cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP PERATURAN PEMERINTAH NO.33 TAHUN 2012 TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF friska realita
Jurnal Kebidanan Vol 8, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.376 KB) | DOI: 10.26714/jk.8.1.2019.43-49

Abstract

Menyusui adalah proses alamiah, berjuta-juta ibu di seluruh dunia berhasil menyusui bayinya tanpa pernah membaca buku tentang Air Susu Ibu (ASI). Bahkan ibu yang buta huruf pun dapat  menyusui anaknya dengan baik. Untuk keberhasilan menyusui tidak diperlukan alat-alat khusus dan biaya yang mahal. Yang diperlukan hanyalah kesabaran, waktu, sedikit tentang pengetahuan tentang menyusui, dan dukungan dari lingkungan terutama suami. Telah dijelaskan dalam Pasal 17 ayat (1) PP No. 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif, setiap tenaga kesehatan dilarang memberikan susu formula bayi dan/atau produk bayi lainnya yang dapat menghambat program pemberian ASI Eksklusif kecuali dalam hal diperuntukkan sebagaimana dimaksud. Untuk mengetahui Kepatuhan Tenaga Kesehatan  Terhadap  Peraturan Pemerintah No.33 Tahun 2012 Tentang Pemberian Asi Eksklusif Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang . Variabel independen dari penelitian ini adalah PP 33 Tahun 2012 tentang asi eksklusif, Variabel dependent dari penelitian ini adalah Tenaga Kesehatan yang berhubungan dengan Ruang ibu Melahirkan seperti perawat dan Bidan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Penelitian ini menggunakan metode belah lintang (cross sectional) dimana seluruh variabel yang terdiri dari variabel independent dan variabel dependent, populasi pada peneltian ini Tenaga Kesehatan yang berhubungan dengan Ibu Melahirkan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang , Pada penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling yaitu sampling jenuhsebanyak 30 sampel. . Hasil Penelitian responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang cukup baik dengan memiliki proporsi yang paling besar yaitu sebanyak 56,67% sedangkan yang memiliki pengetahuan yang baik hanya sebanyak 30,00%. Jumlah responden yang memiliki kepatuhan memiliki proporsi sebesar 93,33%. Hasil penelitian mendapatkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan mengenai PP 33 dengan kepatuhan terhadap PP 33 tersebut dengan tingkat hubungan yang cukup kuat. Hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik akan menjadikan mereka memiliki kepatuhan yang lebih besar terhadap PP 33.Kata kunci :Kepatuhan, tenaga kesehatan, PP 33, Asi Eksklusif
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG Novida Hidayati; Titik Kurniawati
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2014): February 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.738 KB) | DOI: 10.26714/jk.3.1.2014.41-48

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator penilaian status kesehatan. Menurut Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, angka kematian ibu melahirkan 228 per 100.000 kelahiran hidup .AKI masih jauh dari target MDG’s tahun 2015 yaitu 102 per 100.000 kelahiran hidup, sehingga diperlukan berbagai upaya untuk pencapaian target. Faktor utama kematian ibu kasus akut pada penderita melahirkan adalah perdarahan (28%), eklampsia (24%), dan infeksi (11%). Data dari Dinkes Kota Semarang bahwa angka kematian tertinggi di Puskesmas Bangetayu sebanyak 3 ibu nifas karena eklamsia. Oleh sebab itu di perlukan perhatian serta penanganan yang serius terhadap ibu hamil dengan penyakit preeklamsia. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan umur dan paritas dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian studi korelasi dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 225 orang ibu hamil. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang pada bulan Maret 2012. Sampel yang dipakai dalam penelitian ini adalah simple random sampling sebanyak 69 responden. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, cara pengumpulan data menggunakan cheklist. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian besar responden berumur antara 20-35 tahun sebanyak 58 (84,1%) responden; sebagian besar responden dengan paritas multipara sebanyak 46 (66,7%) responden; sebagian besar responden tidak mengalami preeklamsia sebanyak 54 (78,3%) responden dibandingkan dengan responden yang mengalami preeklamsia Simpulan : Ada hubungan umur dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang, didapatkan Chi square sebesar 9,335 dengan p value sebesar 0,009 dan Ada hubungan paritas dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang, didapatkan Chi square sebesar 20,456 dengan p value sebesar 0,000.
AKTIVITAS SEKSUAL WANITA PREMENOPAUSE DI KELURAHAN BANGETAYU WETAN KOTA SEMARANG TAHUN 2015 Mutiara Malintang; Erna Kusumawati; Fitriani Nur Damayanti
Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2016): February 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.301 KB) | DOI: 10.26714/jk.5.1.2016.1-4

