cover
Contact Name
Ahmad Walid
Contact Email
ahmadwalid@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpt@gmail.com
Editorial Address
JL.Jaya Wujaya Dusun Besar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik
ISSN : -     EISSN : 27455645     DOI : https://doi.org/10.62159/jpt
Focus and Scope JPT primary focus is on current themes within the scope of elementary education. The scope of the manuscripts includes research results, reflections, and critical reviews on: Education policies and regulation Curriculum Learning innovations, including: Study of teaching materials Learning approaches Learning models Learning methods Learning media Learning evaluation
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 247 Documents
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dalam Menyelesaikan Soal Matriks Ditinjau dari Gaya Belajar Winiarsih, Indri; Hakim, Arif Rahman; Indah Sari, Nur
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i1.254

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi kemampuan berpikir kreatif siswa di SMK Muhammadiyah 2 Ponjong. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan teknik sampling yang digunakan ialah purposive sampling. Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMK Muhammadiyah 2 Ponjong. Adapun populasi terjangkau dalam penelitian ini hanya siswa kelas XI MM 2 SMK Muhammadiyah 2 Ponjong. Adapun sampel penelitian 6 siswa, yaitu yang terdiri dari 2 siswa gaya belajar visual, 2 siswa gaya belajar auditorial, dan 2 siswa gaya belajar kinestetik. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahap analisis reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa (1) Kemampuan berpikir kreatif siswa gaya belajar visual pada materi matriks memenuhi tiga indikator berpikir kreatif, yaitu fluency, flexibility, elaboration atau fluency, flexibility, originality. (2) Kemampuan berpikir kreatif siswa dengan gaya auditorial pada materi matriks memenuhi tiga dan empat indikator berpikir kreatif, yaitu fluency, flexibility, originality ,elaboration dan fluency, flexibility, elaboration. (3) Kemampuan berpikir kreatif siswa dengan gaya belajar kinestetik pada materi matriks memenuhi satu indikator berpikir kreatif yaitu fluency.
Pengaruh Penerapan Metode Peer Teaching Dan Demonstrasi Terhadap Keterampilan Instalasi Sound System Ditinjau Dari Kecerdasan Emosional Siswa Kelas Xi Smk Kompetensi Keahlian Teknik Audio Video Di Kota Madiun Mudji Rahayu, Sri
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i1.255

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk menemukan adanya perbedaan pengaruh antara penerapan metode Peer Teaching dan demonstrasi terhadap peningkatan keterampilan siswa kelas XI Teknik Audio Video pada materi praktik Instalasi Sound System. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yaitu untuk menemukan adanya perbedaan pengaruh adanya perlakuan terhadap variabel- variabel yang akan diteliti dihubungkan dengan tinggi rendahnya kecerdasan emosional siswa. Langkah dalam penelitian ini adalah dengan cara mengusahakan timbulnya variabel-variabel dan selanjutnya dikontrol untuk dilihat pengaruhnya terhadap keterampilan siswa praktik Instalasi Sound System sebagai variabel terikat. Sedangkan variabel bebas yang dimaksud yaitu metode Peer Teaching dan demonstrasi sebagai variabel bebasnya. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1) Ada perbedaan pengaruh antara Penerapan Metode Demonstrasi dan Metode Peer Teaching terhadap Keterampilan Instalasi Sound System pada kelas XI. 2). Ada perbedaan Pengaruh antara Siswa Yang Mempunyai Kecerdasan Emosional Tinggi dan Rendah terhadap Keterampilan Instalasi Sound System pada kelas XI. 3). Ada interaksi Pengaruh Antara Metode Pembelajaran dan Kecerdasan Emosional Siswa terhadap Keterampilan Instalasi sound system pada kelas XI.
Peningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik Di SD Negeri 01 Kepahiang Ariani, Farida
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.311

