cover
Contact Name
Julina BR Sembiring
Contact Email
azkatepu@gmail.com
Phone
+6282162165553
Journal Mail Official
rekammedic@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Rekam Medic
ISSN : -     EISSN : 26146398     DOI : 10.33085
Jurnal Rekam Medic dikelola oleh Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal mencakup tema yang fokus pada bidang administrasi dan layanan kesehatan di rumah sakit di Indonesia. Terbitan ini berisi artikel bidang berkaitan dengan Kebijakan Pelayanan, Admnistrasi dan Rekam Medik. Jurnal Rekam Medic diterbitkan berkala 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Artikel yang diserahkan ke jurnal ini akan ditinjau oleh editor dan reviewer. Naskah artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Rekam Medic mencakup ranah penelitian, penerapan, atau konseptual. JRM tersedia online dan akses terbuka, sehingga penulis dan peneliti dapat lebih mudah mengakses hasil penelitian yang telah dipublikasikan di JRM.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
Faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Umum Sundari Kota Medan Sitompul, David H.T.; Khairatunnisa, Khairatunnisa; Marlina, Marlina
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i2.6256

Abstract

Latar belakang: Kelelahan dalam bekerja dapat menurunkan kinerja dan menambah tingkat kesalahan kerja. International Labor Organization (ILO) mencatat tahun 2020, 1 pekerja di dunia meninggal setiap 1 detik karena kecelakaan kerja dan 160 pekerja mengalami sakit dan kelelahan akibat kerja. Kelelahan umumnya ditandai dengan berkurangnya kemauan untuk bekerja yang sebabnya adalah persyaratan psikis. Berdasarkan survei awal kepada 10 orang perawat di RSU Sundari menunjukkan bahwa 6 orang perawat mengalami kelelahan kerja seperti rasa nyeri pada otot, pusing, mudah mengantuk dan juga tidak bersemangat dalam bekerja, sedangkan 4 perawat lainnya tidak mengalami kelelahan kerja. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kelelahan kerja pada perawat di RSU Sundari Kota Medan tahun 2022. Metode: Penelitian menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat sebanyak 50 orang dengan sampel sebanyak 50 orang yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan statistik uji regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai p untuk variabel jenis kelamin (p=0,041), masa kerja (p=0,021) dan beban kerja (p=0,004). Variabel jenis kelamin, masa kerja dan beban kerja memiliki persentase besar pengaruh sebesar 58,6%. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh jenis kelamin, masa kerja dan beban kerja terhadap kelelahan kerja pada perawat, dengan persentase besar pengaruh terhadap kelelahan kerja sebesar 58,6%. Pihak rumah sakit harus memberikan pelatihan kepada seluruh perawat, memperhatikan jumlah perawat, memberikan jenis pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan perawat dan memperhatikan proporsi beban kerja bagi perawat yang dapat berpengaruh terhadap kelelahan kerja pada perawat.
Analisa Kualitatif Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pasien di Ruang Rawat Inap pada Rumah Sakit TK II Putri Hijau Kesdam I/BB Medan Cahyo, Fajar Dwi
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i1.4866

Abstract

Pendahuluan; Pentingnya pelayanan kesehatan bagi setiap penduduk, menjadikan  sebuah rumah sakit mempunyai peranan yang penting dalam pelayanan kesehatan. Dengan berorientasi pada kualitas pelayanan, rumah sakit akan mampu memberikan kepuasan bagi pasien. Kualitas pelayanan yang baik membuat pasien merasa percaya saat berobat atau menjalani rawat inap sehingga timbul loyalitas pasien terhadap rumah sakit. Tujuan; Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah ada pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di ruang rawat inap pada Rumah Sakit TK II Putri Hijau Kesdam I/BB Medan tahun 2018. Metode; Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Sampel penelitian berjumlah 5 orang. Hasil; penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang terdiri dari dimensi bukti fisik (tangiable), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty) berpengaruh terhadap loyalitas pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit TK II Putri Hijau Kesdam Medan. Kesimpulan; Disarankan kepada Rumah Sakit TK II Putri Hijau Kesdam Medan untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan dibidang kesehatan. Karena kesehatan merupakan modal awal bagi masyarakat untuk melangsungkan kehidupan.
Faktor –Faktor yang Berhubungan dengan Pencapaian Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Gadeng Kabupaten Aceh Selatan Juliani, Sri; Arma, Nuriah; Musdariah, Musdariah; Pratiwi, Debby
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i1.6233

