cover
Contact Name
Heriansyah Putra
Contact Email
heriansyahptr@apps.ipb.ac.id
Phone
+6282246643151
Journal Mail Official
heriansyahptr@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Kampus IPB Dramaga, Kab. Bogor, Jawa Barat
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan)
ISSN : -     EISSN : 25491407     DOI : https://doi.org/10.29244/jsil.x.x.x-xx
J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) was established in 2016 and is managed by the Department of Civil and Environmental Engineering, IPB University, and the Institute of Engineering Indonesia (PII), Bogor. The journal aims to disseminate original and quality academic papers that have the potential to contribute to the advancement of science and technology in the field of civil and environmental engineering to support sustainable development. The journal covers any scopes within civil and environmental engineering, such as structure, irrigation, drainage, water quality, water construction, hydrology, water management, groundwater conservation, soil mechanics, foundation, soil improvement, slope stability, liquefaction, and soil modeling, road engineering, transportation management, construction management, environmental atmosphere and climate change environment (control of greenhouse gases, air quality models, climate change locally and globally), renewable energy and waste management (recovery of energy from waste, incineration, landfills, and green energy, biotechnology environment (nano-bio sensors, bioenergy, environmental eco-engineering), technology, physical, biological, and chemical (membrane technology, the process of advanced oxidation technology Physico-chemical, biological treatment of water), engineering environmental control (desalination, ICA (instruments, power, and automation), and water reuse technologies) and Applied Geomatics. The journal receives original papers from various contributors, such as academicians, scientists, researchers, practitioners, and students worldwide.
Articles 198 Documents
Potensi Sampah TPA Banyuroto Kabupaten Kulon Progo sebagai Bahan Baku Refuse Derived Fuel (RDF) Afifah, Nuha Amiratul; Muizzati Shabrina, Husna; Sobirin, Ahmad; Pratiwi, Distika
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.147-156

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah salah satunya terkait dengan ketersediaan lahan yang terbatas masih belum dapat teratasi terlebih di wilayah-wilayah urban dengan pertumbuhan penduduk yang pesat. Selain itu, pertumbuhan penduduk juga berimbas kepada peningkatan konsumsi energi primer yang didominasi oleh bahan bakar fosil yang sifatnya tidak terbarukan dan menghasilkan emisi berbahaya bagi lingkungan sekitar. Refused Derived Fuel (RDF) merupakan salah satu alternatif solusi bagi kedua permasalahan tersebut. RDF adalah bahan bakar atau bahan baku yang dibuat sebagai hasil pengolahan sampah untuk menghasilkan bahan bakar yang memiliki kualitas yang konsisten. Timbulan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banyuroto Kulon Progo dianalisis untuk dapat diketahui potensinya sebagai bahan baku RDF. Penelitian dilakukan untuk menghitung timbulan sampah combustible, menghitung persentase kadar air sampah combustible, dan nilai kalor sampah combustible di TPA Banyuroto. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah di TPA Banyuroto adalah sebesar 94.11%, kadar air timbulan sampah di TPA Banyuroto adalah 25.7% dan nilai kalor timbulan sampah di TPA Banyuroto adalah sebesar 5544.569 Kkal/kg, sehingga timbulan sampah di TPA Banyuroto terkategori sebagai potensial untuk bahan bakar RDF dengan potensi sebesar 29.84 ton/hari.
Kinerja Program Soil and Water Assessment Tools (SWAT) yang Dimodifikasi untuk Menduga Debit Sub-DAS Cimanuk Hulu Dzulfiqar, Muhammad Fakhri; Sapei, Asep
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.157-166

