cover
Contact Name
Mochamad Tito Julianto
Contact Email
mtjulianto@apps.ipb.ac.id
Phone
+6282210017722
Journal Mail Official
milang@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Sekolah Sains Data, Matematika dan Informatika, Jl. Meranti, Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
ISSN : -     EISSN : 29635233     DOI : https://doi.org/10.29244/milang.18.1
Core Subject : Education,
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications, originally established in 2002 as the Journal of Mathematics and Its Applications (ISSN 1412-677X), transitioned to online publishing in 2018 and was renamed in 2022 to reflect its broadened scope. The name MILANG, a Sundanese word meaning “to count,” also stands for the journal’s key focus areas: Mathematics in Informatics, Life Sciences, Actuarial Science, Natural Sciences, and Graph Theory. This journal, published twice a year in June and December by the Department of Mathematics, IPB University, embraces an open access policy, making all articles freely available upon publication to support the global dissemination of innovative mathematical research.
Articles 238 Documents
PERBANDINGAN KINERJA MODEL ARIMA DAN HOLT-WINTERS DALAM MEMPREDIKSI NILAI EKSPOR INDONESIA Akbar, Raihan; I Wayan Mangku; Bib Paruhum Silalahi
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.145-162

Abstract

Ekspor merupakan kegiatan pengiriman dan penjualan barang atau jasa yang diproduksi dari dalam negeri ke luar negeri. Nilai ekspor Indonesia meningkat pesat beberapa tahun belakangan untuk semua komoditi namun bersifat fluktuatif. Guna memperkirakan nilai ekspor Indonesia selanjutnya digunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Holt-Winters yang dapat membantu mengambil kebijakan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kinerja model ARIMA dan Holt-Winters agar mendapatkan model terbaik untuk memprediksi nilai ekspor Indonesia untuk 1 tahun ke depan. Data nilai ekspor Indonesia dibagi menjadi data training sebanyak 119 data dan data testing sebanyak 13 data dengan periode waktu Januari 2013 hingga Desember 2023. Model ARIMA(3,1,2) merupakan model terbaik dari ARIMA dengan MAPE sebesar 11.766% dan model terbaik dari Holt-Winters adalah Holt-Winters Additive dengan MAPE sebesar 5.131%. Penelitian ini menghasilkan model Holt-Winters Additive sebagai model terbaik. Model ini digunakan untuk memprediksi nilai ekspor Indonesia untuk tahun 2024. Kata kunci: ARIMA, Holt-Winters, nilai ekspor, prediksi
ANALISIS MODEL MANGSA-PEMANGSA DENGAN STRUKTUR UMUR PADA MANGSA KASUS WERENG BATANG COKLAT (NILAPARVATA LUGENS) Kusnanto, Ali; Sianturi, Paian; Ardana, N K Kutha; Maharani, Faizah
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.117-127

Abstract

Dalam penelitian ini dianalisis suatu model interaksi mangsa–pemangsa dengan struktur umur pada mangsa, yang dibedakan menjadi mangsa muda (nimfa wereng) dan mangsa dewasa (wereng), serta satu jenis pemangsa yaitu kepik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi antara mangsa muda, mangsa dewasa, dan pemangsa terhadap dinamika ketiga populasi tersebut. Metode yang digunakan dalam analisis meliputi penentuan titik ekuilibrium beserta sifat kestabilannya, serta simulasi numerik. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga titik ekuilibrium, dengan kestabilan yang bergantung pada nilai parameter yang digunakan. Selain itu, diperoleh bahwa peningkatan tingkat pemanenan terhadap mangsa dewasa (pemberantasan wereng dewasa) menyebabkan penurunan populasi mangsa dewasa dan populasi pemangsa. Sementara itu, peningkatan tingkat kejenuhan pemangsaan mengakibatkan peningkatan populasi mangsa muda dan mangsa dewasa, namun menurunkan populasi pemangsa. Kata kunci: Kestabilan, mangsa dewasa, mangsa muda, pemangsa, titik tetap.
PERBANDINGAN KINERJA MODEL FTS-MARKOV CHAIN DAN GEOMETRIC BROWNIAN MOTION DALAM MEMPREDIKSI HARGA SAHAM BBRI Syifa Aulia; I Wayan Mangku; I Gusti Putu Purnaba
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.163-177

