cover
Contact Name
Fatrica Syafri
Contact Email
fatricasyafri@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285709037738
Journal Mail Official
piaud@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Pagar Dewa, Kec. Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 38211
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education
ISSN : 25992287     EISSN : 2622335X     DOI : 10.29300/ja.v8i1.6978
Al-Fitrah: Journal of Early Childhood Islamic Education merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan kajiannya pada pendidikan Islam anak usia dini. Jurnal ini memuat hasil penelitian, kajian teoritis, dan praktik terbaik dalam pembelajaran, pengasuhan, serta pengembangan karakter Islami pada anak usia dini. Al-Fitrah bertujuan menjadi wadah akademik bagi para pendidik, peneliti, dan praktisi untuk berbagi inovasi dan pemikiran kritis dalam konteks pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
PENGAJARAN KONSEP MATEMATIKA PADA ANAK USIA DINI Syafri, Fatrima Santri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 1, No 1 (2018): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v1i2.1338

Abstract

Pada Usia dini (prasekolah) adalah usia yang efektif dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak. Masa ini disebut masa keemasan (golden ages) sebab masa anak yang sangat peka untuk menerima rangsangan-rangsangan dari lingkungannya, baik yang berkaitan dengan aspek moral agama, sosial emosional, bahasa, kognitif dan fisik. Matematika prasekolah tidak terletak pada penguasaan aritmatika dasar. Namun, memberikan pengalaman matematika dalam permainan mereka, menjelaskan, dan berpikir tentang dunia mereka. Pengalaman matematika tersebut lebih mengenalkan siswa pada konsep matematika. Konsep matematika adalah ide abstrak dalam menggolongkan matematika berdasarkan karakteristik tertentu atau menggolongkan contoh dan bukan contoh dalam matematika. Konsep dasar yang dapat dikenalkan pada siswa PAUD yaitu konsep berhitung dan konsep geometri. Kedua konsep tersebut dalam pengajarannya, siswa PAUD dikenalkan dengan beberapa benda yang berada dilungkungan sekitar mereka sehingga konsep matematika tersebut dapat dipahami dan dimengerti lebih mendalam oleh para siswa. Misalnya dalam berhitung, siswa dikenalkan dengan jumlah benda yang ada disekitar mereka, seperti permen, kelereng dan lainnya. Untuk benda geometri misalnya dikenalkan bentuk bola, lingkaran dan lainnya dengan benda-benda yang menyerupai bentuk geometri tersebut.Kata Kunci : Pengajaran, Konsep Matematika, AUD
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN SILABUS DAN RANCANGAN PROSES PEMBELAJARAN (RPP) MELALUI SUPERVISI AKADEMIK BERKELANJUTAN DI TK DHARMA WANITA DIKNAS KOTA BENGKULU Shabihi, Masri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 4, No 1 (2021): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v4i2.4360

Abstract

Dalam setiap proses belajar mengajar, seorang guru diharuskan melakukan tiga kegiatan utama yaitu proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Proses perencanaan pembelajaran yang harus dilakukan oleh seorang guru meliputi kegiatan utama sebagai berikut: 1. Membuat program tahunan; 2. Membuat silabus; 3. Membuat program semester; 4. Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran; dan 5. Membuat program evaluasi. Dari kelima unsur tersebut, silabus dan Rancangan Proses Pembelajaran (RPP) merupakan persiapan paling dasar bagi seorang guru ketika hendak mengajar. Berdasar kepada hasil analisa pada tahun pelajaran 2017- 2018 di TK Dharma Wanita Diknas Kota Bengkulu, muncul permasalahan rendahnya guru yang membuat perencanaan pembelajaran khususnya penyusunan silabus dan RPP. Untuk meneliti lemahnya kinerja guru dalam hal tersebut, dilakukanlah penelitian untuk melihat sejauh mana langkah supervisi akademik kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan silabus dan RPP.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL BENTENG TERHADAP KECERDASAN KINESTETIK ANAK DI PAUD AL-IKHLAS KOTA BENGKULU Desari, Ulan Dwi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v3i1.2283

