cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
PENGARUH KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENINGKATAN KETRAMPILAN IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KECAMATAN MARGADANA KOTA TEGAL TAHUN 2017 Iroma Maulida; Umriaty Umriaty; Indah Siloka Dina; Evi Zulfiana
Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.859 KB) | DOI: 10.26714/jk.7.1.2018.47-53

Abstract

Pada ibu menyusui yang bekerja, keterbatasan pengetahuan tentang cara pemerahan, penyimpanan dan penyajian ASI menghambat proses pemberian ASI sehingga mereka memilih memberikan susu formula. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang menyusui adalah kelas ibu hamil. Tujuan mengetahui pengaruh keikutsertaan kelas ibu hamil terhadap peningkatan ketrampilan ibu dalam memberikan ASI. Penelitian ini bersifat analitik untuk melihat pengaruh keikutsertaan dalam kelas ibu hamil terhadap kerampilan pemberian ASI (teknik menyusui, ketrampilan memerah, menyimpan dan menyediakan ASI perah). Populasi adalah ibu menyusui yang ikut kelas ibu hamil dan yang tidak ikut kelas ibu hamil. Sampel diperoleh dengan metode purposive sampling. Desain dengan kasus control dengan kasus adalah ibu menyusui yang tidak mengikuti kelas ibu hamil. Analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan dalam kelas ibu hamil terhadap kerampilan pemberian ASI dengan menggunakan uji Chi square dengan derajat kepercayaan 95 % dan α 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu menyusui telah melakukan teknik menyusui dengan benar ( 73,3 %). Sebagian besar ibu menyusui adalah ibu rumah tangga yang tidak mempunyai pekerjaan khusus, sehingga tidak melakukan proses pemerahan, penyimpanan dan penyediaan kembali ASI. Sementara itu ibu hamil yang memberikan ASI saja saat dilaksanakn penelitian sebesar 51,7 %. Hasil analisis hubungan dengan Chi Square dan alpha 0,05 tidak ditemukan hubungan antara paritas dengan teknik menyusui dengan nilai p sebesar 0,319. Hasil penelitian adalah hubungan antara pekerjaan dengan teknik menyusui juga tidak ditemukan hubungan yang bermakna dengan nilai p 0,903. Selain itu uji hubungan antara keikutsertaan kelas ibu hamil dengan teknik menyusui didapatkan nilai p 0,08 yang artinya tidak terdapat hubungan yang bermakna. Sedangkan pada uji hubungan antara keikutsertaan ibu hamil pada kelas ibu hamil dengan pemberian ASI saja didapatkan nilai p 0,004 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara keikutsertaan kelas ibu hamil dengan pemberian ASI saja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG POSYANDU DENGAN PARTISIPASI KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU PURNAMA DI WILAYAH PUSKESMAS RINGINARUM KABUPATEN KENDAL Dina Dwi Septiani; Trixie Salawati; Agustin Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.044 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.36-41

Abstract

Latar belakang: Kader adalah seorang tenaga sukareka yang dipilh dari, oleh dan untuk masyarakat, yang bertugas membantu kelancaran pelayanan kesehatan. Berdasarkan data Dinas Kabupaten Kendal terdapat 212 kader di wilayah Puskesmas Ringinarum yang terdiri dari 148 kader aktif dan 74 kader kurang aktif dalam kegiatan posyandu. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang posyandu dengan partisipasi kader dalam kegiatan posyandu purnama di wilayah Puskesmas Ringinarum, Kabupaten Kendal. Metode: Jenis penelitian adalah analitic dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kader posyandu yang bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Ringinarum Kabupaten Kendal satu tahun terakhir yang berjumlah 115 orang kader. Teknik sampel yang digunakan adalah proportionate simple random sample. Variabel bebas yaitu pengetahuan kader tentang posyandu, sedangkan variable terikat yaitu partisipasi kader dalam kegiatan posyandu. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi rank spearman. Kecenderungan terjadi kenaikan partisipasi kader posyandu searah dengan makin baiknya pengetahuan kader tentang posyandu. Hasil: Dari uji statistik dengan menggunakan uji korelasi rank spearman rho, dimana pada uji tersebut diperoleh nilai r = 0,703 p = 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan kader tentang posyandu dengan partisipasi kader dalam kegiatan posyandu purnama. Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang posyandu dengan partisipasi kader dalam kegiatan posyandu purnama di Wilayah Kerja Puskesmas Ringinarum Kabupaten Kendal.
Suplementasi Kalsium Pada Ibu Hamil Untuk Mengurangi Insidensi Preeklamsi di Negara Berkembang ria gustirini
Jurnal Kebidanan Vol 8, No 2 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.399 KB) | DOI: 10.26714/jk.8.2.2019.151-160

