cover
Contact Name
Roni Pasla
Contact Email
ronipasla20@gmail.com
Phone
+6285278228125
Journal Mail Official
ronipasla20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sudirman No. 65 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31092357     DOI : -
Jurnal ini memuat kajian ilmiah dan pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu, mendorong kolaborasi akademik lintas bidang untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya pengembangan pengetahuan melalui pendekatan multidisipliner yang menyatukan teori dan praktik dalam riset akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Peningkatan Minat dan Motivasi Belajar Siswa SD Petung Pageruyung Melalui Kegiatan KKN Restanti, Zunia; Nabila, Aulia Fitri; Rahmah, Winda Maulida
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus-September
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i2.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan minat dan motivasi belajar siswa SD Petung Pageruyung melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kenyataan bahwa siswa masih menunjukkan minat belajar yang rendah, ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif dalam proses pembelajaran serta motivasi yang mudah menurun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan KKN. Kegiatan KKN yang dirancang berupa bimbingan belajar, permainan edukatif, dan penguatan karakter religius. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa, terlihat dari meningkatnya keaktifan dalam bertanya dan menjawab pertanyaan, serta antusiasme dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan adanya semangat untuk menyelesaikan tugas, rasa percaya diri dalam belajar, serta keinginan untuk memperoleh prestasi lebih baik. Dengan demikian, kegiatan KKN terbukti berkontribusi positif dalam mendukung peningkatan minat dan motivasi belajar siswa di sekolah dasar, khususnya di SD Petung Pageruyung.
Senam Anak Sebagai Media Penguatan Kebersamaan, Kesehatan, Dan Nasionalisme Pada Hut Ri Ke-80 Oleh Mahasiswa KKN Umkaba Di Desa Purwogondo Widodo, Dwi Adhi; Astutik, Puji; Anam, M Zuhairul
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus-September
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i2.67

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuat anak-anak lebih banyak menggunakan gawai dibandingkan beraktivitas fisik dan bersosialisasi, sehingga nilai kebersamaan dan nasionalisme berkurang. Menanggapi hal ini, mahasiswa PAI Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) melalui program KKN di Desa Purwogondo mengadakan senam bersama anak-anak pada HUT RI ke-80. Kegiatan ini bermanfaat meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus menanamkan disiplin, kebersamaan, dan cinta tanah air. Hasilnya, senam kolektif menjadi sarana efektif untuk memperkuat interaksi sosial anak, menyadarkan kesehatan anak, dan menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini.
Implementasi Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Kkn Fai Umkaba Melalui Workshop Pemulasaraan Jenazah Di Dusun Gading Kidul Kurnia, Rifka; Robieth, Ahmad; Faoz, Miftahul; Hadi, Syaiful
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.69

Abstract

Kematian merupakan kepastian bagi setiap manusia, sehingga keterampilan dalam pemulasaraan jenazah menjadi hal yang penting dikuasai oleh masyarakat. Namun, kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara pemulasaraan jenazah sesuai dengan syariat Islam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemulasaraan jenazah melalui pelatihan yang bersifat teoritis dan praktis di dusun Gading Kidul, desa Purwogondo, kecamatan Boja, kabupaten Kendal. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta praktik bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fiqih kematian dan keterampilan teknis dalam memandikan, mengkafani, menyalatkan, serta menguburkan jenazah. Dengan demikian, pelatihan ini efektif sebagai bentuk implementasi pengabdian masyarakat sekaligus upaya pemberdayaan umat dalam menghadapi realitas kematian.
Peran Mahasiswa KKN FAI UMKABA dalam Pendampingan Pelatihan Pemulasaran Jenazah di Desa Jatipurwo Kecamatan Rowosari Rizkillah, Agil Fahad; Anieg, Mukhamad; Naulybasha, Anisa Yulia; Apriliyani, Nurul Lailatul
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.70

