cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : https://doi.org/10.66914/sinergi
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, dan Sains Terapan. Diterbitkan secara berkala setiap bulan, Sinergi berkomitmen menjadi wadah akademik global untuk menghasilkan solusi transformatif bagi tantangan kontemporer.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 469 Documents
Implementasi Digitalisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Madrasah di MTs Anwaha Siti Harida; Syahrani; Rahmah Safitri; Wahidah; Zahratun Nisa
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/5hmetk58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digitalisasi pendidikan dalam manajemen madrasah di MTs Anwaha serta dampaknya terhadap literasi digital, integrasi pendidikan Islam, dan efektivitas pembelajaran. Digitalisasi pendidikan menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan era teknologi, khususnya bagi madrasah yang dituntut mampu mengintegrasikan inovasi digital dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi pendidikan di MTs Anwaha telah diterapkan melalui penggunaan platform pembelajaran digital, sistem administrasi berbasis teknologi, serta media pembelajaran interaktif. Dalam aspek manajemen, digitalisasi mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan secara lebih efektif dan efisien. Namun demikian, tingkat literasi digital guru dan siswa masih bervariasi, sehingga memerlukan penguatan melalui pelatihan berkelanjutan. Selain itu, integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam digitalisasi tetap menjadi prioritas utama, yang tercermin dalam penggunaan teknologi sebagai sarana pembentukan karakter dan akhlak siswa. Dari segi efektivitas pembelajaran, digitalisasi terbukti meningkatkan keterlibatan siswa, fleksibilitas belajar, serta pemahaman materi. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model digitalisasi pendidikan berbasis manajemen madrasah yang adaptif, efektif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai pendidikan Islam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi madrasah dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Manajemen Kerja Operator MTs Anwaha Nur Rizfa Adila; Syahrani; Nurhayati; Rahma Sarita; St. Norhalisa
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/b4fh6d55

Abstract

This study aims to analyze the work management of administrative operators and their role in managing educational data in Islamic junior high schools (madrasah tsanawiyah). The research employs a qualitative approach using a library research method, which involves reviewing various written sources such as books, scientific journals, and other relevant documents. The data used are secondary data collected through documentation techniques and analyzed using content analysis. Data validity is ensured through source triangulation. The results indicate that administrative operators play a crucial role as managers of educational data and information. Their responsibilities are not only technical but also reflect fundamental management functions, including planning, implementation, organization, supervision, and evaluation. The use of digital systems such as EMIS (Education Management Information System) and School Management Information Systems (SIMS) significantly enhances efficiency, accuracy, and accessibility of data management processes.However, several challenges are still encountered, including limited time, high workload, and unstable internet connectivity. These obstacles may affect the effectiveness of operators’ performance. Therefore, more effective management strategies are required, such as clear task distribution, improvement of facilities and infrastructure, and continuous technological training for operators. Consequently, administrative management in madrasah can be improved to become more effective, efficient, and reliable in supporting educational objectives Keywords: Operator work management, educational administration, EMIS, school management information system, Islamic junior high school   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kerja operator administrasi serta perannya dalam pengelolaan data pendidikan di madrasah tsanawiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research), yang dilakukan melalui pengkajian berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen relevan lainnya. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa operator administrasi memiliki peran yang sangat penting sebagai pengelola data dan informasi pendidikan. Tugas operator tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencerminkan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, serta pengawasan dan evaluasi data. Penggunaan sistem digital seperti EMIS dan Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SIMS) terbukti mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemudahan akses data.Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan tugas operator, seperti keterbatasan waktu, beban kerja yang tinggi, serta kondisi jaringan internet yang kurang stabil. Kendala tersebut berpotensi memengaruhi efektivitas kinerja operator. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen yang lebih optimal, seperti pembagian tugas yang jelas, peningkatan sarana prasarana, serta pelatihan teknologi. Dengan demikian, pengelolaan administrasi pendidikan di madrasah dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkualitas Kata kunci: Manajemen kerja operator, administrasi pendidikan, EMIS, sistem informasi manajemen sekolah, madrasah tsanawiyah
Manajemen Sarana MTs Anwaha Rama Azkia; Syahrani; Rizka; Sahidah; Wardaturrahmah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/x7e64j74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sarana pendidikan di MTs Anwaha secara komprehensif yang meliputi aspek perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengelolaan administrasi sarana. Manajemen sarana merupakan komponen penting dalam menunjang efektivitas proses pembelajaran, karena ketersediaan dan pengelolaan fasilitas yang baik berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik manajemen sarana pendidikan. Analisis data dilakukan secara interpretatif melalui proses pengelompokan informasi, pengaitan antar konsep, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTs Anwaha telah melaksanakan lima aspek utama manajemen sarana, namun implementasinya belum optimal. Perencanaan belum sepenuhnya berbasis analisis kebutuhan yang komprehensif, pengadaan masih terkendala keterbatasan anggaran, pemanfaatan sarana belum maksimal, pemeliharaan masih bersifat reaktif dan belum terjadwal, serta administrasi inventaris belum tertata secara sistematis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen sarana sangat dipengaruhi oleh konsistensi pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi berkelanjutan. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan sistem perencanaan berbasis kebutuhan, optimalisasi pengadaan prioritas, peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan sarana, penyusunan jadwal pemeliharaan rutin, serta digitalisasi administrasi inventaris untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah.
Khofifatul Azqiyah, Rifqi Dwi Cahyo : Penerapan Biophilic Design pada Gedung Perkantoran di Semarang: Studi Kasus Evaluasi Dampak terhadap Kesehatan Mental dan Produktivitas Karyawan di Tengah Iklim Tropis yang Panas Khofifatul Azqiyah; Rifqi Dwi Cahyo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/v6hqpv98

