cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTROVERSIAL ISSUES BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 BANDA ACEH Fitri, Dita; Kamaruddin, Thamrin; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9888

Abstract

Penerapan merupakan suatu perbuatan untuk memperaktekkan teori, metode demi mencapai tujuan tertentu. Controversial issue yaitu model pembelajaran yang menyajikan suatu isu yang mudah diterima oleh seorang atau kelompok, tetapi juga mudah ditolak oleh seorang atau kelompok lainnya. Video yaitu salah satu jenis media audio-visual yang dapat memberikan gambaran mengenai suatu objek yang bergerak bersama-sama dengan suara alamiah atau suara lain yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa; (2) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan controversial issue berbantuan video. Subjek dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI-IS3 SMA Negeri 4 Banda Aceh yang berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Pre-test dan post-test; (2) Pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 61,29% di siklus ke I menjadi 74,19% di siklus ke II dan 93,54% di siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 70% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II dan 100% pada siklus III. (2) Jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 11 aktivitas sesuai pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,7 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 3,2 dengan kategori baik pada siklus II dan 3,4 dengan kategori baik pada siklus III. (4) Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami, dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru
PENERAPAN PENDEKATAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS XI-IS DI SMA NEGERI 1 MEULABOH Thaharah, Cut Titi; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9887

Abstract

Pendekatan lingkungan adalah suatu pembelajaran yang meningkatkan keterlibatan siswa terhadap lingkungan sebagai sumber belajarnya. Penggunaan pendekatan lingkungan mampu mengatasi keaktifan belajar siswa di kelas sehingga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inovatif serta berdampak positif terhadap hasil belajar.. Tujuan penelitian: (1) Mengetahui keaktifan belajar siswa; (2) Hasil belajar; (3) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa; (4) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (5) Respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan pendekatan lingkungan. Dalam penelitian ini subjek adalah siswa kelas XI-IS 3 SMA Negeri 1 Meulaboh berjumlah 28 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan (1) Lembaran pengamatan keaktifan siswa; (2) Lembaran pre-test dan post-test; (3) Lembaran pengamatan aktivitas guru dan siswa; (4) Lembaran keterampilan guru; dan (5) Lembaran angket respon. Hasil penelitian memperlihatkan (1) Persentase keaktifan siswa meningkat dari 10% (cukup) pada siklus I menjadi 40% (aktif) pada siklus II dan 80% (sangat aktif) pada siklus III; (2) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 71% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II dan 96% pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 70% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (3) Jumlah aktivitas guru dan siswa yang sesuai naik dari 6 aktivitas pada siklus I menjadi 8 aktivitas pada siklus II dan 10 aktivitas pada siklus III; (4) Meningkatnya keterampilan guru dari skor 2,4 dengan kategori sedang pada siklus I menjadi 2,9 dengan kategori baik pada siklus II dan 3,8 dengan kategori sangat baik pada siklus III. (5) Pada umumnya hasil dari respon siswa sangat baik, mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami, dan siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA ANIMASI DAN LKS UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI KELAS X IS SMA NEGERI 12 KOTA BANDA ACEH Natasya Keumala, Cut Lidya; Kamaruddin, Thamrin; Bardi, Syamsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9886

Abstract

Model pembelajaran penemuan terbimbing merupakan salah satu model yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi di antara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran. Maksud dari Penelitian ini adalah mengetahui: (1) menaikan hasil belajar anak didik; (2) kegiatan guru dan anak didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon anak terhadap model pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan media animasi dan LKS. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 12 Banda Aceh yang berjumlah 27 orang. Data terkumpul dengan menggunakan (1) pre-test dan post-test; (2) pengamatan aktivitas guru dan anak; (3) pengamatan keterampilan guru; dan (4) respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 17 siswa yang tuntas pada siklus I, 21 siswa tuntas pada siklus II, dan 25 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 40% pada siklus I, 80% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,49 kemudian siklus I dengan kategori sedang, skor 2,86 ditemukan pada siklus II dengan baik, dan 3,41 pada siklus III dengan kategori baik; (4) ketertarikan anak didik terhadap model penemuan terbimbing berbantuan media animasi dan LKS dikatakan baik
HUBUNGAN PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN KETERAMPILAN MEMBACA PETA DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 BANDA ACEH Oktavia, Cut Dina; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9884