Abstract

Pendahuluan: Word Health Organization (WHO) menyampaikan rekomendasi pemberian ASI eksklusif 6 bulan dan MPASI setelahnya, dengan tetap memberikan ASI hingga 2 tahun. Menurut WHO 2020, sekurangkurangnya 50% dari jumlah bayi di bawah usia 6 bulan diberi ASI ekslusif, sedangkan saat ini persentase global ASI ekslusif adalah 37%. Pemberian ASI yang tidak optimal memberi dampak terhadap terjadinya kematian akibat infeksi neonatal 45%, kematian akibat diare 30%, dan akibat infeksi saluran pernafasan pada balita 18%. Tujuan: Tujuan Penelitan untuk mengetahui Faktor –Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencapaian Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas  Bukit Gadeng Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Metode: Desain penelitian ini adalah survei analitik kuantitatif dengan menggunakan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 6 -12 bulan Agustus di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Gadeng Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 49 orang di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Gadeng dan sampel menggunakan Total populasi yaitu sebanyak 49 ibu. Data yang digunakan dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan uji chi square, ada hubungan pendidikan p=0.000, ada hubungan pekerjaan p= 0.002, ada hubungan pengetahuan p= 0.000, ada dukungan keluarga dengan Pencapaian Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Gadeng Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023 dengan nilai p = 0,0000,05 dan tidak ada hubungan umur dengan nilai p = 0,281 0,05. Kesimpulan: Kesimpulan ada hubungan pendidikan, pekerjaan, pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pencapaian pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Bukit Gadeng Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita agar mencari informasi tentang pentngnya pemberian ASI kepada bayi sampai usia bayi 6 bulan melalui buku ASI dan tenaga kesehatan.
Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Pulang Atas Permintaan Sendiri (PAPS) Pada Pasien Rawat Inap di RSU Madani Kota Medan Lubis, Muhammad Firza Syahlefi; SImanjorang, Asyiah
Jurnal Rekam Medic Vol 1, No 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v1i2.3981

Abstract

Pendahuluan: Kepuasan terhadap pelayanan kesehatan diukur dengan indikator kepuasan mutu layanan kesehatan, proses layanan kesehatan dan sistem layanan kesehatan. Namum adakalanya layanan yang diterima tidak sesuai dengan harapan pasien, Hal ini menyebabkan pasien merasa tidak puas akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pengobatan terhadap dirinya dan pasien pulang sebelum selesai masa pengobatannya yang dikenal sebagai pulang atas permintaan sendiri (PAPS) atau pulang paksa. Angka PAPS di RSU Madani lebih dari SPM Rumah Sakit yaitu tidak lebih dari 5% sedangkan kejadian PAPS di RSU Madani 6,6% Tujuan: Untuk meneliti tentang Faktor – Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Pulang Atas Permintaan Sendiri (PAPS) di RSU Madani Kota Medan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian survei explanatory research dengan pendekatan CrossSectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien PAPS yang dirawat inap. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang akan diteliti total population. Hasil: Penelitian menunjukan adanya pengaruh antara variabel keterjangkauan biaya P (Sig) = 0.003, variabel sarana prasarana P (Sig) = 0.018 dan variabel dukungan keluarga P (Sig) = 0.022. Variabel yang paling mempengaruhi adalah variabel keterjangkauan biaya dengan nilai Exp(B) sebesar 34.810 keterjangkauan biaya pasien lebih berisiko mengalami PAPS pada pasien umum sebanyak 35 kali lipat dibandingkan dengan pasien asuransi. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah variabel pengetahuan, sikap petugas, dan persepsi penyakit. Kesimpulan: RSU Madani Medan diharapkan memberikan informasi yang jelas terkait biaya yang harus dikeluarkan pasien agar tidak terjadi salah persepsi dan membenahi sarana prasarana seperti memperluas lahan perpakiran rumah sakit agar pasien merasa nyaman dan menekan tingginya angka PAPS di rumah sakit.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Bagian Pendaftaran RSU Mitra Medika Bandar Klippa Saragih, Addini Hidayati; Muhammad, Iman
Jurnal Rekam Medic Vol 4, No 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v4i1.4954