Abstract

This study aims to describe the steps of collaborative educational supervision periodically in implementing learning, assessing learning achievement, carrying out follow-up assessments of student achievement and preparing lesson plans. So that learning objectives can be achieved. The research method used is descriptive qualitative method. This research includes research on school actions for initial data collection, data analysis results at the end of each cycle, as well as other responses from teachers on the implementation of collaborative educational supervision. The results of the study indicate that supervision of all teachers needs to be carried out periodically and set at the beginning of the school year (during the division of tasks). Educational supervision turns out to lead to an increase in teacher performance and student learning outcomes if it is carried out collaboratively. Collaborative educational supervision will be meaningful if the supervisor is a colleague who is already capable of the subject in question. Principals need to provide opportunities for teachers who are considered capable of supervising other teachers
Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Penerapan Metode Problem Solving Di SMP Negeri 1 Ujan Mas Kepahiang Mulyadi, Mulyadi
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.312

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPS disebabkan oleh dominannya skill menghafal daripada skill pemahaman terhadap materi. Selain itu, minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) masih tergolong sangat rendah. Hal ini dapat dilihat pada sikap siswa selama pembelajaran tidak pernah fokus. Sehingga pembelajaran tidak efektif.. Metode pembelajaran konvensional masih kurang menarik. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode pembelajaran problem solving. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian tindakan kelas. Rentang pembelajaran dibagi dalam 4 siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan , observasi, serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus tahun 2021 tepatnya pada semester I tahun ajaran 2021/2022. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Ujan Mas Kepahiang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar IPS siswa. Dalam penerapannya pembelajaran diberikan dengan menghadirkan permasalahan sosial yang muncul di masyarakat, sehingga siswa diminta untuk mencarikan solusi atas masalah tersebut. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes, angket pedoman observasi dan catatan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode problem solving untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas VIIA telah berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata pada setiap siklus, yaitu siklus I sebesar 6,57, siklus II sebesar 7,57, dan siklus III sebesar 8,33
Peningkatan Disiplin Dan Tanggung Jawab Siswa Melalui Sanksi Berjenjang Pada Siswa SMP Negeri 2 Ujan Mas Kepahiang Tahun Pelajaran 2020/2021 Aneliarisa, Aneliarisa
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.314

Abstract

Dalam rangka mencapai tujuan pendidikan yang ideal sesuai dengan undang undang sistem pendidikan nasional pasal 3, maka salah satu faktornya yang harus diperhatikan adalah bila siswa selalu bersikap disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi disekolah. Hal ini merupakan dasar dalam pembentukan watak dan kepribadian siswa. Kalau kebiasan ini tidak menemukan pemecahan masalahnya maka tujuan penedidikan nasional akan sulit terwujud. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat disiplin dan rasa tanggung jawab siswa SMP Negeri 2 Ujan Mas tahun pelajaran 2020/2021. Hal ini dianggap penting oleh peneliti karena faktor tersebut akan berpengaruh terhadap tercapainya tujuan pendidikan di sekolah (tujuan institusional). Dengan demikian maka yang menjadi obyek dan subyek penelitian adalah siswa SMP Negeri 2 Ujan Mas tahun pelajaran 2020/2021. Pada siklus I ini diketahui bahwa pada katagori tingkat disiplin siswa nilainya masih rendah yaitu nilai cukup ( C ). Sedangkan pada katagori rasa tanggung jawab siswa mencapai nilai cukup ( C ) yaitu rata rata nilainya 6,7. namun pada poin mengerjakan tugas rumah dengan nilai ( D ) yaitu 5,4. Dengan adanya kekurangan kekurangan yang ditemukan pada siklus I ini, maka peneliti mencari solusi pemecahan dengan meningkatkan sanksi sanksi terhadap siswa yang melanggar ataupun dengan cara cara lain namun siswa tidak merasa terpaksa melakukan atau melaksanakan tugas ( tindakan ) secara tulus dan ikhlas. Cara cara tersebut adalah dengan memberikan pembinaan kepada siswa, agar mereka secara sadar dan ikhlas melakukan kegiatan yang bersikap disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab penuh terhadap tugas tugas hariannya. Dengan perbaikan tersebut maka pada siklus II hasilnya diketahui bahwa tingkat disiplin siswa SMP Negeri 2 Ujan Mas tahun pelajaran 2020/2021di sekolah, mencapai nilai rata rata 8,6 ( dalam katagori sangat baik ). Sedangkan pada tingkat tanggung jawab siswa mencapai nilai 8,5 ( sangat baik ). Namun yang menjadi catatan pada penelitian ini adalah bahwa, pada katagori mengerjakan tugas rumah yang hanya mampu mencapai nilai pada katagori cukup (C) yaitu dengan nilai rata rata 6,7. Terjadinya peningkatan tingkat disiplin dan tanggung jawab siswa dari siklus I sampai siklus ke II karena dilakukan perbaikan pada teknik dalam meberikan sanksi berjenjang secara bervariasi, pembinaan dengan kontinu serta motivasi kepada siswa itu sendiri.
Peningkatan Kompetensi Penalaran dan Komunikasi Matematik : Sebuah Implementasi Model Pembelajaran Penalaran dan Pemecahan Masalah Terbuka Anoda, Vivi
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.315

