cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : https://doi.org/10.66914/sinergi
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, dan Sains Terapan. Diterbitkan secara berkala setiap bulan, Sinergi berkomitmen menjadi wadah akademik global untuk menghasilkan solusi transformatif bagi tantangan kontemporer.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 440 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran E-Book Terintegrasi Aplikasi Flipbook Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Manajemen Perkantoran Dan Layanan Bisnis Tsamara Salsabila; Marsofiyati; Ervina Maulida
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/07ammd66

Abstract

This study aims to develop an e-book learning media integrated with a flipbook application on the supply chain material for the subject of Basics of Office Management and Business Services. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. This study involved grade X students of SMK Negeri 8 Jakarta as test subjects. Validation was carried out by material experts and media experts, while the practicality test included one-to-one and small group stages. The validation results showed an average percentage of 93.33% (very feasible), and the practicality test reached 97.25% (very practical). These findings conclude that the developed flipbook-integrated e-book is valid and practical to be used as an interactive, systematic learning support medium, and is able to increase students' learning motivation. Keywords: ADDIE, E-Book, Flipbook, Learning Media Development, Office Management, Students, Supply Chain.   Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran e-book terintegrasi aplikasi flipbook pada materi rantai pasok untuk mata pelajaran Dasar-Dasar Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation, evaluation. Penelitian ini melibatkan siswa kelas X SMK Negeri 8 Jakarta sebagai subjek uji coba. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sementara uji kepraktisan mencakup tahap one to one dan small group. Hasil validasi menunjukkan persentase rata-rata 93,33% (sangat layak), dan uji kepraktisan mencapai 97,25% (sangat praktis). Temuan ini menyimpulkan bahwa e-book terintegrasi flipbook yang dikembangkan valid dan praktis digunakan sebagai media pendukung pembelajaran yang interaktif, sistematis, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: ADDIE, E-Book, Flipbook, Manajemen Perkantoran, Pengembangan Media Pembelajaran, Peserta Didik, Rantai Pasok.
Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka Berdasarkan Kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di Sekolah Dasar Mujtahid; Ali Hasan Assidiqi; Dini Sadiyah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/qwqvss42

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Deep Learning in the Independent Curriculum, based on the policies of the Ministry of Primary and Secondary Education of the Republic of Indonesia, at the elementary school level. The background of this research is based on the importance of transforming national education in facing technological developments and the demands of 21st-century competencies that emphasize critical, creative, collaborative, and communicative thinking skills. The Deep Learning approach is presented as an effort to create more meaningful, contextual, and student-centered learning so that students not only understand the material theoretically but also are able to apply it in their daily lives. This study used a qualitative approach with library research. Data were obtained through a documentary study of various sources, such as government regulations, official documents of the Ministry of Primary and Secondary Education of the Republic of Indonesia, books, scientific journals, and previous research results relevant to the research topic. Data analysis was conducted using descriptive qualitative techniques through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Research results indicate that the implementation of Deep Learning within the Independent Curriculum in elementary schools is carried out through project-based learning, problem-based learning, collaborative learning, the use of technology, and reflection activities. This approach has a positive impact on increasing student engagement, higher-order thinking skills (HOTS), creativity, communication skills, and character development in line with the Pancasila Student Profile. However, the implementation of Deep Learning still faces various obstacles, such as limited teacher understanding, the use of conventional learning methods, and limited learning facilities and infrastructure in some elementary schools. Therefore, improving teacher competency, supporting learning facilities, and ongoing mentoring are needed to ensure the optimal and equitable implementation of Deep Learning within the Independent Curriculum across all elementary schools in Indonesia. Keywords: Deep Learning, Independent Curriculum, Education Policy, Elementary Schools, Deep Learning.     Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada jenjang sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya transformasi pendidikan nasional dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan kompetensi abad ke-21 yang menekankan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Pendekatan Deep Learning hadir sebagai upaya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik sehingga peserta didik tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber, seperti peraturan pemerintah, dokumen resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek (project based learning), pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), pembelajaran kolaboratif, pemanfaatan teknologi, dan kegiatan refleksi pembelajaran. Pendekatan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan keaktifan peserta didik, kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills/HOTS), kreativitas, kemampuan komunikasi, serta pembentukan karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. Namun demikian, implementasi Deep Learning masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru, penggunaan metode pembelajaran konvensional, serta keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran di beberapa sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, dukungan fasilitas pembelajaran, dan pendampingan berkelanjutan agar implementasi Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka dapat berjalan secara optimal dan merata di seluruh sekolah dasar di Indonesia. Kata Kunci: Deep Learning, Kurikulum Merdeka, Kebijakan Pendidikan, Sekolah Dasar, Pembelajaran Mendalam.
Pengaruh Pendidikan Akhlak dan Pengawasan Guru terhadap Pembentukan Sikap Anti-Bullying pada Siswa SMA Integral Hidayatullah Tanjung Selor Darul Qutni Hakiki; Ilham Kamaruddin; Hamdan Saleh; Muhammad Alfi Syahrin
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/7281p202

