cover
Contact Name
Julina BR Sembiring
Contact Email
azkatepu@gmail.com
Phone
+6282162165553
Journal Mail Official
rekammedic@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Rekam Medic
ISSN : -     EISSN : 26146398     DOI : 10.33085
Jurnal Rekam Medic dikelola oleh Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal mencakup tema yang fokus pada bidang administrasi dan layanan kesehatan di rumah sakit di Indonesia. Terbitan ini berisi artikel bidang berkaitan dengan Kebijakan Pelayanan, Admnistrasi dan Rekam Medik. Jurnal Rekam Medic diterbitkan berkala 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Artikel yang diserahkan ke jurnal ini akan ditinjau oleh editor dan reviewer. Naskah artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Rekam Medic mencakup ranah penelitian, penerapan, atau konseptual. JRM tersedia online dan akses terbuka, sehingga penulis dan peneliti dapat lebih mudah mengakses hasil penelitian yang telah dipublikasikan di JRM.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Kunjugan ANC pada Ibu Hamil di Masa Pandemi di Puskesmas Medan Deli Gea, Berni; Fitria, Aida; Pratiwi, Debby; Sinulingga, Novy Ratnasari
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i2.6241

Abstract

Latar Belakang : Menurut data WHO (World Health Organization), Angka Kematian Ibu (AKI) didunia Tahun 2020  yaitu sebanyak 303.000 jiwa, merupakan jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan yang dijadikan indikator derajat kesehatan perempuan. Penelitian di Puskesmas Medan Deli di dapati ibu yang kurang patuh kunjungan ANC sebanyak 66,7%.. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil di masa pandemi tahun 2022. Metode : Jenis Penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi adalah sebanyak 30 responden teknik pengelolaan sampel Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil : penelitian dengan menggunakan uji chi square dari 30 responden yang berpengetahuan baik, cukup, kurang dan patuh melakukan kunjungan ANC sebanyak 10 responden (33,3%) dan yang berpengetahuan baik, cukup, kurang, dan tidak patuh kunjugan ANC sebanyak 20 responden (66,7), dengan p=0,0030,05. Responden yang bersikap positif dan tidak patuh kunjungan ANC sebanyak 20 responden (66,7%), dan yang bersikap negatif dan patuh kunjungan ANC sebanyak 10 responden (33,3) dengan p=0,0000,05. Responden yang mendapat dukungan suami dan tidak patuh kunjungan ANC sebanyak 20 responden (66,7%) dan yang tidak mendapat dukungan suami dan patuh kunjungan ANC sebanyak 10 responden (33,3) dengan p=0,0240,05.Kesimpulan : ada hubungan faktor pengetahuan, sikap, dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil di masa pandemi. Diharapkan pihak puskesmas dan tenaga kesehatan khususnya bidan untuk memberikan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) yang baik tentang pelaksanaan pemeriksaan kehamilan sebagai upaya untuk mendeteksi adanya komplikasi dini pada ibu hamil.
Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bandung Medan Rahmah, Fahnidar
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i1.4254

Abstract

 Pendahuluan; Keberhasilan rumah sakit diperoleh dari kerja sama seluruh tenaga kesehatan yang ada didalamnya. Penilaian kinerja perawat digunakan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian kinerja perawat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Perawat yang merasa puas dalam bekerja akan merasa senang terhadap pekerjaanya sehingga dapat meningkatkan kinerja. Terdapat permasalahan di Rumah Sakit Bandung yaitu tingkat kinerja perawat masih kurang baik yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat, terutama dalam hal penerimaan insentif yang tergolong kecil dan kurang efektifnya komunikasi antar sesama perawat. Tujuan; untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja perawat. Metode; Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 50 perawat rawat inap. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil; penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaji, promosi, dan komunikasi dengan kinerja perawat. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara gaji (p =0,000 ), promosi (p= 0,005 ), Komunikasi (p= 0,001), terhadap kinerja perawat. Adapun variabel yang tidak berpengaruh yaitu pengawasan dengan kinerja perawat diperoleh nilai Pvalue = 0,073 (Pvalue 0,05), artinya Ho diterima, ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara Kepuasan pengawasan dengan Kinerja Perawat di RS Bandung Medan.   Berdasarkan hasil uji dari keempat variabel yang berpengaruh terhadap kinerja tersebut, diketahui variabel gaji adalah variabel yang memiliki pengaruh paling dominan.  Kesimpulan;  terdapat pengaruh signifikan antara kepuasan kerja dengan kinerja perawat. Disarankan kepada pimpinan Rumah Sakit Bandung agar meningkatkan jumlah gaji dan khususnya dalam pemberian insentif yang lebih adil, karena gaji merupakan kepuasan kerja yang memiliki pengaruh paling besar bagi perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan. Dan bagi perawat rawat diharapkan mampu menjalin hubungan sesama rekan kerja yang baik, bekerja sama, saling membantu, sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan.
Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Sarana dan Prasarana Di Ruang Rawat Inap Sebagai Penunjang Kelancaran Pelayanan Kepuasan Pasien di RSU Mitra Medika Amplas Panjaitan, Ribka; Meliala, Sri Agustina; Winarno, Erik; Diadema Nazara, Illene Theola
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i1.6232