Abstract

Preeklampsia adalah gangguan multisistem yang mempersulit 3%-8% dari kehamilan dan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Preeklampsia dalam kehamilan didefinisikan terjadinya hipertensi serta adanya proteinuria pada wanita setelah kehamilan 20 minggu. Sebagian besar kematian ibu yang disebabkan preeklampsia terjadi di negara berkembang. Ibu hamil di negara berkembang telah dilaporkan mengkonsumsi mineral esensial dan vitamin dalam jumlah yang lebih kecil. Pengaruh suplementasi kalsium hanya mungkin relevan untuk populasi dengan asupan dasar kalsium yang rendah yang mungkin terjadi di negara berkembang. Studi ini merupakan suatu tinjauan literatur (literature review) yang memberikan informasi tentang upaya mengurangi risiko pengembangan preeklampsia pada ibu hamil dengan pemberian suplemen kalsium selama kehamilan di negara berkembang. Sumber untuk melakukan tinjauan literature ini meliputi suatu pencarian sistematis database terkomputerisasi dalam bentuk jurnal penelitian yang berjumlah 13 jurnal. Penulisan artikel ilmiah ini menggunakan penulisan daftar pustaka harvard. Level kalsium memainkan peranan penting dalam pathogenesis preeclampsia, ibu hamil preeklampsiaa memiliki kadar kalsium serum yang lebih rendah daripada kelompok normotensif. Kalsium umumnya dapat ditoleransi dengan baik, dosis yang paling efektif untuk suplemen kalsium selama kehamilan adalah 2g/hari dan diberikan mulai dari kehamilan 20 minggu. Ibu hamil di negara berkembang harus di dorong untuk mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium, jika asupan kurang dari dosis yang dianjurkan maka suplementasi kalsium perlu diberikan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWI SD TENTANG MENSTRUASI SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PENYULUHAN DI SDN SAMPANGAN 01 SEMARANG Ita Afriliana; Dewi Puspitaningrum; Agustin Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 2 (2014): August 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.327 KB) | DOI: 10.26714/jk.3.2.2014.12-19

Abstract

Latar belakang: Menarche merupakan tanda awal masuknya seorang perempuan dalam masa reproduksi. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada siswi kelas IV, V, VI SDN Sampangan 01Semarangdidapatkan hasil bahwa13dari15responden memilikitingkat pengetahuan yang kurang tentang menstruasi. Pendidikan kesehatan di sekolah penting dilakukan, terutama yang menyangkut kesehatan reproduksi, dan sebagainya. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan siswi sekolah dasar tentang menstruasi melalui penyuluhan di SDN Sampangan 01 Semarang. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan "One Group Pre Test Post Test". Populasi pada penelitian adalah seluruh siswi kelas IV, V, dan VI di SDN Sampangan 01 Semarang sebanyak 87 siswi, besar sampel adalah 46 siswi. Teknik pengambilan sampel yang dipakai adalah proporsional random sampling. Hasil: Pengetahuan sebelum penyuluhan memiliki skor rata-rata 9,04, rata-rata pengetahuan setelah penyuluhan mengalami peningkatan menjadi 18,07. Pengetahuan tentang menstruasi sebelum penyuluhan mayoritas dalam kategori kurang yaitu sebanyak 89,1 %, setelah penyuluhan mayoritas dalam kategori baik 84,8%. Simpulan: pengetahuan siswi tentang menstruasi mengalami peningkatan setelah penyuluhan.Kata kunci: Pengetahuan, Menstruasi
MANFAAT LATIHAN STIMULUS METODE BALLARD SCORE TERHADAP KEMATANGAN NEUROMUSCULAR PADA BAYI BARU LAHIR Hartono Hartono
Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2016): February 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.963 KB) | DOI: 10.26714/jk.5.1.2016.30-34