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kompetensi penalaran dan komunikasi matematik siswa SD Negeri 5 Kepahiang. Cara yang ditempuh dalam upaya perbaikan tersebut adalah menerapkan model pembelajaran penalaran dan pemecahan-masalah-terbuka dalam pembelajaran Matematika. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahapan, yaitu (1) rencana tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian adalah satu orang guru dan 48 orang siswa kelas 6 SD Negeri 5 Kepahiang tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan Agustus 2021. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes, angket, pedoman observasi, dan catatan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kompetensi penalaran dan komunikasi matematik siswa meningkat dari kategori ‘jawaban parsial’ pada siklus I, menjadi kategori ‘kompetensi dasar’ pada siklus II, (2) rencana pembelajaran (RP) yang disusun oleh guru, berkualitas ‘cukup baik’ pada siklus I dan ‘baik’ pada siklus II, (3) kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran berkategori ‘baik’, (4) aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan, yaitu dari kategori ‘aktif’ pada siklus I, menjadi ‘sangat aktif’ pada siklus II, dan (5) Guru dan siswa, sama-sama memberikan tanggapan yang ‘sangat positif’ terhadap pelaksanaan tindakan. Kendala-kendala yang dialami dalam pelaksanaan penelitian sebagian besar sudah dapat diatasi.
Analisis Korelasi Gaji dan Lingkungan Kerja Non Fisik Ter-hadap Kepuasan Kerja Guru Suyono, Suyono
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.319

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) korelasi gaji terhadap kepuasan kerja guru di SMK Negeri 1 Madiun (2) korelasi lingkungan kerja non fisik terhadap kepuasan kerja guru (3) korelasi gaji dan lingkungan kerja non fisik terhadap kepuasan kerja guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bermaksud menggambarkan fakta pada objek penelitian yang tampak secara nyata dan penarikan simpulan di dasarkan pada angka-angka yang diolah secara statistik. Populasi penelitian ini adalah guru di SMK Negeri 1 Madiun sejumlah 43. Sampel penelitian ini diambil semua guru karena menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang sebelumnya telah di uji coba dan uji validitas serta uji reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gaji berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja guru di SMK Negeri 1 Madiun. Hal ini terbukti dari hasil analisis regresi yang memperoleh rhitung (0,545) > rtabel (0,301), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ditafsirkan bahwa gaji berpengaruh secara signifikans terhadap kepuasan kerja guru.(2) Ada pengaruh positif yang signifikan lingkungan kerja non fisik terhadap kepuasan kerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan hasil rhitung (0,513) > rtabel (0,301), maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan taraf signifikan 5%. (3) Ada pengaruh positif yang signifikan gaji dan lingkungan kerja non fisik secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru di SMK Negeri 1 Madiun. Hal ini ditunjukkan dengan Fhitung (15,504) > Ftabel (3,23), maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan taraf signifikan 5%.
Analisis Paedagogik Guru Dalam Menyelenggarakan Eval-uasi Proses Hasil Belajar Serta Pemanfaatannya Supriyono, Agus
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.320