Abstract

Bullying remains a serious issue in education because it affects students’ psychological safety, social relationships, and character development. This study is urgent in understanding internal and external school factors that may support the formation of students’ anti-bullying attitudes, particularly in the context of an Islamic integrated school. This study aimed to examine whether moral education and teacher supervision influence the formation of anti-bullying attitudes among students at SMA Integral Hidayatullah Tanjung Selor, both partially and simultaneously. A quantitative approach with an explanatory survey design was employed. Data were collected using a Likert-scale questionnaire administered to 63 students and analyzed using multiple linear regression. The findings show that moral education had a positive and significant effect on students’ anti-bullying attitudes (β = 0.962; t = 25.436; p < 0.001), while teacher supervision did not have a significant partial effect (β = 0.015; t = 0.407; p = 0.686). Simultaneously, moral education and teacher supervision significantly influenced students’ anti-bullying attitudes (F = 500.475; p < 0.001), with a coefficient of determination of 0.943. These findings indicate that moral education is the dominant factor in shaping students’ anti-bullying attitudes, while teacher supervision needs to be strengthened through more educative, empathetic, and character-integrated approaches. This study contributes to the development of character education studies focused on school violence prevention. Future research is recommended to involve broader samples and include additional variables, such as school climate, peer influence, parenting patterns, and social media use. Keywords: anti-bullying attitudes; bullying prevention; moral education; teacher supervision; character education ABSTRAK Bullying masih menjadi persoalan serius dalam dunia pendidikan karena berdampak pada keamanan psikologis, hubungan sosial, dan perkembangan karakter siswa. Penelitian ini penting dilakukan untuk memahami faktor internal dan eksternal sekolah yang dapat mendukung pembentukan sikap anti-bullying siswa, khususnya pada konteks sekolah integral berbasis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan akhlak dan pengawasan guru berpengaruh terhadap pembentukan sikap anti-bullying siswa SMA Integral Hidayatullah Tanjung Selor, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert kepada 63 siswa dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap anti-bullying siswa (β = 0,962; t = 25,436; p < 0,001), sedangkan pengawasan guru tidak berpengaruh signifikan secara parsial (β = 0,015; t = 0,407; p = 0,686). Secara simultan, pendidikan akhlak dan pengawasan guru berpengaruh signifikan terhadap sikap anti-bullying siswa (F = 500,475; p < 0,001) dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,943. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan akhlak menjadi faktor dominan dalam membentuk sikap anti-bullying siswa, sementara pengawasan guru perlu diperkuat melalui pendekatan yang lebih edukatif, empatik, dan terintegrasi dengan pembinaan karakter. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pendidikan karakter berbasis pencegahan kekerasan di sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih luas dan menambahkan variabel lain, seperti iklim sekolah, teman sebaya, pola asuh orang tua, dan penggunaan media sosial. Kata kunci: sikap anti-bullying; pencegahan bullying; pendidikan akhlak; pengawasan guru; pendidikan karakter
Pengembangan Kurikulum Filsafat Islam Berbasis Nilai-Nilai Tauhid untuk Pendidikan Kontemporer Yuni Sukowati; Koko Adya Winata
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/3jxeeg26