Abstract

Latar Belakang : Kondisi bayi baru lahir cenderung secara neuromuscular dan fisik tergantung pada proses pematangan janin selama kehamilan. Dan untuk mematangkan sistem neuromuscular dapat dilakukan dengan pelatihan Ballard Score. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan stimulus pada bayi baru lahir melalui gerakan-gerakan yang akan meningkatkan kematangan neuromuscularnya. Tujuan Penelitian: Ingin mengetahui adakah manfaat terhadap kematangan neuromuscular dengan metode ballard score pada bayi baru lahir. Metode : Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 23 sampel dengan tenik purposive sampling. Hasil : Berdasarkan analisa data, didapatkan nilai t hitung 5,089. Apabila dk = 22, dan taraf kesalahan ditetapkan sebesar ? (5%) maka harga t tabel = 2,074. Harga t hitung adalah harga mutlak, jadi tidak dilihat (+) atau (-)nya. Ternyata t hitung > t tabel, (|-5,089|>2,074) dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa terdapat manfaat kematangan neuromuscular sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan ballard score. Simpulan: Berdasarkan rumusan masalah dari hasil penelitian dilakukan di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat Manfaat Kematangan Neuromuscular Dengan Metode Ballard Pada Bayi Baru Lahir.
HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN HASIL PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DI PUSKESMAS BRANGSONG 2 KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL Cahyaningrum, Frida; M Adam, T.Ria Marriagewati; Dharminto, Dharminto
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.515 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.2.2017.103-107

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim tetapi terbentuknya sangat perlahan, kanker servik adalah kanker terbanyak kedua pada perempuan di Indonesia setelah kanker payudara. Ada beberapa faktor resiko yang menyebabkan kanker servik salah satunya seperti usia, hubungan seksual sejak usia muda, genetik, merokok, paritas, personal hygiene dan defisiensi zat gizi.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas dan personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA.Jenis : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif. Sampel terdiri dari 78 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi  usia, paritas dan personal hygiene dan variabel terikatnya hasil pemeriksaan IVA. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan analisa menggunakan uji Chi Square pada tingkat kesalahan 0,05.Hasil: penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara usia dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P) = 0,00; ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P) = 0,05; tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA dengan signifikansi (P) = 0,73. Simpulan: penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara usia dengan hasil pemeriksaan IVA; ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan hasil pemeriksaan IVA; tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan hasil pemeriksaan IVA.
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU DENGAN BERAT BAYI LAHIR DI RB CITRA INSANI SEMARANG TAHUN 2012 Siti Dewi Endriana; Nuke Devi Indrawati; Agustin Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.212 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Berat Bayi Lahir merupakan salah satu indikator bahwa bayi baru lahir yang sehat. Umur ibu dan paritas mempengaruhi Berat Bayi Lahir. Angka Kematian Bayi pada tahun 2010, Indonesia masih sangat tinggi, dimana sekitar 82,5% dengan normal berat bayi yang dilahirkan (2500-4000 gram) dan 17,5% normal berat lahir terdiri 11,1% dengan berat badan lahir rendah (<2500 gram) dan 6,4% dari berat bayi yang dilahirkan (> 4000 gram). Yang kemungkinan itu terjadi yang berkaitan dengan usia ibu dan paritas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur Ibu dan paritas dengan Bayi Baru Lahir Berat. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik retrospektif. Sampel penelitian ini adalah semua populasi ibu bersalin di Rumah Sakit Bersalin Citra Insani dari Maret hingga Juni 2012. Ada 184 sampel tanpa berdasarkan kriteria apapun. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi. Dari 159 orang (86,4%) dalam data ibu bersalin yang paling Rumah Sakit Bersalin Citra Insani adalah antara 20-35 usia. Sebagian besar dari mereka memiliki multipara paritas (102 orang / 55,4%) Dari uji Korelasi Rank Spearman, nilai koefisien korelasi (r) usia ibu adalah 0215. Ini memiliki korelasi yang rendah dan memiliki pola linier positif. Dari uji hipotesis, nilai p = 0,003 (p <0,05). The (r) nilai Paritas 0194. Ini memiliki korelasi yang sangat rendah dan memiliki pola linier positif. Dari uji hipotesis, nilai p = 0,008 (p <0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara usia dan paritas dengan Berat Bayi Lahir. Kata kunci: Usia, Paritas, Berat bayi lahir
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MATERI PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SEMARANG TIMUR KOTA SEMARANG widyah setiyowati
Jurnal Kebidanan Vol 8, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.527 KB) | DOI: 10.26714/jk.8.1.2019.1-7

