cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI SMA NEGERI 9 SEMARANG TAHUN 2012 Mareta Wulan Permatasari; Budi Mulyono; Siti Istiana
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.503 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Kejadian keputihan sebagai salah satu gangguan kesehatan masih cukup tinggi berhubungan dengan kurangnya pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene. Studi pendahuluan yang dilakukan di SMA Negeri 9 Semarang 7 diantara 10 remaja putri yang mengalami keputihan dan dari hasil wawancara menunjukkan pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene yang kurang dan tidak tahu cara melakukan tindakan pencegahan keputihan yang benar. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene dengan tindakan pencegahan keputihan di SMA Negeri 9 Semarang. Jenis penelitian yang digunakan analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 183 siswi dan jumlah sampel 65 siswi. Instrumen yang digunakan kuesioner. Variabel bebas yaitu pengetahuan tentang personal hygiene dan variabel terikat tindakan pencegahan keputihan. Uji yang digunakan yaitu uji Rank Spearman.Sebagian besar pengetahuan tentang personal hygiene cukup sebanyak 29 responden (44,6%) dan sebagian besar melakukan pencegahan keputihan sebanyak 41 responden (63,1%). Didapat r hitung 0,442 > r tabel 0,224 dan p value sebesar 0,000 < 0,05. Ada hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene dengan tindakan pencegahan keputihan di SMA Negeri 9 Semarang. Kata Kunci : Pengetahuan, Personal Hygiene, Keputihan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU WANITA USIA DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI DESA JATIMULYA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEDES KABUPATEN KARAWANG Mardianti Mardianti
Jurnal Kebidanan Vol 8, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.902 KB) | DOI: 10.26714/jk.8.1.2019.8-17

Abstract

Indonesia is a country in ASEAN which is ranked top for total deaths of cervical cancer in women and coupled with the number of new cases of about 20 cases per day, West Java ranked 5th with the number of cervical cancer cases as many as 5,786 people or around 11.78% . This incidence increased compared to the previous year which was around 10.38%. Based on data from the Karawang district health office early detection of cervical cancer with IVA examination as much as 10.2% in 2012, 29.6% in 2013. Medical record data at Puskesmas Pedes early detection of cervical cancer by IVA examination as much as 17.8% in 2012, 19.7% of people in 2013. These data show that there has been an increase in Cervical Cancer Early Detection. But it still has not reached the target of an early cervical cancer detection program which is 80%. The purpose of this study is to know the factors related to the behavior of women of childbearing age in early detection of cervical cancer in the village in the early working area of Pedes Public Health Center, Karawang District in 2013. This study used analytical methods with Cross Sectional design. The sample of this study were married women of childbearing age. Sampling with multistage random sampling technique, on 130 respondents using the level of significance (p≤0.05). The results of the study found that as many as 32 respondents (24.6%) had done early detection of cervical cancer while 98 respondents (75.4%) did not do early detection of cervical cancer. Based on the results of statistical tests showed that the 6 variables studied obtained 4 variables meaningful and 2 meaningless variables. The meaningful variables are education variables p = 0.046 (p≤0.05), knowledge variables p = 0.008 (p≤0.05), socioeconomic variables p = 0.000 (p≤0.05) and family support p = 0.037 (p≤0.05) while the non-meaningful variables are age and distance to the place of health services. It is recommended that the puskesmas improve socialization regarding, risk factors and early detection of cervical cancer.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENCEGAHAN KANKER LEHER RAHIM PADA WANITA YANG SUDAH MENIKAH USIA < 20 TAHUN DI WILAYAH KECAMATAN GAYAMSARI KOTA SEMARANG Marfira Priyaswati; Dewi Puspitaningrum; Agustin Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2015): August 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.865 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.2.2015.17-19