Abstract

Perkembangan era digital telah membawa perubahan signifikan terhadap sistem pendidikan Islam, khususnya dalam pengembangan kurikulum filsafat Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum filsafat Islam berbasis nilai-nilai tauhid sebagai landasan epistemologis, ontologis, dan aksiologis dalam pendidikan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen pendidikan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai tauhid dalam kurikulum filsafat Islam mampu membangun paradigma pendidikan yang holistik, integratif, dan moderat di tengah tantangan era digital. Kurikulum berbasis tauhid tidak hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter spiritual, moral, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, implementasi kurikulum filsafat Islam berbasis tauhid dapat menjadi solusi dalam menghadapi krisis moral, radikalisme digital, serta disorientasi nilai pada generasi muda. Oleh karena itu, rekonstruksi kurikulum filsafat Islam perlu diarahkan pada penguatan literasi digital, moderasi beragama, dan internalisasi nilai-nilai ketauhidan dalam seluruh proses Pendidikan
Objek Penelitian (Body Of Knowledge) Manajemen Pendidikan Islam Misda Ariyani; Dina Hermina; Salamah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/xma68458

Abstract

This study aims to analyse and explain the objects of study in Islamic education management, which include formal objects, material objects, and the research context as part of the body of knowledge. This study employs a qualitative approach in the form of library research, involving a review of various relevant sources of literature on the subject of Islamic education management. Data analysis employs content analysis through the stages of data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The findings indicate that the research objects in Islamic education management are not only related to the aspects under investigation (material objects) but also encompass analytical perspectives or approaches (formal objects) as well as the research context underpinning a study. The material object encompasses various fields of educational management such as leadership, curriculum, learners, personnel, facilities and infrastructure, finance, school-community relations, and educational administration. The formal object is management science (science of management) as the primary perspective, which is then enriched with Islamic values and principles in its application within Islamic educational institutions. Meanwhile, the research context explains the situational background and underlying issues of the study. These findings indicate that clarity regarding the research object is a crucial foundation for establishing a systematic body of knowledge, avoiding overlapping studies, and strengthening the academic identity of Islamic educational management as an independent and focused discipline. Keywords : Research Object, Body of Knowledge, Islamic Educational Management Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan objek penelitian dalam manajemen pendidikan Islam yang meliputi objek formal, objek material, dan konteks penelitian sebagai bagian dari body of knowledge. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research) melalui penelaahan berbagai sumber literatur yang relevan dengan objek penelitian manajemen pendidikan Islam. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa objek penelitian dalam manajemen pendidikan Islam tidak hanya berkaitan dengan aspek yang diteliti (objek material), tetapi juga mencakup sudut pandang atau pendekatan analisis (objek formal) serta konteks penelitian yang melatarbelakangi suatu kajian. Objek material meliputi berbagai bidang pengelolaan pendidikan seperti kepemimpinan, kurikulum, peserta didik, personalia, sarana dan prasarana, keuangan, hubungan sekolah dengan masyarakat, serta tata laksana pendidikan. Objek formal manajemen pendidikan Islam adalah ilmu manajemen itu sendiri (management science), yang dalam penerapannya pada lembaga pendidikan Islam diperkaya dengan nilai dan prinsip Islam. Sedangkan konteks penelitian menjelaskan latar situasi dan permasalahan yang mendasari penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kejelasan objek penelitian menjadi dasar penting dalam membangun struktur keilmuan yang sistematis, menghindari tumpang tindih kajian, serta memperkuat identitas akademik manajemen pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu yang mandiri dan terarah. Kata Kunci : Objek Penelitian, Body of Knowledge, Manajemen Pendidikan Islam
Peran Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Dea Asyfiani; Muhammad Rahmat Haikal K; Koko Adya Winata
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/qn68dh12