Abstract

Penanganan jenazah (pemulasaran jenazah) merupakan bagian dari tanggung jawab umat Islam yang termasuk dalam hukum fardhu kifayah, mencakup memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah sesuai dengan syariat Islam. Namun di Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, masih dijumpai minimnya pemahaman masyarakat dan keterbatasan fasilitas/praktik dalam pelaksanaan pemulasaran jenazah dengan benar. Masalah ini menjadi latar belakang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh Mahasiswa Fakultas Agama Islam UMKABA, yang mengambil peran sebagai pendamping dalam pelatihan pemulasaran jenazah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran mahasiswa KKN FAI UMKABA dalam proses pendampingan pelatihan pemulasaran jenazah serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Desa Jatipurwo tentang tata cara pemulasaran jenazah sesuai syariat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan pengabdian masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan peserta pelatihan dan warga desa, serta dokumentasi kegiatan. Selama pelatihan, mahasiswa KKN berfungsi sebagai fasilitator, pemberi materi, pendukung praktik, dan pemantau implementasi pelatihan di masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran mahasiswa KKN FAI UMKABA sebagai pendamping dalam pelatihan pemulasaran jenazah sangat strategis dalam proses transfer ilmu dan pemberdayaan masyarakat di Desa Jatipurwo. Disarankan agar program seperti ini dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan dukungan lembaga terkait, peningkatan fasilitas praktik, dan pelibatan seluruh unsur masyarakat agar pemulasaran jenazah dapat dilakukan dengan standar syariat Islam yang tepat.
Meningkatkan Solidaritas Sosial Melalui Kerja Bakti Bersama Mahasiswa KKN UMKABA dan Warga Desa Jatipurwo Kecamatan Rowosari Anieg, Muhammad; Rizkilah, Agil Fahad; Zuliani, Anggreini Safira; Ash-Shidiqoh, Luthfiah Imaroh
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.71

Abstract

Kegiatan kerja bakti merupakan wujud nyata tradisi gotong royong yang masih terpelihara di Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kerja bakti bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) dengan masyarakat setempat sebagai sarana peningkatan solidaritas sosial. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan observasi lapangan pada kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan pada Jumat, 1 Agustus 2025. Kegiatan melibatkan mahasiswa KKN, warga, perangkat desa, Linmas, serta pemuda desa. Bentuk kegiatan meliputi pembersihan lingkungan, penataan jalan desa, pemangkasan pepohonan, dan perawatan fasilitas umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebersihan dan keindahan lingkungan desa, serta terbangunnya rasa kepemilikan dan tanggung jawab masyarakat terhadap fasilitas publik. Selain itu, tercipta interaksi positif antara mahasiswa dan warga, yang berdampak pada penguatan solidaritas, transfer pengetahuan, dan pembelajaran karakter bagi mahasiswa. Kesimpulannya, kerja bakti bersama mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Jatipurwo berhasil memperkuat ikatan sosial dan menciptakan model kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.
Harmonisasi Akrab NU dan Muhammadiyah di Desa Jatipurwo: Mekanisme Integrasi Sosial Komunitas Basis dalam Menjaga Kerukunan Rachmawati, Hena; Fajri, Khalishatul; Mubarok, Mubarok; Tio, Angga Rislam
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.72

Abstract

Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah merupakan dua organisasi Islam terbesar yang secara historis memiliki perbedaan pandangan signifikan terkait masalah ajaran agama (furu’iyah) dan praktik kebudayaan, yang berpotensi menimbulkan ketegangan di tingkat elit. Kontras dengan potensi tersebut, Desa Jatipurwo justru menampilkan pola Harmonisasi Akrab dan Integrasi Sosial Fungsional yang kuat di tingkat komunitas basis. Penelitian ini hadir untuk mengisi celah pengetahuan dengan menganalisis bentuk interaksi asosiatif serta mengidentifikasi faktor sosial dan budaya dominan yang menjaga harmonisasi berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan Kualitatif dan metode Studi Kasus (Case Study) di Desa Jatipurwo. Hasil penelitian menunjukkan Integrasi Sosial terwujud melalui Interaksi Asosiatif dalam bentuk Akomodasi dan Kerja Sama. Akomodasi terlihat dari partisipasi aktif warga Muhammadiyah dalam Syukuran/Tahlilan 17 Agustusan, di mana ritual tersebut direposisi maknanya menjadi medium spiritual nasionalis yang inklusif. Kerja Sama tampak dalam sinergi pengelola TPQ NU dan Muhammadiyah serta kegiatan keagamaan ibu-ibu PKK yang berfungsi sebagai wadah netral dan fungsional. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa harmonisasi di Jatipurwo adalah kemenangan pragmatisme lokal atas ideologi formalistik. Faktor penentu utama adalah Etika Pekewuh (Keengganan Sosial atau Sungkan), yang berfungsi sebagai mekanisme kendali sosial, secara pragmatis mencegah anggota kedua ormas menonjolkan perbedaan furu’iyah di ranah publik. Faktor ini didukung oleh Solidaritas Mekanik dan Pragmatisme Sosial, yaitu kesadaran fungsional bahwa kelangsungan hidup komunal menuntut saling membutuhkan tanpa memandang afiliasi ormas. Desa Jatipurwo menjadi model keberhasilan integrasi sosial berbasis budaya lokal.
Pendampingan Literasi Dasar Oleh Mahasiswa PAI Sebagai Solusi Mengatasi Kesulitan Membaca Siswa di SD Petung Kabupaten Kendal Karkauni, Biki Sabili; Kholifah, Wulan Riska; Wulandari, Ratri
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.73

