cover
Contact Name
Yulingga nanda Hanief
Contact Email
ynhanief@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
support@rezkimedia.or.id
Editorial Address
Jl. Raya Bendorejo, RT.18/RW.09, Nglembu, Bendorejo, Kec. Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur 66371
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by CV Rezki Media
ISSN : -     EISSN : 30891612     DOI : 10.56003/darmabakti
This journal publishes articles on community service and empowerment results that are problem-solving, comprehensive, meaningful, and sustainable, with clear goals. Various community service and empowerment activities must have novelty (have innovation and creativity), so that they do not just replicate the same activities in different places, have measurable results and impacts on society, and support the achievement of the goals set forth in the Sustainable Development Goals (SDGs). SDGs are a global action plan agreed by world leaders, to end poverty, reduce inequality and protect the environment. The SDGs contain 17 Goals and 169 Targets, so that each article must be linked to these goals and targets (as stated in the contribution statement).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Penerapan smokless burn barrel untuk pengelolaan sampah ramah lingkungan di Desa Ploso Kabupaten Kediri Elmi, Dentina Nurhayati; Hidayat, Muhammad Budi; Arsanti, Talitha Leila; A’yunin, Qurrota; Lestari, Laela Dwi; Romli, Dimas Yasin; Ridwanulloh, M. Ubaidillah; Surur, Agus Miftakus
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i1.628

Abstract

Pengelolaan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, menjadi salah satu tantangan utama yang perlu mendapatkan perhatian serius. Di masyarakat, penanganan sampah rumah tangga dan dedaunan kering umumnya masih dilakukan melalui pembakaran terbuka, yang telah menjadi kebiasaan sehari-hari. Praktik ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kualitas hidup warga. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan Smokeless Burn Barrel sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan dan pembakaran sampah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan observasi, identifikasi masalah, dan tindakan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan Smokeless Burn Barrel mampu mempercepat proses pembakaran dengan waktu rata-rata 14,75 menit, atau terjadi peningkatan efisiensi sebesar 49,17% dibandingkan metode konvensional. Suhu pembakaran juga meningkat secara signifikan, mencapai rata-rata 351°C, atau naik 63,94%, yang menghasilkan proses pembakaran lebih sempurna dengan asap hitam dan putih yang jauh lebih sedikit serta sisa abu yang minim. Dengan demikian, metode Smokeless Burn Barrel terbukti efektif dalam mengurangi jumlah sampah residu, meningkatkan efisiensi energi selama proses pembakaran, serta memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lingkungan di tingkat rumah tangga.
Penguatan kapasitas teknik dasar atlet muda melalui program pelatihan passing atas di klub bolavoli Satria Sejati Semarang Aryadi, M. Dandy; Cahyono, Didik
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i1.654

Abstract

Keterampilan passing atas merupakan teknik dasar penting dalam permainan bolavoli yang sering menjadi kendala bagi atlet muda, termasuk di Klub Bolavoli Satria Sejati Semarang. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar atlet mengalami kesulitan dalam kontrol arah bola, kekuatan dorongan, dan posisi tangan yang stabil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan passing atas atlet muda melalui penerapan metode latihan passing ke dinding yang bersifat praktis dan mudah diterapkan. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan, dengan frekuensi latihan tiga kali per minggu, melibatkan 24 atlet berusia 13–17 tahun. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain pretest–posttest, di mana data dianalisis secara deskriptif melalui perbandingan selisih rata-rata (mean difference). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan passing atas dari rata-rata 35,75 menjadi 39,41, dengan selisih 3,66 poin. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas latihan ke dinding dalam memperbaiki kontrol bola, kekuatan dorongan, dan ketepatan pantulan. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi atlet, sekaligus memperkuat kapasitas pelatih dalam menerapkan model latihan berbasis ilmiah secara berkelanjutan di lingkungan klub.  Implikasi dari kegiatan ini adalah bahwa metode latihan sederhana seperti passing ke dinding dapat dijadikan alternatif efektif dalam program pembinaan teknik dasar bolavoli bagi atlet muda di tingkat klub.
Pemetaan profil psikologis atlet Nusantara Petanque Club Kediri sebagai dasar pengembangan program pembinaan mental Yunus, Moch; Adi, Sapto; Sukmana, Abdian Asgi; Erdilanita, Ulma
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i1.658