Abstract

Soil and Water Assessment Tool (SWAT) merupakan sebuah model hidrologi yang dikembangkan di Amerika Serikat untuk menganalisis dampak dari perubahan tata guna lahan terhadap hasil air (debit) dan sedimentasi. Model ini telah banyak diterapkan di Asia. Akan tetapi, neraca air di dalam model SWAT menggunakan neraca air untuk tanaman yang ditanam pada lahan kering (up land) termasuk tanaman padi. Di Asia, khususnya di Indonesia, tanaman padi umumnya ditanam di lahan sawah. Untuk menyesuaikan dengan kondisi lahan sawah, model SWAT telah dimodifikasi dengan mengacu kepada algoritma sawah yang dikembangkan oleh Sakaguchi et.al. (2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja model SWAT yang dimodifikasi untuk menduga debit Sub-DAS Cimanuk Hulu yang bersawah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model SWAT yang dimodifikasi dapat menduga debit relative lebih baik dibandingkan dengan modul SWAT original (tanpa algoritma sawah) yang ditunjukkan oleh nilai determinasi (R2) dan Nash-Sutcliffe efficiency (NSE). Nilai R2 dari hasil kalibrasi model SWAT yang dimodifikasi, SWAT original lahan kering dan model SWAT pot-hole berturut-turut adalah 0.569, 0.494 dan 0.544. Sedangkan nilai NSE dari hasil kalibrasi model SWAT yang dimodifikasi, SWAT original lahan kering dan model SWAT pot-hole berturut-turut adalah 0.521, 0.420 dan 0.503
Potensi Pengurangan Sampah Kertas dan Emisi Karbon dari Implementasi Digitalisasi Inspeksi Kendaraan Ringan di Perusahaan Tambang Batubara Meicahayanti, Ika; Ashari, Achmad Fauqy
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 1: April 2024
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.9.1.21-30

Abstract

Salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia yang berlokasi di Kutai Timur, Kalimantan Timur, yaitu PT. Kaltim Prima Coal. Perusahaan ini menerapkan prosedur inspeksi pre-start pada kendaraan ringan, baik untuk kendaraan pit maupun non-pit. Terdapat perubahan dalam sistem inspeksi dari sistem manual menggunakan kertas menjadi sistem digital secara online. Sistem yang dikembangkan ini diberi nama STIKER yang merupakan singkatan dari Sistem Terpadu Inspeksi Kendaraan Ringan. Perubahan mekanisme inspeksi menjadi sistem digital ini berpotensi memberikan dampak positif, salah satunya adalah pengurangan konsumsi kertas yang memberikan pengaruh terhadap kualitas lingkungan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh implementasi sistem inspeksi digital terhadap potensi pengurangan sampah kertas dan emisi karbon, serta melakukan kajian terhadap estimasi potensinya pada implementasi sistem dalam satu tahun. Kajian dilakukan melalui tahap observasi, serta pengumpulan dan analisis data. Jumlah data yang terekam pada sistem terintegrasi digunakan sebagai dasar perhitungan pengurangan konsumsi kertas dan sampah kertas, dimana sistem inspeksi manual membutuhkan dua lembar kertas dengan massa 5,4 gram per inspeksi. Angka pengurangan sampah kertas selanjutnya dianalisis potensinya terhadap penurunan emisi karbon. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada implementasi sistem selama tujuh bulan berpotensi mengurangi 480,51 kg sampah kertas; 32,03 kg emisi CH4 atau 1089,16 kg CO2-eq. Hasil estimasi menunjukkan bahwa implementasi sistem digital berpotensi mengurangi sampah kertas sebesar 826,16 kg/tahun dan pengurangan emisi karbon sebesar 55,08 kg CH4/tahun atau 1872,64 kg CO2-eq/tahun.
Pengaruh Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan terhadap Stabilitas Bendungan Urugan Selama Masa Konstruksi Husni Mubarak Kurnia Zain, Ahmad; Wikan Sadono, Kresno; Prabandiyani Retno Wardani, Sri
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.167-176

Abstract

Abstrak: Pembangunan bendungan harus sesuai dengan tiga pilar Konsepsi Keamanan Bendungan, yaitu keamanan struktur, pemantauan, pemeliharaan, dan operasi, serta kesiapsiagaan tindak darurat. Keamanan bendungan salah satunya dapat ditinjau dari kestabilan lereng pada tubuh bendungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi geologi dan geologi teknik, spesifikasi material timbunan dan analisis faktor keamanan lereng tubuh bendungan. Faktor keamanan yang dianalisis adalah selama pelaksanaan konstruksi bertahap timbunan dan saat konstruksi timbunan telah selesai tanpa beban gempa. Metode analisis stabilitas lereng yang digunakan menggunakan pemodelan dengan perangkat lunak Geostudio. Analisis stabilitas menggunakan bidang gelincir yang stabilitasnya dievaluasi dan dibagi menjadi beberapa irisan dan tegangan normal yang bekerja pada dasar setiap lapisan timbunan. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan skenario kenaikan timbunan. Skenario yang dimodelkan sebanyak 10 lapisan dengan tiap lapisan setinggi 7 (tujuh) meter. Initial static stress masing-masing lapisan timbunan didapatkan dari Parent analysis. Hasil analisis pemodelan stabilitas lereng menunjukkan nilai FK cenderung menurun seiring bertambahnya ketinggian lapisan pekerjaan timbunan. Pada pekerjaan timbunan kondisi disipasi tekanan air pori yang dihasilkan saat akhir konstruksi tanpa waktu tunggu disipasi lebih besar dibandingkan dengan adanya waktu tunggu disipasi 7 hari. Perbedaan ketinggian timbunan dan kemiringan tanah dasar dapat mempengaruhi nilai faktor keamanan terutama pada timbunan yang tinggi dan kemiringan tanah dasar yang curam. Kata kunci: pekerjaan timbunan, stabilitas lereng, faktor keamanan, bendungan urugan, Geostudio
Pengaruh Pembatasan Jenis Kendaraan Terhadap Kinerja Ruas Jalan Sudibyo, Tri
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.177-182