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti membahas pengaruh permainan tradisionalbenteng terhadap kecerdasan kinestetik anak di PAUD Al-Ikhlas Kota Bengkulu. Penelitian ini dilatar belakangi lambatnya kecerdasan kinestetik anak, seperti anak lebih banyak duduk diam di ruang belajar, anak tidak mau bermain bersama temannya , dan ada juga sebagian anak yang masih mengeluh saat diajak berolahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional benteng terhadap kecerdasan kinestetik anak. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasi. Subjek dalam penelitian ini adalah sebagian anak kelas TK B yang mengalami keterlambatan kecerdasan kinestetik di PAUD Al-Ikhlas yang berjumlah 12 anak, terdiri dari 4 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional benteng terhadap kecerdasan kinestetik anak dengan dibuktikan bahwa thitung > ttabel (4,149 > 2,056).Kata Kunci: Permainan Tradisional Benteng, Kecerdasan Kinestetik. AbstractIn this study, researchers discussed the influence of traditional fortune playing on children's kinesthetic intelligence in Al-Ikhlas in Bengkulu City. This research is motivated by the slow pace of child kinesthetic intelligence, such as children sitting quietly in the study room, children do not want to play with friends, and there are also some children who still complain when invited to exercise. The purpose of this study was to determine the effect of traditional fort games on children's kinesthetic intelligence. the type of research used is quantitative correlation research. The subjects in this study were some kindergarten children who experienced delays in kinesthetic intelligence in Al-Ikhlas PAUD, which amounted to 12 children, consisting of 4 girls and 8 boys. The results showed that there was an effect of the traditional fortress game on children's kinesthetic intelligence with proven that tcount> t table (4.149> 2.056).Keywords: Traditional Games Fortress, Kinesthetic Intelligence.
IDENTIFIKASI POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK USIA DINI DIKELURAHAN LINGKAR TIMUR KOTA BENGKULU Syafri, Fatrica; Sundari, Siti; azizah, Fitriyah nur; Sahani, Freti; Rahayu, Septya Neng; Maharani, Putri; Nadillah, Welia
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 7, No 1 (2024): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v7i2.4412

Abstract

Pola asuh merupakan suatu proses yang dilakukan oleh orang tua dalam membimbing, mendisiplinkan anak untuk mencapai kedewasaan dengan norma-norma tertentu yang ada di dailaim keluairgai dain maisyairaikait. Naimun secairai reailitai ainaik usiai dini sebaigiain besair maisih belum maindiri seperti, belum maimpu pergi ke toilet sendiri, baikait belum berkembaing, bertutur kaitai yaing tidaik sopain, dain Sebaigiain ainaik taintrum ketikai aipai-aipai yaing di inginkain tidaik dituruti, sertai ainaik belum terbiaisai membuaing saimpaih paidai tempaitnyai. Penelitiain ini bertujuain untuk mengetaihui bentuk polai aisuh oraing tuai paidai ainaik usiai dini dikeluraihain Lingkair Timur Kotai Bengkulu. Penelitiain ini berupai penilitiain kuailitaitif dengain jenis penelitiain deskriptif kuailitaitif. Pengumpulain daitai dailaim penelitiain ini melailui observaisi, waiwaincairai, dain dokumentaisi. Haisil penelitiain menunjukkain baihwai berdaisairkain haisil observaisi, waiwaincairai, dain dokumentaisi baihwai polai aisuh yaing pailing bainyaik yaing di teraipkain paidai ainaik usiai dini dikeluraihain lingkair timur Kotai Bengkulu aidailaih polai aisuh demokraitis Kairenai dailaim penelitiain ini polai pembinaiain Oraing tuai memenuhi semuai indikaitor polai aisuh demokraitis. Aidaipun faiktor faiktor yaing mempengairuhi polai aisuh demokraitis Oraing tuai paidai ainaik usiai dini paidai penelitiain ini aidailaih tingkait Pendidikain Oraing tuai, pemaihaimain Oraing tuai terhaidaip aigaimai, profesi Oraing tuai dain sosiail ekonomi.
PENANAMAN NILAI-NILAI ISLAM MODERAT PADA ANAK USIA DINI DALAM KELUARGA SEBAGAI UPAYA MENANGKAL RADIKALISME Anwar, Rosyida Nurul
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 4, No 1 (2021): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v4i1.4348