Abstract

Latar Belakang : Penyakit kanker leher rahim menduduki peringkat pertama yaitu 2.259 kasus (19,2%) dari 11.341 kasus pada tahun 2012 di Provinsi Jawa Tengah dan paling tertinggi ditemukan pada Puskesmas Kedungmundu dan Gunungpati  9 jiwa (13,43%) di Kota Semarang. Wanita yang sudah menikah usia< 20 tahun berisiko terkena kanker leher rahim yang termasuk dalam faktor resiko perkawinan muda/ seks usia dini. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan di KUA SeKecamatan Kota Semarang pada bulan September 2013 - Februari 2014, dari 4.383 pasangan yang sudah menikah terdapat 606 wanita yang sudah menikah usia< 20 tahun. Data tertinggi terdapat di Wilayah Kecamatan Gayamsari yaitu sebesar 207 (63,9%) dari 324 jumlah pasangan yang sudah menikah.Tujuan : Mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap  tentang pencegahan kanker leher rahimpada wanita yang sudah menikah usia < 20 tahun Di Wilayah Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Jenis Penelitian : Deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 207 wanita yang sudah menikah usia< 20 tahun dengan sampel 67 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Kuesioner sebagai instrumennya.Hasil Penelitian : Sebagian besar wanita yang sudah menikah usia < 20 tahun mempunyai pengetahuan yang kurang tentang pencegahan kanker leher rahim sebanyak 40 ( 59,7%) dan sebagian besar mempunyai sikap yang mendukung sebanyak 44 (65,7%). Kesimpulan : Pengetahuan responden tentang pencegahan kanker leher rahim sebagian besar berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 40 responden (59,7) sedangkan sikap responden mendukung yaitu sebanyak 44 responden (65,7%).
PENGARUH PENGUATAN OTOT TRANSVERSUS ABDOMINIS TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA MAHASISWA KEBIDANAN UNIVERSITAS AISYIYAH YOGYAKARTA Enny Fitriahadi; Menik Sri Daryanti; Sulistyanigsih Sulistyanigsih
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.36 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.40-48

Abstract

Dismenore merupakan nyeri yang dialami remaja saat menstrusi. Dismenore disebabkan ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah, prostaglandin dan faktor stress/psikologi mengakibatkan terjadinya dismenore pada beberapa wanita. Nyeri haid sering dialami oleh sebagian besar wanita. Dari data yang didapat, dismenore ini mengganggu setidaknya 50% wanita masa reproduksi dan 60-85% pada usia remaja, yang mengakibatkan banyaknya absensi pada sekolah maupun kantor. Untuk mengatasi hal tersebut sebagian wanita menggunakan obat yang berfungsi secara kuratif. Dalam penelitian akan memberikan alternatif terapi yang sederhana, mudah dilakukan dan bersifat preventif. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penguatan otot transversus abdominis terhadap nyeri menstruasi pada mahasiwi kebidanan Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Subyek penelitian ini adalah mahasiswi Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur nyeri menstruasi adalah skala nyeri menurut wong baker face dan lembar pemantauan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Analisa data yang digunakan adalah menggunakan rumus paired sample t test. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis paired sample test di dapatkan bahwa asymp sig. (2-tailed) 0,000 < a = 0,05, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara penguatan otot transversus abdominis terhadap penurunan nyeri menstruasi. Saran bagi mahasiswi kebidanan Universitas Aisyiyah Yogyakarta supaya dapat mempraktekkan secara langsung teknik pengurangan nyeri menstruasi dengan penguatan otot transversus abdominis.
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN IBU BERSALIN TENTANG PELAYANAN PERSALINAN PROGRAM JAMPERSAL DI BPM YULIA KOTA SEMARANG Apriyani Putri; Susi Herawati; Dian Nintyasari Mustika
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.919 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Jampersal adalah salah satu terobosan pemerintah yang membantu menurunkan AKI dan AKB untuk mencapai target MDGs. Jampersal meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan. AKI meningkat dikarenakan salah satunya yaitu terlambatnya mengambil keputusan akibat dari faktor ekonomi. Telah diketahui bahwa Jampersal adalah pelayanan yang gratis tetapi pelayanan Jampersal harus berfokus pada mutu pelayanan sehingga pelanggan akan merasa puas. Jenis penelitian kualitatif dengan teknik sampling purposive sampling. Sampel sebanyak 3 orang yang diambil dari ibu-ibu yang bersalin ikut program Jampersal di BPM Yulia dan triangulasi 2 orang yaitu bidan Yulia dan kader. Dilakukan wawancara mendalam (in deepth interview) tentang faktor-faktor kepuasan yaitu keandalan (reability), ketanggapan (responsiveness), jaminan keamanan (assurance), empati (emphaty), dan kenyamanan (tangibles). Dari hasil penelitian diketahui bahwa berdasarkan ketanggapan (responsiveness), empati (emphaty), dan kenyamanan (tangibles) sebagian besar ibu bersalin sudah merasa puas terhadap pelayanan persalinan program Jampersal di BPM Yulia. Tetapi, berdasarkan keandalan (reability) dan jaminan keamanan (assurance) didapatkan bahwa ibu bersalin merasa sudah cukup puas terhadap pelayanan persalinan program Jampersal di BPM Yulia. Hal ini dikarenakan keberadaan bidan Yulia yang tidak selalu ada di tempat praktik dan salah satu responden tidak memperhatikan surat ijin praktik bidan yang berada di ruangan praktik. Sebagian besar responden sudah merasa puas terhadap pelayanan persalinan program Jampersal di BPM Yulia dan ada salah satu responden yang merasa cukup puas terhadap pelayanan persalinan program Jampersal di BPM Yulia. Sehingga faktor keandalan (reability) dan jaminan keamanan (assurance) harus lebih ditingkatkan. Kata kunci: Tingkat Kepuasan Ibu Bersalin, Pelayanan Persalinan Program Jampersal
TUMBUH KEMBANG BAYI YANG MENDAPATKAN ASI EKSKLUSIF DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG BARU KOTA PEKANBARU Sara Herlina
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 2 (2018): August 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.866 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.2.2018.166-176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang bayi yang mendapatkan ASI eksklusif. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan besar sampel 151 orang.Metode sampling yang digunakan systematis random sampling.Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat.Hasil penelitian diperoleh gangguan  tumbuh kembang sebanyak 41 orang (27%). Hasil analisis multivariat variabel yang berhubungan dengan tumbuh kembang bayi adalah variabel ASI esklusif (gangguan pertumbuhan POR: 3,1 CI95% 0,9-9,8, gangguan perkembangan POR: 1,8 CI95% 0,6-5,2, gangguan tumbuh kembang POR: 3,6 CI95% 1,2-10,6), pekerjaan ibu (gangguan pertumbuhan POR: 1,4CI95% 0,4-4,9, gangguan perkembangan POR: 1,5CI95% 0,5-4,8, gangguan tumbuh kembang POR: 5,4 CI95% 1,836-15,914), pengetahuan ibu (gangguan pertumbuhan POR: 3,3CI95% 1,1-9,9, gangguan perkembangan 1,5 CI95% 0,5-4,3 , gangguan tumbuh kembang POR: 4,5 CI95% 1,6-12,8), lingkungan pengasuhan (gangguan pertumbuhan POR: 1,3CI95% 0,6-4,9, gangguan perkembangan POR: 2,5CI95% 1,3-5,0, gangguan tumbuh kembangPOR: 2,9 CI95% 1,4-5,9), konsumsi makanan  (gangguan pertumbuhan POR: 3,4CI95% 1,1-10,1, gangguan perkembangan POR 2,0CI95% 0,7-5,4, gangguan tumbuh kembang POR: 1,3 CI95% 0,4-3,7). ASI eksklusif merupakan faktor utama pada tumbuh kembang bayi dan ada faktor lain yang berhubungan yaitu pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, konsumsi makanan dan lingkungan pengasuhan. 
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRI MESTER I DI BPS NY. SAYIDAH KENDAL Sulistyowati Sulistyowati; Edy Soesanto; Indri Astuti Purwanti
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2014): February 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.22 KB) | DOI: 10.26714/jk.3.1.2014.14-18

