a literature review on the concepts, strategies, and challenges of implementing deep learning in science education. Findings indicate that inquiry-based learning, discovery learning, and project-based learning effectively enhance conceptual understanding, motivation, and student achievement. Successful implementation relies on teachers’ identity as facilitators of scientific exploration, supported by continuous training, reflective communities, and the wise use of technologies such as VR and AI. In conclusion, deep learning can be implemented simply through real-world questions, local phenomena, and reflective practices. Consistent policies, authentic assessments, and cross-sector collaboration are essential to make science learning more relevant and meaningful.