Abstract

Gerakan radikalisme semakin tampak ketika muncul berbagai peristiwa teror diberbagai belahan dunia tak terkecuali tanah air. Munculnya sikap ekstrimisme sedikit menganggu keberagaman di Indonesia. Pelibatan anak dalam keluarga akhir-akhir ini menjadi rangkaian aksi terorisme, dengan kata lain aksi teroris memanfaatkan anak usia dini. Keluarga memiliki peran sentral dalam upaya menangkal radikalisme pada anak usia dini. Penanaman nilai-nilai moderat pada anak usia dini memerlukan kerjasama antara suami istri dalam tarbiyat awlad. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai Islam moderat yang perlu ditanamkan pada anak usia dini sebagai upaya mengkal radikalisme. Metode yang digunakan adalah kualitaif deskirptif dengan melakukan pengamatan pada situasi dan kondisi Nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap komitmen kebangsaan, kebhinekaan, toleransi, kemanusiaan, dan kearifan lokal adalah nilai-nilai yang perlu diajarkan dan ditanamkan pada anak usia dini dalam keluarga sebagai upaya menangkal radikalisme. Sikap moderat dalam beragama sejak dini diharapkan memberikan oasis baru yang segar dalam berkehidupan beragama saat ini dan di masa depan.
LEVEL PEMAHAMAN MATEMATIKA MODEL PIRIE DAN KIEREN PADA ANAK USIA DINI Isran, Dodi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 1, No 2 (2018): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i1.1521

Abstract

Matematika adalah salah satu ilmu yang penting dalam kehidupan manusia. Matematika merupakan pelajaran yang mendasarkan pada pola pemikiran siswa pada angka, simbol dan geometri yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Level pemahaman matematika sangat mendasari dari perkembangan pemahaman matematika siswa anak sia dini. Maka perlu dikembangkan pemahaman matematikasejak dini. Teori pembelajaran matematika yang cukup dikenal dan sering digunakan dalam hal penelitian dalam bidang pembelajaran matematika diantaranya adalah Teori APOS dari Ed Dubinsky, teori Van Hilele, teori pemahaman matematika (Model Pirie Dan Kirere), teori Bruner, teori Piaget dan masih banyak lagi teori-teori belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Dalam tulisan ini akan lebih dijelaskan tentang level pemahaman matematika siswa usia dini berdasarkan model Pirie dan Keiren. Level perkembangan pemahaman matematika model Pirie dan Kirien antara lain adalah primitive knowing (Pk), image making (Im), image having (Ih), property noticing (Pn), formalising (F), observising (O), structuring (S), dan inventising (Iv).Kata Kunci : Level Pemahaman Matematika, Model Pirie dan Kieren
Pembentukan Karakter Religius Anak Melalui Aktivitas Keagamaan dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Sumber Padi DSN V Armayanti Nasution, Raisah; Amalia Hasibuan, Afwany; Puspita Lubis, Bella; Nadia, Elsya; Alifah Hani, Najwa; Adewiya, Rabiatul
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 8, No 1 (2025): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v8i1.8837

Abstract

Character education plays a crucial role in helping children develop good morals, strong faith, and a sense of piety. Given current global challenges, building religious character from an early age is becoming increasingly important. This study examines how religious activities help shape the religious character of children in Sumber Padi Village, Hamlet V. The study employed qualitative methods with a focus on fieldwork. Data were collected through observation and recording, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, clear presentation, and accuracy checking. The results show that children's religious character is formed through routine religious activities such as congregational prayer, reading the Quran, celebrating religious holidays, studying Islam, and working together with others. These activities instill religious values such as discipline, cleanliness, honesty, sincerity, tolerance, mutual assistance, and politeness. Children exhibited positive behavioral changes, such as increased social awareness, worship habits, and courage and confidence in appearing in public spaces.
HUBUNGAN ANTARA STRESS PEKERJAAN DENGAN REGULASI EMOSI IBU PEKERJA DALAM PENGASUHAN ANAK USIA DINI Suharti, Suharti; Puspitasari, Intan
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 2 (2023): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v7i1.4400

