cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM KURIKULUM KEMARITIMAN DI SMK NEGERI I KOTA SABANG Khairunnas, Rinal; Hasmunir, .; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i2.15127

Abstract

Pendidikan maritim harus diimplementasikan sejak dini, salah satunya melalui lembaga pendidikan. Latar belakang dalam penelitian ini adalah untuk melihat proses implementasi kurikulum kemaritiman yang dilakukan guru SMK Negeri 1 Kota Sabang dalam menerapkan dan mengintegrasikan nilai-nilai kemaritiman. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program kurikulum kemaritiman di SMK Negeri 1 Kota Sabang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan kelas XI, guru, kepala sekolah dan penanggung jawab program di dinas pendidikan Provinsi Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya seluruh data diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, model data (display data), dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Data yang telah didapat kemudian di analisis dengan menggunakan rumus deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Kurikulum Kemaritiman di SMK Negeri 1 Kota Sabang belum terlaksana dengan baik karena program ini baru laksanakan. Beberapa kendala bukan hanya berasal dari sekolah tetapi dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang bertanggung jawab terhadap program kurikulum kemaritiman. Minimnya anggaran, programnya baru dilaksanakan, misskomunikasi dengan daerah tujuan program, pelaporan kegiatan yang semakin banyak merupakan faktor kendala belum terlaksananya program kurikulum kemaritiman dengan baik seperti yang diharapkan. Tidak semua guru dan mata pelajaran sekolah yang bisa diintegrasikan sehingga terhambatnya proses implementasi program kurikulum kemaritiman di sekolah SMK Negeri 1 Kota Sabang. Dalam hal ini, sekolah sedang mengupayakan program ini berjalan baik dengan memanfaatkan kompetensi guru yang sudah mengikuti workshop kurikulum kemaritiman di Jakarta
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TEAM QUIZMATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMP NEGERI 2 MUARA TIGA KABUPATEN PIDIE Husna, Aswatul; Taher, Alamsyah; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i2.15124

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran snowball throwing dan model pembelajaran team quiz. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah hasil belajar siswa yang di ajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang di ajarkan dengan model pembelajaran team quiz pada mata pelajaran IPS Terpadu SMP Negeri 2 Muara Tiga Kabupaten Pidie? Tujuan penelitian untuk mengatahui perbandingan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran team quiz pada mata pelajaran IPS Terpadu SMP Negeri 2 Muara Tiga kabupaten Pidie. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan mengambil populasi kelas VIII di SMP Negeri 2 Muara Tiga berjumlah 139 orang. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik purposive sampling yakni di ambil dua kelas yaitu kelas VIII-1 yang berjumlah 25 siswa dan kelas VIII-2 yang berjumlah 25 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan soal kepada murid yaitu pre-test dan post-test, selanjutnya diolah menggunakan uji-t. pada pengolahan data tersebut diperoleh thitung = 1,35 dan ttabel = 1,68 dengan taraf signifikan 5% dan dk = 48, berati thitung ttabel sehingga hipotesis Ha ditolak. Jadi, kesimpulan dari penelitian ini yaitu hasile belajar murid mata pelajaran IPS Terpadu yang di ajarkan dengan model snowball throwing tidak lebih baik atau sama dengan hasil murid yang di ajarkan dengan tipe team quiz SMP Negeri 2 Muara Tiga, Kabupate Pidie
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Rizqa, Cut Khairul; Taher, Alamsyah; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i2.15125