Abstract

Di tengah pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pada era kontemporer, kebutuhan akan landasan nilai yang dapat menuntun pemanfaatannya secara bertanggung jawab menjadi semakin mendesak. Artikel ini bertujuan mengkaji peran nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an terhadap pengembangan IPTEK serta signifikansinya bagi kehidupan manusia. Penelitian ini menerapkan metode studi literatur berbasis pendekatan kualitatif, dengan menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an, berbagai referensi buku, serta jurnal ilmiah yang relevan. Temuan kajian mengungkapkan bahwa Al-Qur'an tidak sekadar menganjurkan manusia untuk berpikir dan mengembangkan ilmu, melainkan juga menetapkan prinsip-prinsip etis fundamental mencakup kejujuran, tanggung jawab, keseimbangan, dan orientasi pada kemaslahatan. Prinsip-prinsip tersebut berfungsi sebagai kompas moral dalam memastikan perkembangan IPTEK tetap sejalan dengan tujuan kemanusiaan dan tidak menimbulkan dampak destruktif. Oleh karena itu, perpaduan antara IPTEK dan nilai-nilai Qur'ani merupakan keniscayaan demi terwujudnya kemajuan yang berkelanjutan, beretika, dan berorientasi pada kesejahteraan umat.
Analisis Yuridis Peran Masyarakat Sipil Dalam Penanggulangan TPPO: Studi Kasus Penyelamatan 13 Korban Oleh Suster Ika Rivallina Surya Imanuel; Rafly Herlambang Putra; Abdul Aziz Haras; Muhammad Surya Adi P; Mochammad Alfin Afwani; Bagas Magala Dewata; Elcyra Putri Marisha; Avrana Ezra
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/s3748320

Abstract

Penegakan hukum keimigrasian di Indonesia merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara serta mengatur lalu lintas orang masuk dan keluar wilayah Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penegakan hukum keimigrasian di Indonesia serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum keimigrasian di Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan, ditandai dengan adanya pembaruan regulasi, peningkatan pengawasan, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem keimigrasian. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta meningkatnya kompleksitas kejahatan lintas negara seperti penyelundupan manusia dan penyalahgunaan izin tinggal. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta sinergi antar lembaga guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum keimigrasian di Indonesia Kata Kunci: Penegakan Hukum, Keimigrasian, Hukum Normatif, Indonesia, Tantangan   Abstrak Immigration law enforcement in Indonesia is a crucial component of maintaining national sovereignty and regulating the flow of people into and out of Indonesia. This article aims to analyze the development of immigration law enforcement in Indonesia and identify the challenges faced in its implementation. The research method used is normative legal research with a statutory and conceptual approach, conducted through a literature review of primary, secondary, and tertiary legal materials. The results show that immigration law enforcement in Indonesia has experienced significant progress, marked by regulatory reforms, increased oversight, and the use of technology in the immigration system. However, in practice, various challenges remain, such as limited human resources, weak inter-agency coordination, and the increasing complexity of transnational crimes such as people smuggling and misuse of stay permits. Therefore, efforts are needed to strengthen regulations, increase the capacity of the apparatus, and synergize between institutions to improve the effectiveness of immigration law enforcement in Indonesia. Keywords: Law enfocement, Immigration, Normative law, Indonesia, Challenges
Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Bahasa Arab pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Studi Kasus : Mahasiswa Program Studi Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) Annisa Rizky Utami; Baqiyatu Sholihati; Niya Herniwati; Roni Hidayat
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/vqc87g30