Abstract

Perubahan iklim dan suhu yang semakin tinggi di kota Semarang menyebabkan penurunan kenyamanan dan kesehatan mental karyawan di gedung perkantoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prinsip biophilic design sebagai pendekatan arsitektur yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam ruang kerja modern. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada dua gedung perkantoran di Semarang yang telah menerapkan biophilic design dengan tingkat yang berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi arsitektur, pengukuran kondisi fisik ruangan (suhu, kelembaban, pencahayaan alami), kuesioner (DASS-21 dan WHO-5 untuk kesehatan mental), serta wawancara mendalam dengan karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung dengan tingkat penerapan biophilic design yang tinggi memiliki tingkat stres dan kecemasan yang lebih rendah serta produktivitas karyawan yang lebih tinggi dibandingkan gedung dengan penerapan rendah. Elemen biophilic seperti pencahayaan alami, ventilasi silang, tanaman dalam ruangan, dan material alami terbukti efektif meningkatkan kenyamanan termal dan kesejahteraan psikologis di iklim tropis panas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa biophilic design dapat menjadi strategi adaptasi iklim yang efektif pada arsitektur perkantoran di kota-kota tropis seperti Semarang. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi arsitek, developer, dan pemangku kebijakan dalam mendesain ruang kerja yang lebih sehat dan produktif di masa depan. Kata kunci: Biophilic design, kesehatan mental, produktivitas karyawan, gedung perkantoran, Semarang, iklim tropis panas   Abstract The increasing temperature due to climate change in Semarang has negatively affected the thermal comfort and mental health of office employees. This study aims to evaluate the implementation of biophilic design as an architectural approach that integrates natural elements into modern workspaces. The research employs a case study method on two office buildings in Semarang with different levels of biophilic design implementation. Data were collected through architectural observation, physical environmental measurements (temperature, humidity, and natural lighting), questionnaires (DASS-21 and WHO-5 for mental health assessment), and in-depth interviews with employees. The results indicate that the building with a high level of biophilic design implementation exhibited significantly lower levels of stress and anxiety, along with higher employee productivity compared to the building with lower implementation. Biophilic elements such as natural lighting, cross-ventilation, indoor plants, and natural materials proved effective in improving thermal comfort and psychological well-being in a hot tropical climate. This study concludes that biophilic design can serve as an effective climate adaptation strategy in office architecture in tropical cities like Semarang. The findings are expected to provide valuable recommendations for architects, developers, and policymakers in designing healthier and more productive work environments in the future. Keywords: Biophilic design, mental health, employee productivity, office buildings, Semarang, hot tropical climate
Studi Efek Klozapin pada Leukosit, Trombosit, dan Gula Darah pada Pasien Skizofrenia di RSJ Sambang Lihum Tahun 2024 Muhammad Jafar; Muhammad Fauzi; Nily Su’aida
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/6k0qe154