Abstract

Bagi setiap anak literasi menjadi sebuah kemampuan dasar yang sangat penting untuk dimiliki, khususnya pada mereka yang duduk di jenjang sekolah dasar. Seperti yang kita ketahui literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan anak dalam membaca dan menulis, melainkan jga mencakup bagaimana anak dapat memahami, mengolah, serta menggunakan informasi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari mereka. Terutama bagi anak dalam jenjang Sekolah Dasar, yang dimana literasi menjadi pondasi utama dalam proses belajar, karena dalam pemeblajarannya disekolah, hampir seluruh kegiatan berawal dari kemampuan membaca dan memahami teks. Dalam hal ini, literasi berperan dalam membentuk karakter dan pola pikir anak, dalam mengenal berbagai nilai moral, budaya, dan ajaran agama anak anak bisa melakukannya melalui kegiatan membaca. Khususnya diera digital saat ini, dimana literasi tidak hanya soal memahami buku cetak, tetapi juga bagaimana anak memiliki kemampuan dalam memahami informasi dari berbagai sumber media digital. Dimana menjadi perlu,] bagi sekolah ataupun bagi orang tua dalam berkoloborasi untuk menanamkan budaya literasi melalui kegiatan yang menyenangkan. Penelitian ini disusun berangkat dari fenomena rendahnya kemampuan belajar siswa, di SD Petung Kab. Kendalm khususnya dalam aspek literasi. Masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca kata, hingga memahami isi bacaan yang sederhana. Kondisi inilah yang menjadi latar belakang yang sangat penting bagi mahasiswa untuk dapat melaksanakan kegiatan pendampingan belajar sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam pendampingan ini mahasiswa Pai tidaklah hanya berperan menjadi seorang pengajar, namun juga sebagai seorang fasilitator yang dapat membantu siswa dalam menemukan cara belajar yang menyenangkan serta bermakna. Melalui pendekatan edukatif dan religius, seperti penggunaan media pembelajaran interaktif, pembacaan kisah Nabi atau Islami, serta beberapa permainan edukatif yang nantinya diharapkan oleh mahasiswa mampu menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi dasar. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa melalui program Kuliah Kerja Nyata ini, peluang besar bagi mahasiswa guna meningkatkan masyarakat yang berakhakul karimah serta masyarakat yang berdaya memalui kerja nyata yaitu meningkatkan kesadaran literasi bagi anak-anak di lingkungan Desa Petung Kab. Kendal.
Strategi Pelestarian Ngaji Tematik dan Fikih Klasik di Ruang Digital untuk Menjawab Tantangan Global Lubbil, Muchammad Lubbil Khobir; Ghozali, Solchan
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.74

