cover
Contact Name
Saqjuddin
Contact Email
jurnalsultra088@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsultra088@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Piere Tandean Kota Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
INTELEKTUAL: JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN MAHASISWA DAN AKADEMISI
ISSN : -     EISSN : 30909449     DOI : 10.64690
FOKUS AND SCOPE Intelektual: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi merupakan jurnal ilmiah yang memfasilitasi publikasi karya akademik mahasiswa dan dosen dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal ini fokus pada pengembangan pengetahuan lintas bidang melalui publikasi artikel ilmiah yang berkualitas, baik berupa hasil penelitian empiris, studi literatur sistematis, maupun kajian konseptual. Ruang lingkup (scope) jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: Pendidikan dan Pembelajaran: kurikulum, strategi pembelajaran, pendidikan karakter, teknologi pendidikan, dan evaluasi. Sosial dan Humaniora: sosiologi, antropologi, komunikasi, budaya, sejarah, dan filsafat. Ekonomi dan Bisnis: manajemen, akuntansi, kewirausahaan, ekonomi pembangunan, dan digital marketing. Ilmu Sains dan Teknologi: matematika, fisika, kimia, biologi, teknik, informatika, dan inovasi digital. Kesehatan dan Lingkungan: kesehatan masyarakat, keperawatan, gizi, dan isu-isu ekologi. Hukum dan Pemerintahan: hukum tata negara, administrasi publik, kebijakan publik, dan demokrasi. Kajian Multidisiplin dan Interdisipliner: perpaduan dua atau lebih bidang ilmu untuk memecahkan permasalahan nyata di masyarakat. Jurnal ini mendorong kontribusi dari mahasiswa sarjana, pascasarjana, dan akademisi yang ingin menyebarluaskan hasil penelitiannya secara terbuka, kritis, dan bermanfaat untuk kemajuan ilmu pengetahuan serta pengambilan kebijakan berbasis data.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "vol. 1 no. 5 (2025)" : 11 Documents clear
Keterampilan Menulis sebagai Fondasi Literasi Abad ke-21: Analisis Literatur terhadap Model dan Strategi Pembelajaran Efektif Anita Candra Dewi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.438

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi literasi dasar yang menjadi fondasi penting dalam pembelajaran abad ke-21. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan paradigma pendidikan, kemampuan menulis tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai alat berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas. Artikel ini bertujuan untuk menelaah berbagai model dan strategi pembelajaran menulis yang efektif berdasarkan hasil studi literatur dari lima tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2019–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan berbasis proses menulis, pembelajaran berbasis proyek, serta integrasi teknologi digital dan kolaborasi daring terbukti meningkatkan kemampuan menulis siswa secara signifikan. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator kreatif menjadi faktor kunci dalam mengembangkan motivasi dan refleksi diri siswa terhadap karya tulisnya. Temuan ini menegaskan bahwa keterampilan menulis perlu diajarkan melalui strategi yang adaptif, interaktif, dan berorientasi pada pengembangan berpikir tingkat tinggi untuk menjawab tantangan literasi abad ke-21 
Resiliensi Pendidikan Islam Pasca Krisis: Dampak Ekonomi terhadap Akses Pendidikan Madrasah dan Strategi Adaptasi Keluarga Muslim Sukriati Sukriati; Muhammad Nur Maallah; Hamran Hamran; Jupri Jupri; Rapia Kahri
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.439

Abstract

Krisis ekonomi global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk akibat pandemi dan ketidakstabilan ekonomi dunia, telah memberikan dampak signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan di berbagai jenjang, termasuk madrasah. Artikel ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis resiliensi pendidikan Islam pasca krisis dengan fokus pada dampak ekonomi terhadap akses pendidikan madrasah serta strategi adaptasi keluarga Muslim dalam mempertahankan pendidikan anak-anak mereka. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menelaah hasil-hasil penelitian terdahulu dari berbagai jurnal nasional dan internasional antara tahun 2018 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa krisis ekonomi berdampak langsung pada keterbatasan biaya pendidikan, meningkatnya angka putus sekolah, serta ketimpangan akses antara daerah perkotaan dan pedesaan. Namun, resiliensi pendidikan Islam tampak melalui peran aktif keluarga, lembaga zakat, dan madrasah dalam menciptakan sistem adaptif berbasis solidaritas sosial dan digitalisasi pembelajaran. Strategi adaptasi keluarga Muslim meliputi optimalisasi sumber daya ekonomi, partisipasi dalam komunitas keagamaan, serta pemanfaatan teknologi daring dalam pendidikan anak. Studi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, madrasah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pendidikan Islam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan
Profesionalisme Guru Madrasah dalam Konteks Sosial: Rekonstruksi Peran Guru antara Ekspektasi Sekolah, Kebutuhan Murid, dan Tuntutan Masyarakat Abd. Rahman Saleh; Muhammad Nur Maallah; Suherni Suherni; Muhammad Ikhwan Ahmad
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.441