Abstract

Pendahuluan; Sarana yaitu segala jenis peralatan yang berfungsi sebagai alat utama langsung untuk mencapai tujuan, misalnya tempat tidur, toilet, tempat sampah, dan lain-lain. Sedangkan prasarana yaitu seperangkat alat yang berfungsi secara tidak langsung untuk mencapai tujuan, misalnya keadaan lingkungan sekitar rumah sakit, dan bangunan rumah sakit. Tujuan; mengetahui apakah ada pengaruh man, materials, machines, methods terhadap sarana dan prasarana di RSU Mitra Medika Amplas. Metode; kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RSU Mitra Medika Amplas dari Januari s/d Oktober. Populasi penelitian sebanyak 1.620 pasien rawat inap. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling menggunakan rumus slovin sebanyak 94 responden. Analisis data menggunakan univariat, bivariate, dan multivariate. Hasil; penelitian menunjukkan pengaruh terhadap variabel man (manusia) dengan p-value 0,014 0,05; pengaruh materials (barang) dengan p-value 0,008 0,05; pengaruh machines (mesin) dengan p- value 0,030 0,05; pengaruh methods (metode) dengan p-value 0,017 0,05 terhadap sarana dan prasarana di ruang rawat inap RSU Mitra Medika Amplas. Kesimpulan; ada pengaruh man, materials, machines, methods, terhadap sarana dan prasarana di ruang rawat inap RSU Mitra Medika Amplas.
Pengaruh Faktor Waktu Pelayanan Kenyamanan Dan Keistimewaan Dan Hubungan Antar Manuisa Terhadap Kepuasan Pasien Pengguna BPJS di Instalasi Rawat Inap RSUD Aceh Singkil Bancin, Eka Sartika; Aini, Fadilah; Gunawan, Roni
Jurnal Rekam Medic Vol 1, No 1 (2018): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v1i1.3983

Abstract

Jaminan kesehatan adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran. Salah satu pelayanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS adalah Rumah Sakit (fasilitas kesehatan tingkat lanjut). Tujuan; untuk mengetahui pengaruh factor waktu pelayanan kenyamanan dan keistimewaan dan  hubungan antar manusia terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil. Metode; Jenis penelitan adalah ekspalanatori research. Sampel pada penelitian ini adalah 74 pasien yang menngunakan BPJS di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil.Data dianalisis dengan melakukan uji analisis regresi linier berganda.Hasil; Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara variable hubungan antar manusia terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil diperoleh nilai sig 0,008 0,05, terdapat pengaruh signifikan antara variable Waktu Pelayanan terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil diperoleh nilai sig 0,000 0,05.dan tidak terdapat pengaruh antara variabel kenyamanan keistimewaan terhadap kepuasanan pasien pengguna BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil dengan nilai sig 0,778. Kesimpulan; Diharapkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien pengguna BPJS kususnya pelayanan di instalasi rawat inap agar menjadi lebih baik lagi.
Hubungan Bauran Pemasaran terhadap Minat Kunjung Ulang Pasien Umum di RSU Mitra Medika Amplas Medan Mahara, Erika
Jurnal Rekam Medic Vol 4, No 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v4i1.4955