Abstract

Kemacetan adalah gangguan lalu lintas yang jamak terjadi di kota-kota besar maupun kota berkembang di Indonesia. Terdapat berbagai macam skenario manajemen lalu lintas yang diterapkan untuk mengurangi masalah ini. Salah satu contoh manajemen lalu lintas yang banyak dipakai adalah pembatasan jenis kendaraan tertentu di wilayah, ruas jalan, atau jam tertentu, yang diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan lalu lintas. Mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia tahun 1997, kendaraan motor di Indonesia terbagi atas kendaraan berat (HV), ringan (mobil penumpang, LV) dan sepeda motor (MC). Di antara jenis kendaraan ini, kendaraan berat seperti truk dan bus sering menjadi sasaran dalam skenario pembatasan masuk di ruas jalan tertentu. Studi ini mencoba menggali keefektifan skenario ini dengan membandingkan kinerja ruas jalan tertentu melalui perubahan jenis kendaraan yang melintas melalui suatu konversi kendaraan. Upaya konversi untuk menyamakan besaran dampak tiap jenis kendaraan di dalam analisis transportasi dikenal dengan istilah ekuivalensi. Diantara jenis ekuivalensi yang paling umum dipakai adalah ekuivalensi mobil penumpang yang menjadikan setiap jenis kendaraan memiliki padanan dalam satuan mobil penumpang, smp atau pcu (passenger car unit). Analisis di studi ini dilakukan melalui pendekatan simulasi mikro, dimana variasi kendaraan dilakukan berdasarkan ekuivalensi mobil penumpang. Penilaian kinerja jalan dilakukan berdasarkan parameter kecepatan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan RI no 96 Tahun 2015. Studi ini dibangun dengan 3 buah model: Model 1: kondisi asli, Model 2: transformasi HV ke LV, Model 3: transformasi HV ke MC, Model 4: penghilangan HV. Hasil penelitian menunjukkan penggantian HV ke LV maupun MC pada tingkat V/C yang sama dapat meningkatkan kecepatan lalu lintas. Lebih lanjut, penghapusan HV tanpa konversi ke kendaraan lain meningkatkan kinerja jalan secara keseluruhan.
Evaluasi Geometri Jalan Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) pada Jalan Lingkar Dramaga Bogor Simanjorang, Bernando Agung Saputra; Sutoyo, Sutoyo; Mentari, Sekar; Sudibyo, Tri
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.183-192