Abstract

Profesionalisme guru madrasah merupakan aspek penting dalam pendidikan Islam yang tidak hanya berkaitan dengan kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan guru untuk menyeimbangkan ekspektasi sekolah, kebutuhan murid, dan tuntutan masyarakat. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk merekonstruksi pemahaman tentang peran guru madrasah dalam konteks sosial yang dinamis. Literatur yang ditinjau mencakup berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang membahas profesionalisme guru, manajemen madrasah, serta interaksi sosial guru dengan murid dan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru madrasah dihadapkan pada dilema antara standar akademik yang ditetapkan sekolah, kebutuhan individual murid yang beragam, dan ekspektasi sosial masyarakat yang luas. Profesionalisme guru tercermin melalui kemampuan adaptasi, komunikasi efektif, pengembangan diri secara berkelanjutan, dan implementasi nilai-nilai pendidikan karakter. Kajian ini menegaskan pentingnya dukungan institusional, pelatihan berkelanjutan, dan kolaborasi dengan komunitas untuk meningkatkan efektivitas guru madrasah. Dengan pendekatan rekonstruksi peran, guru tidak hanya menjadi pengajar tetapi juga fasilitator sosial yang mampu menyeimbangkan tuntutan akademik dan sosial. Penelitian ini menyarankan strategi pengembangan profesionalisme guru madrasah yang kontekstual, berbasis kebutuhan murid, serta responsif terhadap dinamika masyarakat. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi pengambil kebijakan pendidikan Islam, kepala madrasah, dan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.
Literasi Digital vs Ketergantungan AI: Strategi Mengintegrasikan ChatGPT secara Bertanggung Jawab dalam Kurikulum Sekolah Irma Irma; Muhammad Naim; Jumawati Jumawati; Muhammad Afit Imran; Jufri Jufri
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.448

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya ChatGPT, menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam dunia pendidikan. AI dapat mendukung proses pembelajaran melalui penyediaan informasi cepat, pembimbingan personal, dan stimulasi kreativitas siswa. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan ketergantungan, menurunkan kemampuan berpikir kritis, serta mempengaruhi literasi digital siswa secara negatif. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi ChatGPT secara bertanggung jawab dalam kurikulum sekolah, dengan fokus pada penguatan literasi digital dan mitigasi ketergantungan AI. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis, menelaah artikel, buku, dan laporan penelitian terkini yang membahas AI dalam pendidikan, literasi digital, serta risiko ketergantungan teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital berperan sebagai fondasi penting agar siswa dapat menggunakan ChatGPT secara kritis dan etis. Strategi integrasi yang efektif meliputi pengenalan prinsip penggunaan AI, pengembangan kemampuan evaluasi informasi, pembelajaran berbasis proyek yang memanfaatkan AI sebagai alat bantu, serta pemantauan penggunaan AI oleh guru. Pembahasan menekankan perlunya kurikulum adaptif yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, serta kreatif. Kesimpulannya, ChatGPT dapat menjadi instrumen pembelajaran yang bermanfaat jika digunakan secara bijaksana dalam kerangka literasi digital, mengurangi risiko ketergantungan, dan memperkuat kompetensi abad 21 siswa. Studi ini diharapkan menjadi acuan bagi pendidik, pengembang kurikulum, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi integrasi AI di sekolah.
Transformasi Pembelajaran: Peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam Personalisasi Pengalaman Belajar Siswa Syamsuriah Syamsuriah; Muhammad Naim; Usnul Lestari; Taufik Taufik; Hamran Hamran
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.449