Abstract

AbstracReproductive health education is part of health education which is essentially a form of intervention to create behaviors that are conducive to health. This will work well if done in an organized environment such as the school environment. Schools are a place to learn most teenagers are ideal places to provide health education, especially adolescent reproductive health. School-based reproductive health education is one of the most important and broad ways to help adolescents recognize and avoid risks related to reproductive health and increase knowledge about reproductive health. This study aims to determine the relationship of attitudes, perceptions and support of principals to the behavior of teachers in the provision of reproductive health education materials for elementary school students in the East Semarang sub-district of Semarang City. This research was included in an explanatory research study that explained the relationship between independent variables and dependent variables through hypothesis testing that had been formulated. The method used in this study is a survey method using cross sectional approach, where the independent variables and dependent variables are examined simultaneously. The number of samples is 34 respondents, data analysis uses chi square. The results of this study indicate there is a relationship between perceptions, attitudes and support of school principals with the behavior of giving reproductive health education materials to elementary school students in East Semarang Subdistrict, Semarang City based on the results of Sig ≤0,05 so Ho is rejected. Suggestions in this study are for teachers, educational institutions, health workers and the community to support the provision of reproductive health education in accordance with the age of children. Keywords: Factors, Reproductive Health Education
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN POLA MENSTRUASI PADA MAHASISWA D3 KEBIDANAN TINGKAT 3 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Eka Septiyana Devi; Mifbakhuddin Mifbakhuddin; Lia Mulyanti
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2015): August 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.485 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.2.2015.20-24

Abstract

Latar Belakang : Siklus menstruasi biasanyadimulai pada wanita muda umur 12-15 tahun (menarche) yang  terus berlanjut sampai umur 40-50 tahun (menopause) tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status  nutrisi, dan berat badan tubuh  relatif terhadap tinggi tubuh. Pada umumnya  siklus  menstruasi berlangsung 28 hari, siklus normal 21-35 hari. Panjang daur dapat bervariasi pada satu wanita selama saat-saat  yang  berbeda dalam hidupnya, dan bahkan dari bulan ke bulan tergantung pada berbagai hal,  termasuk kesehatan fisik, emosi, dan nutrisi wanita. Selama siklus menstruasi, ovarium menghasilkan hormon estrogen dan progesterone  (Saryono, 2009).  Tujuan :  Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan pola menstruasi pada mahasiswa  D3  kebidanan Tingkat  3  Universitas Muhammadiyah  Semarang  tahun  2012.  Metode : Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan  yang  bersifat cross sectional.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa akademi kebidanan tingkat  3 Universitas Muhammadiyah Semarang  yaitu sebanyak  70 mahasiswa. Analisa  statistic  yang digunakan dalam penelitian ini adalah  x2  (Chi-Square)Hasil : Berdasarkan hasil uji  statistic dengan uji chi-square, diperoleh  X2 hitung sebesar  9,805 lebih besar dari  X 2 tabel sebesar  7,815  dan  p-value  sebesar  0,007  lebih kecil dari 0,05, maka Ho  ditolak dan  Ha  diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingakat kecemasan dengan pola menstruasi.  Simpulan : Ada  hubungan  yang  bermakna antara  tingkat  kecemasan  dengan  siklus menstruasi  pada  mahasiswa  D3  Kebidanan  Tingkat  3  Universitas Muhammadiyah  Semarang.                                               
PROMOSI KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN METODE SADARI PADA IBU-IBU ANGGOTA AISYIYAH CABANG BANGUNTAPAN UTARA BANTUL Ismarwati Ismarwati
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.02 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.49-55

Abstract

Masalah kesehatan pada organ tubuh yang paling vital pada perempuan yaitu terjadinya kanker payudara. Kegagalan penemuan secara dini kanker payudara dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan oleh masyarakat. Padahal penemuan secara dini dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan metode pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian betujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang kanker payudara terhadap pengetahuan dan sikap deteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI pada ibu-ibu anggota Aisyiyah Cabang Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Bantul. Penelitian kuantitatif ini dengan rancangan eksperimen menggunakan pre eksperimental design dengan metode one group pretest-postest design. Responden penelitian adalah Ibu-Ibu anggota Aisyiyah Cabang Banguntapan Utara, Kecamatan Banguntapan Bantul.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 22 orang. Analisa data dengan menggunakan Paired t-test. Hasil penelitian ini didaptkan 68,18% berusia reproduksi yaitu di bawah 35 tahun, 77,27% berpendidikan tinggi, dan 63,63% tidak bekerja. Simpulannya ada pengaruh yang signifikan pada pelaksanaan promosi kesehatan dalam mempengaruhi pengetahuan dan sikap tentang deteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI dengan nilai p<0,05. Disarankan masyarakat dapat melakukan pemeriksaan SADARI secara rutin.

Page 10 of 28 | Total Record : 277