Abstract

Pendahuluan :Rumah sakit harus memiliki strategi untuk mempertahankan respon baik dari pasien lama karena mencari pelanggan baru lebih sulit dibandingkan dengan mempertahankan pelanggan lama. Bauran pemasaran merupakan komponen dari elemen-elemen yang membentuk strategi campuran pemasaran, yang terdiri dari 4P yaitu product (Produk), price (Harga), promotion (Promosi) dan place (Tempat). Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bauran pemasaran terhadap minat kunjung ulang pasien umum di RSU Mitra Medika Amplas Medan.Metode :Jenis penelitian ini adalahdeskriptifanalitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien umum rawat jalan sebanyak 181 responden.Sampel dalam penelitian ini adalah pasien umum rawat jalan sebanyak 64 responden.Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan 30 pernyataan yang sudah di validasi.Teknik analisa data menggunakan Univariat dan Bivariat.Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas bauran pemasaran terhadap minat kunjung ulang pasien umum dengan kategori  sangat setuju 36 (56,2%) responden, dan minat kunjung ulang pasien umum yaitu mayoritas berminat sebanyak 25 (39,1%) responden. Uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,005 0,05. Kesimpulan :Terdapat hubungan bauran pemasaran product (produk), price (harga), promotion (promosi) dan place (tempat) terhadap minat kunjung ulang pasien umum di RSU Mitra Medika Amplas Medan Tahun 2020. Diharapkan kepada pihak manajemen rumah sakit khususnya bagian pemasaran  memperhatikan bauran pemasaran rumah sakit agar minat kunjung ulang pasien umum akan meningkat.
Hubungan Penggunaan Fingerprint terhadap Pembuatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) pada Pasien Rawat Jalan Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi
Jurnal Rekam Medic Vol 6, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v6i1.5727

Abstract

Pendahuluan: Fingerprint adalah sebuah alat elektronik yang menerapkan sensor scanning untuk mengetahui sidik jari seseorang guna melakukan verifikasi identitas dan berguna mempermudah peserta dalam proses pendaftaran pelayanan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) atau rumah sakit. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti pada poli mata dan jantung dari 10 responden, 7 orang mengatakan bahwa penggunaan fingerprint menyulitkan dan 3 orang mengatakan setuju diterapkannya fingerprint. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan fingerprint terhadap pembuatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) pada pasien rawat jalan di RSUD Munyang Kute Redelong. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Munyang Kute Redelong. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien poli mata dan jantung sebanyak 1317 orang dan sampel sebanyak 93 orang. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan functionality terhadap pembuatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) p-value = 0,022 0,05, ada hubungan reliability terhadap pembuatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) p-value = 0,001 0,05, ada hubungan usability terhadap pembuatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) p-value = 0,021 0,05, dan ada hubungan efficiency terhadap pembuatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) p-value = 0,003 0,05. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara variabel functionality, reliability, usability, dan efficiency terhadap pembuatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP).
Manajemen Rekam Medis di Pendaftaran Rawat Jalan Poliklinik Penyakit Dalam pada Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Munandar, Imam
Jurnal Rekam Medic Vol 3, No 1 (2020): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v3i1.4919

Abstract

Pendahuluan; Pelayanan kesehatan dituntut untuk menyediakan layanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat mengingat kebutuhan kesehatan penting bagi setiap manusia. Komponen segitiga pelayanan meliputi: strategi pelayanan, sumber daya manusia dan sistem pelayanan. Tujuan; Untuk mengetahui bagaimana manajemen rekam medis di pendaftaran rawat jalan poliklinik penyakit dalam pada Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak dalam memberikan pelayanan kesehatan. Metode; Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara,observasi. Teknik analisis data interaktif. Hasil; Untuk strategi pelayanan sering terjadi keterlambatan distribusi rekam medis ke poliklinik penyakit dalam. Penilaian terhadap sumber daya manusia yang dilakukan oleh masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dinilai cukup baik. Dan penilaian terhadap sistem pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Aziz Syah Peureulak tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan prosedur sistem pelayanan. Kesimpulan; Strategi pelayanan belum sepenuhnya berjalan dengan baik namun sumber daya manusia di pendaftaran rawat jalan sudah cukup baik.
Tinjauan Sistem Penjajaran Rekam Medis di RSU Bhakti Asih Tangerang Putri, Alifatul Aulia Sagita; Dewi, Deasy Rosmala; Indawati, Laela; Widjaja, Lily
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 1 (2022): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i1.5163