Abstract

Students often experience difficulties in learning languages other than Indonesian, one of which is Arabic. Arabic is often considered a difficult language to learn and understand due to differences in grammatical structure, vocabulary, and its writing system compared to Indonesian. This study aims to analyze the factors that cause students to have difficulty learning Arabic in the General Study Program. This research uses a descriptive quantitative approach supported by interpretative analysis, where the researcher categorizes respondents' answers based on a research scale consisting of 1 (strongly disagree), 2 (disagree), 3 (neutral), and 4 (agree) 5 (strongly agree). Data sources were obtained through questionnaires distributed to around 26 respondents from accountancy department UIN Syarif Hidayatullah Jakarta via the WhatsApp Application. Research results show that the main factors of difficulty in learning Arabic include limited vocabulary, difficult grammar, lack of practice, low learning interest, as well as less engaging learning methods. In addition, the educational background of students also affects their ability to learn Arabic. Therefore, adaptive and interactive learning strategies are sought to improve understanding and student contribution in Arabic learning. Keywords: Arabic Launguage, Learning Difficulties, Students.   Abstrak Mahasiswa sering kali merasakan kesulitan belajar bahasa selain Bahasa Indonesia, salah satunya adalah Bahasa Arab. Bahasa Arab sering kali dianggap sebagai bahasa yang sulit dipelajari dan dipahami karena perbedaan struktur tata bahasa, kosakata, dan sistem penulisannya yang berbeda dengan Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa kesulitan belajar Bahasa Arab pada mahasiswa Program Studi Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan analisis interpretatif, di mana peneliti mengelompokkan jawaban responden berdasarkan skala penelitian yang terdiri dari 1 (sangat tidak setuju), 2 (tidak setuju), 3 (netral), dan 4 (setuju), 5 (sangat setuju). Sumber data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada sekitar 26 responden dari prodi akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Aplikasi WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama kesulitan belajar Bahasa Arab meliputi keterbatasan kosakata, sulitnya tata bahasa, kurangnya latihan, rendahnya minat belajar, serta metode pembelajaran yang kurang menarik. Selain itu, latar belakang pendidikan mahasiswa juga memengaruhi kemampuan dalam mempelajari Bahasa Arab. Oleh karena itu, diupayakan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan interaktif guna meningkatkan pemahaman serta kontribusi mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Arab. Kata Kunci: Bahasa Arab, Kesulitan Belajar, Mahasiswa.  
Pengaruh Penggunaan Instagram Terhadap Perilaku Narsisme Mahasiswa Jurnalistik Universitas Bengkulu Anita Fitriani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/y47hpj29

Abstract

The development of social media in the digital era, particularly Instagram, has influenced the social behavior of society, especially students. Instagram is not only used as a means of communication and entertainment, but also as a medium to display one's identity and gain social attention and recognition. This condition can lead to narcissistic behavior among social media users. This study aims to determine the effect of Instagram use on narcissistic behavior among Journalism students at the University of Bengkulu. This study used a quantitative approach with an explanatory research type. The study population was Journalism students at the University of Bengkulu who actively use Instagram, while the sampling technique used probability sampling with the Slovin formula. Data were collected through questionnaires and then analyzed using SPSS version 24 through validity tests, reliability tests, and hypothesis testing. The results showed that all statement items were valid with a significance value below 0.05 and reliable with a Cronbach's Alpha value of 0.875. The results also indicate that Instagram use influences narcissistic behavior among students. The higher the intensity of Instagram use, the greater the tendency for students to exhibit narcissistic behavior, such as the desire to gain attention, praise, and social recognition through photos, videos, reels, and stories. Thus, Instagram serves not only as a communication medium but also as a means of shaping students' self-image and social presence in the digital age. Keywords: Instagram, Social Media, Narcissistic Behavior, Students, Instagram Use.   Abstrak Perkembangan media sosial di era digital, khususnya Instagram, memberikan pengaruh terhadap perilaku sosial masyarakat, terutama mahasiswa. Instagram tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga menjadi media untuk menampilkan identitas diri serta memperoleh perhatian dan pengakuan sosial. Kondisi tersebut dapat memunculkan kecenderungan perilaku narsisme pada pengguna media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Instagram terhadap perilaku narsisme mahasiswa Jurnalistik Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Jurnalistik Universitas Bengkulu yang aktif menggunakan Instagram, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 24 melalui uji validitas, uji reliabilitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai signifikansi di bawah 0,05 dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,875. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan Instagram memiliki pengaruh terhadap perilaku narsisme mahasiswa. Semakin tinggi intensitas penggunaan Instagram, maka semakin besar kecenderungan mahasiswa untuk menunjukkan perilaku narsisme, seperti keinginan memperoleh perhatian, pujian, dan pengakuan sosial melalui unggahan foto, video, reels, maupun stories. Dengan demikian, Instagram tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan citra diri dan eksistensi sosial mahasiswa di era digital. Kata kunci: Instagram, Media Sosial, Perilaku Narsisme, Mahasiswa, Penggunaan Instagram.
Pengaruh Pemberitaan Tribunpadang.com Tentang Galodo Batu Busuak, Sumatera Barat Terhadap Persepsi Mahasiswa KKN Tematik Kebencanaan Mengenai Kondisi Di Lapangan Helma Liani Putri
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/vycxpk97