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi Nusantara Petanque Club Kediri, yaitu belum adanya pemetaan komprehensif mengenai profil psikologis atlet sebagai dasar penyusunan program pembinaan mental. Kondisi tersebut menyebabkan pelatih masih mengandalkan pendekatan umum yang belum menyesuaikan kebutuhan psikologis individu atlet. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan profil psikologis atlet Petanque yang mencakup enam komponen utama, yaitu konsentrasi, resiliensi, self-efficacy, mental toughness, anxiety, dan decision-making, sebagai langkah awal penguatan kapasitas mental atlet. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2025 di lokasi latihan Nusantara Petanque Club Kediri dengan melibatkan 14 atlet aktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan survey-based community service, melalui tahapan koordinasi, sosialisasi, pengisian instrumen psikologis terstandar, serta analisis data secara deskriptif kuantitatif menggunakan distribusi frekuensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aspek mental toughness, self-efficacy, dan resiliensi berada pada kategori tinggi, sedangkan decision-making cenderung sedang dan konsentrasi relatif rendah. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan mental atlet Petanque cukup kuat, namun perlu peningkatan kemampuan fokus dan pengambilan keputusan di bawah tekanan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memberikan dasar empiris bagi pelatih untuk menyusun program pembinaan psikologis yang lebih spesifik, terukur, dan berkelanjutan.
Kolaborasi kampus–industri dalam program magang: Implikasi bagi pengembangan PT Dahana Lestari, Aura Puja; Haidar, Muhammad Hilman; Gunaryo, Gunaryo; Apriliyanto, Yusuf Bramastya; Alivia, Latisa Stefi; Anggara, Adrian Rezki
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i1.659

Abstract

Program magang merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja mahasiswa magang dalam pelaksanaan program Magang Generasi Bertalenta (MAGENTA) BUMN di PT Dahana. Evaluasi ini dilakukan guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kompetensi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan adaptasi mahasiswa selama kegiatan magang berlangsung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup yang disebarkan kepada pembimbing lapangan selaku penilai kinerja mahasiswa. Data yang diperoleh dianalisis untuk menilai efektivitas program magang dalam meningkatkan kemampuan profesional mahasiswa serta kontribusinya terhadap lingkungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa magang memiliki kinerja yang baik, ditandai dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi, rasa tanggung jawab terhadap tugas, dan kemampuan adaptasi yang cepat terhadap budaya kerja perusahaan. Program MAGENTA di PT Dahana terbukti memberikan dampak positif terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa serta memperkuat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Implementasi program pembinaan kebugaran jamaah haji berbasis latihan terstruktur di Kota Semarang Mukarromah, Siti Baitul; Sahri, Sahri; Anggita, Gustiana Mega; Liemiyah, Rikha
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i1.667