Abstract

Pendahuluan :Pelayanan prima adalah salah satu usaha yang dilakukan perusahaan atau organisasi dalam rangka melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti di bagian pendaftaran rawat jalan dari 15 responden , 10 orang mengatakan puas dan 5 orang mengatakan kurang puas terhadap pelayanan di bagian pendaftaran rawat jalan. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien rawat jalan di bagian pendaftaran Rumah Sakit Umum Mitra Medika Bandar Klippa Tahun 2020. Metode :Jenis penelitian ini adalah penelitiandeskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Lokasi Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Bandar Klippa.Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang mendaftar di pendaftaran rawat jalan RSU Mitra Medika Bandar Klippa dan sampel sebanyak 97 orang.Analisis data secara univariat, bivariat, multivariat.Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh tangible terhadap kepuasan pasien p=0,105 0,05, ada pengaruh assurance terhadap kepuasan pasien p=0,005 0,05,  reliability, responsiveness, empathy terhadap kepuasan pasien p=0,000 0,05. Kesimpulan :Tidak adanya pengaruh tangible terhadap kepuasan pasien, reliability, responsiveness, assurance, empathy berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Peneliti men menjaga kualitas pelayanan baik dari segi sarana dan prasarana terutama di bagian pendaftaran rawat jalan, terkait reliabilty, responsiveness, assurance dan empathy lebih ditingkatkan.
Hubungan Mutu Pelayanan Poliklinik Rawat Jalan dengan Kepuasan Pasien BPJS Selama Masa Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Amplas Telaumbanua, Alfred Solidaritas; Syahputra, Chairul; Meliala, Sri Agustina
Jurnal Rekam Medic Vol 6, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v6i1.5830

Abstract

Pendahuluan: Mutu pelayanan kesehatan adalah pelayanan yang dapat memberikan kepuasan kepada setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata yang sebagaimana telah ditetapkan berdasarkan standar dan kode etik profesi. Di masa pandemi covid-19, keselamatan pasien (patient safety) di Rumah Sakit ialah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman meliputi assessmen risiko, identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan dengan risiko pasien serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko. Tujuan: Untuk untuk mengetahui mutu pelayanan poliklinik rawat jalan dengan kepuasan pasien BPJS pada masa pandemi covid 19 di RSU Mitra Medika Amplas Medan. Metode: Menggunakan Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di RSU Mitra Medika Amplas Medan. Populasi penelitian seluruh pasien BPJS rawat jalan melakukan pengobatan di RSU Mitra Medika Amplas Medan dan sampel sebanyak 99 orang. Hasil: Menunjukkan variabel Keandalan  memiliki nilai p=0,0020,05, Empati p=0,0000,05, Ketanggapan p=0,0000,05, Jaminan p=0,002 0,05, dan Penampilan Fisik p=0,0040,05. Kesimpulan: Ada hubungan variabel Keandalan, Empati, Ketanggapan, Jaminan dan Penampilan Fisik dengan kepuasan pasien BPJS selama masa pandemi covid 19 dengan p sig 0,05. Disarankan petugas kesehatan lebih sigap dalam menanggapi keluhan pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan yang akan diberikan
Analisis Kepuasan Kerja Perawat berdasarkan Desain Fisik Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Madani Medan Hamzah, Damian Vidana
Jurnal Rekam Medic Vol 3, No 1 (2020): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v3i1.4916