Abstract

Klozapin adalah antipsikotik atipikal yang sering digunakan untuk pasien skizofrenia yang tidak merespons terapi lain. Namun, penggunaannya bisa menyebabkan efek samping pada kadar leukosit, trombosit, dan gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh klozapin terhadap ketiga parameter tersebut pada pasien skizofrenia di RSJ Sambang Lihum selama tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengumpulan data retrospektif menggunakan survei deskriptif dan metode total sampling Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tentang dampak klozapin dan membantu tenaga kesehatan dalam memantau serta mengelola efek samping pada pasien yang menerima terapi ini. Keywords: Clozapine, schizophrenia, leukocytes, platelets, blood sugar, purposive sampling.   Abstract Clozapine is an atypical antipsychotic commonly used for schizophrenia patients who do not respond to other treatments. However, its use can cause side effects on leukocyte, platelet, and blood glucose levels. This study aims to analyze the effects of clozapine on these parameters in schizophrenia patients at RSJ Sambang Lihum during 2024. The study is descriptive, using retrospective data collection with a descriptive survey method and purposive sampling in a cross-sectional approach. It is hoped that this research will provide information on the impact of clozapine and help healthcare professionals monitor and manage side effects in patients receiving this therapy. Kata kunci: Klozapin, skizofrenia, leukosit, trombosit, gula darah, purposive sampling.  
Perumusan Kebijakan Pemerintah & Integrasinya dalam Pendidikan Agama Islam Laila Safitri Siregar; Nur Azizah Matondang; Abdusima Nasution
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/yp553024

Abstract

This study discusses the formulation of government policies and their integration in Islamic education in Indonesia. Islamic education plays an important role in shaping the character, morality, and spirituality of students, therefore requiring proper and directed policies. This study aims to identify the concept of government policy formulation in Islamic education, understand policy integration, explain the policy formulation process, and analyze the implementation and integration of government policies in Islamic education. This research uses a library research method with a qualitative descriptive approach through collecting data from books, journals, and relevant scientific sources. The results show that the formulation of Islamic education policies is carried out through several stages, namely problem identification, agenda setting, policy formulation, policy adoption, implementation, and evaluation. Policy integration is implemented through curriculum integration, institutional integration, character and value integration, as well as the digitalization of Islamic education. Proper policy implementation can create a balance between religious and general knowledge, between tradition and modernity, and between Islamic values and technological development. However, policy implementation still faces various obstacles such as limited human resources, unequal distribution of educational facilities, and weak coordination among institutions. Therefore, synergy between the government, educational institutions, and society is needed so that Islamic education policies can be implemented effectively and sustainably. Keywords: Government Policy, Islamic Education, Policy Integration, Policy Implementation, National Education   Abstrak       Penelitian ini membahas tentang perumusan kebijakan pemerintah dan integrasinya dalam pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual peserta didik sehingga memerlukan kebijakan yang tepat dan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian perumusan kebijakan pemerintah dalam pendidikan Islam, memahami integrasi kebijakan, menjelaskan proses perumusan kebijakan, serta menganalisis implementasi dan integrasi kebijakan pemerintah dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari buku, jurnal, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan kebijakan pendidikan Islam dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah, penyusunan agenda, formulasi kebijakan, penetapan kebijakan, implementasi, dan evaluasi. Integrasi kebijakan dilakukan melalui integrasi kurikulum, kelembagaan, nilai dan karakter, serta digitalisasi pendidikan Islam. Implementasi kebijakan yang baik mampu menciptakan keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum, antara tradisi dan modernitas, serta antara nilai keislaman dan perkembangan teknologi. Namun, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pemerataan fasilitas pendidikan, dan lemahnya koordinasi antar lembaga. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat agar kebijakan pendidikan Islam dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.   Kata kunci: Kebijakan Pemerintah, Pendidikan Islam, Integrasi Kebijakan, Implementasi Kebijakan, Pendidikan Nasional
Etika Hidup Bersama: Sintesis Nilai-nilai Huma Betang dalm Perspektif Teologi Konstektual Mery Cyntia; Candra Junika; Selfina
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/fqrn9q33