Abstract

Mayoritas jamaah haji di Kota Semarang berusia di atas 50 tahun dan memiliki tingkat kebugaran yang beragam, dengan aktivitas fisik yang belum terstruktur sebelum keberangkatan. Kondisi ini meningkatkan risiko kelelahan, keluhan muskuloskeletal, serta menurunkan kesiapan fisik dalam menjalankan rangkaian ibadah haji. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim pengabdian melaksanakan program pembinaan kebugaran berbasis latihan terstruktur yang disesuaikan dengan kondisi jamaah. Program dilaksanakan selama delapan minggu dengan pendampingan tiga sesi latihan per minggu, mencakup latihan aerobik intensitas ringan–sedang, penguatan otot, fleksibilitas, serta edukasi gaya hidup sehat terkait nutrisi, istirahat, dan manajemen stres. Metode dan hasil kegiatan, pengabdian dilaksanakan di Kota Semarang dengan melibatkan 75 jamaah yang terdaftar pada musim haji 2025. Pelaksanaan program menggunakan metode latihan terencana selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali setiap minggu, mencakup latihan aerobik intensitas ringan sampai sedang, penguatan otot untuk meningkatkan daya tahan, latihan fleksibilitas, serta edukasi gaya hidup sehat mengenai pola makan, istirahat, dan pengelolaan stres. Evaluasi dilakukan melalui tes kebugaran kardiorespirasi (6-minute walk test), pengukuran kekuatan otot tungkai, dan indeks massa tubuh. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna pada aspek kebugaran peserta, ditandai peningkatan jarak tempuh 6MWT dari 420,3 ± 52,1-meter menjadi 510,7 ± 47,6 meter (p < 0,05), peningkatan kekuatan otot tungkai sebesar 18,4%, serta penurunan IMT rata-rata sebesar 0,9 kg/m². Peserta juga melaporkan motivasi dan pemahaman yang lebih baik terkait pentingnya persiapan fisik. Program ini terbukti efektif dan dapat direkomendasikan sebagai strategi pembinaan kebugaran bagi jamaah haji.
Optimalisasi penggunaan smartphone pribadi untuk mendukung aktivitas olahraga aman dan terukur pada siswa sekolah menengah pertama Yudhi Teguh Pambudi; Topo Suhartoyo; Abdul Malik Firdaus; Mukhammad Miftakhul Farkhan
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): May
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i2.668

Abstract

The high smartphone ownership among junior high school students in Banyumas Regency (99%) has not been matched by their use to support physical fitness. The majority of device use is limited to entertainment (games or social media), and smartphone ownership has not been fully leveraged for its functions or its role in supporting physical activity. This community service program aims to educate and train students and teachers in utilizing smartphone-based sports applications to support higher-quality physical activity. The activity was carried out in partnership with the Subject Teacher Working Group (MGMP) Physical Education, Sports, and Health (PJOK) Junior High School (SMP) Sub Rayon 06 Banyumas, involving 16 teachers and 547 students. The implementation methods included socialization, training in the implementation of the Strava (performance monitoring) and IQAir AirVisual (environmental air quality monitoring) applications, and monitoring and evaluation. The activity results showed significant behavioral changes, with 99% of participants adopting the technology. This program successfully transformed smartphones from mere entertainment devices into health-tech tools, improved students' digital literacy, and created a safe, measurable, and data-driven sports culture in the school environment.
Ruang senja: edukasi dan pendampingan kesehatan mental untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia di Desa Tlompakan Taofan Ali Achmadi; Nanda Pertiwi; Doflavio Farela Firdaus; Sunardi Sunardi; Srihatmini Srihatmini
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): May
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i2.686

Abstract

Mental health issues among the elderly in Tlompakan Krajan Hamlet are often overlooked due to various changes, such as declining physical condition, reduced social roles, loss of a partner, and limited interaction with family. These conditions trigger feelings of loneliness, anxiety, and sadness that are often suppressed. The lack of sharing spaces and low mental health literacy put the elderly at risk of social isolation and a decline in overall quality of life. In response to these problems, KKN GIAT 15 UNNES, together with the Tlompakan Village Midwife, implemented the Senja Room program as a mental health education and support program for the elderly. The methods used were interactive lectures, discussions, and experience sharing, games for recognizing emotions and reflecting on gratitude, and relaxation practices using deep breathing and butterfly hug techniques. The results of the activity showed that the elderly were present and participated in all activities; participants began to dare to share their experiences in discussions; participants were able to understand and explain the importance of maintaining mental health; and most of the elderly appeared more relaxed after the relaxation session. This program helps seniors feel more valued, less alone, and motivated to stay socially and emotionally active. The Senja Room program is expected to be the first step toward building a community that cares more about seniors' psychological well-being.
Optimalisasi kesejahteraan psikologis lansia Desa Sempulur melalui psikoedukasi berbasis refleksi diri dan interaksi sosial Nailah Rizkiyanti Salma; Azka Fauziah; Khoiril Anam; Sugiarto Sugiarto
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): May
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i2.700