Abstract

Perkembangan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam bidang pendidikan, terutama dalam meningkatkan personalisasi pengalaman belajar siswa. Personalisasi pembelajaran adalah strategi yang menyesuaikan konten, tempo, dan metode pembelajaran dengan kebutuhan individu siswa, yang dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar. Studi literatur ini bertujuan menelaah peran AI dalam personalisasi pembelajaran, termasuk implementasi algoritma adaptif, sistem rekomendasi pembelajaran, dan analisis data belajar. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur sistematis, mengidentifikasi dan mensintesis penelitian terkait AI dalam pendidikan dari jurnal internasional dan nasional terbitan 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu memprediksi gaya belajar siswa, menyesuaikan materi secara adaptif, serta memberikan umpan balik real-time yang mendukung pengembangan kompetensi individu. Sistem pembelajaran berbasis AI seperti tutor cerdas, chatbot edukatif, dan platform pembelajaran adaptif terbukti meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar. Selain itu, tantangan yang muncul meliputi perlindungan data pribadi, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan kebutuhan pelatihan guru untuk memanfaatkan AI secara optimal. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pendidikan bukan hanya meningkatkan personalisasi, tetapi juga membentuk paradigma baru pembelajaran yang lebih responsif, fleksibel, dan berbasis data. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung implementasi AI secara etis, peningkatan kapasitas guru, serta penelitian lanjutan mengenai dampak jangka panjang penggunaan AI dalam personalisasi pembelajaran.
Integrasi Konsep Deep Learning dalam Pengajaran Menulis: Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Reflektif Siswa Anita Candra Dewi; Sakinah Fitri; Irma Satriani; Rizki Herdiani
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.459

Abstract

Pembelajaran menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang kompleks karena menuntut kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan kreatif. Namun, praktik pengajaran menulis di sekolah masih sering bersifat prosedural dan berorientasi pada hasil akhir, bukan pada proses berpikir mendalam yang menyertainya. Artikel ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji integrasi konsep deep learning dalam pengajaran menulis Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif siswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai penelitian terkini (2019–2025) yang relevan dengan topik pembelajaran menulis berbasis deep learning. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan deep learning dalam pengajaran menulis dapat memperkuat dimensi metakognitif siswa melalui strategi seperti project-based learning, refleksi diri, kolaborasi, dan penilaian autentik. Pendekatan ini tidak hanya menekankan penguasaan teknis menulis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran terhadap proses berpikir, kemampuan mengaitkan ide, serta keberanian menyampaikan pandangan kritis secara logis dan sistematis. Implikasi praktis dari studi ini adalah perlunya guru Bahasa Indonesia untuk mendesain pembelajaran menulis yang menekankan eksplorasi ide, diskusi reflektif, serta integrasi teknologi digital sebagai media kolaboratif. Dengan demikian, integrasi deep learning dalam pembelajaran menulis menjadi strategi yang efektif untuk mengembangkan profil pelajar yang kritis, reflektif, dan adaptif terhadap tantangan abad ke-21.
Inovasi Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi di Sekolah Dasar Muhammad Ikhwan Ahmad; Jumawati Jumawati; Usnul Lestari; Amaluddin Amaluddin
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.537

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang besar bagi peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya di jenjang Sekolah Dasar (SD). Inovasi pembelajaran berbasis teknologi tidak hanya memfasilitasi proses belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, tetapi juga mampu memperkuat internalisasi nilai-nilai agama pada peserta didik melalui media yang sesuai dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk inovasi pembelajaran PAI berbasis teknologi di SD, mengidentifikasi strategi guru dalam implementasinya, serta menganalisis efektivitasnya terhadap motivasi dan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu, artikel ilmiah, dan buku yang relevan terkait pembelajaran PAI dan teknologi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran PAI berbasis teknologi mencakup penggunaan multimedia interaktif, video pembelajaran, aplikasi digital seperti Kahoot, Wordwall, dan Quizizz, serta platform Learning Management System (LMS). Selain itu, integrasi teknologi memungkinkan guru mengembangkan metode gamifikasi, blended learning, dan pembelajaran berbasis proyek digital. Implementasi inovasi teknologi terbukti meningkatkan minat belajar, mempercepat pemahaman konsep, serta membantu siswa mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Namun, tantangan seperti keterbatasan sarana, kesiapan guru, dan pengawasan penggunaan perangkat tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi digital guru PAI serta dukungan sekolah dalam menyediakan infrastruktur teknologi yang memadai.
Moderasi Beragama sebagai Pilar Pendidikan Karakter di SDN 158 Mundan Abd. Rahman Saleh; Sukriati Sukriati; Muhammad Afit Imran; Amaluddin Amaluddin
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi moderasi beragama sebagai pilar pendidikan karakter di SDN 158 Mundan. Moderasi beragama dipahami sebagai pendekatan yang menekankan keseimbangan antara praktik religius dan penghargaan terhadap keberagaman, sekaligus membentuk nilai toleransi, empati, kerja sama, dan tanggung jawab sosial siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus, melibatkan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), dan siswa sebagai informan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui triangulasi sumber, metode, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan strategi pembelajaran yang sistematis dan kontekstual, seperti diskusi kelompok, proyek kreatif, cerita teladan, pertanyaan reflektif, dan simulasi situasi nyata. Strategi ini memungkinkan siswa menginternalisasi nilai moderasi secara alami, mengaitkan materi PAI dengan pengalaman pribadi, dan membentuk perilaku inklusif serta toleran. Integrasi moderasi beragama dalam materi akidah, akhlak, dan ibadah memperkuat pemahaman siswa terhadap relevansi nilai toleransi dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan nyata. Dampak positif terlihat dari peningkatan sikap toleran, kerjasama, empati, dan kemampuan mengendalikan emosi dalam interaksi sosial. Budaya sekolah yang mendukung inklusivitas dan kerjasama menjadi faktor penting dalam memperkuat internalisasi nilai moderasi. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis moderasi beragama dapat diterapkan secara efektif di sekolah dasar, menghasilkan fondasi perilaku sosial yang harmonis, inklusif, dan adaptif bagi siswa
Peran Kesehatan Mental dalam Optimalisasi Proses Kepelatihan Olahraga La Ode Ahmad Yusran; Muh. Yasa
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.549

