cover
Contact Name
Fatrica Syafri
Contact Email
fatricasyafri@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285709037738
Journal Mail Official
piaud@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Pagar Dewa, Kec. Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 38211
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education
ISSN : 25992287     EISSN : 2622335X     DOI : 10.29300/ja.v8i1.6978
Al-Fitrah: Journal of Early Childhood Islamic Education merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan kajiannya pada pendidikan Islam anak usia dini. Jurnal ini memuat hasil penelitian, kajian teoritis, dan praktik terbaik dalam pembelajaran, pengasuhan, serta pengembangan karakter Islami pada anak usia dini. Al-Fitrah bertujuan menjadi wadah akademik bagi para pendidik, peneliti, dan praktisi untuk berbagi inovasi dan pemikiran kritis dalam konteks pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
RELEVANSI DONGENG DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Sari, Eliya Nopita; Bahri, Husnul; Syafri, Fatrima Santri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 1 (2019): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v2i2.2275

Abstract

Pembentukan karakter pada anak usia dini bukan hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga tanggung jawab orangtua dan masyarakat lainnya. Sangat penting memahami perkembangan karakter anak sejak usia dini. Usiadini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat menentukan perkembangan masa selanjutnya Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Relevansi dongeng dengan pembentukan karakter anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Relevansi dongeng dengan pembentukan karakter anak usia dini.Dalam penelitian ini penulis menggunakan (library tesearch), yaitu; penelitian teks/naskah, penelitian materi bahasa dan sastra, dan penelitian-penelitian suatu korpus yang sumbernya dari bahan-bahan pustaka. Dalam menjawab masalah ini, peneliti mengumpulkan data dengan menyusun atau mengklarifikasi, dan menganalisanya, teknik pengumpulan data mengadakan studi penelaan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubunganya dengan masalah yang dipecahkan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dongeng merupakan metude yang sangat bagus untuk pembentukan karakter anak usia dini karena dangan dongeng anak akan lebih capat memahami pesan moral dan karakter apa yang ingin di sampaikan melalui dongeng tersebut . Oleh karena itu pembentukan karakter perlu dibentuk dan dibina sejak usia dini. Ada puncara pengembangan karakter yaitu melalui pola pengasuhan dari lingkungan keluarga, sekolah, dan peran ligkungan masyarakat. Kata kunci: Relevansi, Dongeng, pembentukan karakter
Pengembangan Video Animasi Fabel dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moral Anak Kelompok A RA UMDI Ujung Baru Balgis, Balgis; Asmara Palintan, Tien; Ashari, Novita; Tadzkirah, Tadzkirah
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 8, No 1 (2025): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v8i1.8717

Abstract

This study aims to describe the understanding of moral values in Group A children at RA UMDI Ujung Baru, develop animated fable video media, and test its effectiveness in instilling moral values. The study used the Research and Development (R&D) method with the Borg & Gall model, involving eight children (five boys and three girls). The results showed that the lack of varied learning media was a barrier to engaging children's interest in moral material. Teachers tended to use lecture or storytelling methods without the support of interactive media. The development process continued to the limited product revision stage. Validation by media experts reached 91.6% and material experts 85.4%, both in the very appropriate category. Product trials showed a teacher response of 83.3% (very good), teacher observations 78% (good), and children observations 91.3% (very appropriate).
ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK BELAJAR DI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KELAS RENDAH KELURAHAN PAGAR DEWA KECAMATAN SELEBAR KOTA BENGKULU Fitriani, Sahli; Nirwana, Evi selva
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 2 (2023): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v7i1.4404

Abstract

This research raises the issue of the role of parents in accompanying children to study at home during a low-grade pandemic at RT 51 Pagar Dewa Village, Selebar District, Bengkulu City. Qualitative research methods. The research subjects in this study were parents, the data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Conclusion of the research results: From the results of the study it showed that the role of parents in accompanying children to study at home during a low-class pandemic in RT 51 Pagar Dewa Village, Selebar District, Bengkulu City, it can be said that some parents have completed it well, including as a facilitator for children such as providing learning tools, learning places, learning media. As a teacher, namely helping children's learning activities such as understanding material, managing children's study time, overcoming children's difficulties in learning, and providing motivation. Parents also act as educators and teachers, and as mentors.
PENDIDIKAN RESOLUSI KONFLIK BAGI ANAK USIA DINI Kusuma, Wira Hadi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 1, No 2 (2018): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v2i1.1516