Abstract

Latar belakang :Gangguan mual muntah biasanya berlangsung hingga minggu ke dua puluh kehamilan yang ditandai dengan mual tidak terkendali serta muntah-muntah hampir sepuluh kali tiap hari, hal ini lebih dikenal dengan istilah hiperemesis gravidarum. Stres dianggap sebagai salah satu faktor penyebab terjadinya hiperemesis gravidarum dimana stres ini merupakan bentuk psikologik yang memegang peranan yang penting pada penyakit. Data yang didapatkan peneliti di BPS Ny. Sayidah Kendal menunjukkan terdapat 110 ibu hamil dengan keluhan mual muntah sebanyak 57 ibu hamil. Tujuan : mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Bidan Praktik Swasta (BPS) Ny. Sayidah Kendal. Metode :Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester I yang melakukan kunjungan ANC di BPS. Ny. Sayidah Kendal pada Juli 2011-Juni 2012 yang berjumlah 387 orang. Teknik samplingnya adalah quota sampling dengan jumlah 79. Hasil : penelitian ini menunjukkan sebagian besar tingkat stress yang dialami oleh ibu adalah dalam kategori ringan (79,7%) yang ditandai oleh seringnya merasa kesulitan untuk tenang setelah sesuatu yang mengganggu, sebagian besar tidak terjadi hiperemesis (78,5%). Simpulan : hubungan yang bermakna antara tingkat stress dengan kejadian hiperemesis pada ibu hamil tri mester I di BPS Ny. Sayidah Kendal.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA PEREMPUAN DIFABEL (TUNA GRAHITA) DI SLB NEGERI 2 YOGYAKARTA Rokhmah, Islamiyatur; Warsiti, Warsiti
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2015): February 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.055 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.1.2015.39-49

