cover
Contact Name
Julina BR Sembiring
Contact Email
azkatepu@gmail.com
Phone
+6282162165553
Journal Mail Official
rekammedic@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Rekam Medic
ISSN : -     EISSN : 26146398     DOI : 10.33085
Jurnal Rekam Medic dikelola oleh Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal mencakup tema yang fokus pada bidang administrasi dan layanan kesehatan di rumah sakit di Indonesia. Terbitan ini berisi artikel bidang berkaitan dengan Kebijakan Pelayanan, Admnistrasi dan Rekam Medik. Jurnal Rekam Medic diterbitkan berkala 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Artikel yang diserahkan ke jurnal ini akan ditinjau oleh editor dan reviewer. Naskah artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Rekam Medic mencakup ranah penelitian, penerapan, atau konseptual. JRM tersedia online dan akses terbuka, sehingga penulis dan peneliti dapat lebih mudah mengakses hasil penelitian yang telah dipublikasikan di JRM.
Arjuna Subject : -
Articles 98 Documents
Hubungan Kualitas Pelayanan Antenatal Care Dengan Kepuasan Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Olora Gunungsitoli Utara Pemiliana, Putri Diah; Sembiring, Julina BR
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v8i1.6404

Abstract

Pendahuluan; kualitas pelayanan antenatal care yang memuaskan diharapkan dapat meningkatkan cakupan kunjungan ibu hamil. Data cakupan kunjungan ibu hamil tahun 2021 di Provinsi Sumatera Utara mencapai 84,78%, sedangkan kunjungan ibu hamil di Kota Gunung sitoli mencapai 60,18%,sedangkan cakupan kunjungan ibu hamil di Puskesmas Olora yaitu 49,7%. Tujuan; untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan antenatal care dengan kepuasan ibu hamil di Wilayah Puskesmas Olora Gunungsitoli Utara Tahun 2024. Metode; jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan sampel sebanyak 83 orang ibu hamil di wilayah Puskesmas Olora Gunungsitoli Utara. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis Chi-square. Hasil; dari hasil uji chi square diperoleh nilai sig p 0,0000,05 artinya ada hubungan kualitas pelayanan antenatal care dengan kepuasan ibu hamil di Wilayah Puskesmas Olora Gunungsitoli Utara Tahun 2024 . Kesimpulan; ada hubungan yang bermakna antara kualitas pelayanan antenatal care dengan kepuasan ibu hamil di Wilayah Puskesmas Olora Gunungsitoli Utara Tahun 2018. Disarankan kepada Puskesmas Olora Gunungsitoli Utara agar lebih meningkatkan pelayanannya kepada ibu hamil yang sesuai dengan standar 10T dan membangun komunikasi yang baik dengan ibu hamil untuk menghasilkan informasi yang jelas agar ibu hamil dapat memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas kesehatan yang tersedia di Puskesmas.
Faktor yang Memengaruhi Pemanfaatan Klinik VCT di Puskesmas Kabanjahe Kabupaten Karo Purba, Sarah
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i2.4872

Abstract

Pendahuluan ; Pemanfaatan pelayanan klinik Voluntary Counseling and Testing (VCT) sangat penting dan strategis sebagai pencegahan, perawatan, dukungan, dan pengobatan penderita HIV. Data laporan cakupan kunjungan klinik VCT Puskesmas Kabanjahe mengalami peningkatan mencapai dari 11% tahun 2015 dan meningkat menjadi 24,5%. Penderita HIV lebih banyak lelaki dalam usia produktif, tamatan SMA dan sudah menikah. Mereka tidak memanfaatkan klinik VCT diduga disebabkan kurangnya pengetahuan, rendahnya dukungan keluarga, persepsi yang keliru bahwa HIV tidak dapat diobati, kurang puas terhadap layanan petugas VCT/konselor. Tujuan; penelitian adalah menganalisis faktor predisposisi (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan persepsi) dan faktor pemungkin (dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan) yang memengaruhi pemanfaatan Klinik VCT. Metode; Metode penelitian adalah survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh penderita HIV yang terdaftar di Klinik VCT Puskesmas Kabanjahe sebanyak 266 orang dan jumlah sampel sebanyak 160 orang  Data dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan chi-square dan multivariat menggunakan analisis uji regresi logistik berganda pada taraf kemaknaan 5%. Hasil ; penelitian menunjukkan faktor predisposisi yaitu umur, jenis kelamin, pendidikan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan klinik VCT, tetapi pekerjaan, pengetahuan dan persepsi berpengaruh terhadap pemanfaatan klinik VCT. Faktor  pemungkin yaitu dukungan keluarga/teman berpengaruh terhadap pemanfaatan klinik VCT, tetapi dukungan tenaga kesehatan tidak berpengaruh. Keseimpulan ; pimpinan Puskesmas Kabanjahe dan tenaga kesehatan melakukan evaluasi dan monitoring dalam meningkatkan cakupan kunjungan klinik VCT dengan memberdayakan LSM dan kader dan melakukan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV/AIDS.  Penderita HIV yang aktif dan keluarga dapat dijadikan sebagai pendamping, pengawas dan pemantau dalam proses pengobatan dan perawatan.
Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Instalasi Rekam Medis Di RSU Wulan Windy Putra, Chairulsyah; Sulisna, Aida; Octavia, Chintami; Mendrofa, Adventinus; Harefa, Varian Fanandrosa
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v7i1.6383