Abstract

Kajian ini menjelaskan tentang Pendidikan resolusi konflik bagi anak usia dini. Pendidikan resolusi konflik pada anak usia dini merupakan hal yang sangat urgen. Hal ini disebabkan anak usia dini adalah pondasi awal dalam penanaman dan penengenalan serta pembiasaan karakter damai dalam menyelesaikan konflik. Dalam mengembangkan pendidikan resolusi konflik bagi anak usia dini, perlu memperhatikan tentang pendidikan menguraikan masalah, pemecahan masalah dan menghilangkan permasalahan atau peace bulding education. Pendidikan tersebut tetap memperhatikan kemampuan orientasi, kemampuan persepsi atau menghargai perbedaan, komampuan saling percaya, dan kemampuan emosi atau kecerdasan emosi, kemampuan berkomunikasi, kemampuan berfikir kreatif, dan kemampuan berfikir kritis. Kata Kunci : Pendidikan, Resolusi Konflik, dan Anak Usia Dini.
Strategi Parenting dalam Membangun Kecintaan Anak Terhadap Lingkungan Melalui Tauladan para Nabi Mahfudza, Amalia; Siregar, Fitria Nur Afni; Roaina, Lia; Sit, Masganti
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 8, No 1 (2025): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v8i1.6978

Abstract

Children are a trust from Allah SWT, and it is the duty of parents, teachers, and the community to educate them as well as possible so that their potential can grow and develop optimally. Various stimulations can be provided during the growth and development process, both physically and mentally. These include introducing children to their religion, their God, good deeds as a Muslim, and getting to know their Prophet. Introducing children to the Prophet from an early age can foster a love for the Prophet through a connection with history, feelings, glory, pride, and making him a role model. In order to educate children to know and love the Prophet, parents can apply several parenting strategies based on the role models of the prophets in environmental education, the story of the Prophet Muhammad and nature conservation, the story of the Prophet Muhammad and his relationship with the environment, the story of the Prophet Moses and social awareness, and parenting strategies to build children's love for the environment. Using qualitative methods that include data collection or scientific work, this study identified various strategies implemented by parents to increase children's understanding of the importance of cleanliness. The results showed that parents utilized various parenting learning strategies, such as telling exemplary stories of the prophets and practical activities that involve children in cleaning activities. This activity not only provides hands-on experience but also helps children understand the impact of their behavior on the environment. Therefore, parenting strategies as educators, mediators, motivators, and role models are crucial in fostering children's hygiene and health habits, which will positively impact their future development.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS (ORIGAMI) KELOMPOK B1 DI TK LABSCHOOL UNESA 1 SURABAYA Azizah, Devi Rahmatul; Simatupang, Nurhenti Dorlina
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 2 (2023): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v7i1.4395

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melipat kertas (origami) pada kelompok B1 di TK Labschool Unesa 1 Surabaya. Penelitian ini bersifat kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari anak yang diteliti sebanyak 11 anak pada kelompok TK B1 di setiap siklusnya. Pada siklus I hasil yang didapatkan masih belum muncul kemampuan motorik halus yang diharapkan, pada siklus II anak mengalami peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan melipat dengan presentasi 45% , pada siklus III peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan melipat mengalami kenaikan yang cukup signifikan dengan presentasi 81% keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan melipat kertas origami pada anak usia dini dapat diterapkan didalam kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak.
PELAKSANANAN TERAPI WICARA DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI ANAK AUTIS USIA 5-6 TAHUN DI SLB AUTIS CENTER KOTA BENGKULU Yanti, Nurmi; Bahri, Husnul; Fitriana, Septi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 3, No 2 (2020): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v4i1.4343

Abstract

Anak autis memiliki gangguan dalam perkembangan berkomunikasi, oleh karena itu perlu dilakukan terapi wicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui tahapan pelaksanaan terapi wicara dalam menstimulasi kemampuan berkomunikasi anak autis usia 5-6 tahun di SLB Autis Center Kota Bengkulu, 2) mengetahui hambatan pada pelaksanaan terapi wicara dalam menstimulasi kemampuan berkomunikasi anak autis usia 5-6 tahun di SLB Autis Center Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan terapi wicara sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat perencanaan pelaksanaan terapi wicara yang memiliki tujuan, standar pelaksanaan yang jelas dan memiliki waktu pelaksanaan yang telah terjadwal yaitu seminggu dua kali selama kurang lebih 30 menit tiap terapi. Proses pelaksanaan terapi wicara terdiri dari beberapa tahapan tergantung dengan metode yang digunakan. Adapun metode yang digunakan di Autis Center Kota Bengkulu adalah metode Glenn Doman dan Applied Behavoiural Analysis (ABA). Sarana dan prasarana yang digunakan adalah kartu-kartu bergambar yang terdiri beberapa kosa kata. Evaluasi pelaksanaan terapi wicara dilakukan pada bulan ketiga anak autis mendapat terapi wicara. Evaluasi dilakukan dengan cara membandingkan kemampuan berkomunikasi anak autis sebelum mendapat terapi wicara dengan kemampuan setelah mendapat terapi wicara. Kemampuan berkomunikasi dilihat dari aspek komunikasi repseptif dan ekspresif.Hambatan pelaksanaan terapi wicara adalah perilaku anak autis yang tidak fokus dan kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana terapi wicara.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF PADA TAMAN KANAK-KANAK KELOMPOK B DI PAUD IT AL-QISWAH PEKAN SABTU KOTA BENGKULU Ikromah, Nurul Fatoni; Nirwana, Evi Silva
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 7, No 1 (2024): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v7i2.4992