Abstract

Kesehatan mental menjadi salah satu komponen penting dalam dunia olahraga modern karena berkaitan langsung dengan performa atlet, kualitas komunikasi, dan efektivitas proses kepelatihan. Studi literatur ini bertujuan menelaah bagaimana kesehatan mental berkontribusi terhadap optimalisasi proses kepelatihan olahraga, khususnya melalui hubungan antara pelatih dan atlet, kemampuan regulasi emosi, motivasi, serta pengambilan keputusan dalam situasi kompetitif. Temuan berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa pelatih yang memiliki literasi kesehatan mental yang baik mampu menciptakan lingkungan latihan yang suportif, mengurangi risiko burnout, meningkatkan kepercayaan diri atlet, dan memperkuat iklim psikologis positif dalam tim. Selain itu, kesehatan mental terbukti berperan dalam menurunkan tingkat stres, kecemasan kompetitif, serta meningkatkan fokus dan konsistensi performa. Pelatih yang menerapkan pendekatan holistis dengan memperhatikan faktor psikologis dan sosial terbukti lebih efektif dalam mengembangkan potensi atlet dibandingkan pelatih yang hanya berfokus pada aspek teknis maupun fisik. Studi ini juga menegaskan bahwa intervensi psikologis seperti mindfulness training, konseling olahraga, dan pendekatan motivasional terbukti berhasil meningkatkan kualitas proses kepelatihan. Dengan demikian, kesehatan mental merupakan elemen yang tidak terpisahkan dari efektivitas kepelatihan olahraga, sehingga perlu integrasi yang kuat dalam kurikulum pelatihan, program pembinaan, dan kebijakan organisasi olahraga. Studi ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat pelatihan kesehatan mental bagi pelatih, penerapan screening psikologis berkala, serta pengembangan lingkungan latihan yang berbasis pada well-being atlet untuk mencapai performa optimal.
Smart Coaching Tenis Meja: Integrasi Analisis Video Dan Pembelajaran Taktis Untuk Meningkatkan Performa Atlet Pemula Muh. Yasa
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.550

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi signifikan dalam pendidikan kepelatihan olahraga, termasuk pada cabang tenis meja. Salah satu inovasi yang semakin banyak diterapkan adalah konsep smart coaching, yaitu pendekatan pelatihan yang memadukan teknologi analisis video dengan model pembelajaran taktis untuk meningkatkan keterampilan atlet. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi analisis video dan pembelajaran taktis sebagai strategi yang dapat mengoptimalkan performa atlet pemula. Analisis video memberikan pelatih kemampuan untuk mengidentifikasi kesalahan teknik secara lebih akurat, mengukur konsistensi pukulan, memantau footwork, serta mengevaluasi pengambilan keputusan atlet dalam berbagai situasi pertandingan. Sementara itu, pembelajaran taktis berfokus pada pengembangan kemampuan membaca permainan, memahami pola serangan dan pertahanan, serta meningkatkan kreativitas atlet dalam merespons dinamika permainan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi kedua pendekatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas teknik dasar, efisiensi gerak, kecerdasan bermain, dan kepercayaan diri atlet pemula. Selain itu, smart coaching membantu pelatih merancang strategi latihan yang lebih personal, adaptif, dan berbasis data. Implementasi integrasi analisis video dan pembelajaran taktis juga terbukti mampu mempercepat proses belajar motorik, meminimalkan kesalahan berulang, dan meningkatkan motivasi atlet melalui visualisasi progres latihan. Dengan demikian, konsep smart coaching menjadi strategi inovatif yang relevan dan efektif untuk pendidikan kepelatihan olahraga modern, khususnya dalam pembinaan atlet tenis meja pemula di era digital.

Page 1 of 2 | Total Record : 11