Abstract

Latar belakang: Premenopause merupakan masa dimana tubuh mulai bertransisi menuju menopause. Pada periode umumnya tingkat produksi hormon estrogen dan progesteron naik dan turun tidak beraturan. Siklus menstruasi bisa tiba-tiba memanjang atau memendek dalam masa premenopause banyak gejala yang dikeluhkan oleh para ibu yaitu rasa tidak nyaman saat berhubungan seksual. Berkurangnya gairah dan respon seksual frekuensi dalam hubungan seksual berkurang, karena libido menurun. Tujuan: Mengetahui Gambaran Aktivitas Seksual Wanita Premenopause di Kelurahan Bangetayu Wetan Kota Semarang meliputi frekuensi seksual, minat garirah seksual, dan mempertahankan fungsi seksual. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasinya adalah wanita premenopause di kelurahan bangetayu wetan kota semarang sebanyak 71 orang, sampel penelitian menggunakan teknik sampling dengan simple rondom sampling. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar frekuensi seksual ibu premenopause sebagian besar responden aktif 37 (52,1%) dalam melakukan hubungan seksual, sebagian besar responden masih minat melakukan aktivitas seksual sebanyak 43 (60.6%) dan responden masih tetap mempertahankan fungsi seksual dalam melakukan hubungan seksual 40 (56,3%). Pengeluaran rata-rata responden untuk biaya perawatan kecantikan sebagian besar Rp.100.000 per bulan. Kesimpulan: Aktivitas seksual pada wanita premenopause aktif.
MANFAAT STIMULUS VERTEBRA CERVIKALIS KE 5-6 DAN STIMULUS OTOT RECTUS ABDOMINIS TERHADAP PERUBAHAN TFU IBU POST PARTUM PER VAGINAM Suryanti Suryanti; Dewi Ambarwati
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.047 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.19-22

Abstract

Latar Belakang : Involusi uterus merupakan proses normal pada masa nifas dan dimulai segera setelah plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus. Stimulus adalah perangsang organism tubuh atau reseptor lain untuk menjadi aktif. Pemberian stimulus Vertebra Cervikal dapat merangsang hipofisis anterior dan posterior untuk mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon oksitosin akan memicu kontraksi otot polos pada uterus. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk manfaat stimulus vertebra cervikalis ke 5-6 dan stimulus otot rectus abdominis terhadap perubahan tfu ibu post partum pervaginam. Metode: Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu postpartum pervaginam di Ruang Nifas RSUD Dr. Soeselo Slawi. penelitian ini menggunakan t-test of relate. Hasil : Dalam uji hipotesis didapatkan t hitung ? t table (10.863 ? 1.980), maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Artinya terdapat manfaat stimulus vertebra cervikalis ke 5-6 dan stimulus otot rectus abdominis terhadap perubahan tinggi fundus uteri ibu postpartum pervaginam.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI METODE CERAMAH DAN DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG KANKER PAYUDARA DAN KETRAMPILAN PRAKTIK SADARI (Studi pada Siswi SMA Futuhiyyah Mranggen Kabupaten Demak) Aprilia Hidayati; Trixie Salawati; Siti Istiana
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.616 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.1-8

Abstract

Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui metode ceramah dan demontrasi dalam meningkatkan pengetahuan tentang kanker payudara dan ketrampilan praktik SADARI (studi pada siswi SMA Futuhiyyah Mranggen Kabupaten Demak). Metode : Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan penelitian “one group pre test dan post test. Sampelnya adalah para siswi SMA Futuhiyyah dan diambil dengan teknik cluster sampling sehingga didapat 55 sampel. Data didapat dari kuesioner untuk pengetahuan dan checklist untuk ketrampilan . Data dianalisis dengan menggunakan paired sample t test dan uji wilcoxon dengan α= 0,05. Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan siswi tentang kanker payudara antara sebelum dan sesudah penyuluhan dengan z hitung sebesar 6,456 (p value = 0,000), dan ada perbedaan ketrampilan siswi melakukan ketrampilan SADARI dengan t hitung sebesar 48,252 (p value = 0,000). Kesimpulan : Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan melalui metode ceramah tentang kanker payudara dan demonstrasi ketrampilan praktik SADARI berpengaruh terhadap pengetahuan siswi tentang kanker payudara dan ketrampilan praktik SADARI di SMA Futuhiyyah Kabupaten Demak.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TENTANG ASI EKSKLUSIF DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKARAN KOTA SEMARANG Dewi Elliana
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 2 (2018): August 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.132 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.2.2018.135-143