Abstract

Evaluasi pendidikan inklusif di PAUD al-qiswah. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas dan guru pendamping khusus di PAUD al-Qiswah. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis, data disajikan dengan menarik kesimpulan mengenai makna data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menyusun rencana berupa program kerja guru asisten khusus yang berisi agenda kegiatan bagi siswa berkebutuhan khusus selama satu tahun. Proses pelaksanaannya melibatkan tenaga kependidikan. Evaluasi pendidikan inklusif di PAUD al-Qiswah dilaksanakan setiap enam bulan sekali sebelum menerima rapor.
PERBANDINGAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DITINJAU DARI WILAYAH TEMPAT TINGGAL Apriani, Lara; Saparahayuningsih, Sri; Qalbi, Zahratul
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 4, No 2 (2021): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v5i1.4369

Abstract

Kemandirian merupakan suatu kemampuan atau keterampilan yang dimiliki anak untuk melakukan segala sesuatu sendiri, baik yang terkait dengan aktivitas bantu diri maupun aktivitas sehari-hari tanpa tergantung pada orang lain. Salah satu faktor yang mendorong terbentuknya kemandirian yaitu lingkungan. Berdasarkan letak geografis dan ekonomi lingkungan tempat tinggal dibagi menjadi dua, yaitu desa dan kota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan tingkat kemandirian anak usia dini yang ditinjau dari wilayah tempat tinggal, yaitu Desa Pasar Palik dan Kelurahan Kandang Limun. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia dua sampai dengan tiga tahun yang bertempat tinggal di Desa Pasar Palik dan Kelurahan Kandang Limun, dengan total populasi berjumlah dua ratus dua puluh tiga orang tua. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling, dimana teknik pengambilan sampel ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel bila populasi berstrata tetapi kurang proporsional. Jumlah sampel untuk Desa Pasar Palik yaitu sebanyak tiga puluh delapan orang tua, jumlah sampel untuk Kelurahan Kandang Limun yaitu sebanyak tiga puluh tujuh orang tua. Jumlah sampel total yaitu sebanyak tujuh puluh lima orang tua. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik dengan rumus Uji-t dua sampel bebas. Berdasarkan perhitungan Uji-t dua sampel bebas diperoleh nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel maka H0 ditolak dan keputusan yang diambil yakni H1. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan pada tingkat kemandirian anak usia dini ditinjau dari wilayah tempat tinggal Desa Pasar Palik dan Kelurahan Kandang Limun.
PERMAINAN PAPINKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 5-6 TAHUN Mirantika, Virda; Syafri, Fatrica; Surahman, Buyung
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 3, No 1 (2020): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v3i2.4334

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kemampuan berhitung permulaan pada anak di PAUD Nadilah masih rendah. Hal ini disebabkan oleh peran guru dalam menerapkan strategi dan metode mangajar guru yang masih konvensional saat pembelajaran. Oleh karenanya diperlukan strategi atau metode permainan yang tepat untuk bisa mengajak anak menjadi fokus dalam memperhatikan guru dalam kegiatan belajar. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan R&D. Metode penelitian pengembangan yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat penulis simpulkan bahwa Proses penelitian dan pengembangan media pembelajaran Papan Pintar Angka (Papinka) terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun anak usia dini di Desa Padang Guci Hilir telah menghasilkan sebuah produk yang telah divalidasikan dan sudah dinilai oleh para ahli dan sudah memperoleh kategori sangat baik oleh ahli guru praktik. Dan sehingga dapat disimpulkan produk yang dikembangkan dalam penelitian ini sudah layak untuk digunakan. Pengembangan media ini sangat baik sesudah anak melakukan atau diberikan kegiatan bermain Papan Pintar Angka (Papinka) ini oleh peneliti anak-anak diberikan sebuah media pembelajaran ini anakanak dapat bersosial, berinteraksi dan dapat melatih kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun anak dan disana dapat kita lihat bahwasanya anak sudah terlihat baik dalam melakukan permainan Papan Pintar Angka (Papinka) terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahunnya dan disana didalam pre-test anak mendapatkan pengembangan dengan nilai 32,28 % dalam kategori Mulai Berkembang sedangkan hasil dari post-testnya anak mendapatkan pengembangan dengan nilai 82,85 % dapat kita simpulkan bahwasanya permainan ini sudah layak sekali digunakan dengan anak usia dini dalam pengembangan terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun.

Page 3 of 14 | Total Record : 131