Abstract

Latar belakang: Lingkup kesehatan reproduksi yang ada  masih dominan berpaham pada “normalisme” artinya semuanya didesain untuk individu yang normal. Masih belum ada desain yang diperuntukan untuk difabel. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kebutuhan kesehatan reproduksi remaja perempuan difabel di SLB Negeri 2 Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data indept interview. Triangulasi subyek dan metode dilakukan untuk meningkatan kredibilitas penelitian yaitu dengan metode focus group discussion kepada guru dan orang tua. Analisa data dengan mengggunakan pendekatan langkah dari Colaizzi. Kesimpulan Sebagian besar remaja difabel grahita perempuan belum memiliki pemahaman secara kompresensif mengenai Kesehatan Reproduksi. Peran orang tua dan guru masih belum maksimal dalam memberikan pemahaman mengenai Kesehatn reproduksi kepada difabel grahita perempuan. Kebijakan pendidikan belum memprioritaskan Kesehatan Reproduksi masuk dalam kurikulum pendidikan bagi difabel grahita.
PENGETAHUAN TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN SEBAGAI EVALUASI HASIL PENDIDIKAN KESEHATAN Purwanti, Indri Astuti; Larasaty, Nurina Dyah
Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2016): August 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.656 KB) | DOI: 10.26714/jk.5.2.2016.121-126

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Kota Semarang mengalami peningkatan pada tahun 2014 sampai 2015. AKI Kota Semarang tahun 2014 menduduki peringkat 7 sedangkan tahun 2015 menduduki peringkat 5 se-Jawa Tengah. Penyebab utama kematian ibu yang berupa preeclampsia, perdarahan dan infeksi dapat dicegah jika tanda-tandanya diketahui sejak dini. Tanda-tanda tersebut dikenal dengan tanda-tanda bahaya kehamilan. Berhubung wilayah kerja Puskesmas Srondol Semarang yang tidak mempunyai kasus kematian ibu selama dua tahun, maka penelitian dilakukan di wilayah ini. Tujuan: mendeskripsikan pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Srondol Kota Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan explanatory research dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Srondol. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 26 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terbuka. Hasil: sebagian besar responden termasuk usia reproduksi sehat (usia 20 35 tahun), tingkat pendidikan responden dalam kategori menengah lebih banyak daripada kategori dasar maupun kategori tinggi, sebagian besar responden merupakan ibu rumah tangga, semua suami responden bekerja dengan jenis pekerjaan terbanyak adalah sebagai buruh/karyawan, sebagian besar responden merupakan multigravida, sebagian besar pengetahuan responden tentang tanda-tanda bahaya kehamilan termasuk kategori cukup, dan tanda bahaya yang diketahui oleh sebagian besar responden adalah perdarahan.
PENGARUH HIPNOSIS PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA TERHADAP APGAR SKOR BAYI BARU LAHIR DI BPM NY. M DESA TARUB KEC.TAWANGHARJO - GROBOGAN Ngaziz, Laili Nurul; Widyawati, Melyana Nurul; Mulyanti, Lia
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.475 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.47-52

Abstract

Penilaian apgar sangat penting karena untuk meminimalkan asfiksia pada bayi yang merupakan kelanjutan dari nilai apgar yang rendah. Pada waktu persalinan denyut jantung bayi juga harus di pantau dengan dopler atau linek untuk mengetahui kesejahteraan janin dalam kandungan. Jenis penelitian ini adalah eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh hipnosis pada ibu bersalin primigravida terhadap apgar skor bayi baru lahir. Penelitian yang digunakan adalah praeksperimen dengan pendekatan static groupcomparison yaitu suatu rancangan penelitian yang menggunakan dua kelompok subyek diantaranya kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Efek perlakuan dilihat dari perbedaan pengukuran kedua kelompok. Dari analisis univariat didapat hasil dari distribusi responden berdasarkan apgar skor bayi baru lahir pada persalinan normal yang tidakdilakukan hipnosis (kelompok kontrol) bahwa bayi yang mengalami asfiksia ringan sebanyak 10 bayi (67%) dengan nilai apgar 4-6, bayi yang tidak mengalami asfiksia atau normal sebanyak 5 bayi (33%) dengan nilai apgar 7-10 . Sedangkan distribusi responden berdasarkan apgar skor bayi baru lahir pada persalinan normal yang dilakukan hipnosis (kelompok perlakuan) di dapat hasil bahwa semua bayi (100%) mempunyai nilai apgar normal yaitu dengan nilai apgar 7-10. Dari analisis bivariat uji Mann-Whiney didapat nilai p 0.000 yang berarti ada pengaruh yang signifikan dari hipnosis terhadap apgar skor bayi baru lahir padaibu bersalin primigravida.

Page 7 of 28 | Total Record : 277