Abstract

Salah satu sektor industri yang perlu mendapat perhatian khusus dalam hal beban kerja SDM adalah rumah sakit. Berdasarkan survei awal yang dilakukan di RSU Wulan Windy, diketahui bahwa dalam pembagian tugas di instalasi rekam medis petugas yang berprofesi rekam medis mendapat tugas yang lebih banyak dari petugas non rekam medis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode pendekatan studi kasus untuk mengetahui dan mengidentifikasi bagaimana pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai pada instalasi rekam medis di RSU Wulan Windy yang dilaksanakan mulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni. Informan penelitian ini berjumlah enam orang yang diperoleh dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian didapatkan pelaksanaan uraian tugas rekam medis masih tumpang tindih. Beban kerja di Instalasi Rekam Medis tidak merata. Kesimpulan penelitian ini adalah pelaksanan uraian tugas rekam medis masih tumpang tindih. Beban kerja rekam medis mempengaruhi kinerja pegawai.
Analisis Kuantitatif Formulir Catatan Terintegrasi Pasien dalam Catatan Medis Elektronik di Rumah Sakit Kota Semarang Agiwahyuanto, Faik; Puspitaloka, Dinar Helmalia; Ayuna, Dribitha Meyra; Nur Maliana, Laelatus Zifa; Setiadi, Deddy; Suyoko, Suyoko
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v6i1.5990

Abstract

Pendahuluan Informasi lengkap tentang penginapan pasien harus dicatat pada formulir catatan medis. Masalah yang signifikan terkait dengan catatan medis adalah entri data yang tidak lengkap atau salah. Tujuan penelitian The study aims to describe the quantitative analysis of the patient records forms integrated into the electronic medical records of the Hospital in Semarang for 2021 as a quality assurance process of the hospital. Metode Metode ini menggunakan desain studi deskriptif kuantitatif dari November 2021-April 2022 di Unit Rekam Medis Rumah Sakit. Penelitian berfokus pada analisis kuantitatif rekam medis elektronik di rumah sakit tersebut. Hasil penelitian Hasil analisis kuantitatif dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kelengkapan item identifikasi, catatan penting, otentikasi dalam semua catatan, kurangnya pemberitahuan pengguna pada nama dan koreksi tanggal, dan penggunaan singkatan dan simbol rumah sakit (100%) lengkap dan tepat. Kesimpulan rumah sakit harus mengadakan ulasan laporan yang baik tentang catatan medis dan petugas disiplin untuk mengisi formulir catatan kesehatan elektronik secara teratur.
Pengaruh Kepatuhan Petugas Terhadap Pelaksanaan Pengelolaan Linen Di RSU Mitra Medika Amplas Manisha, Manisha; Winarno, Erik; Sapriadi, Sapriadi; Zendrato, Arlin Windy Nuranida; Nasution, Rizka Amanda
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v8i2.6705

Abstract

Pendahuluan: Unit laundry merupakan salah satu unit penunjang non medis yang memberikan pelayanan linen terutama kepada pasien rawat inap, unit laundry yang melakukan pengelolaan linen di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepatuhan petugas laundry terhadap pelaksanaan pengelolaan linen di unit laundry RSU Mitra Medika Amplas. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif  dengan metode penelitian deskriptif, mengamati secara langsung  dan mengumpulkan bukti  dan fakta menggunakan instrumen penelitian berupa wawancara, dan observasi langsung. Informan dalam penelitian ini adalah 1 orang kepala laundry dan 6 orang prtugas laundry. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 6 orang petugas laundry cukup untuk mengelola linen di RSU Mitra Medika Amplas namun belum semua petugas laundry mematuhi SOP pengelolaan linen, pencucian linen menggunakan 1 mesin cuci untuk semua jenis linen kotor,  kurangnya pengetahuan petugas laundry, sikap petugas laundry yang positif juga harus dibarengi dengan tindakan mereka yang baik. Petugas laundry masih lalai dalam penggunaan alat pelindung diri seperti masker, sepatu boot, sarung tangan. Petugas laundry tidak mendapatkan pelatihan pengelolaan linen dan tidak melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sebaiknya pihak rumah sakit melakukan pengawasan yang lebih untuk meningkatkan kepatuhan petugas terhadap SOP pengelolaan linen.
Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Informed Consent Pasien Bedah di RS Sundari Medan Fadhillah, Taufik; Fitria, Dilla; Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v6i2.6236