Abstract

Di Indonesia umumnya evaluasi geometri jalan dilakukan dengan cara konvensional seperti menggunakan theodolite atau total station. Kegiatan evaluasi merupakan bagian dari monitoring untuk memantau setiap perubahan kondisi jalan baik profil, kepadatan kendaraan dan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kondisi eksisting geometri jalan menggunakan UAV serta menganalisis ketelitian fotogrametri. Lokasi yang diambil dalam penelitian ini bertempat di Jalan Lingkar Dramaga. Kegiatan dilakukan dengan pengambilan foto udara menggunakan UAV bereferensi Titik Kontrol Bantu BIG pada beberapa Ground Control Point (GCP). Evaluasi dilakukan terhadap alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal jalan. Evaluasi ini dilakukan setelah dilakukan proses orthophoto terhadap hasil foto udara. Alinyemen horizontal yang dievaluasi berupa sudut belokan, radius belokan, panjang belokan, dan sisipan antar dua tikungan. Evaluasi alinyemen vertikal berupa panjang lengkung dan kelandaian jalan. Hasil uji akurasi berdasarkan kondisi eksisting jalan sebesar 99.2% untuk orthophoto tanpa koreksi dan 99.6% untuk orthophoto terkoreksi ground control point. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap kondisi eksisting jalan, alinyemen horizontal jalan telah memenuhi SNI T-14-2004 sedangkan pada alinyemen vertikal terdapat nilai kelandaian yang melebihi pada segmen A1-A2 sehingga dilakukan rekomendasi perbaikan berupa penambahan elevasi sebesar 0.50 m pada STA 0+390 berupa penambahan lapisan perkerasan.
Identifikasi Biaya Energi pada Sistem Penyediaan Air Minum Kota Bangkalan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Sumber Sejahtera Awad Akbar Taebe; Slamet, Agus; Bustomi
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.193-202

Abstract

Permasalahan utama yang dialami Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum di Indonesia antara lain konsumsi energi yang sangat besar. Penggunaan energi dalam mendukung penyelenggaraan SPAM sebagian besar digunakan pada pengoperasian pompa, dimana dapat mencapai lebih dari 80% terhadap total penggunaan energi. Perusahaan Air Minum Sumber Sejahtera Kabupaten Bangkalan sebagai salah satu BUMD menggunakan sistem perpompaan secara penuh pada sistem distribusi, hal tersebut menjadikan konsumsi energi pada SPAM Kota Bangkalan cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan identifikasi terkait evaluasi beban energi yakni dengan melakukan audit energi menggunakan analisis Audit Energi Terperinci (AET) yang mencangkup analisis nilai kualitas daya, efisiensi total pompa, dan spesific energy consumption (SEC). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei dan studi kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas daya untuk masingmasing pompa distribusi masih cukup baik dengan nilai ketidakseimbangan <1%. Tingkat efisiensi total pompa untuk masing-masing pompa distribusi masuk dalam kategori sangat rendah dengan nilai berkisar pada 35,22-51,46%. Nilai SEC pada masing-masing pompa distribusi belum dapat dikatakan ideal dengan nilai SEC berkisar 0,3-0,46 kWh/m3 . Jam operasi pompa juga memengaruhi dalam peningkatan biaya energi, dimana pompa distribusi dioperasikan secara penuh (24 jam). Pengoperasian pada waktu beban puncak (WBP) ini juga mengakibatkan perbedaan tarif pada tagihan energi.
Desain Ulang Instalasi Pengolahan Limbah Greywater dan Sistem Penyaluran Air Limbah (SPAL) Domestik Pada Rusunawa Gunung Anyar Surabaya Pratama, Moh. Bara Wahyu; Hutasoit, Eva Olivia; Budhi, Wahyu Satyaning
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.203-212

Abstract

Rusunawa Gunung Anyar merupakan salah satu rumah susun 5 lantai yang dikelola oleh Pemerintah Kota Surabaya. Pada Rusunawa Gunung Anyar terdapat permasalahan IPAL yaitu greywater dari kamar mandi langsung dialirkan ke drainase yang berdampak pada peningkatan pencemaran lingkungan. Selain itu juga terdapat penyumbatan pada pipa yang menyebabkan air meluap melalui kloset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran volume tampung, dimensi unit pengolahan, minimum kemiringan dan beda elevasi dari hasil redesign instalasi pengolahan limbah greywater pada Rusunawa Gunung Anyar. Dalam penelitian ini, dilakukan perhitungan debit limbah greywater, volume tampung greywater, dimensi unit pengolahan sistem reaktor anaerob bersekat (SRAB), dan kemiringan serta beda elevasi dengan menggambar ulang sistem saluran greywater menuju unit pengolahan dengan mengacu pada SNI 8455:2017 dan SNI 8153:2015. Hasil yang didapatkan berupa besaran volume tampung greywater sebesar 6,8 m3 dan dimensi unit pengolahan greywater bak pengendap dengan ukuran 2 m x 1,1 m x 1 m, serta unit pengolahan SRAB berukuran 1,45 m x 1,1 m x 2 m. Selain itu didapatkan hasil kemiringan sistem penyaluran limbah greywater menuju unit pengolahan yaitu 1,1%. Beda elevasi jalur a-b dengan selisih 0,31 m, jalur b-c dengan selisih 0,73 m, jalur d-e dengan selisih 0,34 m, dan yang terakhir jalur e-f dengan selisih 0,43 m. Hasil redesign tersebut sudah sesuai standar yang diacu dan dapat menjadi alternatif instalasi pengolahan limbah greywater agar memenuhi baku mutu air limbah domestik.
Analisis Sebaran Konsentrasi PM2,5 Menggunakan Model AERMOD di Jalur Protokol Kota Bogor Iriani, Levina; Pribadi, Andik
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.213-222