Abstract

Pendahuluan:Penyimpanan rekam medis bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat ditemukan kembali dokumen rekam medis yang disimpan dalam rak filing. Pada sistem penjajaran adalah penyimpanan rekam medis di rak,maka kita menjajar dengan cara tertentu di rak penyimpanan. Rumah Sakit ini beralamat di Jl. Raden Saleh No.10, RT.001/RW.004, Karang Tengah, Kec.Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan rekam medis pasien yang dibutuhkan di Rumah Sakit Umum Bhakti Asih pada bulan Januari 2021 berjumlah 17,572 rekam medis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuo bagaimana sistem penjajaran rekam medis di RSU Bhakti Asih Tanggerang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik analisis kualitatif yaitu dengan cara observasi langsung dan menjelaskan hasil yang didapat secara lengkap mengenai pelaksanaan sistem penjajaran di Rumah Sakit Umum Bhakti Asih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Observasi dan wawancara. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menggunakan sistem penjajaran Terminal Digit Filling (TDF) dan penyimpanan secara sentralisasi. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian pada bulan Januari 2021 jumlah kunjungan pasien rawat jalan 18,444 dengan rata-rata 594,9 pasien,rekam medis yang terkirim pada bulan Januari 2020 sebanyak 18,377 dengan rata-rata 592,8. Rekam medis yang ditemukan sebanyak 99,6% (18.377 dokumen rekam medis), tidak ditemukan dengan persentase 0,4 % (67 dokumen rekam medis) yang disebabkan oleh beberapa faktor sepertim faktor man (petugas), faktor money, faktor matherial, faktor mechine, dan faktor methode.
Faktor yang Memengaruhi Rendahnya Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) pada Wanita Usia Subur Putri, Dwiana Kartika
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v8i1.6331

Abstract

Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) suatu deteksi dini kanker serviks. Tujuan untuk menganalisis pengaruh rendahnya pemeriksaan IVApada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Pakam Tahun 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kombinasi antara kuantitatif dan kualitatif.Populasi sebanyak 5043 orang dan sampel 98 orang. Analisis data kuantitatif menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda dan analisis data Kualitatif.Hasil penelitian ini menujukkan pemeriksaan IVA tidak melakukan sebanyak 66 orang dengan hasil uji chi-square menujukkan variabel pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan. Hasil uji regresi logistik berganda menujukkan variabel pekerjaan paling berpengaruh dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat pada wanita usia subur dan Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada Pengaruh pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dukungan suami dan Penyuluhan Kesehatan dengan rendahnya pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas Lubuk Pakam Tahun 2019.. Disarankan agar pada program pemeriksaan inspeksi visual asam asetat ini dapat berjalan optimal melalui keterlibatan pihak dari dinas kesehatan dan Puskesmas Lubuk Pakam perlu adanya keterlibatan suami agar dalam program pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat dan petugas kesehatan juga ikut serta turun ke lapangan langsung dan metode penyuluhan dari pintu ke pintu dalam memberikan penyuluhan kesehatan.
Faktor yang Memengaruhi Pelaksanaan K3 pada Perawat di Ruang Rawat Inap RSU Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Yusmadar, Yusmadar
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i2.4881

Abstract

Pendahuluan, standar dan peraturan merupakan suatu yang harus dipahami oleh setiap perusahaan dan telah lama ditetapkan namun penerapan K3 belum maksimal. Data laporan temuan K3 RSU. Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak menunjukkan sebanyak 28 petugas pelaksana mengalami KAK sepanjang tahun 2016-2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang memengaruhi pelaksanaan K3 di Ruang Rawat Inap RSU. Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak tahun 2018.Metode, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 62 orang dan sampel yang diambil dengan cara total populasi yaitu sebanyak 62 orang. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Analisa data yang digunakan yaitu uji regresi linear berganda.Hasil, hasil penelitian menunjukkan persepsi memiliki Sig 0,029 0,05 terhadap pelaksanaan K3 di Ruang Rawat Inap, pengetahuan Sig 0,037 0,05 memiliki pengaruh terhadap pelaksanaan K3 di Ruang Rawat Inap, tindakan Sig 0,019 0,05 memiliki pengaruh terhadap pelaksanaan K3 di Ruang Rawat Inap, kebijakan Sig 0,028 0,05 memiliki pengaruh terhadap pelaksanaan K3 di Ruang Rawat Inap dan SPO Sig 0,021 0,05 memiliki pengaruh terhadap pelaksanaan K3 di Ruang Rawat Inap.Saran, disarankan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi pihak manajemen RSU, khususnya pimpinan rumah sakit, kepala instalasi/bagian akan pentingnya pelaksanaan K3 oleh seluruh petugas pelaksana secara optimal.

Page 2 of 10 | Total Record : 95