Abstract

Model pembelajaran cooperative learning adalah model yang bertujuan untuk mencapai hasil belajar tidak hanya pada prestasi akademik tapi juga dapat membentuk sikap toleransi, menerima keberagaman, serta pengembangan pada keterampilan sosial, dengan pola belajar yang membentuk kelompok membuat siswa bisa menerapkan sifat kebersamaan serta kerja sama tim yang kompak. Untuk melatih keberanian siswa, dan mampu menciptakan kelas yang interaktif, efektif serta mampu mendorong para siswa untuk lebih aktif dan dapat membuat kelas menjadi lebih hidup salah satu teknik yang harus digunakan adalah teknik Make a Match. Penggunaan teknik ini juga dapat menghilangkan kebosanan siswa ketika pembelajaran berlangsung. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui (1)Kemajuan dari hasil belajar peserta didik; (2) Kegiatan guru dan peserta didik didalam kelas; (3) Kemampuan guru untuk mengendalikan pembelajaran; dan (4)Tanggapan peserta didik terhadap pembelajaran. Peserta didik ditingkat XI Sekolah Menengah Atas dijurusan IPS SMA Negeri 12 Kota Banda Aceh yang berjumlah 29 orang merupakan tokoh utama dalam penelitian ini. Data yang telah dikumpulkan merupakan hasil yang diperoleh dari percobaan tes kemampuan siswa, instrumen pengawasan kegiatan guru dan peserta didik, Sarana pengamatan kecakapan guru dalam mengurus keberlangsungan prose belajar, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran.Statistik deskriptif persentase merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis data. Persentase menunjukkan (1) Pada siklus I jumlah ketuntasan individual adalah 40% pada siklus II meningkat menjadi 62% dan pada siklus III jumlah kenaikan persentase meningkat pada 90%. Dan perubahan hasil penelitian pada ketuntasan klasikal pada siklus I berjumlah 40% , pada siklus II meningkat pada 60% terakhir pada siklus III meningkat ke 100%. (2) Peningkatan persentase juga terjai pada aktivitas guru dan peserta didik yang pada awalnya hanya terdapat 8 aktivitas pada siklus I dan setelahnya meningkat menjadi 9 aktivitas pada siklus II dan selanjutnyakembali meningkat mnjadi 10 aktivitas pada siklus III. (3) Kemampuan guru mengendalikan pembelajaran juga mengalami peningkatan pada siklus I skor 2,3 (kategori sedang) pada siklus II menjadi 3 (katagori baik) dan pada siklus III menjadi 3,7 (katagori sangat baik)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) BERBANTUAN MEDIA MACROMEDIA FLASH PLAYER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SMAN 4 KOTA BANDA ACEH Yulisa, Arfa; Kamaruddin, Thamrin; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i2.15123

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berjudul penerapan model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) berbantuan media macromedia flash player untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi SMAN 4 Kota Banda Aceh . Percobaan ini dikerjakan demi memahami (1) peningkat hitungan belajar siswa; (2) aktivitas pengajar dan siswa; (3) keahlian pengajar saat mengatur pembelajaran beserta (4) balasan siswa atas penerapan bentuk Rotating Trio Exchange (RTE). Poin ketika percobaan adalah siswa kelas XIIS3 SMAN 4 Banda Aceh dengan total 28 orang. Akumulasi bahan dikerjakan menggunakan (1) ujian awal dan ujian akhir; (2) lembar kontrol aktivitas pengajar serta siswa; (3) lembar kontrol keahlian pengajar beserta (4) kuisioner balasan siswa atas penerapan model. Ulasan bahan memakai rumus statistik deskriptif persentase. Akibat dari percobaan menghasilkan (1) persentase keberhasilan individual bertambah 28% dalam Tahap I naik 67% dalam Tahap II serta 93% dalam Tahap III. Bagian keberhasilan klasikal bertambah 30% dalam Tahap I naik 50% dalam Tahap II serta 90% dalam Tahap III; (2) total aktivitas pengajar serta siswa yang sinkron mengalami peningkatan, 5 pada Tahap I menjadi 8 dalam Tahap II serta menjadi 11 dalam Tahap III; (3) keahlian pengajar saat mengatur pembelajaran bertambah dari 2,21 dalam Tahap I menjadi 2,82 dalam Tahap II serta menjadi 3,63 dalam Tahap III (4) balasan siswa atas penerapan bentuk ini pada umumnya atau 96% menyatakan dapat memahami dengan mudah materi yang diajarkan. Ikhtisar percobaan ini adalah penerapan Model Rotating Trio Exchange (RTE) Berbantuan alat Macromedia Flash Player dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-IS3
KORELASI NILAI MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI DENGAN NILAI MATA KULIAH MAGANG III MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2014-2015 Rangga, Yuswardi Crysia; Hasmunir, .; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15121