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan prinsip sahih dalam penyelenggaraan penilaian dan evaluasi proses terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh guru PPKn di SMA Negeri 1 Madiun, 2) Untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru PPKn dalam pemanfaatan hasil belajar dan evaluasi 3) Untuk mengetahui keterkaitan antara penyelenggaraan penilaian dan evaluasi proses terhadap hasil belajar dengan pemanfaatan hasil belajar evaluasi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan, tempat, peristiwa dan dokumen. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan triangulasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kompetensi pedagogik guru PPKn dalam melaksanakan prinsip sahih penyelenggaraan penilaian dan evaluasi proses terhadap hasil belajar telah terlaksana akan tetapi belum maksimal. Dalam penilaian kognitif belum memenuhi beberapa poin dalam prosedur penilaian seperti, penyusunan kisi-kisi, pengembangan instrumen penilaian, dan penentuan perolehan nilai. Pada aspek afektif dan psikomotorik guru menilai hanya dengan observasi/ pengamatan. 2) Kompetensi pedagogik guru PPKn dalam melaksanakan prinsip pemanfaatan hasil belajar dan evaluasi telah terlaksana berdasarkan lima prinsip umum evaluasi, tapi masih belum optimal 3) Keterkaitan penyelenggaraan penilaian dan evaluasi proses terhadap hasil belajar dengan pemanfaatan hasil penilaian dan evaluasi.
Supervisi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Di Madrasah Titiani, Nofi
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.330

Abstract

Pengawasan pendidikan Islam, yang bertugas melaksanakan, menaksir dan menilik atau mensupervisi pendidikan Islam baik di sekolah umum maupun di lembaga Islam. Selain itu Pengawasan pendidikan juga merupakan trik yang berlaku dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada guru dalam rangka melaksanakan tugas tugasnya di Madrasah/Sekolah dalam upaya mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efesien.
Kreatifitas Guru PENJAS Di SMA Negeri 3 Seluma Pada Masa Pandemi (Pembelajaran Dari Rumah Dan Pembelaja-ran Tatap Muka Terbatas) Nizarman, Nizarman
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.333

Abstract

Pandemi covid-19 membawa keprihatinan pada penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Dasar (SD). Kondisi paling berat dialami oleh sekolah yang berada jauh dari perkotaan dengan akses internet dan sarana prasanara yang terbatas. Tempat kendala yang dihadapi oleh dunia pendidikan di masa pandemi covid yakni ketika pembelajaran daring dipilih menjadi bentuk pembelajaran pengganti tatap muka. Hakikat pembelajaran PJOK yang syarat dengan gerakan fisik, pembelajarannya dilakukan di ruang terbuka atau di lapangan. Metode untuk pendidikan olahraga adalah metode deduktif atau metode perintah, dengan ragam pemberian tugas, demonstrasi dan sedikit penjelasan. Itulah dasar peneliti tertarik untuk meneliti tentang kreatifitas guru penjas di Sekolah Menengah Negeri 3 Seluma selama masa pandemi (pembelajaran dari rumah dan pembelajaran tatap muka terbatas). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif menggunakan analisis secara mendalam. Ada dua jenis data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari sumber pertama hasil dari wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber-sumber terpercaya seperti dari artikel, buku, dan website yang berkaitan dengan penelitian tersebut. Responden yang dipilih adalah guru yang mengajar matapelajaran penjaskes di SMAN 3 Seluma yang sedang melakukan pembelajaran tatap muka terbatas selama pandemi COVID-19. Dalam penelitian ini, dilakukan teknik pengumpulan data dengan wawancara terstruktur pada guru yang mengajar matapelajaran penjaskes di SMAN 3 Seluma yang sedang melakukan pembelajaran tatap muka terbatas selama pandemi COVID-19 . Meskipun pembelajaran tidak dilaksanakan secara tatap muka akibat pandemic, guru penjaskes di SMAN 3 Seluma masih dapat melaksanakan pembelajaran dengan mengirim kan video yang harus di praktekkan oleh siswa dan siswa mengirimkan video praktek yang dia lakukan di rumah sesuai yang sudah di instruksikan. Dengan dijinkannya tatap muka terbatas, maka pembelajaran sudah dapat dilaksanakan dan sarana prasarana sekolah yang lengkap sangat membantu kegiatan pelaksanaan pembelajaran penjaskes wlaupun harus secara terbatas. Namun, masih ada juga kendala mespikun pembelajaran sudah dilaksanakan secara tatap muka yakni Terkendala ketika ada libur nasional siswa yang jadwalnya masuk sekolah tertunda menerima pembelajaran sedangkan kelompok lainnya sudah, menyebabkan adanya materi yang tidak sama di kelas yang sama

Page 5 of 25 | Total Record : 247