Abstract

Penelitian ini berjudul hubungan penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasinya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh yg berjumlah 223 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling, sebanyak 20% dari populasi maka sampel berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan tes, data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil korelasi untuk masing-masing variabel menggunakan rumus Product Moment Pearson diperoleh , , dan . Artinya nilai hubungan paling tinggi terdapat pada . Selnjutnya untuk melihat hubungan , dengan secara bersama-sama menggunakan rumus Korelasi Ganda diperoleh . Artinya terdapat korelasi sedang yaitu berada pada interval 0,40-0,599. Nilai koefisien determinasi ganda diperoleh sebesar 16,81% dan uji signifikansi diperoleh atau 8 3,22. Penghitungan regresi linear berganda diperoleh nilai regresi . Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis akhir penelitian ini terima , yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh, khususnya pada materi peta (kondisi geografis negara ASEAN).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMPN 16 BANDA ACEH Zulfahmi, .; Abdi, Abdul Wahab; Aziz, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5381

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatkan hasil belajar IPS terpadu, (2) Aktivitas guru dan peserta didik, (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon peserta didik terhadap. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII-4 SMPN 16 Banda Aceh yang terdiri atas 27 peserta didik. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes dan angket. Pengumpulan data menggunakan lembar pre-test dan post-test, lembar pengamatan aktivitas, keterampilan dan angket respon peserta didik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan: (1) Ketuntasan individual siklus pertama 70%, siklus kedua meningkat menjadi 81%, dan pada siklus ketiga menjadi 93%. Ketuntasan klasikal mengalami peningkatan, siklus pertama 50%, pada siklus kedua meningkat menjadi 70% dan pada siklus ketiga menjadi 90%, (2) Aktivitas guru dan peserta didik mengalami peningkatan, pada siklus pertama 3 aktivitas yang tuntas, pada siklus kedua 6 aktivitas yang tuntas dan pada siklus ketiga 8 aktivitas yang tuntas dari 8 aktivitas keseluruhan, (3) Keterampilan guru mengalami peningkatan, siklus pertama mendapat skor 2,49 kategori sedang, siklus kedua 2,69 kategori baik dan pada siklus ketiga mencapai skor 3,29 kategori baik, (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran cenderung positif, 93 persen mengatakan model pembelajaran masih baru, 89 persen mengatakan model pembelajaran menarik, 85 persen mengatakan memahami materi, 85 persen mengatakan materi pembelajaran menarik, 93 persen mengatakan berminat mengikuti pembelajaran selanjutnya dan 89 persen mengatakan model TGT dengan media TTS dapat memperjelas pemahaman materi. Jadi, penerapan model kooperatif tipe TGT dengan media TTS dapat meningkatkan hasil belajar IPS terpadu kelas VIII-4 SMPN 16 Banda Aceh
HUBUNGAN EFIKASI DIRI BIDANG AKADEMIK DAN PERILAKU BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS XI IS DI MAN 3 BANDA ACEH Suriyani, Susi; Abdi, Abdul Wahab; Hasmunir, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5380

Abstract

Self efficacy is very important in the daily life of students because it can build a sense of confidence, student motivation, and as a reflection of each individual about the ability to learn in every field of learning. Students with good or bad self efficacy can also influence students' behavior in the learning process. The problem formulation in this research is whether there is a significant correlation between self efficacy of academic field and learning behavior with learning result of class XI IS geography in MAN 3 Banda Aceh. In particular this study aims to determine the relationship between self-efficacy academic field and learning behavior with learning outcomes geography class XI IS in MAN 3 Banda Aceh. This research approach is a quantitative approach. The population of this study were students of MAN 3 Banda Aceh, while the sample in the study were students of class XI IS MAN 3 Banda Aceh. Based on data analysis, the findings of this study can be put forward as follows: the relationship between self-efficacy in the academic field (X1) and learning behavior (X2) with the learning outcomes of geography (Y) class XI IS in MAN 3 Banda Aceh is 0.136 very low. The correlation between self efficacy of academic field (X1), learning behavior (X2), and geography learning result (Y) has no significant relation with value of Fcount and Ftable ie 0,366 3,24. The conclusion of this research is that there is no significant correlation between self efficacy of academic field and learning behavior with learning result of class XI IS geography in MAN 3 Banda Aceh
PENERAPAN MODELPEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU UNTUK MENINGKATKANHASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 DARUSSALAM Suherlin, .; Bardi, Syamsul; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5379