Abstract

Saham merupakan bentuk investasi di pasar modal yang mampu menarik perhatian investor. Harga saham bersifat fluktuatif sehingga terjadi peningkatan dan penurunan harga. Model stokastik yang seringkali digunakan untuk memprediksi harga saham yaitu FTS-Markov Chain dan Geometric Brownian Motion (GBM). Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja dari model FTS-Markov Chain dan GBM dalam memprediksi harga saham. Kinerja kedua model prediksi dievaluasi dengan cara membandingkan nilai MAPE. Data yang digunakan adalah data harian harga penutupan saham BBRI sejak 01 November 2023 hingga 31 Oktober 2024 sebanyak 239 data. Data penelitian terbagi atas data training dan testing dengan proporsi masing-masing sebesar 80:20. Berdasarkan hasil penelitian, nilai MAPE yang diperoleh berdasarkan model FTS-Markov Chain dan GBM secara berturut-turut yaitu 1,19% dan 7,53%. Model FTS-Markov Chain menghasilkan nilai MAPE yang lebih kecil, sehingga dapat dikatakan bahwa hasil prediksi menggunakan FTS-Markov Chain lebih akurat dibandingkan GBM. Secara keseluruhan model FTS-Markov Chain mampu menangkap pola prediksi dan fluktuasi harga saham. Oleh sebab itu, model yang memiliki kinerja lebih baik dalam memprediksi harga saham BBRI adalah FTS-Markov Chain. Kata kunci: fuzzy time series Markov chain, harga saham, model GBM, prediksi
PENENTUAN PORTOFOLIO SAHAM DI INDONESIA DENGAN MEMAKSIMUMKAN SHARPE RATIO Retno Budiarti; Nur Agustiani; Muhammad Ariq Rizky; Siswandi
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.179-189

Abstract

Investasi saham telah menjadi instrumen keuangan yang banyak dimanfaatkan untuk meraih keuntungan dalam jangka panjang. Namun, volatilitas harga saham yang fluktuatif dan volatil menuntut pentingnya manajemen risiko dalam penyusunan portofolio. Penelitian ini bertujuan menyusun portofolio optimal melalui maksimisasi Sharpe Ratio dengan memanfaatkan hasil clustering sebagai dasar seleksi saham. Data yang digunakan meliputi hasil clustering dari 700 saham  di Bursa Efek Indonesia (BEI), dikelompokan berdasarkan karakteristik return dan volatilitas. Selanjutnya, dipilih saham-saham dominan yaitu saham dengan return tertinggi dan volatilitas terendah, dari setiap cluster, lalu dianalisis kombinasi saham dengan korelasi rendah untuk membentuk portofolio. Alokasi bobot saham dalam portofolio ditentukan melalui proses optimisasi Sharpe Ratio. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa portofolio optimal cenderung memberikan porsi bobot lebih besar kepada saham-saham dengan return tinggi dan volatilitas rendah. Sebaliknya, portofolio yang terdiri dari saham dengan karakteristik return dan volatilitas serupa menunjukkan distribusi bobot yang lebih merata, namun menghasilkan nilai Sharpe Ratio yang lebih rendah dibandingkan portofolio yang mengombinasikan saham dengan karakteristik berbeda. Kata kunci: Clustering, investasi, portofolio saham, pengelolaan risiko, Sharpe Ratio
OPTIMASI LOKASI GUDANG LOGISTIK PENANGGULANGAN BENCANA DI KABUPATEN BOGOR MENGGUNAKAN INTEGER PROGRAMMING Hanum, Farida; Insani, Ulfah; Aman, Amril
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.89-100