Abstract

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukan pemberian ASI di Indonesia saat ini masih memprihatinkan. Prosentase bayi yang menyusu eksklusif sampai dengan 6 bulan hanya 30,2%. Di Jawa Tengah cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2012 hanya 25,6%, menurun dibandingkan tahun 2011 yaitu 45,18%. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga tentang ASI eksklusif dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Penelitian ini termasuk penelitian bidang kebidanan dalam melaksanakan pelayanan kebidanan pada komunitas dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 7-11 bulan yang berjumlah 47 responden dan sampel yang diambil berjumalah 47 responden dengan teknik sampling jenuh. Tingkat pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif termasuk kategori cukup (51.1%). Dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif yang mendukung (29.8%). Pemberian ASI eksklusif sebanyak (8.5%). Hasil analisis bivariat pengetahuan tentang ASI eksklusif sebesar 6,221 sehingga p value sebesar 0.016 (p = 0.016< 0.05) maka ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif diwilayah kerja Puskesmas Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Sedangkan dukungan keluarga dengan p value sebesar 0.073 (p = 0.073> 0.05) maka tidak ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif diwilayah kerja Puskesmas Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Ada hubungan antara pengetahuan tentang ASI eksklusif dengan Pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Tidak Ada hubungan antara dukungan keluarga ibu tentang ASI eksklusif dengan Pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG METODE AMENOREA LAKTASI (MAL) SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DI PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG Puspa Desy Malinda; Suprapti Suprapti; Erna Kusumawati
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.665 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.87-92

Abstract

Latar belakang : Metode amenorea laktasi (MAL) adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif. Keuntungan MAL diantaranya efektivitas tinggi 98% dan tanpa biaya. Keuntungan untuk bayi yaitu bayi mendapatkan antibodi melalui ASI dan sebagai sumber asupan gizi untuk tumbuh kembang bayi Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Puskesmas Bangetayu, diperoleh hasil bahwa sebanyak 10 dari 12 ibu hamil trimester III belum pernah mendapatkan penyuluhan atau informasi tentang metode amenorea laktasi (MAL). Tujuan : untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang metode amenorea laktasi (MAL) sebelum dan sesudah penyuluhan. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah Pra-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu, dan teknik sampling yang digunakan yaitu teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan leaflet. Hasil : menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil trimester III tentang metode amenorea laktasi (MAL) sebagian besar berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 19 responden (54,3%). Sedangkan pengetahuan ibu hamil trimester III sesudah penyuluhan mengalami peningkatan menjadi baik yaitu sebanyak 35 responden (100%). Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna pada pengetahuan ibu hamil trimester III tentang metode amenorea laktasi (MAL) sebelum dan sesudah penyuluhan (p-value=0,0001). Simpulan :Ada perbedaan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang metode amenorea laktasi (MAL) sebelum dan sesudah penyuluhan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUTIHAN PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI RT 04 RW 03 KELURAHAN ROWOSARI SEMARANG Rika Puji Rahayu; Fitriani Nur Damayanti; Indri Astuti Purwanti
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2015): February 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.764 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.1.2015.11-16