Abstract

Pendahuluan; Desain fisik instalasi rawat inap RSU Madani Medan didapati banyak ruangan perawatan yang tidak memiliki jendela sehingga kurangnya kebutuhan pencahayaan dan ventilasi alami, lantai ruangan rawat inap terbuat dari keramik yang licin. Tujuan; untuk menganalisis Kepuasan Kerja Berdasarkan Desain Fisik Ruang Rawat Inap RSU Madani Medan. Metode; Jenis Penelitian ini deskriptif kualitatif dengan menggambarkan keadaan sesungguhnya yang terjadi di lapangan. Informan dalam penelitian ini adalah 4 orang perawat pelaksana, 1 orang Kepala Pengelola Medis dan 1 orang Kepala Penunjang Medis. Analisa data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengolahan data dengan tahapan data reduction, data display, dan conclusion or verification dan triangulasi.  Hasil;  Ruang Pos Perawatan, KM/ WC (Toilet) RSU Madani Medan sudah memenuhi standar sesuai dengan syarat ruanganmenurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 24 Tahun 2016. Ruang perawatan, Ruang Tindakan, Gudang kotor (Spoolhoek/ Dirty Utility) dan Ruang Isolasi belum memenui standar syarat ruangan. Kesimpulan;  Desain Fisik Ruang Rawat Inap RSU Madani Medan belum memuaskan kinerja perawat pelaksana di RSU Madani Medan. Saran; Diharapkan kepada Rumah Sakit Umum Madani Medan agar meningkatkan ketersediaan sarana prasarana, meningkatkan ketersediaan sumber daya yang ada secara keseluruhan, melakukan evaluasi terhadap pelayanan secara terus menerus (Continuous Quality Inprovement)
Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Rekam Medis di RSAU Dr. M. Hassan Toto Bogor untuk 5 tahun kedepan Angelina, Noviana Dian; Yulia, Noor; Viatiningsih, Wiwik; Dewi, Deasy Rosmala
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 1 (2022): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i1.5170

Abstract

Pendahuluan: Manajemen pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan adalah kegiatan menjaga, memelihara dan melayani rekam medis baik secara manual maupun elektronik sampai menyajikan informasi kesehatan di rumah sakit, praktik dokter klinik, asuransi kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan dan lainnya yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dan menjaga rekaman. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan rak penyimpanan rekam medis menggunakan. Metode: Metode deskriptif kuantitatif dengan menghitung rak penyimpanan dengan rekam medis yang ada, menghitung luas ruangan untuk memperkirakan kebutuhan 5 tahun kedepan. Yang bertujuan untuk mengidentifikasi Standar Prosedur Operasional (SPO) penyimpanan berkas rekam medis di rumah sakit, menghitung kebutuhan rak penyimpanan rekam medis 5 tahun yang akan datang, menghitung kebutuhan luas ruang penyimpanan rekam medis 5 tahun kedepan, dan mengidentifikasi faktor – faktor masalah yang ada pada ruang penyimpanan rekam medis. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada tahun 2025 perlu ditambahkan rak penyimpanan rekam medis sebanyak 17 rak statis dengan ukuran 300 cm. Kesimpulan: Faktor masalah yang ada di ruang penyimpanan yaitu kurangnya rak penyimpanan rekam medis, tinggi rak yang tidak terjangkau oleh petugas rekam medis, tidak adanya tracer, retensi yang tidak rutin dilakukan, perlu penambahan petugas rekam medis dengan lulusan D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dan rak penyimpanan dapat diganti dengan rak roll o’ pack
Hubungan Pelayanan Rekam Medis Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Poli Bedah Tarigan, Sabarina BR; Warongan, Vicky Arfeni
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v8i1.6320