Abstract

Kabupaten Bogor termasuk salah satu kabupaten rawan bencana di Jawa Barat. Ketika terjadi bencana, diperlukan bantuan logistik untuk didistribusikan kepada para korban bencana. Untuk efisiensi pendistribusian, Kabupaten Bogor membutuhkan gudang penyimpanan logistik sendiri yang lokasinya juga berada di daerah Kabupaten Bogor agar bantuan logistik dapat segera didistribusikan ke daerah bencana di Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ini adalah membangun model optimisasi untuk menentukan tipe dan lokasi gudang yang akan dibangun agar meminimumkan biaya pembangunan gudang dengan syarat semua kecamatan dapat dilayani. Parameter yang dipertimbangkan yaitu waktu tempuh antar kecamatan, kapasitas gudang, jumlah penduduk di setiap kecamatan. Pembangunan gudang hanya dapat dilakukan pada daerah tertentu, yang memiliki risiko bencana rendah, disebut daerah potensial pembangunan gudang. Dari model matematika yang dikonstruksi telah dihasilkan lokasi gudang dan tipe gudang yang dibangun dengan biaya minimum namun tetap dapat melayani semua kecamatan. Kata kunci: distribusi, gudang logistik, Kabupaten Bogor, logistik bencana, penentuan lokasi
ESTIMASI VALUE AT RISK DAN TAIL VALUE AT RISK SAHAM AGRO MENGGUNAKAN METODE PEAK OVER THRESHOLD DENGAN GENERALIZED PARETO DISTRIBUTION Setiawaty, Berlian; Hendartriany, Rayna Nurrizky; Muslimah, Hanifah; Hakim, Adhan Haidar; Aldena, Maulana Tata
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.75-88

Abstract

Investasi di pasar modal, khususnya pada saham dengan volatilitas tinggi seperti PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO), mengandung risiko ketidakpastian yang signifikan. Asumsi distribusi normal seringkali gagal menangkap perilaku ekstrem pada data log-return saham yang memiliki karakteristik ekor berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur risiko ekstrem menggunakan pendekatan Extreme Value Theory melalui metode Peak Over Threshold yang dimodelkan dengan Generalized Pareto Distribution. Data yang digunakan adalah log-return  harian saham AGRO periode Oktober 2022 hingga Oktober 2025. Analisis dilakukan secara terpisah pada ekor kiri untuk risiko kerugian dan ekor kanan untuk potensi keuntungan. Hasil estimasi menunjukkan adanya asimetri struktur ekor, di mana ekor kiri teridentifikasi memiliki batas yang pasti (ekor pendek), sedangkan ekor kanan bersifat ekor berat. Perhitungan Value at Risk dan Tail Value at Risk pada berbagai tingkat kepercayaan mengonfirmasi bahwa potensi keuntungan ekstrem secara statistik lebih dominan dibandingkan risiko kerugian ekstrem. Temuan ini memberikan informasi krusial bagi investor dalam menyusun strategi manajemen risiko yang lebih akurat dan efektif dibandingkan menggunakan metode konvensional. Kata kunci: Extreme Value Theory, Generalized Pareto Distribution, Peak Over Threshold, Tail Value at Risk, Value at Risk.
PENGEMBANGAN MODEL OPTIMASI DISTRIBUSI LIMBAH DENGAN LINEAR PROGRAMMING: CONTOH KASUS STATELINE SHIPPING & TRANSPORT COMPANY Angelica, E. C.; Widiyanto, M. A. N.; Khodijah, S; Sonia, A. N.; Napitupulu, B. N.; Putera, M. L. H.; Mayyani, Hidayatul; Bakhtiar, Toni
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.129-143