Abstract

Latar Belakang: Keputihan masih menjadi masalah di Kelurahan Rowosari, kejadian paling banyak di RT 04 RW 03. Salah satu faktor yang ditemukan adalah berkaitan dengan pekerjaan, penggunaan kontrasepsi hormonal, dan kebersihan alat kelamin (vulva hygiene). Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keputihan pada wanita usia subur di RT 04 RW 03 Kelurahan Rowosari Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah wanita usia subur di RT 04 RW 03 Kelurahan Rowosari seabanyak 46 orang dan menggunakan teknik sampling jenuh. Variabel independent yaitu pekerjaan, alat kontrasepsi, dan vulva hygiene. Variabel dependent yaitu keputihan pada WUS. Analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil: Wanita Usia Subur (WUS) bekerja sebagai buruh pabrik (50%), memakai alat kontrasepsi hormonal (65,2%) dan berpengetahuan cukup tentang vulva hygiene (84,8%). Ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan keputihan (p value=0,001 dan OR=10). Ada hubungan yang bermakna antara alat kontrasepsi dengan keputihan (p value=0,001 dan OR=60). Ada hubungan yang bermakna antara vulva hygiene dengan keputihan (p value=0,021 dan OR=9). Kesimpulan: Pekerjaan, alat kotrasepsi, dan vulva hygiene merupakan faktor risiko dari keputihan. Kata kunci :Wanita Usia Subur, pekerjaan, alat kontrasepsi, dan vulva hygiene.
HUBUNGAN SIKAP DAN PERSEPSI TERHADAP KEBUTUHAN DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS IBU BHAYANGKARI DI POLIKLINIK BHAYANGKARA PURWODADI Sheila Nur Chaleda; Uswatun Kasanah
Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2016): August 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.878 KB) | DOI: 10.26714/jk.5.2.2016.88-93

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang telah menjadi masalah kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2007, kanker menempati urutan ke 6 penyebab kematian terbesar di Indonesia. Kanker serviks mempunyai frekuensi relative tinggi (25,6%) di Indonesia. Menurut departemen kesehatan, terdapat sekitar 100 kasus per 100 ribu penduduk atau 200 ribu kasus setiap tahunnya. Hasil survey pada 10 ibu Bhayangkari di Poliklinik Bhayangkara Purwodadi diketahui 6 ibu mengatakan berkeinginan untuk mengikuti deteksi kanker serviks karena menjadi kegiatan rutin, 2 ibu mengatakan sengaja untuk mengikuti kegiatan ini agar ibu tersebut dapat mengetahui keadaan serviksnya dan melakukan pencegahan terhadap kanker serviks, dan 2 ibu mengatakan karena dukungan dari suami serta temannya untu melakukan Pap Smear. Tujuan penelitian: menganalisa apakah ada hubungan sikap dan persepsi terhadap kebutuhan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks ibu Bhayangkari di Poliklinik Bhayangkara Purwodadi Kabupaten Grobogan. Rancangan penelitian: penelitian ini menggunakan analitik korelatif, dengan pendekatan survey cross sectional. Sampel diambil 35% dari populasi (120 ibu), diperoleh 42 ibu, diambil dengan cara stratified random sampling. Hasil: Tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku deteksi dini kanker serviks ibu Bhayangkari di Poliklinik Bhayangkara Purwodadi Kabupaten Grobogan (p value 0,067) dan ada hubungan antara persepsi terhadap kebutuhan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks ibu Bhayangkari di Poliklinik Bhayangkara Purwodadi Kabupaten Grobogan (p value 0,041).
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN BERAT BAYI LAHIR DI RS PERMATA BUNDA KAB.GROBOGAN TAHUN 2011 Muazizah Muazizah; Herryanto Adi Nugroho; Agustin Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.299 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.73-80

Abstract

Tujuan Penelitian :Untuk menganalisis pengaruh hemoglobin wanita hamil terhadap berat bayi lahir Jenis penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis korelasi yaitu menganalisis hubungan antar variabel, korelasi untuk menentukan tingkat / kedekatan hubungan,dan untuk mengetahui arah hubungan antara dua variabel numerik. pendekatan retrospektif, teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, teknik analisis yang digunakan adalah pengukuran pusat dan regresi linear sederhanaHasil Penelitian :Hasil analisis didapatkan rata –rata kadar Hb ibu hamil adalah 11,05 gr/dl.rata – rata berat bayi lahir adalah 2873,3 gr. Hasil nilai koefisien determinasi persamaan garis regresi dapat menerangkan 95,3 % variasi berat bayi lahir dengan persamaan berat bayi lahir = (-7515,96) + 940,07 * Hb ibu hamil. artinya berat bayi lahir dapat diperkirakan jika diketahui kadar hb ibu hamil. Nilai p value = 0,000 artinya alpha 5% bahwa regresi sederhana cocok dengan data yang ada dan menolak hipotesis nol, berarti ada hubungan linier antara hb ibu hamil dengan berat bayi lahir. dari nilai b=940,07 berarti bahwa setiap satu gram/dl hb ibu hamil variabel berat bayi lahir akan bertambah sebesar 940,07 gr. Saran : sebaiknya dilakukan penelitian untuk memprediksi BBL dari faktor lain.

Page 9 of 28 | Total Record : 277