Abstract

Kualitas tenaga pendidik akan tercapai diantaranya dengan melakukan suatu kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran akan berkualitas apabila pengajar menguasai 4 kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial. Kompetensi tersebut diajarkan diantaranya melalui mata kuliah strategi pembelajaran geografi, perencanaan pembelajaran geografi dan magang III. Rumusan masalah ialah apakah terdapat korelasi nilai Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Geografi dan Perencanaan Pembelajaran Geografi dengan nilai Mata Kuliah Magang III Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah Angkatan 2014-2015. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi nilai Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Geografi dan Perencanaan Pembelajaran Geografi dengan nilai Mata Kuliah Magang III Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah Angkatan 2014-2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian ini ialah keseluruhan mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah angkatan tahun 2014 dan 2015 yang telah mengambil Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Geografi, Perencanaan Pembelajaran Geografi serta Mata Kuliah Magang III, dimana angkatan 2014 berjumlah 46 orang dan angkatan 2015 berjumlah 19 orang. Objek dalam penelitian ini berjumlah kurang dari 100 orang, maka penulis mengambil semua data sehingga merupakan penelitian populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Teknik pengolahan data menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji korelasi spearman. Dari hasil pengolahan data dan pembahasan maka diambil simpulan nilai Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Geografi dan Perencanaan Pembelajaran Geografi dengan nilai Mata Kuliah Magang III Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah angkatan 2014-2015 memiliki korelasi yang cukup kuat
KORELASI MINAT BELAJAR SISWA DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI 1 GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Ningsih, Novi Anggraini; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15117

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu hal terpenting dan utama dalam proses belajar dan pembelajaran, minat dapat diartikan sebagai rasa lebih menyukai dan memiliki rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh. Dalam proses pembelajaran, sebagai seorang guru harus mempersiapkan bahan-bahan materi pembelajaran yang menarik sehingga siswa merasa senang untuk proses pembelajaran. Kemdian, pelaksanaan pembelajaran harus sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran agar tercipta interaksi antara peserta didik dan guru dalam proses pembelajaran sehingga saling menguntungkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat korelasi minat belajar siswa dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar Geografi siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi minat belajar dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar geografi siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas X IPS di SMA Negeri 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil yang berjumlah 108 siswa dan diambil sampel sebanyak 52 siswa dengan menggunakan teknik proportional sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil analisis regresi ganda diperoleh dan koefisien korelasi ganda sebesar 0,04 yaitu tidak terdapat hubungan yang sangat rendah dengan koefisien determinasi berganda = 0,16%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,04 3,18 yang berarti H0 diterima. Simpulannya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA BERDASARKAN LATAR BELAKANG PEMINATAN DI SMA/MA (STUDI PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2014-2017 Nurjannah, .; Harun, M Yusuf; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15118

Abstract

Peminatan adalah program kurikuler yang disediakan untuk mengakomodasi pilihan minat, bakat dan/atau kemampuan peserta didik dengan orientasi pemusatan, perluasan, dan/atau pendalaman mata pelajaran dan/atau muatan kejuruan. Peminatan yang diangkat dalam penelitian ini adalah peminatan sosial dan peminatan matematika dan sains. Prestasi belajar adalah bukti keberhasilan yang dicapai mahasiswa dalam memperoleh perubahan, cara bersikap, bertingkah laku yang baru, bertindak cepat dan tepat secara optimal setelah proses pembelajaran. Melalui peminatan yang telah diberlakukan sejak SMA/MA diharapkan mahasiswa dapat memaksimalkan latar belakang tersebut sehingga memberikan pengaruh pada peningkatan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala dengan latar belakang peminatan sosial lebih baik dari pada mahasiswa dengan latar belakang peminatan matematika dan sains di SMA/MA. Hipotesis dalam penelitian ini adalah prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala dengan latar belakang peminatan sosial lebih baik daripada mahasiswa dengan latar belakang peminatan matematika dan sains di SMA/MA. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2014-2017 Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala yang berjumlah239 mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 70 mahasiswa dengan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik tes. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 9,98 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 68, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Dapat diambil simpulan yaitu prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala dengan latar belakang peminatan sosial lebih baik daripada mahasiswa dengan latar belakang peminatan matematika dan sains di SMA/MA.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS SMONG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MITIGASI BENCANA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI I SIMEULUE TENGAH Rahayu, Siti; Abdi, Abdul Wahab; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15119