Abstract

Pengelolaan distribusi limbah industri memerlukan sistem transportasi yang efisien, karena perbedaan jarak, kapasitas pembuangan, dan biaya di setiap lokasi yang meningkatkan biaya operasional secara signifikan. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan optimasi untuk menentukan pola pengiriman yang paling ekonomis. Penelitian ini mengembangkan model optimasi distribusi limbah berbasis Linear Programming pada contoh kasus Stateline Shipping & Transport Company dengan mempertimbangkan berbagai struktur jaringan distribusi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemodelan pembatasan proporsi aliran transit sebagai representasi kebijakan operasional dan risiko lingkungan, serta analisis dampak penambahan node transit baru terhadap struktur aliran dan biaya distribusi dalam suatu kerangka optimasi. Empat skenario dianalisis, yaitu pengiriman langsung, transhipment, pembatasan volume transit, dan penambahan node transit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme transhipment mampu menurunkan biaya distribusi dibandingkan pengiriman langsung, sementara pembatasan proporsi transit tetap mempertahankan solusi optimal pada batas tertentu. Penambahan node transit menghasilkan penurunan biaya paling signifikan dengan membuka jalur alternatif berbiaya lebih rendah tanpa melanggar kendala operasional. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan struktur jaringan dan kebijakan transit berperan penting dalam optimasi distribusi limbah. Kata kunci: distribusi limbah, linear programming, optimasi jaringan, transhipment, transit
APPLICATION OF A GENETIC ALGORITHM FOR SOLVING TRAVELING SALESMAN PROBLEM IN ORGANIC PORRIDGE DISTRIBUTION Hauralia Rahmadanti Finan; Mochamad Tito Julianto; Elis Khatizah
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.101-116

Abstract

This study focuses on determining an optimal distribution route for organic porridge products produced by a company and delivered to multiple outlets. Each outlet is visited exactly once, and the delivery process starts and ends at the same outlet. A total of 44 outlets are considered, which are initially divided into nine distribution routes. To improve distribution efficiency, this study proposes reorganizing the outlets into only three distribution routes. Each route formulation is modeled as a Traveling Salesman Problem (TSP). The optimization of the three TSP cases is carried out using a Genetic Algorithm (GA). In the GA implementation, the order of outlets along a route is encoded as a chromosome consisting of a sequence of genes. The fitness function is defined based on the total travel distance, where a smaller value indicates a better solution. The results show that increasing the number of iterations and the size of population, which is the number of candidate routes considered at each step, can reduce the total travel distance up to a certain point. The exact routes and their sequence of outlets can be visualized in a map depicting each of the three optimized paths. Keywords: Genetic Algorithm, distribution routing, total distance, Traveling Salesman Problem

Filter by Year

2002 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 1 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 20 No. 2 (2024): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 20 No. 1 (2024): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 19 No. 2 (2023): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 19 No. 1 (2023): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 18 No. 2 (2022): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 18 No. 1 (2022): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 2 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 17 No. 1 (2018): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 16 No. 2 (2017): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 16 No. 1 (2017): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 15 No. 2 (2016): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 15 No. 1 (2016): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 14 No. 2 (2015): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 14 No. 1 (2015): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 13 No. 2 (2014): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 13 No. 1 (2014): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 12 No. 2 (2013): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 12 No. 1 (2013): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 11 No. 2 (2012): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 11 No. 1 (2012): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 10 No. 2 (2011): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 10 No. 1 (2011): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 9 No. 2 (2010): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 9 No. 1 (2010): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 8 No. 2 (2009): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 8 No. 1 (2009): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 7 No. 2 (2008): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 7 No. 1 (2008): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 6 No. 2 (2007): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 6 No. 1 (2007): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 5 No. 2 (2006): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 5 No. 1 (2006): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 4 No. 2 (2005): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 4 No. 1 (2005): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 3 No. 2 (2004): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 3 No. 1 (2004): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 2 No. 2 (2003): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 2 No. 1 (2003): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 1 No. 2 (2002): Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 1 No. 1 (2002): Journal of Mathematics and Its Applications More Issue