Abstract

In the era of globalisation, the tradition of thematic Qur'anic study (ngaji tematik) and classical fiqh face significant challenges, including the erosion of traditional learning spaces and competition from fragmented religious content. However, digital technology offers unprecedented opportunities to democratise access to classical Islamic knowledge (al-turats al-Islami), while preserving its authenticity and depth. This community service programme (PkM) aims to design and implement a digital learning model using Google Meet to preserve thematic Qur'anic study and classical fiqh. The programme will also analyse the impact of this approach on reaching wider audiences and evaluate the challenges involved in building a participatory digital learning community. The study employed Participatory Action Research (PAR), involving 75 participants from diverse backgrounds over a period of six months. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews and an analysis of documents from 16 learning sessions. Qualitative data were analysed using thematic analysis to identify key patterns and insights. The programme successfully developed a three-phase implementation strategy (planning, action and reflection) that effectively created an inclusive digital learning space. Key findings include: (1) the significant democratisation of access to classical Islamic studies across geographical boundaries; (2) the successful adaptation of traditional pedagogical methods (bandongan) through digital, interactive features; and (3) the formation of a cohesive digital community that maintained the values of ukhuwah (brotherhood) and knowledge transfer (naql al-‘ilm). A SWOT analysis revealed that, with proper pedagogical adaptation and community building, digital platforms can serve as effective sanctuaries for preserving classical Islamic knowledge. The Google Meet-based learning model is effective in addressing globalisation challenges by combining technological flexibility with the preservation of the essence of traditional Islamic scholarship. This approach offers a sustainable way to maintain classical learning traditions and expand their reach to modern audiences, making a significant contribution to the discourse on the digitalisation of religious education.
Pelatihan Da’i Cilik Untuk Membentuk Karakter Islami Bagi Santri TPQ Al-Hidayah Mojokerto Sugiantoro, Heri; Abror, Sirojuddin
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.75

Abstract

Pelatihan Da,I cilik adalah agenda yang memberikan pengalaman pembelajaran sejak dini yang bertujian untuk Syi,ar Agama Islam. Syi,ar Agama atau dakwah bagi setiap orang yang beragama islam merupakan hal yang penting untuk dilakukan dan juga dipahami. Proses pelatihan ini membutuhkan pemilihan anak usia dini yang memiliki kemampuan dalam segi komunikasi, yang tujuan dari agenda ini adalah sebagai generasi penerus bagi perjuangan para ulama, terdahulu. Pelatihan ini berada di TPQ Al-Hidayah yang berada di desa Juritan kecamatan Prajurit Kulon kota Mojokerto. Pengabdian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Metode ini merupakan metode yang melibatkan pihak-pihak yang tertentu dalam mengkaji tindakan yang sedang dalam rangka melakukan perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik. Pelatihan ini dilakukan pada bulan Mei 2025 mulai tanggal 5 Mei sampai 29 Mei 2025. Pelatihan ini menggunaan metode sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Palatihan ini dilakukan agar santri bisa terjun dimasyarakat kelak ketika sudah dewasa dan menjadikan anak-anak lebih percaya diri berbicara didepan umum untuk melakukan dakwah.
Pelatihan Kepanduan Penghela Hizbul Wathan Untuk Meningkatkan Keterampilan Kepemimpinan Dan Mountaineering Pada Siswa SMK Muhammadiyah 2 Lekok Robbani, Hamdan; Yuliastutik, Yuliastutik
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.76

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan pendakian gunung siswa melalui Pelatihan Kepanduan Penghela Hizbul Wathan (HW) di SMK Muhammadiyah 2 Lekok, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 20 siswa aktif HW, dua pembina, dan satu guru kesiswaan sebagai kolaborator. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan (Juli–September 2025) melalui tiga siklus tindakan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test . Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek keterampilan kepemimpinan sebesar 34,4%, dan keterampilan pendakian gunung sebesar 55,8%. Peserta menunjukkan peningkatan dalam komunikasi, tanggung jawab, pengambilan keputusan, serta kemampuan teknis seperti navigasi darat, penggunaan tali-temali, dan manajemen risiko di alam terbuka. Pendekatan PAR terbukti efektif dalam menumbuhkan partisipasi aktif, kolaborasi, dan rasa tanggung jawab peserta. Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga berfungsi sebagai sarana pelatihan karakter dan spiritual berbasis nilai-nilai Islam seperti amanah, ukhuwah, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, pelatihan kepanduan berbasis pendakian gunung dapat menjadi model pendidikan karakter terintegrasi di sekolah kejuruan, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar dan penguatan Profil Pelajar Pancasila .

Page 2 of 3 | Total Record : 23