Abstract

The increasing elderly population demands serious attention to psychological well-being, particularly in communities with limited social support. Observations in Sempulur Village indicate that many elderly people live alone, have limited social activities, and receive minimal psychological stimulation. This community service program aims to improve the psychological well-being of elderly people through a psychoeducational program based on self-reflection and social interaction. The implementation method involves several stages: needs analysis, program design, activity implementation, and evaluation. The program is implemented through participatory group activities that include healthy elderly exercise, reflection on life experiences (reminiscence), and art therapy to stimulate aspects of self- acceptance, autonomy, and purpose in life. A total of 15 elderly people (1 man and 14 women) participated in a series of programs that were evaluated through a psychological well-being survey and participatory observation. Results showed increased social participation, active involvement in group activities, and increased self-expression and a sense of meaning in life. Furthermore, this program also had a positive impact by providing a forum for psychosocial activities that can be utilized sustainably by the village community. Thus, this program contributes to improving the psychological well-being of elderly people in a community-based manner.
Sinergi kemanunggalan dalam pemulihan sarana pendidikan pasca-bencana hidrometeorologi: Program Latsitardanus XLVI di SDN 1 Tualang Cut, Aceh Tamiang Muhammad Adrian Rezki Anggara Musnawar Syafei; Gunaryo Gunaryo; Anggi Khairina Hanum Hasibuan; Aura Puja Lestari
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): May
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i2.708

Abstract

The 46th Taruna Wreda Nusantara Integration Exercise (Latsitardanus XLVI) in 2026 is an annual national event strategically focused on the restoration of educational facilities following hydrometeorological disasters in Aceh Tamiang Regency, involving a total of 1,980 personnel, comprising 902 cadets from the Indonesian National Defense Academy (510 Military Academy cadets, 238 Naval Academy cadets, and 154 Air Force Academy cadets), 283 Police Academy cadets, 45 SSN Polytechnic cadets, 292 Universitas Pertahanan Republik Indonesia student cadets, and supported by 458 support personnel. Using an integrated crisis management approach divided into pre-implementation, implementation, and evaluation phases, this initiative prioritized the rehabilitation of Public Elementary School 1 Tualang Cut through classroom restoration, environmental cleanup, and the repair of learning facilities to foster cross-institutional collaboration and cultivate a leadership spirit focused on community service. With an effectiveness rate of 90%, this program successfully achieved its recovery targets optimally within the available timeframe, which not only strengthened the bond between cadets and the people and provided moral support to affected residents, but also equipped future officers with professional experience grounded in integrity while upholding the spirit of nationalism as public servants.
Program fisioterapi komunitas berbasis edukasi dan latihan terapeutik dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan kemandirian lansia di Panti Werdha Bhakti Luhur Tropodo Adiya Rindi Krisnaudi; Martha Sri Astuti; Anastasia Putu Martha Anggarani; Oktaviani Masditaria Lase
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): May
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v2i2.717

Abstract

This community service initiative was motivated by the high prevalence of musculoskeletal disorders among the elderly, particularly knee pain and lower back pain, which lead to a decline in functional capacity and independence. The objectives of this initiative are to enhance knowledge, reduce pain intensity, and improve the functional abilities of the elderly through a community-based physical therapy program. The methods used included health education, demonstrations of therapeutic exercises, and individualized exercise guidance. The interventions provided consisted of strengthening and flexibility exercises such as quadriceps sets, straight leg raises, heel slides, knee extensions, and bridging, as well as exercises for low back pain such as single knee to chest and double knee to chest. Evaluation was conducted through pre- and post-tests of knowledge and pain measurement using the Numeric Rating Scale (NRS). Results showed an increase in knowledge in the “good” category from 49% to 76%, as well as a reduction in severe knee pain from 23% to 6% and in back pain from 32% to 4%. Additionally, there was an improvement in the elderly participants’ ability to perform independent exercises, as well as an increased role for caregivers in supporting the elderly. This program effectively enhances physical, cognitive, and behavioral functioning, thereby contributing to sustained improvements in the quality of life for the elderly.

Page 2 of 3 | Total Record : 23