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara stress pekerjaan dan regulasi emosi pada ibu pekerja dalam pengasuhan anak usia dini. Populasi dalam penelitian ini adalah 73 ibu bekerja dengan waktu kurang lebih 7 jam yang memiliki anak usia dini di lingkungan Yayasan Insan Mulia Semesta. Teknik penelitian ini adalah teknik simple random sampling sehingga didapat sample sejumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner jenis skala likert yaitu Skala yang digunakan adalah Skala Regulasi Emosi dan Skala Stress Bekerja. Skala Regulasi Emosi terdiri dari 26 aitem berdasarkan aspek pengaturan emosi, pengendalian emosi, dan penguasaan situasi sesuai teori Gross (2007) dengan koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,916. Sedangkan Skala Stress Pekerjaan terdiri dari 29 aitem berdasarkan aspek fisiologi, psikolgis, dan perilaku dengan koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,918. Dalam melakukan uji korelasi dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Pearson Correlation Product Moment. Hasil dari penelitian ini adalah tidak ditemukan hubungan antara stress pekerjaan dan regulasi emosi pada ibu bekerja dalam pengasuhan anak usia dini. Hal ini berarti stres pekerjaan bukan menjadi satu-satunya faktor adanya hubungan dengan regulasi emosi.
KONSEPTUAL KARAKTER PENDIDIK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Bahri, Husnul
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 1, No 2 (2018): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v2i1.1512

Abstract

Pendidik atau guru pada lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) mempunyai peran yang sangat penting dalam menjalankan tugasnya pada proses pembelajaran, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan terhadap anak didik usia dini.Hal tersebut akan menjadikan para pendidik atau guru pendidikan anak usia dini dituntut bekerja ekstra bila di peribandingkan dengan pendidik atau guru pada tingkatan sekolah dasar ataupun sekolah lanjutan lainnya. Para pendidika atau guru pendidikan anak usia dini ini harus menunjukkan sikap positif terhadap anak didiknya yang masih pada tataran usia dini. Karenanya menjadi suatu kewajiban untuk dapat memiliki karakter yang relevan dan dapat menopang tugasnya berinteraksi dengan baik terhadap anak didiknya sebagai peserta pembelajaran pada lembaga pendidikan anak usia dini, dapat beriteraksi dengan rekan sekerjanya, dengan mitra kerjanya yaitu orang tua anak didik serta masyarakat lingkungan sekitarnya sebagai pendukung proses pembelajaran.Sehingga diharapkan bahwa  pendidik atau guru pendidikan anak usia dini memiliki kualitas demi mencetak generasi pelaku kebangsaan yang memiliki kecerdasan baik secara kognitif, afektif, dan psikomotor. Kata Kunci : Konseptual, Karakter, Pendidikan
HUKUM KONVERGENSI DAN TEMPO PERKEMBANGAN Syafri, Fatrica; Sumarni, Titin; Mardalena, Mardalena; Tini, Jumi Alia
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 7, No 2 (2024): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v7i2.6477

Abstract

Konsep Hukum Konvergensi dan Hukum Tempo Perkembangan dalam konteks perkembangan individu, yang mencakup aspek fisik, kognitif, dan emosional. Hukum Konvergensi menjelaskan bahwa perkembangan seseorang ditentukan oleh interaksi antara faktor genetik (pembawaan) dan lingkungan. Faktor pembawaan meliputi aspek-aspekbawaan biologis, sementara lingkungan mencakup pengaruheksternal seperti pendidikan, interaksi sosial, dan kondisi hidup. Teori ini menunjukkan bahwa potensi bawaan hanya dapat berkembang optimal dengan adanya dukungan lingkungan yang memadai. Sebaliknya, Hukum Tempo Perkembangan menekankan bahwa setiap individu memiliki kecepatan perkembangan yang unik. Faktor-faktor seperti motivasi, kemampuan alami, dan dukungan sosial memainkan peran penting dalam menentukan tempo ini. Pemahaman mendalam tentang kedua hukum ini penting bagi pendidik untuk menyesuaikan pendekatan mereka dalam mendukung perkembangan anak, memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan untuk berkembang sesuai potensinya. Jurnal ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara faktor pembawaan dan lingkungan, serta penyesuaian tempo perkembangan dalam mendukung pertumbuhan optimal individu

Page 4 of 14 | Total Record : 131