Abstract

Sektor transportasi dapat berkontribusi besar terhadap peningkatan konsentrasi partikulat di udara perkotaan, seperti yang terjadi di Kota Bogor. Berdasarkan hal itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat konsentrasi partikulat PM2,5 dan sebarannya dari sumber lalu lintas di beberapa jalur protokol Kota Bogor. Analisis konsentrasi PM2,5 dan sebarannya dilakukan dengan menggunakan pemodelan AERMOD. Data primer yang digunakan adalah konsentrasi PM2,5 di lapangan dan volume lalu lintas. Sedangakan data sekunder yang digunakan adalah data meteorologi, data terrain, serta data yang diasumsikan terkait karakteristik sumber emisi. Pengukuran konsentrasi PM2,5 dilakukan secara langsung di lapangan untuk menguji validasi nilai konsentrasi hasil pemodelan AERMOD. Nilai konsentrasi PM2,5 hasil pemodelan memiliki nilai tertinggi sebesar 85,5 µg/m3 dan nilai terendah sebesar 5,6 µg/m3. Sedangkan nilai tertinggi pada pengukuran yaitu sebesar 53,68 µg/m3 dan nilai konsentrasi terendah sebesar 23,75 µg/m3. Perbandingan antara konsentrasi PM2,5 di lapangan dengan hasil pemodelan diperoleh nilai R2 pada hari Senin yaitu sebesar 0,7022, hari Kamis sebesar 0,5956, hari Sabtu 0,712, dan hari Minggu sebesar 0,7963. Nilai konsentrasi PM2,5 di udara ambien tidak hanya dipengaruhi oleh volume lalu lintas, beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi nilai konsentrasi PM2,5 di lapangan yaitu kondisi meteorologis di titik lokasi, seperti suhu, kelembaban dan kecepatan angin.
Pengaruh Penambahan CaCO3 terhadap Parameter Kuat Geser Pasir Pantai Tri Julianto, Baskoro; Ramadhan, Fathur; Fauzan, Muhammad; Putra, Heriansyah
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.233-239

Abstract

Tanah pasir merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki sifat mekanik yang baik. Namun, tanah pasir dapat menjadi mimpi buruk bila dalam kondisi jenuh serta terbebani secara siklik terus-menerus. Kondisi seperti ini dapat memicu terjadinya potensi likuefaksi. Upaya penambahan bahan aditif sebagai upaya perbaikan tanah banyak dilakukan untuk meminimalkan dampak dari potensi likuefaksi tersebut. Penelitian ini melakukan upaya peningkatan kuat geser pasir pantai dengan menambahkan CaCO3 Teknis sebagai upaya perbaikan dan stabilisasi tanah. Pasir pantai yang digunakan merupakan pasir dengan gradasi buruk yang dapat dibuktikan dari nilai Koefisien Derajat Keseragaman (Cc) sebesar 0,90 dan nilai Koefisien Kelengkungan (Cu) sebesar 4,00. Selain itu, dilakukan juga pengujian sifat fisis lain berupa pemeriksaan kadar air, pemeriksaan berat isi kering, pemeriksaan berat isi basah, pemeriksaan berat jenis butir, pemeriksaan angka pori serta pemeriksaan porositas. Sampel diberi perlakuan berupa penambahan CaCO3 dengan dosis sebanyak 10% dan 20%. Hasil pengujian laboratorium yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan nilai parameter kuat geser tanah yang disajikan dalam bentuk model persamaan linear serta memperlihatkan perubahan nilai parameter kuat geser pasir berupa sudut geser dalam dan kohesi secara berturut-turut dengan nilai sebesar 25,82% dan 25,00% untuk sampel dengan dosis CaCO3 sebesar 10% serta 54,43% dan 250,00% untuk sampel dengan dosis CaCO3 sebesar 20%.