Abstract

Latar belakang: Kepuasan pasien adalah kebutuhan mendasar bagi penyedia layanan kesehatan. Kepuasan itu penting, ketika pasien sendiri mencari jasa layanan kesehatan maka kepuasan akan menjadi patokan untuk kepuasan pembelian dimasa yang akan datang. Tujuan: Pasien merasa tidak puas dikarenakan pendistribusian status yang terlambat sehingga lamanya mereka dilayani. Metode: Metode dalam penelitian ini adalah adalah metode kuantitatif crossesctional, yaitu salah satu desain penelitian atau bisa pula dilihat sebagai salah satu metodologi penelitian sosial dengan melibatkan lebih dari satu kasus dalam sekali olah dan juga melibatkan beberapa variabel untuk melihat pola hubungannya. Hasil penelitian: Uji Chi square antara variabel tangibels dengan variabel kepuasan pasien hasilnya tidak ada hubungan. Diketahui bahwa Ho diterima karena nilai p= .933 (nilai p 0,05). Uji Chi square antara variabel empati dengan variabel kepuasan pasien hasilnya tidak ada hubungan. Diketahui bahwa Ho diterima nilai karena nilai p= .884 (nilai p 0,05). Uji Chi square antara variabel reliability dengan variabel kepuasan pasien hasilnya ada hubungan. Diketahui bahwa nilai Ha diterima karena nilai p= .000 (nilai p 0,05). Uji Chi square antara variabel responsive dengan variabel kepuasan pasien hasilnya tidak ada hubungan. Diketahui bahwa Ho diterima karena nilai p= .918 (nilai p 0,05). Uji Chi square antara variabel assurance dengan variabel kepuasan pasien hasilnya tidak ada hubungan. Diketahui bahwa Ho diterima karena nilai p= .858 (nilai p 0,05). Kesimpulan:  Dalam penelitian ini adalah pasien yang merasa tidak puas dikarenakan pendistribusian status yang terlambat sehingga lamanya mereka dilayani. Terlambatnya pendistribusian status biasanya dikarenakan salah simpan, salah pendistribusian dan petugas yang kurang tanggap. Saran dalam penelitian ini adalah seharusnya ada pemberitahuan atau informasi lebih lanjut kepada para petugas rekam medis dan tenaga kesehatan lainnya yang terkait agar bekerja lebih cepat dan giat agar tidak ada lagi yang namanya pasien merasa tidak puas dengan pelayanan rumah sakit
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Ruang Penyakit Dalam di RSUD Dr. Fauziah Bireuen Agusdiana, Agusdiana
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i2.4879

Abstract

Pendahuluan : Penilaian terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang baik tidak terbatas pada kesembuhan penyakit secara fisik, tetapi juga terhadap sikap, pengetahuan dan ketrampilan petugas dalam memberikan pelayanan, komunikasi, informasi, sopan santun, tepat waktu, tanggap dan tersedianya sarana serta lingkungan fisik yang memadai. Tujuan : Untuk menganalisisPengaruh Kualitas pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Ruang Penyakit Dalam di RSUD dr. Fauziah Bireuen  . Metode :Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan design cross sectional yang dilakukan di RSUD dr. Fauziah Bireuen dengan tujuan untuk menganalisisPengaruh Kualitas pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Ruang Penyakit Dalam di RSUD dr. Fauziah Bireuen  . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Ruang Penyakit Dalam sebanyak 180 orang dengan sampel dalam penelitian sebanyak 124 orang. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat.Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel kompetensi teknis dengan nilai p= 0,000 ; variabel efesiensi  nilai  p= 0,000 ; keselamatan pasien dengan nilai p= 0,000 dan hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel kompetensi teknis koefisien B= 4.080 dengan sig= 0.000; variabel efisiensi koefisien B=2.834 dengan sig= 0.000; pada variabel keselamatan pasien koefisien B= 1,996 dengan sig= 0.007. Kesimpulan:Hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa kompetensi teknis, efesiensi, dan keselamatan pasien berpengaruh dengan kepuasan pasien dan variabel yang paling besar pengaruh nya terhadap kepuasan pasien adalah kompetensi teknis. Disarankan agar pihak rumah sakit senantiasa meningkatkan kompetensi teknis dengan cara memberikan kesempatan kepada petugas untuk meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan berkelanjutan,pelatihan dan seminar.

Page 4 of 10 | Total Record : 95