Abstract

Discovery Learning merupakan suatu metode pembelajaran untuk mengembangkan cara berpikir aktif setiap peserta didik dengan cara peserta didik, menemukan, menyelidiki sendiri, bahan pembalajaran sehingga pengetahuan diperoleh akan bertahan lama dalam ingatan. Smong artinya air laut naik setelah terjadinya gempa bumi, Smong adalah sebuah konsep kearifan lokal sederhana berfungsi sebagai alat sosialisasi bahwa akan terjadi tsunami. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik, aktivitas guru dan peserta didik, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri I Simeulue Tengah berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes, instrumen pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pertama untuk siklus I peningkatan persentase kelulusan Indvidual sebesar 52%, selanjutnya siklus II berjumlah 71% dan dilanjutkan untuk siklus III sebesar 90%. Penghitungan persen kelulusan klasikal berjumlah 50% di siklus I, untuk siklus II terdapat peningkatan menjadi 70% dan untuk siklus III mengalami peningkatan sebesar 90%. Kegiatan yang dilakukan guru dan peserta didik mengalami peningkatan secara bertahap, terdapat enam aktivitas yang tepat di siklus I, terdapat tujuh kegiatan yang tercapai untuk siklus II, selanjutnya untuk siklus III terdapat sepuluh kegiatan yang tepat. Kemampuan guru untuk mengelolah proses belajar pada siklus I memiliki skor 2,16 berarti sedang, untuk siklus II memiliki skor 2,87 berarti baik, dan siklus III memperoleh skor 3,61 berarti sangat baik. Peserta didik terhadap pembelajaran yang berisi 10 pertanyaan bahwa 95,3% menyatakan setuju. Metode pembelajaran Discovery Learning berbasis Smong sangat menyenangkan dan siswa mudah memahami materi dalam melakukan proses pembelajaran
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DENGAN BERBANTUAN MEDIA ANIMASI FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS X IPS1 SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Islami, Wilda Nur; Hasmunir, .; Zalmita, Novia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15120

Abstract

Model artikulasi berbantuan media animasi flash merupakan suatu model yang penerapannya seperti pesan berantai dan dibantu oleh media animasi flash yang dapat menvisualisasikan penjelasan guru, dan merupakan model serta media pembelajaran yang digunakan untuk peningkatan hasil belajar geografi peserta didik kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar geografi peserta didik kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh; (2) Aktivitas guru dan peserta didik dalam penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran model artikulasi berbantuan media animasi flash. Dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik menggunakan penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Berdasarkan pengolahan data, hasil belajar geografi siklus I pada ketuntasan individual terdapat 12 peserta didik yang tuntas dari 24 peserta didik (50%), sedangkan ketuntasan klasikal terdapat 4 soal yang tuntas dari total 7 soal (57%). Selanjutnya aktivitas guru dan peserta didik terdapat 4 aktivitas yang tidak sesuai dengan waktu dari total 12 aktivitas guru dan peserta didik. Selanjutnya keterampilan guru siklus I memperoleh skor 2,85. Pada siklus II ketuntasan individual terdapat 23 peserta didik dari 24 peserta didik yang tuntas (96%), sedangkan untuk ketuntasan klasikal terdapat 6 soal dari total 7 soal yang tuntas (86%). Dalam siklus II terdapat 2 aktivitas guru dan peserta didik yang tidak sesuai dengan waktu dari total 12 aktivitas guru dan peserta didik. Kemudian keterampilan guru mendapat skor 3,5. Selanjutnya yang terakhir respon peserta didik yang menjawab ya di siklus I menunjukkan 83,33%, sedangkan untuk siklus II menunjukkan 87,08%. Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat dikatakan bahwa penelitian penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash terjadinya peningkatan hasil belajar geografi pada siklus II.
HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR DAN SOFT SKILLS DENGAN KESIAPAN KERJA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Riani, Lindar; Amri, Amsal; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15116

Abstract

Kesiapan kerja adalah suatu kondisi yang menunjukkan kondisi fisik, kematangan terhadap mental, dan juga pengalaman yang dimiliki oleh seseorang dimana orang tersebut mempunyai sebuah kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan yang telah ditekuninya. Prestasi belajar dan soft skills merupakan dua faktor yang mana secara teori diperkirakan akan mempengaruhi peningkatan kesiapan kerja mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat hubungan prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2014 dan angkatan 2015 yang sudah mengambil mata kuliah SIG Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah yang berjumlah 121 mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 54 mahasiswa dengan menggunakan teknik proportional sample. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi ganda sebesar 0,14 yang artinya terdapat hubungan dalam kategori yang sangat rendah, dengan koefisien determinasi berganda = 1,96%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,009 3,18 yang berarti terima H0 yang artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan FKIP Unsyiah.