Abstract

Pendahuluan: Informed Consent sebagai salah satu dasar pertimbangan para dokter dengan mengambil tindakan medis untuk menyelamatkan nyawa seseorang, sesuai Surat Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Medik No.HK.00.04.7.3.3725 melalui Peraturan Mentri Kesehatan No. 585 Tahun 1989 tentang Informed Consent, maka dokter yang ingin melakukan operasi lebih dahulu harus memberikan informasi mengenai tindakan apa yang akan dilakukan, apa manfaatnya, apa risikonya, alternatif  lain (jika ada), dan apayang mungkin terjadi apabila tidak dilakukan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian Informed Consent pasien bedah di RS Sundari Medan Tahun 2022. Metode Penelitian: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada awal Januari sampai dengan 28 november 2022. Informan pada penelitian ini terdiri dari 1 orang sebagai Informan Kunci, 4 orang sebagai Informan Utama dan 1 orang sebagai Informan Triangulasi. Analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil Penelitian: Berdasarkan wawancara dengan para informan yaitu berpendapat bahwa 5 aspek man, money, method, machine, dan material. Berpengaruh dalam pengisian Informed Consent. Kesimpulan: Ketidaklengkapan pengisian informed consent dipengaruhi oleh faktor-faktor 5m yaitu :  Man : Dokter terburu-buru, kedisiplinan dokter.  Money : Tidak ada reward untuk mengisi lengkap informed consent. Material : Belum ada instruksi terkait pengisian informed consent  Machines : Pengisian informed consent masih manual. Method : Sudah ada SPO terkait pengisian informed consent. Disarankan kepada RS Umum Sundari Medan dapat melaksanakan pelatihan dan edukasi pengisian formulir kepada petugas terkait, kemudian memperbaiki standar operasional terkait pengisian formulir Informed Consent.
Pengaruh Stres Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dokter Komang Makes Belawan Andira, Deby Laras; Siregar, Dian Maya Sari; Najihah, Khoirotun
Jurnal Rekam Medic Vol 9, No 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v6i2.6238

Abstract

Pendahuluan: Kinerja perawat adalah tugas, wewenang, dan tanggungjawab yang dilakukan oleh perawat dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan profesi dan sasaran unit. Kerja yang berlebihan akan menimbulkan stres kerja pada perawat. Menurut survei awal peneliti pada perawat pelaksana bahwa stress kerja yang dialami oleh perawat di rumah sakit tersebut berasal dari stres kepribadian (personal stress) dan beban kerja dengan tuntutan yang banyak yang harus dikerjakan perawat. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter Komang Makes Belawan. Metode :  Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter Komang Makes Belawan berjumlah 48 orang, teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan metode uji Chi-Square, dan analisis multivariat dengan uji Regresi Logistik. Hasil : Penelitian menunjukkan variabel stress kerja memiliki nilai (p = 0,004) dan variabel beban kerja  memiliki nilai (p = 0,980). Berdasarkan analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel stress kerja lebih berpengaruh sebesar 82,79% terhadap kinerja perawat, serta terdapat 17,20% pengaruh dari variabel lain yang belum diteliti. Kesimpulan : Penelitian ada pengaruh stres kerja yang lebih signifikan terhadap kinerja perawat, sedangkan tidak ada pengaruh beban kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter Komang Makes Belawan. Disarankan kepada perawat untuk lebih memanfaatkan waktu secara efektif dalam menyelesaikan tugas yang dibebankan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan.
Pengaruh Pengelolaan Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit Mitra Medika Premiere Guci, Arief Hidayat; Meliala, Sri Agustina; Putra, Chairulsyah
Jurnal Rekam Medic Vol 9, No 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v9i1.6898

Abstract

Pendahuluan; Pengelolaan rekam medis di rumah sakit untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya mencapai tujuan rumah sakit, yaitu peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan; untuk mengetahui Pengaruh Pengelolaan Rekam Medis Rawat di Rumah Sakit Mitra Medika Premiere. Metode; Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini adalah kepala rekam medis, staf rekam medis, dan perawat rawat jalan. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan observasi, data sekunder diperoleh dari dokumen rekam medis Rumah Sakit Mitra Medika Premiere. Hasil; Penelitian didapatkan Alur Rekam Medis rawat jalan, terlalu panjang. SDM kurang di bagian indeksing, dan untuk analising, assembling, pelaporan merangkap satu orang. Kualifikasi Pendidikan staf tidak sesuai standar profesi rekam medis. SIMRS belum pernah terlaksana. Serta staf tidak mengetahui isi dari SPO. Kesimpulan; Penelitian ini adalah Alur Rekam Medis Rawat Jalan tidak sesuai dengan standar rekam medis rumah sakit di indonesia. SDM kurang, SIMRS belum pernah berjalan. SPO tidak berjalan, karena tidak adanya sosialisasi dari pimpinan.

Page 10 of 10 | Total Record : 98