Abstract

Makalah ini membahas sintesis antara nilai-nilai budaya Huma Betang masyarakat Dayak Kalimantan Tengah dengan ajaran kasih dalam teologi Kristen. Huma Betang merupakan simbol kehidupan bersama yang mengandung nilai kesetaraan, kebersamaan, toleransi, kejujuran, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman masyarakat Dayak dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya. Dalam kajian teologi kontekstual, model sintesis digunakan untuk menghubungkan pengalaman budaya lokal dengan ajaran iman Kristen sehingga budaya tidak dipandang bertentangan dengan iman, melainkan sebagai sarana penghayatan iman yang kontekstual. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Huma Betang memiliki hubungan erat dengan ajaran kasih Kristen, seperti kasih yang inklusif, pelayanan, persaudaraan, dan damai sejahtera. Penerapan sintesis kedua nilai tersebut tampak dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah melalui sikap toleransi antaragama, musyawarah, gotong royong, pelayanan sosial gereja, serta dialog antarumat beragama. Dengan demikian, integrasi nilai Huma Betang dan teologi Kristen mampu memperkuat identitas budaya Dayak sekaligus membangun kehidupan masyarakat yang damai, adil, harmonis, dan penuh kasih di tengah masyarakat plural. Kata Kunci: Huma Betang, teologi kontekstual, kasih Kristen, masyarakat Dayak. Abstrack   This paper discusses the synthesis between the cultural values of Huma Betang of the Dayak community in Central Kalimantan and the teachings of love in Christian theology. Huma Betang is a symbol of communal life that embodies the values of equality, togetherness, tolerance, honesty, and mutual cooperation. These values serve as guidelines for the Dayak people in building a harmonious life amidst religious, ethnic, and cultural diversity. In the study of contextual theology, the synthesis model is used to connect local cultural experiences with Christian teachings so that culture is not viewed as contradictory to faith, but rather as a medium for contextualizing faith. This study shows that the values of Huma Betang are closely related to Christian teachings of love, such as inclusive love, service, brotherhood, and peace. The application of the synthesis of these values can be seen in the daily lives of the people of Central Kalimantan through interreligious tolerance, deliberation, mutual cooperation, church social services, and interfaith dialogue. Therefore, the integration of Huma Betang values and Christian theology is able to strengthen Dayak cultural identity while fostering a peaceful, just, harmonious, and loving society within a pluralistic community.   Keywords: Huma Betang, contextual theology, Christian love, Dayak community.
Optimalisasi Lingkungan Sekolah Bebas Bullying Melalui Kegiatan Inovatif Pengabdian Kepada Masyarakat Adinda Ayu Apriani; Argha Yuliarsyah; Defrizal; Febry Arya Guntoro; Kakey Khadafi Al Hafidz; Khairul Ambri; Layla Rizqi Nurcahyati; Ligar Shafa Srianto; Muhammad Fajar Alfarisi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/r04jq863