Abstract

Model mind mapping merupakan suatu model pembelajaran yang mempelajari konsep atau teknik mengingat sesuatu dengan bantuan mind map (teknik pembelajaran menggunakan peta konsep, pencatatan materi belajar dituangkan dalam bentuk diagram yang memuat simbol, kode, gambar dan warna yang saling berhubungan) sehingga kedua bagian otak manusia dapat digunakan secara maksimal. Media gambar merupakan suatu alat atau yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara visual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Tingkat hasil belajar siswa; (2) Kegiatan guru dan siswa; (3) Kecakapan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Tanggapan siswa terhadap model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Darussalam Aceh Besar yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post- test; (2) Lembar pengamatan kegiatan guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan Kecakapan guru; dan (4) lembar tanggapan siswa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Keberhasilan penelitian ini menunjukkan (1) Skor ketuntasan secara individual naik dari 12 siswa yang tuntas pada siklus I, 13 siswa tuntas pada siklus II, dan 20 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 50% pada siklus I, 60% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) kegiatan guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Kecakapan guru meningkat dari perolehan skor 2,55 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 3,1 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,46 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Tanggapan siswa terhadap model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar dapat dikatakan baik, 86 persen dari 21 siswa berpendapat dengan belajar melalui model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari
PENGGUNAAN MULTIMEDIA SMARTPHONE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS XI IPS DI SMA LABORATORIUM UNSYIAH BANDA ACEH Hardianti, Suci; Abdi, Abdul Wahab; Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5377

Abstract

Smartphone adalah sebuah perangkat elektronik yang memiliki multi fungsi dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sebagai multimedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar geografi siswa; (2) bagaimanakah aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam menggunakan multimedia smartphone pada saat pembelajaran dan (4) respon siswa terhadap penggunaan multimedia smartphone. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah yang berjumlah 22orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) soal pre-test dan post-test; (2) lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran dan (4) angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitan menunjukan bahwa (1) persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 54% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II, dan 86% pada siklusIII, sedangkan persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa dari 8 aktivitas, diperoleh 5 aktivitas sesuai disiklus I dan siklus II, serta 6 aktivitas sesuai pada siklus III dari 8 aktivitas yang ada; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran memperoleh skor 3,09 dengan kategori baik untuk siklus I, menjadi 3,77 dengan kategori sangat baik untuk siklus II dan 3,83 dengan kategori sangat baik pada siklus III dan (4) respon siswa terhadap penggunaan media smartphone 85% baik
PENERAPAN PEMBELAJARAN PADA LABORATORIUM MULTIMEDIA DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE MAXILAB UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII MTsN MODEL BANDA ACEH MJ, Rizqi Amalia; Kamaruddin, Thamrin; Bardi, Syamsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5375

Abstract

Penerapan Maxilab dalam pembelajaran merupakan sistem kontrol audio laboraturium bahasa yang bekerja di jaringan LAN komputer. Menggunakan audio streaming menghasilkan komunikasi suara yang jernih yang disertai sistem kontrol PC sehingga dapat juga digunakan sebagai alat pengajaran dalam sebuah laboraturium komputer biasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran pada laboratorium multimedia dengan menggunakan software maxilab.Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII-1 MTsN Model Banda Aceh yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 63% pada siklus I menjadi 77% pada siklus II dan 93% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Jumlah aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III. (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,5 dengan kategori sedang pada siklus I menjadi 3,1 dengan kategori baik pada siklus II dan 3,5 dengan kategori baik pada siklus III. (4) Pada umumnya atau sebanyak 90,33% siswa menyatakan setuju bahwa pembelajaran pada laboratorium multimedia dengan menggunakan software maxilab sangat menarik dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE DAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VII MTsN MODEL BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2015/2016 Ritonga, Rini Hardiyanti; Kamaruddin, Thamrin; Purnomowati, Diah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5374

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian perbandingan hasil belajar siswa yang berjudul Perbandingan Hasil Belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Take And Give dan model Pembelajran make a matc di MTsN Model Banda Aceh. Permasalahan yang terdapat di MTsN Model Banda Aceh adalah siswa memiliki nilai ulangan yang rendah dan di bawah nilai KKM, siswa tidak memperhatikan guru ketika kegiatan pembelajaran berlangsung, banyak siswa yang malu bertanya kepada guru dan lebih memilih diam atau bertanya kepada temannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar IPS yang menggunakan model pembelajaran take and give lebih baik daripada make a match siswa MTsN model Banda Aceh. Siswa MTsN model Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsN Model Banda Aceh yang berjumlah 308 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 dan VII-5 yang berjumlah 56 siswa. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara memberikan pre test dan post-test kepada siswa. Hipotesis diuji dengan menggunakan rumus statistik Uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai thitung = 2,91. Nilai tersebut selanjutnya dibandingkan dengan nilai ttabel pada taraf signifikan () = 5% dengan derajat kebebasan (dk) = + 2 maka diperoleh nilai ttabel = 1,67. Berdasarkan hasil ini ternyata nilai thitung ttabel 2,91 1,67. menggunakan model pembelajaran take and give lebih baik daripada hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran make a match