Abstract

The development of online media has made mass media a primary source of public information, including in disaster situations. Media coverage not only conveys information but also shapes audience perceptions of an event. One such widely reported event was the Batu Busuak galodo disaster in West Sumatra, which received intensive coverage. This study aims to determine the influence of TribunPadang.com's coverage of the Batu Busuak galodo disaster on the perceptions of Thematic Disaster Community Service Program students regarding conditions in the field. This study used a quantitative method with a non-experimental approach. The sampling technique used purposive sampling, with the criteria being that the Thematic Disaster Community Service Program students had read or been exposed to news related to the Batu Busuak galodo disaster and were familiar with the conditions of the victims in the field. Data collection was conducted through a questionnaire using a Likert scale. Data analysis was conducted using validity tests, reliability tests, descriptive analysis, correlation tests, and simple linear regression tests using the SPSS application. The results showed that media coverage influenced students' perceptions of the conditions of the victims in the field. The intensity of news coverage, clarity of information, credibility of sources, and comprehensiveness of content influenced students' understanding and empathy for disaster victims. However, discrepancies were also found between media reality and the actual conditions on the ground, indicating the influence of media framing in shaping audience perceptions. Keywords: Media Coverage, Audience Perception, Galodo Batu Busuak, Disaster Communication, Online Media.   Abstrak Perkembangan media online telah menjadikan media massa sebagai sumber utama informasi masyarakat, termasuk dalam situasi kebencanaan. Pemberitaan media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mampu membentuk persepsi audiens terhadap suatu peristiwa. Salah satu peristiwa yang banyak diberitakan adalah galodo Batu Busuak, Sumatera Barat yang diberitakan secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberitaan TribunPadang.com tentang galodo Batu Busuak terhadap persepsi mahasiswa KKN Tematik Kebencanaan mengenai kondisi di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan non-eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria mahasiswa KKN Tematik Kebencanaan yang pernah membaca atau terpapar pemberitaan terkait galodo Batu Busuak serta mengetahui kondisi korban di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji korelasi, dan uji regresi linier sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan media memiliki pengaruh terhadap persepsi mahasiswa mengenai kondisi korban di lapangan. Intensitas pemberitaan, kejelasan informasi, kredibilitas sumber, dan kelengkapan isi berita memengaruhi pemahaman serta empati mahasiswa terhadap korban bencana. Namun demikian, ditemukan pula adanya perbedaan antara realitas media dengan kondisi nyata di lapangan sehingga menunjukkan adanya pengaruh framing media dalam pembentukan persepsi audiens. Kata kunci: Pemberitaan Media, Persepsi Audiens, Galodo Batu Busuak, Komunikasi Kebencanaan, Media Online.