Abstract

Tindakan bullying di lingkungan sekolah memiliki dampak sistemik yang merugikan kondisi psikologis korban, merusak suasana belajar, dan menurunkan kualitas pendidikan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan lingkungan sekolah yang aman dan bebas bullying melalui implementasi berbagai program inovatif. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan sosialisasi, penyuluhan hukum, serta pendampingan program sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan berupa koordinasi, pelaksanaan program edukasi interaktif, serta evaluasi berbasis kuesioner dan observasi lapangan. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan kesadaran warga sekolah mengenai aspek hukum perlindungan anak dan bentuk-bentuk bullying. Implementasi enam kegiatan inovatif—seperti Pekan Anti Bullying, Kotak Curhat Siswa, Mentor Kakak Asuh, Konseling Kreatif, Teman Sebangku Peduli, dan Kampanye Media Sosial—terbukti efektif membangun budaya saling menghormati. Kesimpulannya, sinergi seluruh elemen sekolah melalui program inovatif yang didukung pemahaman hukum mampu menciptakan iklim pendidikan yang kondusif dan aman bagi perkembangan siswa.Kata Kunci: anti-bullying; lingkungan sekolah; kegiatan inovatif; perlindungan anak; pengabdian masyarakat. ABSTRACTBullying in schools has systemic negative impacts that harm victims' psychological state, disrupt the learning environment, and lower educational quality. This Community Service (PKM) activity aims to optimize a safe and bullying-free school environment through the implementation of innovative programs. The method used for this community service includes socialization, legal counseling, and school program mentoring. The activity was conducted through three main stages: preparation involving coordination, execution of interactive educational programs, and evaluation based on questionnaires and field observations. The results achieved indicate an increase in school community awareness regarding the legal aspects of child protection and types of bullying. The implementation of six innovative activities—such as Anti-Bullying Week, Student Suggestion Boxes, Peer Mentoring, Creative Counseling, Caring Desk-mates, and Social Media Campaigns—proved effective in fostering a culture of mutual respect. In conclusion, the synergy of all school elements through innovative programs supported by legal understanding successfully creates a conducive and safe educational environment for student development.Keywords: anti-bullying; school environment; innovative activities; child protection; community service.
Masyarakat Madani sebagai Pilar Demokrasi dalam Perspektif Politik Islam Destri Aryani; Efi Febriany; Melisa; Koko Adya Winata
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/h8t91y10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep masyarakat madani sebagai pilar demokrasi dalam perspektif politik Islam serta relevansinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Masyarakat madani dipahami sebagai tatanan sosial yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadaban, keadilan, partisipasi masyarakat, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Dalam perspektif politik Islam, konsep tersebut memiliki keterkaitan erat dengan prinsip syura, keadilan (al-‘adalah), persamaan (al-musawah), dan tanggung jawab sosial yang menjadi dasar dalam penyelenggaraan kehidupan politik yang demokratis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan sumber-sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat madani memiliki peran strategis dalam memperkuat demokrasi melalui penguatan partisipasi politik, kontrol sosial terhadap kekuasaan, serta pembangunan budaya politik yang inklusif dan toleran. Politik Islam memandang demokrasi bukan hanya sebagai mekanisme kekuasaan, tetapi juga sebagai sarana mewujudkan kemaslahatan bersama dan keadilan sosial. Di Indonesia, implementasi nilai-nilai masyarakat madani dalam perspektif politik Islam dapat menjadi solusi dalam menghadapi tantangan demokrasi, seperti polarisasi politik, intoleransi, dan krisis etika publik. Dengan demikian, sinergi antara masyarakat madani dan nilai-nilai politik Islam menjadi elemen penting dalam menciptakan sistem demokrasi yang berkeadaban, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Perancangan User Interface Atau User Experience Dengan Metode Design Thinking pada Aplikasi Android Pemesanan Material Bangunan Online (MATO) Mario Fernando; Anggi Perwitasari; Desepta Isna Ulumi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/92twtj60

Abstract

Penerapan teknologi informasi menjadi krusial dalam meningkatkan efisiensi proses bisnis, namun sebagian besar toko material bangunan masih menerapkan sistem penjualan konvensional yang berdampak pada antrean pelanggan dan ketidakpastian informasi stok. Penelitian ini bertujuan untuk merancang User Interface (UI) dan User Experience (UX) aplikasi mobile bernama "MATO" sebagai solusi pemesanan material bangunan secara daring. Pendekatan yang digunakan adalah metode Design Thinking yang meliputi tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Prototipe aplikasi dirancang menggunakan Figma dan diuji cobakan kepada 30 responden menggunakan platform Maze serta kuesioner System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat kebergunaan. Hasil pengujian menunjukkan rancangan ini memperoleh skor rata-rata SUS sebesar 84,66. Berdasarkan penilaian tersebut, desain aplikasi masuk dalam kategori Acceptable, Grade B, dan Adjective Rating Excellent. Hal ini mengindikasikan bahwa rancangan antarmuka yang dibuat dinilai efektif, mudah digunakan, dan dapat menjadi solusi alternatif bagi permasalahan transaksi material bangunan. Kata kunci— Design Thinking, Material Bangunan, System Usability Scale, UI/UX, Aplikasi Mobile.